Boqin Changing menghela napas panjang sambil meregangkan tubuh, sendi-sendinya berbunyi pelan. Ia menatap ke arah pedang hitam yang berdiri tegak di lantai, jemarinya terulur menyentuh gagangnya. Tatapan matanya sesaat mengeras, seperti mengingat sesuatu yang tak diucapkan.
Tak butuh waktu lama, Boqin Changing sudah berpakaian rapi. Ia mengenakan jubah panjang berwarna biru tua dengan motif dua pedang khas Sekte Dua Pedang Petir. Rambutnya diikat sederhana dengan pita hitam agar lebih rapi. Kedua pedangnya itu ia kaitkan di pinggang, seperti bayangan yang tak pernah lepas darinya.
Begitu ia turun ke ruang makan, suasana sudah jauh lebih sepi. Hanya Wang Tian, Han Bikwang, dan Bai Runchou yang menunggunya sambil meminum teh.
“Ah, sang tokoh utama akhirnya turun juga,” komentar Han Bikwang sambil menepuk kursi di sebelahnya.
Boqin Changing mengabaikan sindiran itu, langsung duduk dan menuang teh. “Kalau kalian ingin aku cepat bangun, lain kali kirimkan berita bahwa istana sudah terbakar. Pasti aku berlari turun.”
Bai Runchou tertawa kecil, tapi Wang Tian hanya menatapnya sekilas. “Jangan bercanda terlalu jauh, Chang’er. Hari ini akan banyak mata yang memperhatikan gerak-gerikmu.”
Boqin Changing menyesap teh dan tersenyum samar. “Kalau begitu, biarkan mereka menatap sampai puas. Aku akan memberikan lebih dari yang mereka bayangkan.”
“Baiklah jika kau sudah siap, ayo kita berangkat. Jangan sampai kita telat datang di penobatan Pangeran Qin Lang.” Wang Tian sudah bersiap untuk berdiri dari kursinya.
“Guru, aku bahkan belum makan dan kau memintaku untuk segera pergi. Sungguh tega dirimu pada muridmu ini.” Boqin Changing berakting berpura-pura terkejut melihat gurunya tidak peduli padanya.
Wang Tian menghentikan keinginannnya untuk pergi dan kembali duduk. Ia menghela napas perlahan dan membiarkan Boqin Changing memesan makanannya.
Semangkuk bubur yang ditambahkan ayam dan telur menjadi menu pilihan Boqin Changing untuk sarapan pagi ini. Tidak lupa ia memesan kue kacang se…
Reinkarnasi Pendekar Dewa
Penobatan Putra Mahkota Dimulai
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 527 Episodes
Comments
Rally Trap
udh ga asyik lagi.. authornya udh ga perduli kualitas..
2025-08-17
0
Adek Darmansyah
s g t dooang thorr, ngk asik..
2025-08-16
0
maz tama
waahhh akan kah ada pembantaian /Grin/semangat thor dan selalu jaga kesehatan
2025-08-16
0