PART 11

KUNJUNGAN ROH BULAN

Louis yang saat ini sedang berada diruang kerjanya sambil membaca dokumen tiba-tiba berhenti membaca dokumen tersebut lalu menghela nafas “ada apa kamu datang kemari Luna?”, dalam bayangan lalu keluar sosok wanita dengan pakaian hitam “hm... aku kemari bukan ingin berkunjung ya, tapi ada sesuatu yang ingin aku pastikan padamu”. Luna kemudian berjalan ke sebuah kursi yang ada di ruangan tersebut dan kemudian duduk sambil menyilangkan kaki.

Tanpa berpanjang lebar Luna lalu mengatakan maksud kedatangannya dan dia menanyakan soal monster yang sebelumnya muncul dan soal segel pada danau yang telah terbuka, “jadi bisakah kau jelaskan padaku bagaimana kekacauan ini bisa terjadi? Lalu... bagaimana kabar gadis kecil itu”.

Louis mengabaikan pertanyaan dari Luna dan masih fokus pada pekerjaannya dan kelakuannya itu membuat Luna sangat kesal karena merasa kehadirannya tidak dianggap, “OYY... KAU DENGAR TIDAK SIH DASAR TULI” teriak Luna dengan kekesalannya.

Louis menatap ke arah Luna lalu tak lama ia menatap ke dokumennya kembali “monster itu muncul karena segel yang dulu pernah kau pasang di danau terbuka, dan soal bagaimana segel itu bisa terbuka yaitu karena ada orang yang tanpa sadar membuka segelnya” Louis berkata sambil tetap membaca dokumennya.

“kenapa orang ini selalu menyebalkan sih, setiap bicara denganku pasti dia akan bersikap seenaknya dan tidak menghormati ku yang telah datang kemari. Kalau saja dia tidak memiliki hubungan dengan kakakku maka sudah aku bunuh orang ini dari dulu” pikir Luna dengan kesal.

“Bisa tidak kamu katakan lebih rinci dan bukan dipersingkat begitu, lalu apa pula maksudmu segelnya tidak sengaja dibuka oleh seseorang dan siapa sebenarnya itu?” Luna bertanya dengan raut wajah yang masih kesal.

Sepengetahuan Luna, segel yang terpasang di danau itu hanya bisa dilepas oleh dia dan juga kakaknya kecuali orang tersebut memiliki kekuatan yang mirip dengan mereka maka ada kemungkinan segel itu bisa terbuka, Louis kemudian menghela nafas dan mencoba menjelaskan apa yang telah terjadi dengan wajah datar dan dinginnya itu “kau pasti tahukan kalau ada monster yang belum lama ini muncul di wilayah ku dan kau pasti menyadarinya karena segel tersebut telah terbuka, tapi ada hal yang perlu kamu tahu bahwa putriku telah kehilangan ingatannya dan lalu ia berjalan menuju hutan dan tersesat di dekat danau tempat dahulu kita bertemu dan kurasa dia tanpa sadar telah membuka segel itu saat dia menyentuh permukaan danau itu”.

Luna yang terkejut langsung berdiri dari kursinya dan berjalan menuju Louis lalu memukul meja yang ada di hadapannya BRAAKK “apa katamu?? Sebenarnya apa yang telah kamu perbuat padanya hingga dia bisa kehilangan ingatannya, ckk... sudahlah cepat bawa aku padanya dan aku akan mengembalikan ingatannya yang telah hilang”.

Louis tetap duduk di kursinya sambil mendengarkan Luna yang terus marah padanya, melihat Louis yang hanya diam di kursinya membuatnya semakin kesal dan membentaknya “KAU DENGAR AKU TIDAK SIH DASAR BAJINGAN!!! Jika kau tidak ingin membawaku menemuinya maka aku yang akan pergi mencarinya sendiri” Luna berkata sambil berbalik dan berjalan keluar dari ruangan Louis.

