Chapter 05: Sebuah perbedaan

Setelah menerima Xue Fei sebagai murid pertama Sekte Profound Heaven miliknya, Xie Yan langsung membawa menuju tempat dimana Sekte berada yang jaraknya lumayan jauh.

Pada awalnya Xie Yan ingin menyembuhkan gadis itu sebaik mungkin, tapi saat dia memeriksa kondisi tubuhnya itu sangat berantakan, jelas tindakan yang dialaminya bukan hanya pencabutan Teknik Beladiri atau Seni Kultivasi tapi jelas ada sesuatu yang ingin diambil.

‘Aku tau ini akan menimbulkan masalah, tapi Sistem memiliki beberapa hal bagus untuk digunakan, semoga saja Sistem bisa memainkan perannya dengan benar.’ Xie Yan menghela nafas diam-diam sembari membawa mayat Gorila Lengan Perak dengan elemen anginnya.

Sementara itu Xue Fei dipenuhi oleh rasa penasaran ketika melihat bagaimana Xie Yan mengangkat Gorila Lengan Perak tersebut tanpa menggunakan Qi Essence nya. Melalui pengalamannya, dia dapat merasakan bahwa kekuatan angin yang mengangkat Gorila tersebut benar-benar elemen murni tanpa dukungan Qi Essence.

‘Mengontrol kekuatan atribut tanpa menggunakan Qi Essence, jelas ini adalah keterampilan yang dikuasai kultivator yang mencapai Ranah Sacred, tapi kenapa aku merasa dia tidak berada di Ranah itu? Apa jangan-jangan Master Sekte sudah berada di Ranah Demigod?’ Xue Fei dipenuhi oleh fantasi berlebihan ketika dia mengingat bagaimana Xie Yan menghabisi kelompok Qu Chang.

Menyadari rasa penasaran yang kuat dari Xue Fei, Xie Yan tersenyum tipis kearah gadis itu dan berbicara dengan santai, “Apakah kau penasaran dengan tingkat kultivasi ku?”

“Ah... T-Tidak, maafkan rasa penasaranku, Master Sekte.” Xue Fei menyadari bahwa dia benar-benar melakukan sebuah kesalahan, dan hanya bisa meminta maaf sebanyak mungkin karena takut.

“Haha... kau tidak perlu khawatir, lagi pula ekspektasimu terhadap Ranahku terlalu tinggi.” Xie Yan tertawa kecil dan menjentikkan jarinya dengan lembut ke udara.

Lalu pancaran kekuatan tak kasat mata muncul beserta dengan alunan angin yang lembut, dan itu membuat suasana misterius terbentuk disekitar Xie Yan.

Namun itu bukan fokus utamanya, karena Xue Fei jelas merasakan bahwa Xie Yan hanya seorang kultivator Ranah Houtian tingkat sembilan, dan itu bukan tipuan atau teknik khusus yang mampu menyembunyikan Ranah kultivasi. Ditambah lagi dia memiliki kemampuan unik yang dapat merasakan Ranah kultivasi sejati seseorang, dan karena ini dia sedikit penasaran kenapa Xie Yan memiliki kekuatan begitu besar saat Ranah kultivasi lebih rendah.

“Hah... aku tah kau akan menjadi bingung, dan lagi kekuatan yang aku tunjukkan benar-benar tidak sesuai dengan Ranah ku yang seharusnya. Tapi itu menunjukkan bahwa pengetahuanmu sangat dangkal, wahai gadis muda.”

Xie Yan segera berhenti dan mengulur tangannya kedepan, elemen angin bergerak dengan cepat namun halus, terlihat bahwa dia sedang mengambil sebuah akar hijau yang melilit sebuah pohon.

“Sekarang biar aku bertanya, jika aku memasuki Qi Essence setingkat dengan kultivator Ranah Houtian tingkat satu, apa yang akan terjadi?”

“Akan hancur lebur menjadi abu.” Xue Fei menjawab dengan tegas.

