Chapter 13: Bandit Black Water

Waktu terus berlalu dengan cukup cepat, suasana disekitar Profound Heaven Sect sangat tenang, bahkan dugaan Xie Yan tentang perasaan buruknya tidak terjadi, dan secara mengejutkan pembangunan Sekte benar-benar selesai tempat waktu sebelum para murid berdatangan.

“Li Xiao ini benar-benar orang yang cekatan, latar belakangnya sebagai seorang tuan muda keluarga besar tidak sia-sia, ada banyak rasa kemewahan dan keindahan yang dia tinggalkan ketika menyempurnakan pembangunan Sekte.” Xie Yan memuji pekerjaan Li Xiao dengan tulus, bahkan apa yang dia lihat sekarang jauh melampaui ekspektasinya.

Disaat yang sama beberapa murid yang telah ia terima beberapa Minggu lalu mulai berdatangan, dan Xie Yan menyaksikan pemandangan tersebut dengan ekspresi puas.

“Aku harap semua murid dapat berkumpul dalam satu hari ini, karena akan sulit jika ada yang terlambat datang setelah aku mulai mengajari mereka dasar kultivasi.” Xie Yan bergumam dengan senyum bersemangat.

[Apakah Tuan benar-benar akan mengajari seratus orang secara langsung?]

“Tentu tidak, sudah aku bilang selain Xue Fei aku tidak akan mengajari mereka secara mendalam. Lagi pula mereka memiliki senior tertua yang dapat dijadikan sebagai tempat bertanya,” jawab Xie Yan dengan tenang seolah-olah percaya diri dengan Xue Fei.

Setelah mengamati perubahan lingkungan ketika Li Xiao masuk ke Sekte, Xue Fei nampak jauh lebih diam dan tidak terlalu sering muncul. Namun secara mengejutkan gadis itu mampu terbuka ketika Li Xiao bertanya tentang pengetahuan kultivasi.

Maka dari itu Li Xiao jadi memiliki gambaran tentang ajaran kultivasi Sekte Profound Heaven, dan entah mengapa dia memiliki minat yang tinggi setelah mendapatkan gambaran tentang dasar kultivasi Sekte tempatnya berada.

“Woah! inikah tempat sekte kita berada?”

“Aku pikiran ini seperti kebanyakan sekte kelas sembilan pada umumnya, tapi gaya arsitekturnya sangat bagus dan udaranya juga segar.”

Para murid mulai bersemangat dan membahas tentang bagaimana mereka akan menjalani hidup mereka di Sekte Profound Heaven kedepannya.

“Ini adalah alasan kenapa suasana tempat tinggal akan mempengaruhi pikiran seseorang, semakin baik suatu tempat maka akan semakin betah seseorang.” Xie Yan bergumam sembari memperhatikan banyaknya murid yang berdatangan dari gerbang masuk.

BAM!

Secara tiba-tiba suara hentakan keras datang dari gerbang masuk sekte, dan itu membuat Xie Yan segera bergerak cepat kedepan gerbang.

“Kau tidak apa-apa?!” Xie Yan terkejut melihat ada seorang pemuda yang terluka parah dan itu adalah salah satu murid sektenya.

“Uhuk! Uhuk! Master Sekte, aku mohon cepatlah... beberapa murid lainnya sedang ditangkap oleh Bandit Black Water.”

“Hah? Apa yang sebenarnya terjadi sampai kalian seperti ini?” tanya Xie Yan yang terkejut dengan perkataan murid tersebut.

“Kami berasal dari desa-desa yang jauh dan memutuskan untuk berangkat bersama agar tidak ketinggalan upacara pembukaan, tapi ketika kami melintasi Gunung Hitam para bandit yang seharusnya berada cukup jauh menyergap kami,” jawab murid tersebut dengan suara yang semakin melemah.

“Aneh sekali, bagaimana kelompok bandit itu jauh-jauh datang ke Gunung Hitam saat wilayah mereka ada di sekitar ujung Sungai Qingyang?” Li Xiao yang datang setelah suara tabrakan barusan terkejut mendengar perkataan murid yang terluka itu.

