Tok!
Tok!
"Masuk"
Pintu ruangan tempat Qin Hao dan lainnya langsung terbuka menampakan seorang pria yang masuk kedalam ruangan mereka.
"Salam Lord Lang Wei" Ucap Penjaga Xiu dengan hormat
"Ada apa Xiu?" Tanya Lang Wei yang penasaran, karena tidak seperti biasanya Xiu memasuki ruangannya.
"Keluarga Jin ingin menemui anda" Ucap Xiu lagi.
Lang Wei mengerutkan kening, sesaat Jin Li mati di tangan Yun De keluarganya langsung menghampiri diri nya.
"Suruh mereka untuk menunggu sebentar" Ucap Lang Wei yang kemudian menghampiri Qin Hao "Aku sudah mendengarnya, kau lebih baik pergi menemui mereka."
"Baik Tuan"
Lang Wei pergi keluar bersama dengan Penjaga Xiu untuk pergi menemui Keluarga Jin.
"Lord Lang Wei" Mereka semua berdiri setelah melihat Lang Wei menghampiri mereka semua.
"Aku tidak punya banyak waktu! Cepat katakan apa mau mu."
Mereka yang mendengar perkataan dari Lang Wei sedikit kesal karena mereka tidak di sambut dengan baik oleh Lang Wei.
Pemimpin Keluarga Jin kemudian mengatur nafasnya dan kemudian bersuara "Kami ingin meminta Lord Lang Wei untuk membantu kami mencari pembunuh dari anak saya"
Lang Wei menyeringai, dia sebenarnya tahu niat dari kedatangan Keluarga Jin ke tempatnya "Atas dasar apa aku membantumu?"
"Anda harus membantu saya untuk mencari pembunuh itu! Jika tidak aku akan menarik seluruh dagangan ku yang ada di Planet Yu" Suara penuh tekanan keluar dari mulut Pemimpin Jin.
"Lalu?" Ucap Lang Wei yang tidak peduli.
"K-kau!! Tunggu dan lihat saja" Pemimpin Jin lalu pergi karena merasa tidak dianggap oleh Lang Wei.
Lang Wei hanya tersenyum memandangi kepergian Pemimpin Jin, Lang Wei kemudian kembali pergi menuju ruangan tempat Qin Hao berada.
"Apa yang dia bicarakan?" Tanya Qin Hao setelah melihat Lang Wei yang telah kembali.
"Tidak ada hal penting. Dia hanya ingin menarik seluruh dagangannya yang ada di Planet Yu" Ucap Lang Wei tidak peduli.
"Kenapa kau begitu santai?" Ucap Qin Hao sedikit heran karena dengan kehilangan orang yang berpengaruh di bidang ekonomi, Planetnya akan mengalami inflasi dan krisis ekonomi.
"Anda tidak perlu khawatir tentang itu" Ucap Lang Wei menenangkan Qin Hao.
"Apa kau memiliki rencana?" Tanya Qin Hao penasaran.
"Tentu saja" Lang Wei kemudian menjelaskan tentang rencananya kepada Qin Hao dan Yun De.
"Jadi begitu. Lakukan seperti yang kau pikirkan" Ucap Qin Hao dengan santai.
"Baik Tuan" Lang Wei kemudian undur diri dan di mulai melaksanakan rencananya.
"Yun De kemari" Panggil Qin Hao.
"Ada apa tuan?" Tanya Yun De penasaran.
"Aku akan mengirim mu kesuatu tempat yang sangat jauh, dan kau tidak akan dapat kembali kesini lagi sebelum aku datang ke tempat itu, apa kau mau? " Tanya Qin Hao yang ingin mengirim Yun De ke bumi untuk melindungi Kota Huzhou.
"Apapun perintah anda, saya akan menurutinya" Yun De berkata dengan sangat hormat.
"Baiklah sebelum itu aku akan mengirimi pengetahuan bahasa tempat itu berada" Qin Hao menyentuh kening Yun De, serangkaian kata muncul di dalam kening Yun De.
"Bahasa China? " Yun De bingung.
"Itu adalah bahasa yang akan kau gunakan di tempat itu" Ucap Qin Hao dengan serius.
Yun De mengangguk mengerti "Aku ingin kau menjaga tempat itu" Suara Qin Hai terdengar di dalam ruangan itu.
