***Maaf yah teman teman cerita ini tidak seperti cerita lainnya saya sengaja membuat cerita ini dengan menggabungkan seluruh yokai baik itu yokai yang terkenal di jepang dengan ratu Medusa yang ratu ular dalam metode yunani"
soal dunia baka juga saya gabung kan untuk membuat cerita ini semakin menarik di sini juga ada soal alcemist jadi mohon maaf atas ke kurangan dari cerita ini karena cerita ini insfirasi dari cerita saya yang sebelumnya hingga saya berfikir untuk mengabungkannya saja
Maaf sekali lagi selamat menikmati alur cerita ini***.
.
.
.
.
.
.
Medusa masih sibuk menenangkan dirinya yang ia tau yanshin itu laki laki bukan perempuan bagaimana lagi kalau begini?
"keanggunan ku seketika menciut"
Hik hik hiks kakak
"kau hantu atau bukan hah? "teriak Medusa.
S-siapa?
"Hanya nenek yang berusaha melarikan diri dari sini"ujar Medusa.
"Apa kau Medusa?"
"aku janji tidak akan berbuat kejam lagi tolong ampuni nyawa ku"mohon Medusa.
"Ratu tolong selamat kan aku"pinta Yanshin.
"eh itu kau yan? "Ujar Medusa terkejut.
"ya, bagaimana ke adaan kakak apa dia sudah kembali? apa dia tidak apa apa? "Khawatir Yanshin.
"Ya, dia baik baik saja tapi...... "
"aku lah yang setengah mati bergulat dengan hati nuraniku dasar kau ini sejak kapan pula suara mu berubah menjadi suara perempuan hah? "kesal Medusa.
"maaf ratu, yang terpenting keluar dulu dari sini takutnya pemimpin serigala datang kemari"usul Yanshin.
"benar juga akan ku tuntun, lewat sini"ujar Medusa menuntun perjalanan.
"masuk ke wilayah ku tanpa izin, nyalimu besar juga Medusa"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"kemana Medusa? Lama sekali kalau masih tidak keburu bisa bisa si tua keparat itu turun tangan"kesal Medeia.
"tidak ada pilihan lain kecuali terobos saja"
"benar benar tidak bisa di andalkan"
BRAK.........
"KAU TERLALU MENGANGGAB REMEH DIRI KU TETUS SERIGALA PERAK"
"apa yang terjadi sampai sampai medusa seperti ini? "batin Medeia .
"memangnya kau sekuat apa hah? masih berlagak kuat? "teriak pemimpin serigala perak itu.
Medusa semakin tidak terkendali ia berubah ke bentuk aslinya dan memporak porandakan wilayah kekuasaan serigala perak tanpa ampun sedikit pun.
"ada apa ini Medusa? "ujar Medeia menenangkan.
"kau bawalah Yanshin biar aku yang mengurus tetua bajingan ini"
"kita ada di disini bersama maka aku juga termasuk ke dalamnya, gunakan racunmu dan aku akan membantu mu membalas apa yang sedang ingin kau lakukan padanya"ujar Medeia menatap tajam ke pemimpin serigala perak itu.
"menganggap remeh aku kau kira kalian sehebat apa hah? "ujar tetua itu.
Medeia menyerangnya sedangkan Medusa menyebarkan racunnya dengan mencampurkan ilusi ke dalamnya medeia menyerangnya dengan berbagai elemen pokok.
"Ada celah pedang pembelah"Ujar Medeia memfokus kan serangannya.
"ternyata memang benar kau aku tidak perlu sungkan lagi angin pembunuh bunuh dia sekarang hahahahahaha"
"kau kira serangan ini bisa menghalangi ku? bodoh"ujar Medeia nelenyapkan angin itu dengan jarinya seolah olah ia menyerapnya.
CRASH
"UGH..... "
"mati pun kau harus ikut Kokoshin"
"bermimpilah sepuasmu pemimpin klan serigala perak Alfa"
"urusan ku sudah selesai medusa giliran mu"peringat Medeia.
"tentu, kau tidak cukup mati dengan tenang nyawa mu akan menjadi persembahan untuk pengikut ku yang telah mati di tangan mu"
Medusa mengambil roh pemimpin itu dan menghancurkannya tentu saja ia tidak akan tinggal diam menaruh mayatnya di sana jadi ia memutuskan akan membuatnya mengering di pemakaman wilayah kekuasaanya.