“Tentu itu adalah hal yang pasti, karena senjata biasa yang digunakan oleh para Mortal tidak akan mampu menahan beban Qi Essence. Tapi itu bukan sebuah dasaran tetap, apakah kau tidak tau dalam dunia kultivasi ada banyak potensi yang dapat digali?” Xie Yan tersenyum ketika dia mulai mengayunkan akar itu secara sembarangan.

Pada awalnya itu terlihat lemah dan akan robek, tapi ketika Xie Yan mulai mengaliri Qi Essence kedalam akar tersebut itu segera menjadi kuat, jika bukan karena fakta bahwa itu adalah akar biasanya orang lain mungkin akan melihat itu sebagai artefak.

Angin berhembus kencang ketika Xie Yan mulai mengayunkannya lebih kuat, Qi Essence terus menguat sampai kelevel Ranah Houtian tingkat satu.

“Cara terbaik untuk memanfaatkan Qi Essence adalah dengan mengontrolnya, alih-alih melepaskannya dengan Teknik Beladiri yang akan mengkonsumsi Qi Essence, lebih baik menggunakan Qi Essence itu untuk menarik kekuatan dari lingkungan sekitar.”

“Memang ini sulit karena butuh persepsi super tajam yang sudah dilatih secara gila-gilaan, tapi jika kau bisa mencapai titik tersebut maka kau dapat melepaskan kekuatan yang cukup besar hanya dengan Qi Essence dalam jumlah kecil, dan menggunakan sebuah akar rapuh menjadi sebuah senjata yang kuat.”

Phakk!

Xie Yan segera melakukan gerakan mencabuk keatas udara dengan kuat dan gelombang Qi Essence yang tajam menyebar kemana-mana, itu memotong pepohonan disekitar serta meninggalkan bekas tebasan ditanah.

Pemandangan tersebut membuat Xue Fei gemetaran, namun kali ini bukan karena rasa takut tapi kekaguman yang tak terkatakan. Dia benar-benar merasakan bahwa kekuatan yang dilepaskan oleh Xie Yan berbanding jauh dengan Qi Essence yang digunakan, belum lagi fakta bahwa akar tersebut belum hancur meskipun sudah disuntikan Qi Essence setingkat Ranah Houtian tingkat satu.

“Ini adalah salah satu dasar paling penting dari Sekte Profound Heaven ku, jangan mencoba untuk melihat langit jika kau tidak siap, cobalah lihat pada dirimu sendiri dan pahami apa yang kau perlukan untuk mengangkat dirimu kesana, ada banyak jalan yang dapat kau cari dan yakini itu sebagai jalan terbaikmu, jika kau sudah siap maka kau memiliki lebih dari kesiapan untuk mengangkat dirimu untuk melihat langit dan menggapainya!” Xie Yan berkata dengan nada yang tegas dan penuh dengan kebanggaan.

Setelah itu Xie Yan segera melanjutkan langkahnya dan memunggungi Xue Fei yang termenung menatap kearahnya, itu adalah tatapan yang dipenuhi oleh rasa kagum dan hormat, setiap kata yang diucapkan oleh Xie Yan memberikan keyakinan yang sebelumnya hampir hilang.

‘Itu benar! Aku sekarang masih hidup dan ada banyak kesempatan menantiku didepan sana, dan itu dimulai menjadi murid dari Profound Heaven Sect miliknya, Master Sekte!’ Xue Fei diam-diam menyemangati dirinya sendiri dan mengejar Xie Yan yang sudah berjalan cukup jauh.

[Ding! Anda menerima Hadiah Spesial karena berhasil memulihkan kondisi mental dan ego murid pertama Sekte anda!]

‘Yah... sebenarnya aku bukan sengaja menahan kultivasi ku tanpa alasan, jika tidak selama lima tahun ini aku mungkin sudah mencapai Ranah yang lebih tinggi dari yang sekarang. Tapi apa boleh buat, Seni Pedang yang aku peroleh memiliki persyaratan yang merepotkan untuk disempurnakan bahkan dengan bantuan Sistem.’ Xie Yan menghela nafas berat ketika memikirkan perjuangannya selama tiga tahun.

