Ibrahim Ferdinand

Seusai, menemani keponakannya menerima piala kelulusannya, sekarang Miko mengantarkan anak gadis itu pulang.

Sesampainya di rumah, Miko kembali menuju kantor nya, yang sudah dia tinggalkan sejak pagi hingga dia kembali ke kantor siang hari.

" Jangan kemana-mana lagi Ris, Om mau kerja dulu, ucap Miko melihat Arisa dan gadis itu mengangguk.

Mobil Miko melaju dengan santai hingga tiba di perusahaan milik nya MK GRUP.

Selamat siang Tuan Miko, sapa karyawan yang berpapasan dengan Miko.

Miko hanya mengangguk saja dan melanjutkan kakinya menuju ruangan nya di lantai sepuluh.

Miko memasuki ruangannya dan duduk di kursi kekuasaannya. Mulai membuka file dan dokumen penting yang harus dia pelajari dan tanda tangani.

Sedang fokus, tiba-tiba pintu ruangan nya terbuka. " Budayakan mengetuk pintu dulu baru masuk, Kesal Miko, tanpa tau siapa yang ada di pintu

" Hmm, Sejak kapan itu berlaku untukku Sobat??? Goda seorang pria matang seusianya, yang menatap Miko datar.

Miko terkejut dengan suara itu dan dia mengangkat wajahnya berapa, terkejut nya Miko jika itu suara yang hampir tiga tahun tak dia dengar langsung, karena sahabat masa kecil nya itu menetap di Negara Jerman.

Wah siapa ini" Welcome back Ibrahim Ferdinad" Teriak Miko dan memeluk sahabat kecilnya itu erat Keduanya saling menyalurkan rindu, setelah hampir beberapa tahun tak bertemu langsung.

" Masih pemarah saja Lu ya, Goda Ibra melihat Miko yang tengah tersenyum lucu di mata Ibra.

Apa kabar Lu, Mik??

Miko tersenyum dan berkata " Kabar Gue baik, dan bagaimana kabar Lu?? Kabar nyokap bokap baik??! Tanya Miko kembali.

Miko sudah lama tak tau kabar Kehidupan sahabat nya ini.

Ehmm, Kabar Agnes bagaimana?? Punya anak berapa kalian??! Goda Miko kembali.

Ibra terdiam, namun dia tetap menjawab pertanyaan Sahabat nya..

Pertama, Kabar Mama dan Papa baik dan sehat, yang kedua gue dan Agnes dia meninggal karena melahirkan anak gue.

Wajah Ibra tiba-tiba berubah sendu. Sungguh Miko tak tau, mengenai kehidupan Ibra beberapa tahun ini. Yang Miko tau, Jika Ibra menikah dan dia beberapa bulan kemudian, mengatakan jika Agnes istri nya Hamil.

" Maaf Ib, Gue benar-benar tidak tau

mengenai ini. Semoga Lu kuat dan tabah ya, masih banyak yang mau jadi nyonya Ferdinand, goda Miko membuat ibrahim melemparkan tissue kearah nya.

Hubungan keduanya sangat baik dan saling menguatkan, namun Karena kesibukan keduanya beberapa tahun tak sempat sekedar saling mengunjungi, hanya telepon yang sempat mereka lakukan untuk bertukar kabar.

" Hmm, Mik di mana keponakan mu itu?? Pasti sekarang Dia telah dewasa kan?! Ibra sangat suka bahkan kesal jika keponakan Miko yang dulu selalu mengganggu nya

Sejak kedua orang tuanya meninggal, Miko selalu membawa keponakan jika mereka ingin nongkrong bersama, sehingga tak heran, Sebagian teman dekat Miko akan mengenal Sosok Arisa, si bawel dan menggemaskan.

Bahkan tak jarang, teman Miko memanjakan Arisa kecil, hingga dia lulus SMP, Ibra tak pernah bertemu Arisa lagi

" Hmm, Risa ada dia baru saja lulus SMA, dan tadi Gue baru mendatangi kelulusan nya.

Dia lulus dengan Nilai sempurna, dan langsung mendapatkan Beasiswa di universitas Indonesia.

" Wah keren banget si bawel. Gue kira dia akan tumbuh jadi gadis menyebalkan seperti dia kecil dulu, ketawa ibra, mengingat sosok Arisa kecil yang selalu menempel pada nya.

Miko tersenyum, jika masalah Arisa dia selalu bisa tersenyum. Semenjak kematian sang Abang dan kakak iparnya, cuma Risa menguat Miko, sehingga dia mengurus Risa penuh kasih sayang.

" Kau akan menyukai bahkan jatuh pada pesona nya sekarang, jika bertemu Ib. Dia tumbuh menjadi gadis idaman pria.Miko menatap teman nya tersenyum mengejek.

