Bab 7 Ragu?

Dinginnya malam, di gantikan dengan hangatnya sinar matahari. Burung-burung bertengger di dahan pepohonan, saling berkicau menyambut datangnya pagi.

Nayya mengerjapkan kedua matanya perlahan dan meraih ponselnya yang ada di nakas. Dia menguap pelan dan melihat jam di ponselnya sudah menunjukkan pukul 05:30.

Nayya merenggangkan otot-otot tubuhnya dan melihat Keyvan yang masih terlelap di sofa.

Ya, walaupun mereka tidur di satu ruangan, namun sejak resmi menikah, mereka memilih tidur terpisah. Hal itu membuat Nayya sedikit merasa lega karena ia tidak ingin berada di dekat Keyvan.

Ada banyak alasan kenapa ia seperti itu, karena selain membenci pria itu, tapi semenjak mereka resmi menjadi suami istri, sikap Keyvan padanya berhasil membuat jantungnya berdetak kencang.

"Apa yang aku pikirkan?" gumam Nayya yang masih setia menatap Keyvan. Dia menggeleng pelan dan menyibak selimutnya untuk turun dari tempat tidur.

Ini adalah hari pertama ia berada di rumah mertuanya. Jadi, ia harus menunjukan kesan yang baik dengan bangun pagi-pagi dan membantu membuat makanan.

Nayya pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka dan menggosok gigi, baru kemudian ia keluar kamar dan menuju ke dapur.

"Selamat pagi," sapa Nayya

"Pagi sayang, kau sudah bangun? Bagaimana tidur mu? Apakah nyenyak?" tanya Flora

"Tidurku sangat nyenyak mom. O iya, ada yang bisa aku bantu?" tanya Nayya

"Tidak perlu sayang, kau kembali saja ke kamar dan bantu Keyvan bersiap," seru Flora

"Keyvan belum bangun mom, jadi aku akan membantu mommy sebentar."

Flora hanya tersenyum dan mengangguk pelan. Mereka mulai bersama-sama menyiapkan sarapan, di bantu oleh pelayan lainnya.

Sementara itu, Keyvan mulai menggeliat dan membuka matanya perlahan. Dia buru-buru menegakkan tubuhnya saat melihat Nayya sudah tidak ada di tempat tidur.

"Kemana wanita itu?" gumam Keyvan. Dia buru-buru bangun dan memeriksa kamar mandi, namun tidak ada Nayya di sana. Dia berdecak pelan dan keluar dari kamar untuk mencari Nayya.

"Kemana wanita itu? Awas saja jika dia macam-macam," geram Keyvan saat menuruni anak tangga. Tiba-tiba langkahnya terhenti saat ia mendengar suara gelak tawa di dapur. Karena penasaran, ia bergegas kesana dan melihat Nayya tengah membantu ibunya memasak bersama dua pelayan lainnya.

Sejenak Keyvan terdiam. Dia menatap Nayya yang tersenyum lebar bersama ibunya. "Jika melihatmu seperti itu, rasanya aku tidak percaya jika kau ... " Keyvan menggelengkan kepalanya. Dia tidak boleh lemah karena yang ada di hadapannya bukanlah gadis kecil yang dulu ia kenal.

"Apa yang kau lakukan di sini?" tanya Keyvan tiba-tiba.

Baik Nayya maupun Flora, refleks menoleh saat mendengar suara Keyvan. "Kau sudah bangun ya. Aku di sini untuk membantu mommy menyiapkan sarapan," ujar Nayya

"Iya Van. Mommy sudah melarangnya, tapi dia tetap memaksa," timpal Flora.

Keyvan terdiam dan bergumam dalam hati, "bahkan sekarang aku tidak tahu, niat baikmu itu tulus atau hanya untuk mengambil hati mommy."

"Jika sudah selesai, bantu aku bersiap!" Setelah mengatakan hal itu, Keyvan memilih kembali ke kamar. Dia melakukan hal itu karena tidak ingin Nayya berlama-lama berada di dekat ibunya.

"Sudah, cepat sana bantu Keyvan bersiap!" seru Flora

"Tapi mom ...

"Tidak apa-apa, lagipula sebentar lagi semuanya selesai."

Nayya hanya mengangguk pelan sebagai jawaban dan menyusul suaminya ke kamar.

Jujur, ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan? Sebelumnya, ia sangat menggebu-gebu untuk balas dendam sampai-sampai ia menggunakan trik licik untuk bisa masuk ke keluarga Dirgantara. Tapi sekarang, setelah ia berhasil, ia justru merasa ragu untuk melakukannya. Padahal ia baru tiga hari resmi menjadi istri Keyvan.

"Ada apa denganku?" batin Nayya.

"Apa yang kau lakukan di situ?" tanya Keyvan yang membuat Nayya tersadar dari lamunannya.

"A-apa?" Nayya baru sadar jika ia sudah berada di kamar. Ia melihat Keyvan yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit di pinggang pria itu.

Glek

Nayya menelan ludahnya kasar. Tubuh Keyvan terlihat sangat menggoda dengan perut berpetak dan tetesan air yang jatuh dari rambutnya yang basah, menambah kesan seksi pada pria itu.

Melihat Nayya yang terdiam menatap tubuhnya, membuat Keyvan tersenyum tipis. Pria itu mendekat dan berdiri tepat di depan wanita itu. Ia meraih tangan Nayya dan meletakkannya di perut berototnya.

"Jika kau mau, kau boleh menyentuhnya," ujar Keyvan.

"A-apa? Ma-maksud ku, apa yang kau lakukan?" Nayya menarik tangannya sambil memalingkan wajahnya malu.

"Kenapa? Bukannya kau sudah menikmati semuanya? Lalu kenapa kau harus malu, hah?"

"Su-sudah aku bilang, waktu itu kau mabuk jadi ... "

"Itu sebabnya aku memintamu melakukannya saat aku dalam keadaan sadar. Aku ingin tahu, seperti apa ekspresi mu saat menikmati sentuhan ku. Apakah sama dengan malam itu, atau tidak."

Nayya mundur beberapa langkah memberi jarak antara mereka. Lama-lama ia merasa tidak nyaman saat Keyvan membahas hal itu dengannya.

"Kenapa? Bukannya kau melakukan hal itu dengan sengaja? Kenapa sekarang kau tidak mau melakukannya, hm?" tanya Keyvan.

"Ja-jangan membicarakan hal itu lagi. A-aku akan membantumu bersiap." Nayya berjalan melewati Keyvan dan hendak mengambilkan baju kerja untuk pria itu. Namun langkahnya terhenti saat Keyvan tiba-tiba mencekal tangannya dan mendorongnya keatas tempat tidur.

"Apa yang kau lakukan?" pekik Nayya

"Kau selalu menghindar setiap aku menginginkan hak ku. Padahal kau sendiri yang mengatakan jika kau menjebak ku demi bisa menjadi bagian dari keluarga ini," seru Keyvan

"Jika aku jadi kau, aku akan dengan senang hati melayani hasrat suami dan hamil anaknya karena dengan begitu hubungan mu dengan keluarga ini akan semakin erat dan kau akan mendapat harta yang lebih banyak. Tapi sayangnya, kau selalu menghindar. Atau jangan-jangan tidak terjadi apapun di antara kita pada malam itu, hm?"

Deg

Terpopuler

Comments

Arum Sekar

Arum Sekar

lanjut kak

2024-08-03

0

+62 88

+62 88

hohoho 🌚🌚🌚

2024-08-03

0

Nar Sih

Nar Sih

lanjutt kakk👍

2024-08-03

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!