Pagi harinya, ruang tamu utama Paviliun Teratai Naga telah disulap menjadi ruang pertemuan resmi. Meja panjang dari kayu cendana diletakkan di tengah ruangan, dihiasi teko teh giok yang masih mengepul dan beberapa piring kecil berisi buah. Tirai sutra digantung rapi di jendela, menahan cahaya matahari pagi yang masuk, membuat ruangan itu berkesan tenang namun tegang.
Tampak di sana beberapa tokoh penting kota Whuzen sudah berkumpul. Kepala Toko Paviliun, Li Ang, duduk paling dekat dengan kursi kehormatan, wajahnya masih tampak letih meski berusaha menyembunyikannya dengan senyum ramah. Di sampingnya ada Tuan Kota Whuzen, Whu Bing. Tubuhnya kurus dengan raut muka yang tegas, sesekali menguap kecil sambil memijat pelipisnya.
Tak jauh dari situ, Kepala Keluarga Fu, Fu Zhe, pria berambut botak dengan jubah merah tua, tampak gelisah. Ia mengetuk meja dengan jari-jarinya, tanda ia belum bisa menerima dipanggil sepagi ini.
Di sebelahnya, Kepala Keluarga Ren, Ren Bao, dengan kumis tebal dan sorot mata penuh perhitungan, duduk tegak, tangannya bersedekap seakan tak mau menunjukkan kelemahan.
Sementara itu, Jenderal Jie Xun, pemimpin pasukan kota Whuzen, duduk dengan sikap militer yang kaku. Meski matanya sayu karena kurang tidur, tubuhnya tetap tegak, seolah siap menerima perintah kapan pun.
Namun ada satu hal yang sama dari mereka semua, wajah mereka masih menyimpan sisa kantuk yang sulit disembunyikan. Ada yang sesekali menguap, ada pula yang mengucek mata, dan ada yang hanya memandang kosong ke meja, seakan bertanya dalam hati, untuk apa dipanggil sepagi ini?
Hanya Li Ang yang tampak tegang sekaligus penuh harap, matanya sesekali melirik ke arah pintu utama, menunggu sosok yang semalam membuatnya tak bisa tidur tenang.
Semalam, setelah Boqin Changing meninggalkan perintah, Li Ang tidak berani membuang waktu. Ia tahu, bila gagal melaksanakan, bukan hanya reputasinya yang hancur, tetapi juga nyawa kota ini yang terancam.
Tanpa menunggu fajar, ia bergerak sendiri, meninggalk…
Reinkarnasi Pendekar Dewa
Orang Orang Besar Berkumpul
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 527 Episodes
Comments
tariii
bang boqin bener2 ga ada akhlak.. 😂
2025-09-27
5
azizan zizan
semuanya sudah menunggu nya padahal tokoh utama pasti masih tidur kerekot berlipat kaki seperti udang kena goreng kan Thor ye tak..
2025-10-22
1
Hendra
terima kasih banyak thooorr... 😄😄😄
sudah update terbaru.. 💪💪👍👍
ditunggu bab selanjutnya 🤭🤭
semangat.. semangat.. semangat 🤣
2025-09-27
0