Dia tau, Jika dulu Ibra sangat risih dengan Risa yang selalu menempel bagaikan Lintah pada nya.

Episodes
1 Lulus sekolah
2 Ibrahim Ferdinand
3 Bertemu Risa
4 Makan siang bersama
5 Mengganggu Om Ibra
6 Makan siang bersama
7 kuliah
8 Ibra berubah
9 Galau
10 Berubah Nya Risa
11 Dingin Nya Risa Gelisah nya Ibra
12 Pergi
13 Memulai hidup baru
14 Hari pertama Kampus
15 Dunia Risa
16 Perjuangan Ibra Di mulai
17 Bertemu Risa
18 Kekesalan Ibra
19 Usaha Ibra
20 Senyuman Risa
21 Jemput Risa
22 Makan malam. Romantis
23 Indonesia
24 Postingan
25 Marlon pergi
26 Kecelakaan pesawat
27 Masih kecelakaan
28 Sadar
29 Semakin membaik
30 Menikah
31 Bahagia
32 Pagi Yang cerah
33 Rumah Baru
34 Izin pindah
35 Melamar Ayana
36 Hari penentuan pernikahan
37 MalamPanas
38 Rumah sakit
39 Pemakaman
40 Terima kasih Ayana
41 Bekerja
42 Makan siang bersama Gank rusuh
43 Kembali kerja
44 Makan malam
45 Waktu berlalu.
46 FOKUS KERJA
47 Rumah Mertua
48 Putra Kedua Rangga
49 Kerusuhan
50 Kembali pulang
51 LDR
52 Amarah singa
53 Menyusul Suami
54 Hukuman suami
55 Ikut ke kantor Suami
56 Permintaan Arisa
57 Kebahagiaan
58 Pingsan
59 Hamil
60 Bahagia
61 Dalang kecelakaan Orang tua Arisa
62 Guntur prayoga
63 Kemesraan
64 Bertemu
65 Tahu
66 Penyerangan
67 Rumah sakit
68 Trauma
69 Semakin tertutup
70 Mencoba Berdamai
71 Maikel Vs Mona
72 Ayana Melahirkan
73 Yash Andrean
74 Pulang
75 Sidang
76 Arisa dan Mona
77 Semakin Dekat
78 Nge-date
79 Kebahagiaan
80 Arisa Melahirkan
81 Aeleen Nafla Ibrahim
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Lulus sekolah
2
Ibrahim Ferdinand
3
Bertemu Risa
4
Makan siang bersama
5
Mengganggu Om Ibra
6
Makan siang bersama
7
kuliah
8
Ibra berubah
9
Galau
10
Berubah Nya Risa
11
Dingin Nya Risa Gelisah nya Ibra
12
Pergi
13
Memulai hidup baru
14
Hari pertama Kampus
15
Dunia Risa
16
Perjuangan Ibra Di mulai
17
Bertemu Risa
18
Kekesalan Ibra
19
Usaha Ibra
20
Senyuman Risa
21
Jemput Risa
22
Makan malam. Romantis
23
Indonesia
24
Postingan
25
Marlon pergi
26
Kecelakaan pesawat
27
Masih kecelakaan
28
Sadar
29
Semakin membaik
30
Menikah
31
Bahagia
32
Pagi Yang cerah
33
Rumah Baru
34
Izin pindah
35
Melamar Ayana
36
Hari penentuan pernikahan
37
MalamPanas
38
Rumah sakit
39
Pemakaman
40
Terima kasih Ayana
41
Bekerja
42
Makan siang bersama Gank rusuh
43
Kembali kerja
44
Makan malam
45
Waktu berlalu.
46
FOKUS KERJA
47
Rumah Mertua
48
Putra Kedua Rangga
49
Kerusuhan
50
Kembali pulang
51
LDR
52
Amarah singa
53
Menyusul Suami
54
Hukuman suami
55
Ikut ke kantor Suami
56
Permintaan Arisa
57
Kebahagiaan
58
Pingsan
59
Hamil
60
Bahagia
61
Dalang kecelakaan Orang tua Arisa
62
Guntur prayoga
63
Kemesraan
64
Bertemu
65
Tahu
66
Penyerangan
67
Rumah sakit
68
Trauma
69
Semakin tertutup
70
Mencoba Berdamai
71
Maikel Vs Mona
72
Ayana Melahirkan
73
Yash Andrean
74
Pulang
75
Sidang
76
Arisa dan Mona
77
Semakin Dekat
78
Nge-date
79
Kebahagiaan
80
Arisa Melahirkan
81
Aeleen Nafla Ibrahim

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!