Episode 5 : Surat Cinta

Haider mengantarkan Syeira kembali ke asrama dengan selamat. Setelah itu dia memberikan beberapa lembar uang kepada Syeira dan mengelus kembali kepala gadis itu.

"Rajin belajar ya Adik baik" ujar Haider memberi nasehat.

"Aku bukan anak kecil lagi, aku sudah tujuh belas tahun" ujar Syeira cemberut.

"Kamu tetap Adik kecilku" ledek Haider yang kemudian pamit untuk kembali ke rumah sakit.

Haider kembali mengendarai mobilnya menuju rumah sakit untuk kembali bekerja. Dia tidak sabar ingin membuka surat dari Syeira sebelum sibuk bekerja. Sesampainya di rumah sakit Haider langsung ke ruangannya tanpa menurunkan barang dari pantai terlebih dahulu dari mobilnya.

"Surat yang imut kita lihat apa isinya" ujar Haider tersenyum.

Haider mulai membuat surat dengan amplop merah muda itu. Dia duduk dan mengambil kacamatanya terlebih dahulu.

Dear Kak Haider.

Aku tahu Kakak pasti menganggap aku anak kecil yang tidak akan besar selamanya. Bagiku Kakak adalah pahlawan yang datang untuk menyelamatkan hidupku dari kehancuran. Kakak yang sudah memberikan cahaya kembali di kehidupanku yang suram. Setelah bertemu dengan Kakak aku bertekad untuk belajar bersungguh-sungguh dan segera sukses. Aku tahu saat ini aku bukan siapa-siapa. Tapi lihat saja nanti, aku akan tumbuh memjadi gadis yang menakjubkan dan membuat hati Kakak bergetar.

Tunggu saja

From Syeira

Surat singkat itu berhasil membuat Haider terdiam beberapa saat. Dia tidak mengira isi surat itu berupa pernyataan cinta yang diselimuti dengan rasa terimakasih. Haider tersenyum, dia hanya menganggap Syeira Adik kecilnya yang imut. Tentu saja Haider beranggapan demikian, bagaimanapun juga saat itu Syeira hanya anak SMA.

**********

Kembali ke masa kini

Haider tidak berhenti menatap gadis itu dari mobilnya. Xavier segera berpamitan kepada Haider karena gadis yang akan dijumpainya sudah di depan mata.

"Kak aku pergi dulu, itu dia gadis yang ingin ku temui" ujar Xavier sangat bersemangat.

"Ooo iyaa" jawab Haider terbata-bata karena masih terkejut dengan apa yang dilihatnya.

Xavier berlari menuju wanita idamannya itu dan melambaikan tangan seraya berlari kecil. Tak lupa Xavier juga memanggil nama gadis itu sebelum dia jauh meninggalkan Xavier.

"Syeira tunggu" ujar Xavier hampir terengah-engah.

Syeira menoleh ke arah suara yang baru saja memanggilnya. Dia melihat seorang pria tampan yang terlihat masih muda seperti seusianya.

"Kamu memanggil saya?" tanya Syeira.

"Iya saya Xavier, atasan di perusahaan tempat kamu bekerja, Rendra sudah memberitahu kamu kan" ujar Xavier tersenyum.

"Ooo anda Pak Xavier, saya tidak mengira anda semuda ini" jawab Syeira yang belum pernah melihat CEO Perusahaan tempat dia bekerja secara langsung.

"Iya kita duduk dulu, saya sudah reservasi tempat" ujar Xavier dengan nafas yang mulai stabil.

"Baik Pak" jawab Syeira sopan.

Mereka duduk terlebih dahulu dan menunggu pesanan mereka datang. Syeira terlihat canggung dan kurang nyaman duduk bersama Xavier.

"Kenapa Bapak ingin bertemu dengan saya?" tanya Syeira gugup.

"Tidak perlu terlalu formal begitu, saya bukan orang tua" jawab Xavier yang tidak suka dipanggil Bapak oleh Syeira.

"Jadi saya harus memanggil apa?" tanya Syeira.

"Panggil Xavier saja, aku tidak terlalu mempermasalahkan bahasa formal dan tidak formal" jawab Xavier sesantai mungkin.

"Apa itu kurang sopan?" tanya Syeira memastikan lagi.

"Tidak apa Syeira, saya masih muda, kita hanya beda dua tahun saja" jawab Xavier.

"Kenapa kamu tahu umurku?" tanya Syeira akhirnya berbicara santai.

"Aku sudah menyelidiki segalanya, makanya aku mengajak kamu untuk bertemu dan membahas sesuatu" jawab Xavier.