Xie Yan mendecak kesal dan segera menyerahkan murid itu pada Li Xiao, “Kau segera rawat dia, aku akan mengambil tindakan!”

Swoss!

Ketika Xie Yan melangkah, angin berhembus kencang dan dalam beberapa tarikan nafas dia sudah menghilang dari jarak pandang Li Xiao.

“T-Tunggu dulu, Master Sekte!” Li Xiao ingin mengatakan sesuatu tetapi sudah terlambat karena Xie Yan sudah sangat jauh.

“Ada apa?” Xue Fei yang mendengar keributan bergegas datang dan langsung bertanya dengan khawatir.

“Master Sekte pergi menuju ke markas Bandit Black Water untuk menyelamatkan murid yang ditangkap, bagaimana sekarang Kakak Senior?”

Xue Fei terkejut ketika mendengar junio-juniornya ditangkap oleh sekelompok bandit, tapi ketika dia mendengar perkataan Li Xiao dia menjadi tenang, “Penculikan oleh sekelompok Bandit Black Water? Kurasa kita tidak perlu khawatir, lagi pula itu hanyalah sekelompok bandit dan mudah bagi Master Sekte menyelesaikannya. Seharusnya kita berdua yang bertindak untuk mengatasi masalah ini.”

“T-Tapi....” Li Xiao terkejut dengan jawaban tenang dari Xue Fei.

“Sebaiknya rawat dulu junior itu, dan Sekte akan berada di pengawasan kita sampai Master Sekte kembali.” Xue Fei dengan tegas memberikan keputusan.

....

Wushhh!!

Sementara itu Xie Yan yang sudah bergegas bergerak bagaimana badai menyapu apapun yang dilewati olehnya.

Untuk sementara waktu Xie Yan benar-benar dilanda kepanikan setelah mendengar murid-murid sektenya di tangkap, dan perasaan buruknya selama beberapa hari terakhir berakhir menjadi kenyataan.

‘Sial... aku terlalu santai sampai tidak memikirkan hal ini, tapi kenapa kelompok bandit yang berada jauh dari Gunung Hitam sampai datang kesana?’ Xie Yan memiliki beberapa pertanyaan, tapi untuk sekarang dia memiliki prioritas yang harus segera diatasi.

Beberapa menit kemudian, Xie Yan berhasil sampai di lokasi markas Bandit Black Water, dan terlihat sekelompok orang yang sedang menunggu di kaki bukit seakan tau dia akan datang.

Tatapan mereka sangat dingin dan menunjukkan kebanggaan yang tinggi, melihat kedatangan Xie Yan mereka merasa seolah-olah menyambut kedatangan binatang yang bodoh.

“Oh lihat, ternyata Master Sekte dari sekte ren–”

Slasshh!

Sebelum menyelesaikan kata-katanya, bandit tersebut berakhir berubah menjadi potongan kecil ketika cahaya hijau berkedip dalam sekejap mata.

“Ahhhh!” Bandit yang satunya terkejut dan syok melihat rekannya tewas dengan cara yang menakutkan.

“Aku tidak memiliki waktu untuk berbicara omong kosong, cepat beritahu aku dimana kalian mengurung murid-murid sekte ku!” Xie Yan berkata dengan sangat marah dan Qi Essence nya tanpa sadar memancarkan niat membunuh menakutkan.

“Hiekkk! Ampuni aku!” Bandit itu seketika ketakutan dengan kekuatan yang dipancarkan oleh Xie Yan.

Lalu tanpa perlawanan dia segera membawa Xie Yan menuju markas utama mereka berada dengan keringat dingin mengucur deras di sekujur tubuhnya.

Xie Yan pun hanya bisa diam sembari berharap bahwa tidak terjadi sesuatu pada murid-murid sektenya, ‘Mereka tau aku akan segera datang dan dari niat mereka sampai jauh-jauh datang, pasti ada beberapa diantara sekte-sekte Kota Qingyang yang terlibat.’

Setelah melalui beberapa tangga Xie Yan dibawa menuju kesebuah gua yang dibuat menjadi sebuah aula, dan terlihat ada banyak sekali kelompok bandit yang membentuk lingkaran mengepung Xie Yan.