"Medusa kau masih tidak berubah, sadis dan kejam"ujar Medeia dengan tanpang dinginnya
"aku menjadi kuat hanya untuk melindungi keluarga ku yang telah meninggal yah kawanan ular adalah keluarga ku"
"sudah beribu ribu tahun kita di tindas oleh serigala perak ini bahkan aku harus tertidur selama ribuan tahun gara gara serigala brengsek ini akhirnya hari ini datang juga"ujar Medeia berusaha terlihat tegar.
FLASHBACK ON
sekitar ribuan tahun yang lalu saat penyerahan hak waris klan toushan tiba tiba Medusa datang dan meminta pertolongan ke Medeia.
setelah mendengar berita ini reflex Medeia meminta izin meskipun di larang ia masih nekat menerobos ke medan perang ia berperang dengan lawanan serigala perak yang saat ini menyerang perbatasan klan.
karena tadi ia menyembuhkan luka Medusa ia kehilangan banyak energinya hingga ia kewalahan melawan ribuan pasukan serigala perak.
di saat itu Eva sengaja menerobos ikut membantu Medeia meskipun ia sudah di larang oleh Medeia sendiri dengan alasan akan menghambat serangannya nanti tapi Eva tetap nekat datang dan membantunya.
Medusa juga ikut membantu dengan kedatangan Yanshin adik Medeia yang juga membawa pasukan rubah dan pasukan ular milik Medusa dan terjadilah perang besar sepanjang sejarah.
kawasan peperangan itu mengakibatkan daya rusak yang besar pula dan yang paling rugi adalah wilayah kekuasaan rubah semakin membesar.
ketika Medeia kebingungan ingin menolong siapa antara menolong sahabat atau pengikut di situlah ia harus berhadapan dengan kematiannya yah Medeia sudah tau jika salah satu dari mereka ikut campur maka ia juga harus berkorban.
Medeia menggunakan seluruh kekuatannya melindungi kawanan rubah dan kawanan ular lalu ia sendiri terpaksa menggunakan kekuatan terlarang yang membayakan sang pengguna.
hanya inilah yang Medeia pikirkan ia melepaskan kakuatannya yang menyebar berbentuk teratai yang sama dengan yang ada di jidatnya karena ia takut ini tidak akan berhasil ia terpaksa menggunakan dirinya sendiri lebih tepaknya meledakkan tubuhnya sendiri.
karena pemimpin klan serigala itu bertujuan menghentikan upacara sekte toushan ia dengan cepat mendekat dan membawa yanshin dan membawanya ke kawasan klan serigala.
Medeia yang tinggal arwah itu terpaksa kembali membahayakan arwahnya sendiri tapi ia tidak bisa jadi ia pergi ke dunia manusia mencari tubuh yang cocok untuk ia singgahi.
sebelum ia pergi ia memberi tahu eva bahwa ia akan ke dunia manusia mencari tubuh yang cocok tapi ia mungkin tidak bisa kembali ke wujud aslinya.
Mengetahui ini Eva menggunakan roh anak dari tetua Madam untuk mempertahankan roh Medeia dalam tubuh manusia hingga tidak hancur dan membantunya memulihkan energi yang tetua Madam kirim lewat rubuh anaknya lalu Eva memindahkannya ke roh Medeia.
Medusa yang melihat pengorbanan Medeia berada di ambang jurang ia bersumpah akan membalaskan dendam Medeia jadi setelah kembali ke kawasannya ia melepas aurahnya dan menyuruh pengawalnya menyerapnya dengan begitu selama ia mengumpulkan kekuatannya ia tidak perlu khawatir dengan keselamatan pengikutnya.
FLASHBACK OFF
Medusa memeluk erat Medeia ia bersyukur sahabatnya ini masih hidup.
"dengan wujud manusia mu ini kau bebas ke mana saja dengan aurah sekuat ini roh mu sudah kebal dengan kawasan manusia"ujar Medeia senang.
"aku akan ikut dengan mu kesana sekalian bawa aku jalan jalan yah"ujar Medusa tersenyum.
"eh anak itu kemana hah Medusa?!! "ujar Medeia ia baru sadar kalau ia datang ke sini untuk menyelamatkan Yanshin.
"ke lupaan"cengir Medusa.
"bodoh diaman dia sekarang hah? "tanya Medeia panik.
"jangan jangan yanshin ouch aku turut berduka cita"ujar Medusa.
"Sialan kau Medusa kalau sampai adikku kenapa napa akan ku bunuh kau"kesal Medeia mencari keberadaan Yanshin.
"tenanglah adik mu aman aman saja ia ada sini"
Medusa menjentikkan jarinya.
"Kakak aku kembali"ujar Yanshin.
