Pasha membalas pesan tersebut, karena tadi ia lupa untuk membalas. Pasha mengatakan jika ia akan menjemput Kiara sebelum pukul 7 malam.
'Nanti aku jemput sebelum jam tujuh malam.' Pasha mengirim pesan tersebut. Kemudian Kiara pun membalasnya.
'Tidak perlu di jemput, aku bisa datang sendiri. Kirim saja alamat dan tempatnya.'
Pasha membaca pesan tersebut, lalu mengirim alamat tempat mereka makan malam nantinya.
Pasha melirik ponselnya yang tidak lagi berbunyi. Ia melihat pesan yang ia kirim hanya dibaca oleh Kiara.
Satu jam berlalu, namun tidak juga ada balasan dari Kiara. Pasha tersenyum, karena ia merasa bodoh menunggu sesuatu yang belum tentu pasti.
Namun kendati demikian, ia masih tetap berharap jika ada pesan masuk dari Kiara meskipun hanya ya atau ok sebagai balasan.
"Begini kah rasanya dicuekin?" gumam Pasha sambil melirik ponselnya.
Hingga jam 4 sore, pekerjaan Pasha pun selesai. Pasha menelepon Anan untuk datang ke ruang kerjanya.
"Ada apa Tuan," ucap Anan sambil menunduk hormat, saat masuk kedalam ruangan Pasha.
"Bagaimana persiapannya?" tanya Pasha yang sudah tidak sabar dengan hasilnya.
Anan menelepon manager restoran dan menanyakan dekorasi sudah siap atau belum? Tidak berapa lama Anan menerima hasil kerja pelayan restoran tersebut.
"Tuan, silahkan dilihat. Apa ada yang kurang?" tanya Anan memperlihatkan foto yang dikirim oleh manager restoran.
"Bagus, kamu memang bisa diandalkan," puji Pasha sambil tersenyum.
"Tentu saja dipuji, karena ada maunya?" batin Anan.
"Aku ingin pulang, kamu sudah selesai bekerja?" tanya Pasha sambil bangkit dari duduknya.
"Sudah Tuan, saya juga mau pulang," jawab Anan.
Karena hati tuannya sedang berbunga-bunga, Anan pun mengambil kesempatan untuk ikut pulang juga. Kebetulan pekerjaannya juga sudah selesai.
Jika tidak, sebelum Pasha pulang, Anan juga tidak diperbolehkan untuk pulang. Dengan alasan tidak sopan kepada atasan.
"Tuan, apa perlu saya temani nanti malam?" tanya Anan dengan suara pelan.
Pasha menatap tajam kearah Anan.
30 Hari Menjelang Perceraian.
Episode seratus dua puluh.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 134 Episodes
Comments
StAr 1086
jelas cantiklah kan tidak kekurangan uang...
2024-10-31
2
Isabela Devi
semoga kiara trimahnya
2024-10-29
2
Lisa Halik
kiara tetap saja jual mahal...pasha semangat yaa
2024-10-28
2