Sepanjang menuju kelasnya, senyum Risa tak pernah surut. Mengingat apa yang terjadi di mobil tadi, membuat Risa terkejut namun entah mengapa hatinya sangat-sangatlah senang.
Bolehkan dia merasa jika Ibra telah memilihnya!!!!? Entahlah
" Woi, senyum mulu awas ketabrak tembok, Ketus Marlon melihat Risa yang senyum tak berhenti
Mentang-mentang di datangin Om Ibra, sekarang sombong amat Lu, ucap Marlon.
Risa meringis malu, " Maaf ya Mar, gue enggak tau sumpah tiba-tiba dia datang ke Jepang dan menemui Gue
Lu tau kan gue bagaimana sama dia?!
Marlon mengangguk, memang cinta tak bisa di paksakan. Bagaimana pun Marlon ingin berjuang mendapatkan cinta Risa, namun jika tak jodoh semua akan sia-sia.
Ayo kelas, Marlon menarik jemari tangan Risa. Di ujung koridor, Akeno melihat Marlon dan Risa dengan tatapan tak bisa di pahami. Sungguh Akeno sangat suka dan mencintai Risa, namun sejak penolakan Risa membuat Akeno ingin menjaga jarak dari sosok Arisa.
Akeno memasuki kelas nya dan mengikuti pelajaran seperti biasa
Sedangkan Ibra, pria matang itu tengah ber telponan dengan sahabatnya Miko.
" Bagaimana apa Risa mau Lu temui?! Miko menunggu jawaban sahabatnya.
Ibra tersenyum padahal Miko sama sekali tak dapat melihat senyuman itu.
" Gue sama Risa sekarang udah semakin dekat. Sangat sulit meluluhkan hati nya, karena gue sadar semua sebab gue juga. Tadi gue ngantar dia, dan teman nya itu siapa namanya ya Marlon kalau enggak salah, datang dan ingin jemput Risa ya gue halangi lah, masa iya Gue di tikung bocah depan mata, canda Ibra membuat Miko tertawa.
" Baguslah kalau gitu, gue harap Lu enggak nyakitin Risa. Lu tau sendiri Risa anaknya perasa dan juga egois.
Semoga saja dia mau luluh sama Lu dan gue hanya berharap kalian bahagia. Hmm Bra, gue mau cerita ini cuma sama Lu ya, Sementara Ibra penasaran dengan yang ingin di ucapkan MIKO.
" Katakan " Jangan buat gue mati penasaran!! Kesal Ibra.
Miko tertawa" Bra, gue seperti nya udah nemuin jodoh gue, yang selama ini gue cari, ucap Miko membuat Ibra terkejut. Pasalnya selama ini, dia sangat tau, jika Miko hanya menomorsatukan Risa di atas segalanya bahkan perusahaan nya.
" Hmm, Dia putri Tuan Marvell namanya Ayana, dia sangat cantik dan lembut, gue suka sama dia, jelas Miko.
Ibra terkejut bukan main, saat tau siapa yang di sukai Miko, Namun Ibra merasa bahagia untuk sahabat nya itu
" Apapun yang terbaik untuk Lu, gue dan anak-anak pasti dukung. Lu juga berhak bahagia Mik, Risa telah besar dan gue sekali lagi minta sama Lu selaku paman kandung Risa" Izinkan gue mencintai nya dan menjaga nya bukan hanya untuk Lu tau untuk diri gue sendiri, Gue sadar Mik, cinta gue mati di Risa seorang.
Ucapan Ibra membuat Miko tersenyum. Dia sangat tau bagaimana sikap Ibra, sebab diantara semua teman nya, cuma Ibra yang paling kalem dan serius dalam menjalankan semua yang dia inginkan.
Gue nitip Risa bahagiakan lah dia" Jika sudah Risa beri keputusan tentang kalian, gue ingin kalian menikah, dan Lu bisa jaga dia seutuhnya.
" Ibra mengangguk dan berkata" Gue akan nikahi dia, enggak akan gue tunggu dia lulus, gue ingin memiliki dia, jawab Ibra tertawa bahagia.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments