Bab 5 Siapa Nayya?

Setelah Keyvan keluar dari kamar, Nayya berkeliling melihat seisi kamar pria itu. Dia melihat beberapa piala dan buku yang tersusun rapi di lemari kaca dan berakhir pada foto Keyvan saat masih kuliah.

Nayya mengambil foto tersebut dan mengusapnya pelan. "Kau memang tampan, tapi sayangnya kau pria yang tidak punya hati. Aku membencimu, Keyvan." Nayya tersenyum sinis dan mengembalikan foto tersebut di tempatnya. Dia kembali melihat-lihat, sampai terdengar ponselnya yang berdering, yang membuatnya buru-buru mengambil tasnya.

Nayya berdecak saat tahu siapa yang menghubunginya. Dia melihat kearah pintu yang tertutup rapat dan pergi ke balkon untuk mengangkat sambungan telepon tersebut.

"Kenapa kau menghubungiku? Sudah aku bilang, kan, aku mengunjungi rumah orang tuannya dan mulai sekarang aku akan tinggal di sini. Bagaimana jika mereka tahu saat kau menghubungiku, hah?" Nayya nampak kesal. Sesekali ia melihat kearah pintu sambil mendengarkan ucapan seseorang yang menghubunginya.

"Iya, aku tahu. Kau tidak perlu khawatir. Aku pasti akan melakukannya nanti jika ada kesempatan. Tapi aku mohon, jangan menghubungi ku karena hal itu bisa membuat mereka curiga," seru Nayya. Dia nampak gelisah karena orang yang menghubunginya terus mendesaknya untuk segera menjalankan rencana mereka. Dia bahkan sampai meninggikan suaranya sebelum mengakhiri sambungan teleponnya.

"AKU TAHU APA YANG HARUS AKU LAKUKAN, JADI DIAM LAH!"

Tut Tut Tut ...

"Sial!!" umpat Nayya. "Aku baru sehari menjadi bagian keluarga ini tapi dia terus saja mendesak ku untuk cepat-cepat melakukannya. Apa dia pikir semua itu mudah?" geram Nayya pelan.

"Kau kenapa?"

Deg

Nayya terkejut dan refleks menoleh ke belakang saat mendengar suara seseorang. "Ka-kau ... S-sejak kapan kau ada di sini?" tanya Nayya terbata.

"Ada apa? Kenapa kau gugup? Apa kau menyembunyikan sesuatu?" tanya Keyvan.

"Ti-tidak ada, aku hanya sedang menikmati udara pagi saja," ucap Nayya

Keyvan menatap curiga Nayya. Ia beralih pada ponsel yang ada di tangan Nayya dan bertanya, "Kau menelepon siapa?"

"A-apa? Ma-maksud ku, a-aku tidak menelpon siapa-siapa. Aku hanya mengecek ponselku saja sambil melihat pemandangan dari sini," ujar Nayya

"Oh," Keyvan kembali masuk yang membuat Nayya menghela nafas lega. Ia mengikuti Keyvan yang kini tengah memasukan laptop ke dalam tas nya.

"Kau mau kemana?" tanya Nayya

"Aku akan ke kantor sebentar," ucap Keyvan

"Ke kantor? Bukannya kau sedang cuti?"

Keyvan menatap Nayya sudut bibir yang terangkat. "Memangnya kenapa? Kita bukan suami istri yang saling mencintai, yang harus menghabiskan waktu bersama setelah menikah. Ingat! Kau menjebak ku demi mencapai tujuan mu menjadi bagian dari keluarga ini. Jadi, kau tidak berhak mengaturku." Keyvan berdecih pelan dan meninggalkan Nayya begitu saja.

"Kau!" Nayya terlihat geram dengan mengepalkan kedua tangannya. Tapi sedetik kemudian, ia tersenyum dengan tangan yang terlipat di depan dada. "Terus saja bersikap seperti itu. Nanti, setelah kau jatuh cinta padaku, aku akan membuang mu sampai kau memohon padaku," seringai Nayya.

...****************...

Keyvan mengendarai mobilnya sendiri dengan kecepatan sedang. Sebenarnya ia enggan untuk pergi karena ia ingin mengawasi istrinya secara langsung. Apalagi melihat gerak-geriknya yang mencurigakan. Ia yakin Nayya menyembunyikan sesuatu.

Tidak membutuhkan waktu yang lama, Keyvan sampai di Perusahaan NA Company. Dia bergegas menuju ruangannya tanpa memperdulikan sapaan karyawan yang berpapasan dengannya.

Cklek

Keyvan langsung masuk tanpa mengetuk pintu dan duduk di seberang Kevin yang duduk di kursi kebesarannya.

"Ada apa Daddy memintaku datang kemari?" tanya Keyvan

"Kenapa? Dari raut wajahmu sepertinya kau tidak suka Daddy memintamu datang ke kantor. Apa kau menikmati pernikahan mu, hm?" tanya Kevin yang membuat Keyvan mendengus kesal.

"Tidak perlu menunjukkan wajah kesalmu itu. Daddy memintamu datang karena kita tidak akan bisa leluasa untuk membahas ini jika di rumah," ujar Kevin.

"Apa maksud Daddy?" tanya Keyvan bingung

"Tidak perlu berpura-pura tidak tahu. Daddy yakin kau sudah tahu, siapa wanita yang saat ini menjadi istrimu. Apa kau senang sekarang?"

Keyvan hanya diam dengan tatapan yang sulit di artikan. Dia senang atau tidak, ia sendiri tidak tahu karena wanita itu sudah berubah.

"Kau masih ingat saat kau di culik saat kecil? Kau tahu siapa yang menculik mu, bukan? Tapi kau tidak tahu alasan wanita itu menculikmu. Dan sekarang Daddy akan memberitahu mu yang sebenarnya. Jadi kau bisa menentukan apa yang akan kau lakukan pada istrimu setelah tahu, siapa sebenarnya Nayya?"

Deg

Terpopuler

Comments

haruto uzumaki uchiha

haruto uzumaki uchiha

author kenapa enggak Cs lagi sih...lanjut Thor semangat 🙂

2024-08-01

0

Arum Sekar

Arum Sekar

lanjut kak

2024-07-31

0

Nar Sih

Nar Sih

oh ..teryata papa kevi tau siapa menantu nya yg sbnr nya ,wahh ..seru nih,lanjutt kakk

2024-07-31

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!