Sebelum Luna membuka pintu yang ada di hadapannya, Louis berdiri dari tempat duduknya dan menghentikannya “tunggu Luna...”, Luna pun kemudian berbalik menatap Louis “apa? Sekarang kau ingin menghentikan ku menemuinya ha? Aku tidak akan membiarkan hal buruk ini terus berlanjut dan... ".

Belum sempat menyelesaikan perkataannya, Louis lalu menyela perkataan Luna dan berbicara dengan raut wajah sedih “sebelumnya aku ingin meminta maaf padamu karena aku telah mengingkari janjiku padamu dan juga Diana, selami ini aku tidak pernah memperhatikan ataupun memberi kasih sayang pada gadis itu tapi setelah melihatnya yang kini telah kehilangan ingatannya membuatku menyadari kesalahanku yang telah gagal menjadi sosok ayah jadi aku mohon padamu Luna... biarkan ingatannya yang telah menghilang karena aku tidak ingin membuatnya mengingat hal-hal sedih tersebut dan aku ingin memperbaiki kesalahan yang telah ku perbuat dan memberikan gadis itu kehidupan yang lebih baik. Maafkan aku...”.

Aura kebencian yang sangat besar keluar dari tubuh Luna, dia tak menyangka bahwa selama ini Louis tidak menepati janjinya untuk menjaga Misha dan membuatnya bahagia. Apalagi bagi Luna, Misha adalah sosok berharga yang telah ditinggalkan kakaknya “JADI SELAMA INI KAU TELAH MEMBIARKANNYA HIDUP TANPA KASIH SAYANG?? SEBENARNYA APA YANG TELAH KAU PIKIRKAN SELAMA INI DASAR BAJINGAN!!! KAKAKKU MENGORBANKAN HIDUPNYA AGAR DIA BISA LAHIR KE DUNIA TAPI KAU MALAH MEMPERLAKUKANNYA DENGAN BURUK”.

Aura kebencian itu kini menjadi lebih kuat tapi untungnya aura tersebut hanya menyebar di ruangan tempatnya berada dan jika saja aura kebencian tersebut sampai menyebar ke seluruh kediaman maka orang yang lebih lemah dari Luna akan merasa jantung mereka sedang dirobek-robek dan untung saja Louis bukanlah orang yang lemah jadi dia tidak mengalami hal tersebut.

“aku tahu perbuatan yang kulakukan ini tidak dapat dimaafkan tapi aku mohon padamu berikan aku kesempatan untuk membuatnya bahagia” kata Louis yang terus menahan aura kebencian yang masuk ke arahnya, Luna lalu mengarahkan serangan sihirnya pada Louis yang berupa kilatan petir hitam. Saat serangan tersebut mengarah padanya alih-alih untuk menghindar, Louis justru hanya diam dan menerima serangan tersebut dan kini melukai beberapa bagian tubuhnya “ukh.. uhuk uhuk” Louis yang kesakitan dan mengusap darah yang keluar dari mulutnya.

Luna lalu mencoba untuk menenangkan dirinya dan perlahan aura kebencian yang ia keluarkan sebelumnya mulai menghilang “kali ini kau benar-benar membuatku marah dan hampir tidak bisa mengendalikan diriku yang ingin membunuhmu”, walau kini aura kebencian itu telah menghilang namun rasa benci itu masih terasa begitu kuat dari diri Luna yang terlihat tenang.

Terpopuler

Comments

Jue

Jue

Sebenarnya Ayahnya masih bagus sifat , Walaupun kurang perhatian pada anak tapi kehidupan sang anak masih bagus cukup makan pakai tanpa ibu tiri , Misha hanya kekurangan kasih sayang .

2024-08-26

0

Frando Wijaya

Frando Wijaya

jgn beri kesempatan minta maaf!!! bawa aja keponakan lo pergi Dr rmh keluarga toxic ini!!!

2024-08-05

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!