“Yah yah yah, jadi inikah Master Sekte dari sekte kelas rendahan yang membuat keributan selama event perekrutan beberapa Minggu lalu?” Seorang pria kekar yang duduk disebuah kursi sandaran tinggi berbicara dengan nada yang sangat sombong.

“Berhenti bicara omong kosong, dimana murid-murid sekte ku berada?” tanya Xie Yan dengan tatapan yang sangat dingin.

“Hoh... sambutan yang dingin sekali, apakah kau tidak bisa membalas sambutan bos kami dengan baik?” Seseorang berbicara dengan nada yang sama sombongnya tepat disamping sudut ruang.

Xie Yan berbalik dan terkejut melihat wajah murid-muridnya yang babak belur dan penuh luka, walaupun tidak ada tanda-tanda pelecehan terutama pada murid perempuan, kemarahan yang dia tahan semakin tinggi.

“Master Sekte!” Salah satu murid berteriak memanggil namanya dengan putus asa.

“Eits! jangan buru-buru, karena Master Sekte mu tidak membalas salam hangat bos maka....” Pria itu tersenyum keji saat belati ditangannya dengan ringan menyayat leher salah satu murid.

Pemandangan berdarah segera muncul tepat dihadapan Xie Yan, hanya dalam sekejap mata pukulan aneh menghantam pikirannya ketika menyaksikan hal tersebut.

“Kekeke....”

“Hahahaha!”

“Lihat wajahnya yang terkejut itu!”

Ketika Xie Yan syok dengan tindakan yang cepat dan tak terduga, terdengar tawa penuh kebahagiaan dari para bandit sembari terus mengejek dan menghina Xie Yan. Hal ini juga membuat kondisi mental murid-murid yang mereka sandera terguncang, melihat salah satu rekan mereka terbunuh dengan sangat mudah.

“Sudah cukup, jika kalian terus membunuh mereka jumlah uang yang akan kita dapatkan akan semakin sedikit.” Pria yang duduk di kursi dengan sandaran tinggi menyela dengan ekspresi tenang namun sangat sombong.

Dia menatap kearah Xie Yan dengan arogan dan kembali berbicara, “Kau lihat itu? Beginilah jadi jika kau berani macam-macam denganku, Zhen Xu. Dan juga, karena kau sangat sombong maka setiap kepala akan aku naikan harga menjadi sepuluh Kristal Qi.”

Itu adalah jumlah yang sangat menakutkan disaat kebanyakan bandit akan meminta dalam jumlah Tael Perak atau Emas. Karena Kristal Qi adalah item yang digunakan dalam pertukaran di Dunia Kultivasi, dan nilai berkali-kali lebih besar daripada mata uang dunia manusia.

“Kekeke... kenapa kau terkejut? Padahal aku hanya menyingkirkan murid sektemu yang tidak berguna, bukankah itu akan membantumu?” sosok yang baru saja menghabisi salah satu murid mengeluarkan pendapat sambil terkekeh geli.

BAM!!

Dentuman keras seketika muncul mengisi ruangan dan kepala orang yang terkekeh geli barusan meledak secara tiba-tiba.

Hal tersebut membuat suasana menjadi hening, tidak ada yang tau kenapa dan kapan kepala bandit itu meledak, bahkan Zhen Xu terkejut dengan kejadian tersebut sampai tidak bisa berkata apa-apa.

“Dasar sekelompok orang-orang brengs*k! Apakah peringatan yang aku berikan saat event perekrutan murid Kota Qingyang tidak cukup!” Xie Yan seketika menjadi marah dan Qi Essence yang sangat menakutkan meluap-luap seperti api.

[Misi Darurat telah terpicu!!]

[Bandit Black Water telah mengancam nyawa murid-murid sekte anda dengan menyiksa mereka, bahkan sudah membunuh salah satu murid sekte anda. Segera balas perbuatan tersebut pada seluruh musuh yang sudah di konfirmasi!]

____________________________________________

•> Catatan kecil: untuk sekarang, Ranah Kultivasi yang diketahui ada 6, yakni; Basic Forging, Houtian, Xiantian, Sacred, Demigod, dan Deity. Masing-masing Ranah memiliki sub-level/tingkatan kecil yang terdiri dari tingkat 1 sampai 10, dan sistem tingkatan kecil dari sebuah Ranah sama.

