Su Yan masih mewaspadai Qin Hao, karena dia masih belum terlalu mengenal Qin Hao.
"Lalu kau bisa berada di francis bagaimana? Apa kau berkuliah juga disini?" Ucap Su Yan yang penasaran.
"Aku terbang menuju ke sini" Ucap Qin Hao dengan enteng.
Su Yan berpikir Qin Hao tinggal di sekitar sini, dan terbang menuju lokasinya setelah mendengar suara dari ledakan yang dia ciptakan.
"Tidak, Aku dari china" Ucap Qin Hao yang membaca pikiran Su Yan dari ekspresinya.
"Jadi beg-"
"Apaa!!!??" Su Yan sangat terkejut mendengar ucapan Qin Hao.
"Apa yang salah?" Ucap Qin Hao bingung.
"Berapa hari kau terbang dari china menuju ke sini" Ucap Su Yan yang masih terkejut.
"Hanya beberapa menit" Ucap Qin lagi.
"Itu tidak mungkin" Ucap Su Yan masih penasaran.
"Sistem pindai dia" Ucap Su Yan dalam hati.
[Ding!]
[Info]
Nama: Qin Hao
Identitas: Pemilik Kota Huzhou, ???
Ras: Manusia
Umur: 23
Kultivasi: Planetary *2
[Selesai]
Note: Sistem Su Yan gak bisa ngedeteksi umur dari Qin Hao, karena sistemnya hanya bisa ngedeteksi yang berada di alam semesta bumi bukan yang berasal dari Infinite World.
Qin Hao yang merasa dirinya sedang di lihat, kemudian melihat ke sekitarnya dan mengedarkan kesadarannya.
"Tidak ada... Apa jangan jangan wanita ini memiliki sebuah harta?" Gumam Qin Hao.
"Walaupun dia sudah berada di ranah Planetary *2 tidak mungkin hanya dalam beberapa menit dia tiba kesini" Gumam Su Yan
"Dan juga di ternyata pemilik dari Kota yang sekarang terkenal di seluruh dunia" Gumam Su Yan.
"Apa kau tidak merasakan seperti di mata matai?" Ucap Qin Hao yang masih melihat kesekitarnya.
"T-tidak" Ucap Su Yan yang gugup karna Qin Hao dapat merasakan sedang di pindai oleh sistemnya.
"Aku tidak boleh melakukan nya lagi" Gumam Su Yan tidak ingin memindai Qin Hao lagi
"Baiklah kalau begitu" Qin Hao kemudian mengangkat tangannya.
Boom!
Tiba tiba ledekan terjadi di belakang Su Yan dan sudah ada kawah berbentuk tangan di belakangnya.
"K-kau?" Su Yan terkejut seketika monster monster yang dia lawan barusan langsung musnah semua.
"Sudah tidak usah di pikirkan" Ucap Qin Hao dengan santai.
"Oh iya, apakah disini tidak ada orang yang masih selamat dari bencana?" Tanya Qin Hao yang penasaran.
"Disini ada sebuah kamp yang jaraknya sekitar 2 Kilometer dari sini" Qin Hao yang mendengar itu kemudian memegang tangan Su Yan dan langsung terbang dengan kecepatan sedang.
Su Yan terkejut dengan tindakan Qin Hao yang tiba tiba langsung memegang tangannya dan terbang.
Beberapa menit Qin Hao tiba di sebuah kamp, dia mendarat di dekat kamp itu dan melihat kamp itu yang sangat bobrok.
"Su Yan" Teriak Seorang pria yang menghampiri mereka.
"Daniel, Perkenalkan ini Qin Hao" Ucap Su Yan memperkenalkan Qin Hao.
Qin Hao yang tidak mengerti bahasa prancis hanya diam, dia tidak bisa membaca pikiran orang di bumi, jika dia berada di Infinite Dimensional dia dapat melakukannya.
Daniel yang menatap Qin Hao dengan sinis tidak suka karena memegang tangan Su Yan.
Qin Hao yang menyadari itu kemudian melepaskan tangan Su Yan dari genggamannya.
"Oh maaf" Ucap Qin Hao.
"Jangan dekat dekat dengan orang yang tidak di kenal" Daniel memegang tangan Su Yan dan mengajaknya pergi dari sana.
Su Yan yang tangannya di pegang kemudian melepaskan pegangan itu dengan paksa dari Daniel
"Maaf aku harus memandu dia" Ucap Su Yan kemudian melangkah pergi ke tempat Qin Hao.
"Dasar Jal*ng" Ucap Daniel yang marah namun itu hanya dapat di dengar oleh dia sendiri.
"Kenapa?" Qin Hao bingung tiba tiba saja Su Yan menghampirinya lagi.
"Aku harus memandumu" Ucap Su Yan.
"Tidak usah, aku juga tidak lama disini" Ucap Qin Hao dengan senyum diwajahnya.
"Kenapa? Apa kau mau kembali ke Kota Huzhou?" Su Yan yang keceplosan langsung menutup mulutnya.
Qin Hao mengerutkan keningnya "Bagaimana kau tau aku berasal dari sana?"
"Dasar bodoh, kenapa kau berbicara sembarangan" Gumam Su Yan.
"E-eh itu... Tentu saja karna kau terbang dari china kesini, berarti kau berasal dari kota Huzhou" Ucap Su Yan mencari alasan.
"Jadi begitu" Qin Hao sebenarnya tidak percaya, namun dia tidak peduli dengan itu.