"Saya akan mengikuti perintah anda" Ucap Yun De bertekuk lutut dan memberi hormat.
Qin Hao tersenyum lalu menyentuh pundak dari Yun De "Cari orang bernama Mei Lin ketika kau tiba, dan katakan kau di kirim oleh ku"
"Baik Tuan" Yun De tiba tiba menghilang dari tempatnya dan muncul di tempat yang sangat asing baginya.
"Dimana ini? " Yun De sangat bingung melihat daerah sekitar dengan bangunan yang terbilang sudah modern namun ini merupakan dasar dari dunia modern.
"Kenapa tempat ini sangat kuno" Ucap Yun De kemudian pergi mencari orang yang bernama Mei Lin.
Dia bertanya ke orang orang sekitar dan mereka semua menyuruh Yun De untuk menemuinya di gedung pemimpin kota.
Setibanya di gedung dengan warna putih Yun De lalu memasuki gedung itu "Berhenti! Anda ada keperluan apa? " Yun De diberhentikan oleh penjaga dari gedung besar bewarna putih ini.
"Aku ingin bertemu dengan orang yang bernama Mei Lin" Ucap Yun De dengan senyuman diwajahnya.
"Tampan" Semenjak Yun De berhasil menerobs ranah Sovereign wajahnya kembali menjadi tampan.
"Apa kau sudah membuat janji? " Tanya penjaga itu memastikan Yun De bukanlah seorang penyusup.
"Aku tidak memiliki surat undangan, namun aku disuruh oleh Tuan Qin Hao untuk menemui Mei Lin setelah tiba disini" Ucap Yun De lagi
Pria itu terkejut "Tunggu Sebentar. "
Suara teriakan dari luar yang sangat nyaring terdengar hingga ke dalam ruangan Mei Lin "Sekertaris Lin"
"Ada apa! Kenapa kau berteriak" Ucap Mei Lin kesal dengan kebisingan yang dia dengar.
"Ada seorang pria tampan di depan yang mengaku disuruh oleh Tuan Qin untuk menemui anda" Ucap Penjaga itu menunjuk ke arah luar.
"Siapa? " Mei Lin sangat penasaran dia lalu pergi ke luar gedung untuk melihat Yun De yang sedang menunggu.
"Siapa Kau? " Tanya Mei Lin yang terpana dengan ketampanan Yun De.
Yun De diam dia juga sama dengan Mei Lin yang terpana dengan kecantikan dari Mei Lin "Aku Yun De" Yun De tersadar dari lamunan nga setelah memandang Mei Lin cukup lama.
"Yun De? Aku tidak pernah mendengar" Ucap Mei Lin sedikit waspada.
"Tidak perlu takut, aku hanya bawahan dari Tuan Qin. Dan aku disuruh untuk menjadi pelindung kota ini"
"Jika kau di beri perintah oleh Tuan Qin, aku harusnya juga tahu. Karena akubadakah sekretaris dari Tuan Qin" Ucap Mei Lin yang masih tidak percaya.
"Jika kau tidak percaya. Kau dapat mengecek langsung keruanh Tuan Qin yang kosong" Mei Lin yang tidak percaya kemudian langsung bergegas pergi menuju ruangan Qin Hao berada.
Setelah beberapa menit berkeliling setelah tidak menemukan Qin Hao diruangannya, Mei Lin terlihat pasrah karena sudah sangat kelelahan.
"Sudahku bilang Tuan Qin sedang tidak ada. Karena dia sekarang berada di tempat yang tidak akan bisa kalian jangkau" Ucap Yun De dengan serius.
"Kau jangan bercanda" Ucap Mei Lin dengan kesal.
"Aku tidak bercanda" Yun De sangat serius dengan perkataannga. Karena memang makhluk hidup fana seperti mereka tidak akan bisa menjangkau tempat Qin Hao berada selain di bantu oleh Qin Hao.
"Untuk saat ini aku akan percaya padamu, Namun aku akan tetap mengawasi gerak gerik mu" Mei Lin masih ragu dengan indentitas dari Yun De "Terserahmu saja"
"Kau ikuti aku" Mei Lin kemudian berjalan di ikuti oleh Yun De ketempat registrasi nama agar masuk kedalam data base Kota Huzhou.
"Perempuan ini sangat berisik"
...
*Bersambung....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 36 Episodes
Comments