SEGEL TELAH TERBUKA
Sementara itu di waktu saat ini, louis menambah kecepatan laju kudanya menuju arah misha dan berteriak supaya segera menjauh dari danau itu yang tiba-tiba bercahaya tadi. Namun belum sempat louis sampai ke tempat misha berada muncullah sebuah Monster dari danau itu, saat cahaya yang muncul dari permukaan danau itu menghilang, perlahan terlihat sebuah sosok monster yang tampak seperti singa yang berukuran raksasa, memiliki kepala kambing di punggungnya dan ekor berupa ular atau yang biasa disebut dengan chimera.
Chimera itu kemudian mengaum dengan sangat keras, sementara itu misha hanya bisa terdiam tak dapat berkata-kata melihat hal yang baru saja terjadi itu. Chimera itu menatap misha yang sedang berada di sebelahnya lalu mengangkat salah satu kaki depannya untuk menyerang misha , sebelum serangan chimera itu mengenainya, misha segera menghindari serangan tersebut tapi sayangnya kaki misha terkilir karena mencoba menghindari serangan chimera tadi hingga dia tak sanggup untuk berlari lalu chimera itu mencoba menyerang misha lagi tapi kali ini chimera itu menggunakan ekornya yang menyerupai ular, satu gigitan dari ekornya yang menyerupai ular itu dapat memberikan luka fisik yang cukup besar dan juga racun yang sangat berbahaya.
Karena tidak dapat bergerak untuk menghindari serangan tersebut, ia berpikir bahwa nyawanya akan berakhir di sini namun dengan kecepatan yang sangat luar biasa ia melihat ada seseorang yang muncul di sebelahnya dan itu adalah ayahnya, louis lalu merangkul pinggang misha kemudian dengan cepat memindahkan misha dan dirinya di tempat yang jauh dari monster tersebut.
Chimera itu kembali mengaum dengan sangat keras lalu para prajurit akhirnya datang karena mendengar auman tersebut, lalu louis menyerahkan misha kepada para prajurit yang baru saja tiba dan mengatakan untuk segera membawa misha ke tempat yang jauh lebih aman.
“bawa misha ke tempat yang lebih aman dan pastikan dia tidak menghilang lagi” ucap louis yang lalu mengeluarkan pedang dari sarungnya yang berada di pinggangnya.
“tapi tuan hanya dengan dua prajurit saja sudah cukup membawa nona ke tempat yang lebih aman, dan biarkan saya dan sisa prajurit lainnya membantu Anda melawan monster itu” kata salah satu prajurit.
“apa aku mengatakan butuh bantuan kalian? Yang kukatakan adalah untuk segera membawanya berlindung, monster seperti ini aku bisa mengatasinya sendiri. Jika sampai dia menghilang lagi dan terjadi sesuatu yang buruk padanya maka bersiaplah kepala kalian tidak akan menyatu dengan leher kalian lagi” ucap louis.
Para prajurit itu lalu menuruti perkataan louis dan segera membawa misha ke tempat yang lebih aman, karena sudah berpengalaman menghadapi berbagai monster di medan perang dan juga keahliannya bertarung yang sangat hebat, bahkan makhluk seperti chimera bukanlah hal yang sulit diatasinya.
Chimera sendiri adalah makhluk iblis tingkat menengah yang memiliki kemampuan menyemburkan api dari ketiga wajahnya dan juga memiliki racun pada gigitan ular ekornya namun makhluk sepertinya bukanlah tandingan bagi louis yang memiliki julukan sebagai pahlawan perang, pedang louis kemudian bersinar juga disertai semacam aliran petir di setiap sisi pedangnya lalu dalam sekejap louis langsung berada di hadapan monster tersebut dan dengan cepat menyerangnya dari berbagai sisi.
Monster chimera itu tidak mampu untuk menyerang balik karena tidak dapat mengarahkan serangannya pada louis yang bergerak sangat cepat, tanpa adanya perlawanan balik akhirnya moster itu binasa dan menjadi abu kemudian louis berjalan mendekati danau tersebut dan dia merasakan bahwa segel yang telah dibuat pada danau ini untuk mencegah kemunculan para monster telah hancur atau sudah tidak aktif lagi.
“sebenarnya apa yang sudah terjadi hingga segel pada danau ini bisa terlepas?” pikir louis.
Louis kemudian berdiri diam dan mencoba merasakan energi yang berada di sekitar danau untuk memeriksa apakah ada moster lain yang muncul, louis tidak merasakan adanya energi moster tetapi ia merasakan energi cahaya yang mirip dengan mendiang istrinya dulu.
“sepertinya tanpa disadari, dia telah membuka segel pada danau ini”
Louis lalu berjalan kembali menuju kudanya dan kembali ke rumah, sementara itu di rumah misha terlihat sangat syok akibat kejadian yang dialaminya tadi bahkan dia tampak mengkhawatirkan louis yang menghadapi monster itu sendirian.
Eli yang melihat keadaan misha saat ini segera mendekatinya dan mencoba menenangkannya “nona... Anda tidak perlu khawatir karena nona sudah aman di sini dan Anda tidak perlu mengkhawatirkan tuan, saya yakin tuan akan baik-baik saja karena tuan itu adalah orang yang hebat”.
Saat kondisi misha sudah menjadi lebih tenang kemudian eli membawanya ke kamar untuk beristirahat, tak lama setelah itu louis akhirnya sampai di rumah dan menghampiri eli yang baru saja keluar dari kamar misha dan lalu menanyakan bagaimana kondisi misha saat ini. “bagaimana kondisinya saat ini, apakah dia baik-baik saja?”.
“sekarang nona sudah lebih tenang walau tadi beliau sedikit syok akibat kejadian yang menimpanya” jawab eli sambil menundukkan kepalanya.
Louis lalu merasa kalau misha yang kehilangan ingatannya itu benar karena kejadian saat ini, padahal misha biasanya sering sekali berkeliling di sekitar rumah tapi tidak pernah tersesat seperti tadi, walau sebelumnya ia sempat tidak mempercayai kalau ingatan misha hilang.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 62 Episodes
Comments