Sekitar dua hari kemudian, tepat setelah keberhasilan menyelematkan para murid baru Sekte Profound Heaven, Xie Yan sekarang sedang bersiap untuk menyambut para murid secara resmi.
Walaupun ini bukanlah sebuah kewajiban dan statusnya sebagai Master Sekte membuat acara penyambutan kurang berkesan dengan tidak adanya Tetua Sekte, Xie Yan merasa bahwa ini adalah hal yang baik karena kedatangan gelombang murid pertama sektenya memiliki makna tertentu.
Lalu sekarang, dihadapan lebih dari seratus murid baru Sekte Profound Heaven, Xie Yan berdiri diatas platform tinggi menghadapi kearah banyak orang dengan ekspresi yang agak tegang, tetapi masih ada ketegasan dan karisma yang dipertahankan olehnya.
Xie Yan menarik nafas dengan ekspresi yang sedang ditekan, dan segera berbicara dengan suara yang terkesan santai namun ada keyakinan yang kuat dari setiap kata-katanya.
“Aku sebenarnya tidak ingin melakukan acara ini setelah kejadian penculikan oleh kelompok Bandit Black Water, tapi sebagai Master Sekte aku juga tidak ingin menciptakan suasana yang tidak nyaman untuk kalian. Walaupun begitu aku ingin mengatakan bahwa selama sekte ini berdiri kemungkinan kejadian waktu itu akan terus terjadi entah datang dengan cara seperti apa, maka dari itu....”
“Aku akan mempertegas hal ini pada kalian, jika kalian ingin nyawa kalian bertahan lebih lama, jika kalian ingin melindungi orang yang kalian sayangi, jika kalian ingin mengejar ambisi, maka jadilah lebih kuat dan berlatihlah tanpa melihat waktu.”
Perkataan Xie Yan membuat banyak murid menelan ludah kering sampai mengepalkan tangan dengan erat, terutama para korban penculikan oleh kelompok Black Water. Masing-masing dari mereka telah menyadari kelemahan dalam diri mereka, tapi seperti yang dikatakan oleh Xie Yan, mereka harus lebih serius dalam berlatih bahkan jika itu memerlukan usaha gila-gilaan sekalipun.
‘Dasar... sepertinya ada hikmah yang sudah mereka petik dari kejadian sebelumnya, tapi aku tidak akan membuat kalian menjadi seperti ini.’ Xie Yan diam-diam tersenyum puas dengan respon dari para murid sektenya.
“Namun... aku juga menekankan agar kalian mengingat siapa diri kalian, bahkan jika kalian melakukan banyak hal gila untuk menggapai apa yang kalian inginkan, aku menekan ini pada kalian agar tidak pernah melupakan identitas kalian dan siapa diri kalian yang sesungguhnya, dan ini adalah dasar yang harus dimiliki oleh setiap orang di Profound Heaven Sect.”
Layaknya disiram oleh air dingin, semua murid menatap Xie Yan yang memasang senyum tipis diwajahnya. Mereka boleh memiliki ambisi dan keinginan yang untuk diwujudkan, tapi mereka harus ingat siapa diri mereka dan siapa yang membawa mereka naik keatas untuk melihat langit yang belum pernah mereka jangkau.
Mendapatkan respon yang baik Xie Yan tersenyum dan menundukkan kepalanya sedikit, “Sekian dariku, Master Sekte Profound Heaven Sect, Xie Yan, dan dengan ini kalian sudah resmi menjadi bagian dari sekte ku.”
Wushhh!!
Setelah mengucapkan kata peresmian Xie Yan menghilang bersama dengan hembusan angin yang lembut.
[Ding! Persemian Sekte telah selesai!]
[Hadiah yang anda tahan akan digabungkan dengan total hadiah selama Misi Peresmian, jadi mohon tunggu sebentar....]
‘Bagus sekali aku tidak sabar untuk segera lepas dari kekangan Ranahku yang terus-menerus stagnan karena Seni Pedang sialan itu, tapi tidak aku sangka bahwa mereka dapat beradaptasi dengan lingkungan sekte secepat ini.’ Xie Yan merasakan perasaan hangat yang muncul entah dari mana.
Walaupun cara Xie Yan mengakhiri upacara penyambutan murid baru Sekte Profound Heaven cukup membosankan, kesan dan pesan yang ditinggalkan olehnya pada mereka sangat kuat. Terlebih lagi, Xue Fei dapat bertindak dengan cukup baik sebagai Kakak Senior tertua sekte.