Selain itu, Akar Roh yang menjadi dasar Kultivasi dibagi berdasarkan kualitas, yakni: Rendah, Standar, Tinggi, Unggul, Saint, Langit, dan Ilahi sebagai yang tertinggi.

Terpopuler

Comments

Zoelf 212 🛡⚡🔱

Zoelf 212 🛡⚡🔱

bantaiiii dah

2024-06-13

3

miyamura kun~

miyamura kun~

bertele-tele banget emosi jir

2024-05-09

2

Buang Sengketa

Buang Sengketa

sistemnya tukang kompor 🤣

2024-05-08

2

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01: Sect Leader System
2 Chapter 02: Rencana awal
3 Chapter 03: Xue Fei
4 Chapter 04: Murid pertama
5 Chapter 05: Sebuah perbedaan
6 Chapter 06: Langkah berikutnya
7 Chapter 07: Kota Qingyang
8 Chapter 08: Bakat paling menjanjikan
9 Chapter 09: Berlaku terlalu cepat
10 Chapter 10: Tantangan tak terduga
11 Chapter 11: Kedalam tak terlihat
12 Chapter 12: Pembangunan Sekte
13 Chapter 13: Bandit Black Water
14 Chapter 14: Kengerian dalam hening
15 Chapter 15: Peresmian Sekte
16 Chapter 16: Paviliun Misi
17 Chapter 17: Tugas Kenaikan
18 Chapter 18: Blood Corpse Wolf
19 Chapter 19: Perubahan yang aneh
20 Chapter 20: Kekuatan pedang yang misterius
21 Chapter 21: Guntur Kesengsaraan
22 Chapter 22: Perubahan Besar
23 Chapter 23: Tindakan setelah lama tak terlihat
24 Chapter 24: Bakat yang telah jatuh?
25 Chapter 25: Hadiah ke orang yang tepat
26 Chapter 26: Membuat Kesepakatan
27 Chapter 27: Gui Tong
28 Chapter 28: Sebuah peringatan
29 Chapter 29: Kamar Pembentuk Otot
30 Chapter 30: Ambisi Zhao Yan
31 Chapter 31: Misi bersama
32 Chapter 32: Berantakan
33 Chapter 33: Penilaian buruk
34 Chapter 34: Misi Epic
35 Chapter 35: Sebelum kompetisi
36 Chapter 36: Membalas gertakan
37 Chapter 37: Awal yang heboh
38 Chapter 38: Penyelesaian yang semakin dekat
39 Chapter 39: Sebuah peringatan
40 Chapter 40: Lelucon untuk kemenangan
41 Chapter 41: Ye Xuanchen
42 Chapter 42: Upaya yang gagal
43 Chapter 43: Masalah terbuka
44 Chapter 44: Keluarga pedagang
45 Chapter 45: Kesepakatan dengan Hei Zaoyang
46 Chapter 46: Perkembangan terarah
47 Chapter 47: Acara pelelangan
48 Chapter 48: Sekte kelas 8
49 Chapter 49: Sekte Lily Flower
50 Chapter 50: Wu Yafei
51 Chapter 51: Racun misterius
52 Chapter 52: Wei Tianming
53 Chapter 53: Tantangan Sekte Holy Spring
54 Chapter 54: Sambutan 'Hangat'
55 Chapter 55: Senior Brother yang tangguh
56 Chapter 56: Tantangan satu tahun
57 Chapter 57: Pembagian murid
58 Chapter 58: Masalah perekrutan
59 Chapter 59: Jejak metode kuno
60 Chapter 60: Mengurusi kelompok pembunuh
61 Chapter 61: Ahli dari Rain Coat
62 Chapter 62: Master Python
63 Chapter 63: Master Sejati kelompok Rain Coat
64 Chapter 64: Sebuah tawaran
65 Chapter 65: Tambahan kekuatan
66 Chapter 66: Gelombang pendaftar, calon murid yang aneh
67 Chapter 67: Penilaian Murid Dalam
68 Chapter 68: Patriak Keluarga Hei
69 Chapter 69: Tantangan perang ke Sekte Red Dust Sword
70 Chapter 70: Dukungan yang lebih kuat
71 Chapter 71: Tantangan pertama
72 Chapter 72: Kembali membalas
73 Chapter 73: Dominasi para murid
74 Chapter 74: Kehilangan kesabaran
