Lalu kain besar di belakang kursinya pun terbuka dan Aruna pun terkejut melihatnya.
Sebuah bingkai foto yang sangat besar dan di dalam nya terdapat gambar seseorang perempuan yang bermata biru serta taring yang mengatup bunga Lily.
dia sangat mirip Aruna rahang wanita itu, bentuk wajahnya rambut nya yang sedikit blonde.
saat melihat foto itu Aruna merasakan sakit yang begitu kuat di dalam otaknya seperti dimakan oleh semut .
"YA BENAR SEPERTI ITU LAH MELINDA TERUS KAN JADI LAH WUJUD MU YANG SESUNGGUHNYA BANGKITKAN LAH KEKUATAN ANAK MU INI " kata raja redward
"aaakkkhhhhh " teriak Aruna.
"arunaaa " kata heeseung.
heeseung pun memeluk Aruna
"Aruna ngga papa gue selalu sama Lo ". Peluk heeseung erat.
Tidak lama dari tubuh Aruna mengeluarkan darah segar yang baunya semerbak bagaikan bunga melati dan timbul lah secercah cahaya dari atas
Cahaya itu pun masuk kedalam tubuh Aruna dan tumbuh Aruna pun melayang saat itu tubuh Aruna seakan akan dihantam oleh batu kerikil semakin banyak darah yang keluar
7 bersaudara itu mencoba menahan hasrat mereka untuk meminum darah itu
Jay mendengar suara lirih dari tubuh Aruna
"PA....PANGERAN TO...TO ...TOLONG AKU INI SAKIT SEKALI "
Jay melihat mata Aruna terbuka setelah itu keluarlah sebuah tali yang banyak dari kedua tangan Aruna.
Aneh nya tali itu menyerang kesebuah pusat yaitu ke salah satu penyedot kebahagian yang hampir menyerang sunghoon
tetapi mereka tak menghiraukannya justru mereka terheran heran melihat tali yang bagaikan akar dari pohon tetapi tipis sampai tak dilihat oleh mata.
Aneh nya saat tali itu menyerang salah satu dari penyedot kebahagian tali nya berubah menjadi merah seakan akan menyedot darah dari si penyedot kebahagian.
Tubuh Aruna pun jatuh dan di tangkap oleh heeseung.
"hahaha , Bagus kekuatan yang bagus melindaku engkau sangat pintar membuat senjata " raja redward
raja redward itu pun pergi meninggal kan mereka .
"Kita bawa dulu aruna kekamar tamu " kata heeseung
Tidak lama setelah itu Aruna pun tersadar dan dia pun melihat ke 7 pria itu tertidur ada yang sambil memengang tangan Aruna dan tidur di kursi sofa.
Aruna pun beranjak dari tempat tidur itu sambil mengingat apa yang terjadi
"engghhh , aduh sakit banget lagi " keluh Aruna
"ehmm Aruna Lo udah Sadar " tanya suno
Suno adalah yang memegangi tangan aruna
"mau kemana" tanya suno
"gue cuman mau nyandar aja" jawab Aruna
mereka semua pun terbangun dari tidur mereka mendengar suno dan Aruna saat ngomong
Air mata Aruna pun terjatuh pada saat dia mengingat kembali kejadian tadi
"Lo kenapa Aruna " tanya heeseung khawatir
"gue cuman mikirin miris banget ya hidup gue , gue di takdirkan menjadi jahat dan juga harus kehilangan sosok ibu yang menurut gue itu penting.
gue selalu hidup dengan rasa iri saat musim salju gue ngeliat ibu sama anak pelukan untuk menimbulkan rasa hangat tapi engga dengan gue, gue harus meluk diri gue sendiri
trauma, mental ,fisik semuanya gue kena apalagi yang gue ngga pernah , ngerasain hidup dalam kebencian gue mau lepas tapi di hati gue selalu di tutupi oleh dendam yang mendalam"
Dengan tetesan air mata Aruna menceritakan semuanya mereka pun mendengarkan dengan baik
Mereka pun memeluk Aruna dengan dalam
"ya udah yuk kita kembali ke alam vampir "senyum jungwon
Dengan sekejap mereka menghilang dan sampai di depan asrama tapi ternyata
sttoopp
Gimana nangis atau terharu dengar cerita nya Aruna atau ada yang sama semangat terus ya sayang sayang nya author
Ehh jangan lupa kasih bintang nya ya dan ikutin dong author biar makin semangat nulisnya
Segitu dulu terimakasih banyak banyak bye
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
......................
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 31 Episodes
Comments