Episodes
1 Episode 1 : Bukan Selingkuhan
2 Episode 2 : Sepupu
3 Episode 3 : Pertemuan Pertama
4 Episode 4 : Mulai Tumbuh Benih Cinta
5 Episode 5 : Surat Cinta
6 Episode 6 : Wanita 28 Tahun
7 Episode 7 : Hari Kelulusan
8 Episode 8 : Bertemu Kembali Setelah 6 Tahun
9 Episode 9 : Mengelus Kepala
10 Episode 10 : Cinta Pertama
11 Episode 11 : Ciuman Pertama
12 Episode 12 : Alasan
13 Episode 13 : Rahasia
14 Episode 14 : Ciuman Secara Sadar
15 Episode 15 : Berbeda
16 Episode 16 : Gosip Hangat
17 Episode 17 : Pertemuan Singkat
18 Episode 18 : Jatuh Hati
19 Episode 19 : Minum Bersama
20 Episode 20 : Rahasia Masa Lalu
21 Episode 21 : Rahasia Masa Lalu (2)
22 Episode 22 : Rahasia Masa Lalu (3)
23 Episode 23 : Liburan
24 Episode 24 : Bertemu Kembali
25 Episode 25 : Merebut Kembali
26 Episode 26 : Rasa Sakit
27 Episode 27 : Mengunjungi Rumah Sakit
28 Episode 28 : Tahun Bersedih
29 Episode 29 : Bertukar Cerita
30 Episode 30 : Bayi Hilang
31 Episode 31 : Bertemu
32 Episode 32 : Tamu Spesial
33 Episode 33 : Terlanjur Terikat Kontrak
34 Episode 34 : Kembali Hangat
35 Episode 35 : Salah Tingkah
36 Episode 36 : Pelukan
37 Episode 37 : Cemburu
38 Episode 38 : Acara Keluarga
39 Episode 39 : Rebut Saja
40 Episode 40 : Rindu
41 Episode 41 : Malam Panas
42 Episode 42 : Chris
43 Episode 43 : Berkunjung
44 Episode 44 : Hasil Tes DNA
45 Episode 45 : Menghabiskan Malam
46 Episode 46 : Hampir Ketahuan
47 Episode 47 : Berbelanja Bertiga
48 Episode 48 : Bertemu Chris
49 Episode 49 : Masa Lalu Dokter Lea
50 Episode 50 : Keluarga Bahagia
51 Episode 51 : Calon Menantu Dokter Lea
52 Episode 52 : Tertangkap Basah
53 Episode 53 : Thalia
54 Episode 54 : Berdua Semalaman
55 Episode 55 : Pantas Bahagia (21+)
56 Episode 56 : Putus Kontrak
57 Episode 57 : Ancaman Thalia
Episodes

Updated 57 Episodes

1
Episode 1 : Bukan Selingkuhan
2
Episode 2 : Sepupu
3
Episode 3 : Pertemuan Pertama
4
Episode 4 : Mulai Tumbuh Benih Cinta
5
Episode 5 : Surat Cinta
6
Episode 6 : Wanita 28 Tahun
7
Episode 7 : Hari Kelulusan
8
Episode 8 : Bertemu Kembali Setelah 6 Tahun
9
Episode 9 : Mengelus Kepala
10
Episode 10 : Cinta Pertama
11
Episode 11 : Ciuman Pertama
12
Episode 12 : Alasan
13
Episode 13 : Rahasia
14
Episode 14 : Ciuman Secara Sadar
15
Episode 15 : Berbeda
16
Episode 16 : Gosip Hangat
17
Episode 17 : Pertemuan Singkat
18
Episode 18 : Jatuh Hati
19
Episode 19 : Minum Bersama
20
Episode 20 : Rahasia Masa Lalu
21
Episode 21 : Rahasia Masa Lalu (2)
22
Episode 22 : Rahasia Masa Lalu (3)
23
Episode 23 : Liburan
24
Episode 24 : Bertemu Kembali
25
Episode 25 : Merebut Kembali
26
Episode 26 : Rasa Sakit
27
Episode 27 : Mengunjungi Rumah Sakit
28
Episode 28 : Tahun Bersedih
29
Episode 29 : Bertukar Cerita
30
Episode 30 : Bayi Hilang
31
Episode 31 : Bertemu
32
Episode 32 : Tamu Spesial
33
Episode 33 : Terlanjur Terikat Kontrak
34
Episode 34 : Kembali Hangat
35
Episode 35 : Salah Tingkah
36
Episode 36 : Pelukan
37
Episode 37 : Cemburu
38
Episode 38 : Acara Keluarga
39
Episode 39 : Rebut Saja
40
Episode 40 : Rindu
41
Episode 41 : Malam Panas
42
Episode 42 : Chris
43
Episode 43 : Berkunjung
44
Episode 44 : Hasil Tes DNA
45
Episode 45 : Menghabiskan Malam
46
Episode 46 : Hampir Ketahuan
47
Episode 47 : Berbelanja Bertiga
48
Episode 48 : Bertemu Chris
49
Episode 49 : Masa Lalu Dokter Lea
50
Episode 50 : Keluarga Bahagia
51
Episode 51 : Calon Menantu Dokter Lea
52
Episode 52 : Tertangkap Basah
53
Episode 53 : Thalia
54
Episode 54 : Berdua Semalaman
55
Episode 55 : Pantas Bahagia (21+)
56
Episode 56 : Putus Kontrak
57
Episode 57 : Ancaman Thalia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!