75 Chapter 75: Pertarungan Ranah Xiantian
76 Chapter 76: Perbedaan fondasi
77 Chapter 77: Masalah baru setelah keberhasilan
78 Chapter 78: Keterlibatan Keluarga Zhao
79 Chapter 79: Memulai dengan api
80 Chapter 80: Tekanan dari segala arah
81 Chapter 81: Ketertarikan Ma Xuanzong
82 Chapter 82: Wilayah Hutan Kematian
83 Chapter 83: Perburuan Binatang Buas
84 Chapter 84: Harimau Gelap tingkat lima
85 Chapter 85: Adu kecepatan
86 Chapter 86: Bergerak dengan cepat
87 Chapter 87: Kadal Lahar Panas
88 Chapter 88: Upaya putus asa
89 Chapter 89: Mengambil tindakan
90 Chapter 90: Hadiah yang menanti
91 Chapter 91: Keuntungan bagus lainnya
92 Chapter 92: Binatang Buas yang bermutasi
93 Chapter 93: Kemampuan yang merepotkan
94 Chapter 94: Level yang berbeda
95 Chapter 95: Berbagi Hadiah, dan kondisi dunia
96 Chapter 96: Penyergapan kelompok perampok
97 Chapter 97: Menara Pengalaman
98 Chapter 98: Hal bagus yang terlambat muncul
99 Chapter 99: Black Hwak Hall bergerak
100 Chapter 100: Mengambil tindakan segera
101 Chapter 101: Menarik musuh
102 Chapter 102: Bantuan tiba
103 Chapter 103: Menerobos lebih jauh
104 Chapter 104: Poison Lantern
105 Chapter 105: Lawan alami
106 Chapter 106: Zhu Wangzhi
107 Chapter 107: Demon Poison
108 Chapter 108: Xue Fei tiba
109 Chapter 109: Bukit yang membeku
110 Chapter 110: Hadiah yang terpicu
111 Chapter 111: Persyaratan kenaikan
112 Chapter 112: Peningkatan Baru
113 Chapter 113: Tugas Perekrutan
114 Chapter 114: Bagaimana harus menghadapi
115 Chapter 115: Kualifikasi terpenuhi
116 Chapter 116: Hadiah melimpah
117 Chapter 117: Ambang batas potensial
118 Chapter 118: Evaluasi khusus
119 Chapter 119: Potensi kelas satu
120 Chapter 120: Konflik tersembunyi
121 Chapter 121: Persiapan sebelum badai
122 Chapter 122: Menghadapi masalah untuk keuntungan
123 Chapter 123: Ranah Sacred
124 Chapter 124: Bersiap untuk berkunjung
125 Chapter 125: Sekte Holy Spring dan para tamu
126 Chapter 126: Kedatangan yang heboh
127 Chapter 127: Siap untuk dipermalukan?
128 Chapter 128: Awal yang mudah
129 Chapter 129: Suasana yang meningkat
130 Chapter 130: Kemenangan yang berarti
131 Chapter 131: Bakat yang kembali menyala
132 Chapter 132: Cara yang ganas
133 Chapter 133: Kemenangan mudah lainnya
134 Chapter 134: Tantangan Penatua Wang Liufeng
135 Chapter 135: Masih disembunyikan
136 Chapter 136: Master Sekte Huang Tuo
137 Chapter 137: Bloodly Serpent Fist
138 Chapter 138: Crimson Mountain Mirror
139 Chapter 139: Tebasan yang meninggalkan bekas
140 Chapter 140: Kemenangan megah lainnya
141 Chapter 141: Mengatur hadiah yang diperoleh
142 Chapter 142: Xiantian Essence Pill
143 Chapter 143: Sekte Martial Demon
144 Chapter 144: Master Istana Xi Xuan
145 Chapter 145: Keramahan yang tulus
146 Chapter 146: Tinju Naga Iblis, Jiang Xie
147 Chapter 147: Tamu keras kepala
148 Chapter 148: Sosok panas telah menetas
149 Chapter 149: Garis keturunan Naga Api
150 Chapter 150: Dominasi tanpa pendekatan
151 Pengumuman penting!
Episodes