"kembali apanya kau ini masih berani menemuiku setelah kejadian ribuan tahun yang lalu hah? "kesal Medeia.
"aku harus kembali kau kembali lah ke sekte mu kabari aku jika kau butuh bantuan lainnya kokoshan"ujar Medusa berjalan menjauh.
"tentu sahabat ku"ujar Medeia.
"ayo kembali"ajak Medeia.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
setelah sampai Medeia langsung memanggil para tetua dan mengumumkan kepada anggota klan rubah sesuatu hal yang penting.
"baik semuanya hari ini saya akan mengumumkan bahwa penerus klan kita telah kembali menurut peraturan yang berlaku darah keturunan klan kita ada pada adik ku Yanshin maka dari itu aku umumkan Yanshin mulai besok akan mengadakan upacara penobatan sebagai pemimpin klan kita"ujar Medeia yang menggemparkan seisi klan.
bagaimana tidak gempar selama ini Medeia lah yang berperang penting dalam menyelamatkan klan mereka sedangkan Yanshin sama sekali tidak melakukan apa pun kecuali mengatur klan karena ia memiliki darah penerus.
"kami tidak setuju bagaimana pun itu anda lah yang harus menjadi penerus klan kita"
"memangnya kenapa kalau anda tidak memiliki darah peberus? Apa masalahnya? "
mendengar penolakan ini membuat Medeia semakin kesal memang benar ia yang selama ini melindungi klannya tapi ia tidak memiliki hak untuk itu.
"sudah ku putuskan Yanshin akan menjadi penerus klan kita jika kalian masih menyangkal maka kalian harus menanggung hukuman yang ada"ujar Medeia yang membuat mereka bungkam.
"dan yah sampai kapan pun aku tidak akan pernah ingin menjadi penerus klan ini meski aku memiliki darah penerus sekali pun aku tidak akan pernah meninginginkannya"ujar Medeia meyakinkan klannya.
"kakak kau.... "
"diamlah istirahatlah hari ini besok kau harus bersiap siap melakukan upacara"ujar Medeia meninggalkan ruang pengumpulan.
Eva yang melihat itu hanya menatap lesuh ia tidak menyangka Medeia sampai berbuat seperti ini demi Yanshin.
"Eva tempelkan tanda ku yang ada di tangan mu ke tangan Yanshin"
"Eh sehak kapan ratu menempelkannya? "bingung Eva.
tersadar bahwa ia di perintahkan ia segera mencari Yanshin.
"ternyata kau di situ aku meneriman perintah dari yang mulia bahwa tanda ini akan di berikan untuk mu ingatlah tanggung jawab mu lakukan dengan baik jangan sampai mengecewakan yang mulia"peringat Eva.
"akan ku usahakan, aku ingin bertanya mengapa kakak ku melakukan hal seperti ini? "tanya Yanshin.
"beristirahatlah, saya pamit mengundurkan diri"ujar Eva yang keluar dari ruangan Yanshin.
"mengapa kakak seperti ini? "tangis Yanshin.
Di sisi lain Medeia terduduk diam ia memasukkan kakinya ke dalam kolam bahkan memainkan air yang ada di dalam kolam.
ia pusing memikirkan skandalnya saat ini.
"ratu bagaimana ini? "ujar Eva.
"cepat lambat semuanya akan di ketahui juga jadi untuk sementara aku akan pergi dari sini dengan alasan mencari keberadaan ratu dan raja terdahulu"ujar Medeia.
"Maaf ratu tapi anda adalah penerus kekuatan yang mulia ratu terdahulu sedangkan Yanshin hanya memiliki darah penerus itu saja seharusnya andalah yang memerintah bukan dia"ujar Eva.
"bukan begitu aku hanya ingin mencari keberadaan ratu dan raja dulu setelah menemukan mereka bukan berarti aku harus tetap tinggal di sini aku masih harus mengurus sisa sisa di dunia manusia"ujar Medeia.
"baik saya akan selalu mendukung anda yang mulia"ujar Eva .
"terimakasih bersiaplah besok kita akan pergi tepat setelah penobatannya"ujar Medeia.
"Baik yang mulia"
Keesokan harinnya.........
"Sesuai peraturan yang ada Yanshin kami nobatkan sebagai penerus klan toushan kita"ujar tetua Madam memberikan mahkota penerus dan giok penerus.
Medeia mengambilnya dan memasangkannya ke kepala Yanshin lalu memasangkan giok peninggalan ratu terdahulu ibunya ke baju Yanshin.