“Ini adalah awal yang bagus, tapi aku harus bersiap-siap untuk masalah berikutnya, apalagi para tua bangka itu memiliki harga diri yang terlampau tinggi, jadi akan lebih baik aku cepat membereskannya setelah memilah hadiah dan mencapai Ranah baru.” Xie Yan bergumam sembari menatap dingin ke suatu tempat yang jauh.
....
Ujung Sungai Qingyang, bukit tempat markas kelompok Bandit Black Water.
“Tuan Bai Rouchen, kami sudah memeriksa seluruh tempat dan tidak ditemukan satupun orang yang hidup.”
“Walikota! Kami tidak merasakan jejak Qi Essence yang tertinggal ditempat kejadian.”
“Tuan....”
Mereka adalah sekelompok orang terdiri dari sepuluh orang termasuk pria setengah baya yang nampak adalah pemimpin mereka.
Dia berdiri didepan gua besar yang dijadikan aula perkumpulan kelompok Bandit Black Water, selain itu tempat ini dijadikan tempat untuk bersenang-senang dalam banyak bentuk dan artian.
Namun sekarang dihadapan semua orang yang hadir mereka melihat sebuah pemandangan mengerikan, darah dan potongan daging berserakan menghiasi seluruh lantai gua, serta suasana sunyi yang terasa begitu mencekam seakan ada banyak jiwa yang bergentayangan disekitar.
‘Aku memang sudah lama mengincar kelompok Bandit Black Water karena sudah melewati batas wajar saat bertindak di wilayah ku, tapi sampai-sampai meninggalkan jejak yang begitu mengerikan seperti ini, bandit-bandit ini sepertinya berurusan dengan sosok yang menakutkan.’ Pria yang dipanggil Bai Rouchen dan Tuan Walikota hanya bisa tersenyum kecut dengan keringat dingin membasahi wajahnya.
Tidak peduli seberapa banyak pengalaman yang dimiliki olehnya sebagai seorang kultivator, ini adalah pertama kalinya dia melihat hal yang begitu mengerikan seperti ini.
“Permisi Tuan, kami sudah menyelesaikan penyelidikan menyeluruh, dan satu-satunya yang kami temukan adalah jejak elemen angin.” Seseorang datang dengan kecepatan yang luar biasa dan berlutut dengan hormat disamping Bai Rouchen.
“Elemen angin? Apakah ini adalah hubungannya dengan kekuatan atribut?”
“Masih belum jelas, tapi ini mungkin ada hubungan dengan orang yang menghancurkan para Bandit Black Water.”
“Hem... kalau begitu ayo kita sudah hal ini, dan segera bersihkan tempat ini segera!”
“Eh? Apakah anda yakin?”
“Ya, aku akan mengatur rencana lain untuk mencari tau siapa yang melakukan hal ini.”
“Baiklah kami mengerti!”
Walaupun sempat ada yang ingin menyanggah perkataan Bai Rouchen, semua bawahannya dengan cepat patuh dan segera melaksanakan perintah.
‘Sepertinya wilayah Kota Qingyang akan terjadi sebuah keributan, aku harap itu tidak sampai menimbulkan banyak masalah pada keadaan kota, jadi lebih baik untuk mencari tau siapa yang melakukan ini. Tapi jika orang itu mampu melakukan hal semacam ini, apakah ini dapat dilakukan?’ Bai Rouchen merasa bahwa situasinya sedikit rumit dengan kejadian ini.
Musuh yang sangat ingin dia habisi berakhir dengan musnah dengan cara menakutkan oleh pihak yang misterius dan sangat kuat. Jelas bahwa Kota Qingyang akan segera mengalami badai yang tak terduga.
____________________________________________
•> Catatan kecil: untuk sekarang, Ranah Kultivasi yang diketahui ada 6, yakni; Basic Forging, Houtian, Xiantian, Sacred, Demigod, dan Deity. Masing-masing Ranah memiliki sub-level/tingkatan kecil yang terdiri dari tingkat 1 sampai 10, dan sistem tingkatan kecil dari sebuah Ranah sama.
Selain itu, Akar Roh yang menjadi dasar Kultivasi dibagi berdasarkan kualitas, yakni: Rendah, Standar, Tinggi, Unggul, Saint, Langit, dan Ilahi sebagai yang tertinggi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 151 Episodes
Comments
miyamura kun~
up up kawan
2024-05-09
4
Anonim
first person
2024-05-07
1