Updated 151 Episodes

1
Chapter 01: Sect Leader System
2
Chapter 02: Rencana awal
3
Chapter 03: Xue Fei
4
Chapter 04: Murid pertama
5
Chapter 05: Sebuah perbedaan
6
Chapter 06: Langkah berikutnya
7
Chapter 07: Kota Qingyang
8
Chapter 08: Bakat paling menjanjikan
9
Chapter 09: Berlaku terlalu cepat
10
Chapter 10: Tantangan tak terduga
11
Chapter 11: Kedalam tak terlihat
12
Chapter 12: Pembangunan Sekte
13
Chapter 13: Bandit Black Water
14
Chapter 14: Kengerian dalam hening
15
Chapter 15: Peresmian Sekte
16
Chapter 16: Paviliun Misi
17
Chapter 17: Tugas Kenaikan
18
Chapter 18: Blood Corpse Wolf
19
Chapter 19: Perubahan yang aneh
20
Chapter 20: Kekuatan pedang yang misterius
21
Chapter 21: Guntur Kesengsaraan
22
Chapter 22: Perubahan Besar
23
Chapter 23: Tindakan setelah lama tak terlihat
24
Chapter 24: Bakat yang telah jatuh?
25
Chapter 25: Hadiah ke orang yang tepat
26
Chapter 26: Membuat Kesepakatan
27
Chapter 27: Gui Tong
28
Chapter 28: Sebuah peringatan
29
Chapter 29: Kamar Pembentuk Otot
30
Chapter 30: Ambisi Zhao Yan
31
Chapter 31: Misi bersama
32
Chapter 32: Berantakan
33
Chapter 33: Penilaian buruk
34
Chapter 34: Misi Epic
35
Chapter 35: Sebelum kompetisi
36
Chapter 36: Membalas gertakan
37
Chapter 37: Awal yang heboh
38
Chapter 38: Penyelesaian yang semakin dekat
39
Chapter 39: Sebuah peringatan
40
Chapter 40: Lelucon untuk kemenangan
41
Chapter 41: Ye Xuanchen
42
Chapter 42: Upaya yang gagal
43
Chapter 43: Masalah terbuka
44
Chapter 44: Keluarga pedagang
45
Chapter 45: Kesepakatan dengan Hei Zaoyang
46
Chapter 46: Perkembangan terarah
47
Chapter 47: Acara pelelangan
48
Chapter 48: Sekte kelas 8
49
Chapter 49: Sekte Lily Flower
50
Chapter 50: Wu Yafei
51
Chapter 51: Racun misterius
52
Chapter 52: Wei Tianming
53
Chapter 53: Tantangan Sekte Holy Spring
54
Chapter 54: Sambutan 'Hangat'
55
Chapter 55: Senior Brother yang tangguh
56
Chapter 56: Tantangan satu tahun
57
Chapter 57: Pembagian murid
58
Chapter 58: Masalah perekrutan
59
Chapter 59: Jejak metode kuno
60
Chapter 60: Mengurusi kelompok pembunuh
61
Chapter 61: Ahli dari Rain Coat
62
Chapter 62: Master Python
63
Chapter 63: Master Sejati kelompok Rain Coat
64
Chapter 64: Sebuah tawaran
65
Chapter 65: Tambahan kekuatan
66
Chapter 66: Gelombang pendaftar, calon murid yang aneh
67
Chapter 67: Penilaian Murid Dalam
68
Chapter 68: Patriak Keluarga Hei
69
Chapter 69: Tantangan perang ke Sekte Red Dust Sword
70
Chapter 70: Dukungan yang lebih kuat
71
Chapter 71: Tantangan pertama
72
Chapter 72: Kembali membalas
73
Chapter 73: Dominasi para murid
74
Chapter 74: Kehilangan kesabaran
75
Chapter 75: Pertarungan Ranah Xiantian
76
Chapter 76: Perbedaan fondasi
77
Chapter 77: Masalah baru setelah keberhasilan
78
Chapter 78: Keterlibatan Keluarga Zhao
79
Chapter 79: Memulai dengan api
80