"baik dengan begini posisinya sudah resmi"ujar Medeia.
"saya sebagai kakaknya yang mewarisi kekuatan ratu terdahulu memutuskan akan pergi dari kawasan ini dan menjelajahi dunia lain untuk mencari keberadaan raja dan ratu terdahulu"lanjut Medeia.
"kakak apa yang kau katakan? Apa kau gila? "ujar Yanshin tidak setuju.
"aku akan melindungi klan ku dari luar sekalian juga ingin mencari keberadaan raja dan ratu karena aku mewarisi kekuatan dari mereka berdua maka aku akan melakukan kewajiban ku"
"aku dan Eva akan pergi hari ini bertepatan penibatannya selesai aku akan pergi lebih cepat akan lebih baik"lanjut Medeia.
"tidak boleh kak"ujar Yanshin.
"kau itu laki laki tidak boleh menangis setelah aku pulang aku ingin melihat kau menjadi lebih kuat dari ku dan wilayah kekuasaan kita meluas dar wilayah kita yang sekarang"ujar Medeia.
"tapi kak, aku akan kesepian lagi"ujar Yanshin.
"aku akan kembali secepat mungkin, urusan klan ada di genggaman mu dan yah anggota klan kita baik inti atau pun bukan adalah keluarga kita"ujar Medeia meyakinkan.
tanpa Yanshin sadari ia menetaskan air matanya Medeia menepuk pundak kepala adiknya lalu meninggalkannya menjauh dari hadapan Yanshin.
setelah meninggalkan wilayah klan rubah Medeia kembali fokus mencari keberadaan ayahnya dulu ia mengitari tempat yang ada sangkut pautnya dengan air.
jujur saja Medeia paling benci dengan air jika ia menemukan air ia pastikan air itu membeku karena keberadaan ayahnya bersangkutan dengan air yah mau tidak mau ia tahan saja.
selama berhari hari berjalan menyusuri sungai dan memeriksanya dengan teliti tapi sayang sekali itu tidak membuahkan hasil medeia berfikir keras harus mencari mata air di mana lagi.
hingga saat medeia beristirahat di bawah pohon yang cukup rindang.
"hoammmmmmmm berhari hari jalan begini cukup melelahkan juga"
"Eva menurut mu bagaimana jika di hitung sudah beratus sungai dan danau sudah di periksa tapi sama sekali tidak ada sedikit pun jejak keberadaan ayah"kesal Medeia.
"Argh gara gara pergi tanpa kepastian makannya kesasar gini mana lagi nggak enak banget lagi"kesal Medeia.
"maaf menyela yang mulia bukan kah dulu anda punya kenalan dengan Misya?"ujar Eva.
Medeia berfikir "siapa itu Misyan? "tanya Medeia masih berusaha mengingat ingat.
"apakah ini efek hidup selama beribu ribu tahun? ku kira hanya manusia yang bisa pikun"batin Eva.
"huchuuuuuuu"bershin Medeia."Siap yang berani berani menjelek jelek kan ku? kalau ketemu akan ku cincang habis dia sampai tidak di ketahui wujudnya"kesal Medeia.
"alamak mati lah aku"batin Eva.
"Yang mulia Misya adalah putri mata air mungkin dengan bantuannya anda akan mendapat bocoran keberadaan yang mulia raja pemimpin"ujar Medeia menundukkan kepalanya.
"kenapa aku tidak kepikiran? ya sudahlah cepat jalan kita tidak punya banyak waktu "ujar Medeia berubah ke mode rubahnya.
"kenapa masih berdiri di sana sampai keringatan memangnya aku akan mencabik mu? lagian kan bukan kau yang menjelek jelekan ku"ujar Medeia menatap datar Eva.
"B-baik yang mulia"
"Cih bukannya yang mulia sendiri ya mengancam ku barusan nasib apa yang ku alami ini"batin Eva pasrah.
"hihihi, hobi menakutinya memang menyenangkan kapan kapan ku kerjain lagi deh hihihihi"batin Medeia.
TBC*
jangan lupa tinggalkan jejak kalian yah kak
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 111 Episodes
Comments
managerBTS#autofb
author dapet salam dr taehyung.katanya meski PRnya banyak,tetep semangat.jaga kesehatan n tetap berkarya ne...
2020-09-15
1
Pembacaaaa_
Next up akak
2020-08-26
1
HELION
Hello temen temen maaf jika saya terlambat update itu di karenakan beberapa pekerjaan sekolah saya sekali lagi maaf dari saya. KHAMSAMNIDA
2020-08-26
2