Su Yan merasa lega Qin Hao mempercayainya dan tidak menanyakan lebih jauh.
"Jadi kau akan kembali ke sana?" Tanya Su Yan.
"Tentu saja, karena aku banyak pekerjaan yang belum diselesaikan disana" Ucap Qin Hao.
"Ah Jadi begitu" Ucap Su Yan dengan ekspresi sedikit sedih.
"Apa kau mau ikut?" Ucap Qin Hao lagi
"Ah tidak-tidak, aku memiliki banyak urasan juga" Ucap Su Yan lagi.
"Aku tidak bisa mengikutinya, karena aku harus menjadi lebih kuat dengan sistem ini, jika aku mengikuti Qin Hao, aku pasti akan bergantung dengannya" Gumam Su Yan.
"Baiklah kalau begitu" Ucap Qin Hao.
"Aku pergi dahulu" Ucap Qin Hao lagi dengan senyum di wajahnya.
"Iya hati hati" Balas Su Yan yang tersenyum.
Qin Hao yang melihat Su Yan tersenyum, Jantungnya berdegup kencang, dia kemudian langsung melesat pergi.
Bukannya kembali Qin Hao malah berbelok pergi ke Negara Elang.
Setibanya di negara Elang Qin Hao berkeliling dari mulai New York, La, bahkan dia mampir sebentar untuk pergi menuju area 51.
Qin Hao melihat area 51 yang sudah sangat berantakan dengan pesawat siluman yang hancur.
Qin Hao kemudian masuk makin dalam dan menemukan sebuah Pesawat luar angkasa di dalam area 51 itu.
"Aku tidak menyangka ternyata ufo itu nyata" Ucap Qin Hao setelah sedikit terpukau melihat peswat ruang angkasa.
"Jika ada pesawatnya harusnya ada makhluknya" Qin Hao semakin menelusuri Area 51 hingga masuk kedalam bawah tanah.
Qin Hao melihat banyak sekali ruangan yang ada di dalam Area 51 ini.
Namun saat Qin Hao semakin turun kebawah, dia merasakan tidak hanya dia sendiri yang berada di sana.
"Berhenti" Seorang pria mengarahkan pistolnya kearah Qin Hao.
Qin Hao mengangkat tangannya dan berbalik dan melihat seorang pria yang sedang menodongkan pistolnya.
"Apa yang kau lakukan disini?" Tanya pria itu dengan bahasa Inggris.
Qin Hao yang memahami bahasa Inggris kemudian membalas.
"Tidak ada, hanya berkeliling" Ucap Qin Hao dengan tenang.
"Ini merupakan Area rahasia, warga biasa tidak di izin kan masuk" Ucap Pria itu.
"Itu dulu" Ucap Qin Hao lagi.
Pria itu yang mendengar itu kemudian mengingat jika dunia telah mengalami kehancuran.
"Benar juga, kenapa aku bisa lupa" Ucap Pria itu yang menurun kan senjatanya.
Qin Hao juga menurunkan tangannya, sebenarnya Qin Hao dapat langsung membunuh pria itu, namun tidak seru jika langsung membunuh, dia ingin mengikuti alurnya terlebih dahulu.
"Sepertinya kau berasal dari china" Ucap Pria itu menebak karena Qin Hao memiliki ciri ciri orang china.
"Hahahah benar sekali, perkenalkan aku Qin Hao" Ucap Qin Hao memperkenalkan dirinya.
"Aku Jhon Carter Kau bisa memanggilku Jhon" Ucap Jhon.
"Apa kau hanya sendiri disini?" Ucap Qin Hao yang merasakan banyak nafas kehidupan di sekitarnya.
"Masih ada beberapa ilmuwan yang berada di sini" Qin Hao yang mendengar ucapan dari Jhon memiliki ide untuk mengambil para ilmuwan itu untuk dia gunakan.
"Lalu kenapa kalian tidak ikut mengungsi di shelter?" Tanya Qin Hao bingung, karena orang orang penting seperti mereka biasa diikut sertakan dalam data penghuni shelter.
"Kami tidak diberitahu oleh para baj*ngn berkuasa itu" Ucap Jhon yang marah jika mengingat para baj*ngn itu.
Qin Hao mengerti, orang orang seperti Jhon biasanya hanya di manfaatkan untuk kepentingan sementara jika menurut mereka sudah tidak berguna, mereka akan di buang.
"Kau tunggu disini bersama beberapa Ilmuwan, dan aku akan kembali dalam beberapa hari menjemput kalian" Ucap Qin Hao, karena saat dia memberi Xiao Ai pengetahuan nya, Xiao Ai mulai menyuruh departemen masing masing untuk melakukan projek besar, termasuk departemen dari Luar Angkasa, Xiao Ai memberi mereka file yang berisikan manuskrip pesawat luar angkasa.
"Apa kau memiliki cara untuk menyelamatkan kami?" Ucap Jhon yang sedikit mendapatkan harapan, karena dalam berapa tahun ini stok makanan mereka hampir habis, dan mereka semua tidak berani untuk keluar dari area 51 karena banyaknya mosnter di luar sana.
"Tentu saja, kalian hanya perlu menungguku disini dalam beberapa" Ucap Qin Hao lagi.
"Baiklah aku akan percaya padamu" Qin Hao yabg mendengar itu kemudian langsung pergi keluar dari Area 51.
...----------------...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 36 Episodes
Comments