Chapter 80: Tekanan dari segala arah
81
Chapter 81: Ketertarikan Ma Xuanzong
82
Chapter 82: Wilayah Hutan Kematian
83
Chapter 83: Perburuan Binatang Buas
84
Chapter 84: Harimau Gelap tingkat lima
85
Chapter 85: Adu kecepatan
86
Chapter 86: Bergerak dengan cepat
87
Chapter 87: Kadal Lahar Panas
88
Chapter 88: Upaya putus asa
89
Chapter 89: Mengambil tindakan
90
Chapter 90: Hadiah yang menanti
91
Chapter 91: Keuntungan bagus lainnya
92
Chapter 92: Binatang Buas yang bermutasi
93
Chapter 93: Kemampuan yang merepotkan
94
Chapter 94: Level yang berbeda
95
Chapter 95: Berbagi Hadiah, dan kondisi dunia
96
Chapter 96: Penyergapan kelompok perampok
97
Chapter 97: Menara Pengalaman
98
Chapter 98: Hal bagus yang terlambat muncul
99
Chapter 99: Black Hwak Hall bergerak
100
Chapter 100: Mengambil tindakan segera
101
Chapter 101: Menarik musuh
102
Chapter 102: Bantuan tiba
103
Chapter 103: Menerobos lebih jauh
104
Chapter 104: Poison Lantern
105
Chapter 105: Lawan alami
106
Chapter 106: Zhu Wangzhi
107
Chapter 107: Demon Poison
108
Chapter 108: Xue Fei tiba
109
Chapter 109: Bukit yang membeku
110
Chapter 110: Hadiah yang terpicu
111
Chapter 111: Persyaratan kenaikan
112
Chapter 112: Peningkatan Baru
113
Chapter 113: Tugas Perekrutan
114
Chapter 114: Bagaimana harus menghadapi
115
Chapter 115: Kualifikasi terpenuhi
116
Chapter 116: Hadiah melimpah
117
Chapter 117: Ambang batas potensial
118
Chapter 118: Evaluasi khusus
119
Chapter 119: Potensi kelas satu
120
Chapter 120: Konflik tersembunyi
121
Chapter 121: Persiapan sebelum badai
122
Chapter 122: Menghadapi masalah untuk keuntungan
123
Chapter 123: Ranah Sacred
124
Chapter 124: Bersiap untuk berkunjung
125
Chapter 125: Sekte Holy Spring dan para tamu
126
Chapter 126: Kedatangan yang heboh
127
Chapter 127: Siap untuk dipermalukan?
128
Chapter 128: Awal yang mudah
129
Chapter 129: Suasana yang meningkat
130
Chapter 130: Kemenangan yang berarti
131
Chapter 131: Bakat yang kembali menyala
132
Chapter 132: Cara yang ganas
133
Chapter 133: Kemenangan mudah lainnya
134
Chapter 134: Tantangan Penatua Wang Liufeng
135
Chapter 135: Masih disembunyikan
136
Chapter 136: Master Sekte Huang Tuo
137
Chapter 137: Bloodly Serpent Fist
138
Chapter 138: Crimson Mountain Mirror
139
Chapter 139: Tebasan yang meninggalkan bekas
140
Chapter 140: Kemenangan megah lainnya
141
Chapter 141: Mengatur hadiah yang diperoleh
142
Chapter 142: Xiantian Essence Pill
143
Chapter 143: Sekte Martial Demon
144
Chapter 144: Master Istana Xi Xuan
145
Chapter 145: Keramahan yang tulus
146
Chapter 146: Tinju Naga Iblis, Jiang Xie
147
Chapter 147: Tamu keras kepala
148
Chapter 148: Sosok panas telah menetas
149
Chapter 149: Garis keturunan Naga Api
150
Chapter 150: Dominasi tanpa pendekatan
151
Pengumuman penting!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!