Itu benar, Xie Yan sudah hidup di dunia barunya selama lima tahun semenjak dirinya berpindah. Tujuan awalnya adalah berkultivasi sebaik mungkin sebelum mulai merekrut murid dengan tujuan memiliki kekuatan besar yang cocok dengan posisi Master Sekte, tapi setelah dia mulai mengambil langkah untuk mengkultivasikan Seni Pedang yang diperoleh dari Hadiah Kesepakatan Kelas Emas rencananya berubah total.

Persyaratan Seni Pedang itu sangat menyebalkan karena seluruh usahanya terserap untuk mengelolanya, ditambah lagi Seni Pedang tersebut termasuk kedalam Seni Kultivasi, jadi itu menjadi salah satu fondasi kultivasinya sekarang. Namun bukan berarti dia tidak mendapatkan keuntungan, dan bisa dikatakan dia memiliki level kekuatan yang berkali-kali lipat lebih besar dari Ranah aslinya yang sekarang.

Ditambah lagi, apa yang ditunjukkan oleh Xie Yan pada Xue Fei adalah hasil dari pengalaman dan pelatihan yang sempurna dengan memanfaatkan Privilege Kelas Atas dan Pengetahuan Kultivasi yang diberikan oleh Sistem, jadi dia telah memanfaatkan semua peluang yang dia dapatkan dengan baik.

‘Sebentar lagi itu akan selesai jadi aku bisa berkultivasi dengan normal, ditambah dengan kualitas Akar Roh ku, dalam waktu lima tahun kedepan kemungkinan mencapai level Demigod lumayan tinggi.’ Xie Yan mengangguk saat memikirkan kemungkinan cerahnya nanti.

[Ngomong-ngomong Tuan, apakah baik-baik saja membiarkan seorang gadis yang memiliki sifat dingin sepertinya menumbuhkan semangat yang berapi-api?]

Xie Yan untuk sementara waktu terdiam ketika mendengar pertanyaan Sistem, tapi dia segera tersenyum kecut dan menjawab dengan yakin, “Itu hanyalah sebuah motivasi, lagi pula setiap gadis dengan sifat dingin belum tentu isi hatinya sama, ditambah lagi sifat karakter seperti Xue Fei mungkin sama dengan kebanyakan karakter wanita dalam komik-komik fantasi.”

[Yah... itu terserah Tuan, entah mengapa aku merasa akan ada banyak cerita dimasa depan]

“Kau terlalu banyak bicara! Lagi pula kenapa kau memanggilku dengan 'Tuan' saat lima tahun lamanya kau terpasang padaku dan memanggilku dengan kata 'Anda'?” Xie Yan segera menjadi sedikit jengkel.

[Anda saat itu menjadi Master Sekte tanpa penghuni jadi panggilan Tuan terkesan tidak cocok. Maka dari itu, setelah menerima murid pertama Sekte anda Sistem melakukan pencocokan, dan dari tindakan anda barusan menggunakan kata 'Tuan' untuk memanggil anda sudah lebih dari cukup]

“.... Sebaiknya kau diam saja, aku malas memperdebatkan omong kosong seperti ini.”

______________________________________________

•> Catatan tambahan: untuk sekarang, Ranah Kultivasi yang diketahui ada 6, yakni; Basic Forging, Houtian, Xiantian, Sacred, Demigod, dan Deity. Masing-masing Ranah memiliki sub-level/tingkatan kecil yang terdiri dari tingkat 1 sampai 10, dan sistem tingkatan kecil dari sebuah Ranah sama.

- Maka dari itu, kalau ada yang perlu ditambahkan silahkan komen

Terpopuler

Comments

Gabutdramon

Gabutdramon

tingkat 6 udah punya gelar dewa aja 😑

2024-09-26

0

Gabutdramon

Gabutdramon

huft.. mirip si slime

2024-09-26

0

Gabutdramon

Gabutdramon

system yang bisa ngobrol 😑

2024-09-26

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01: Sect Leader System
2 Chapter 02: Rencana awal
3 Chapter 03: Xue Fei
4 Chapter 04: Murid pertama
5 Chapter 05: Sebuah perbedaan
6 Chapter 06: Langkah berikutnya
7 Chapter 07: Kota Qingyang
8 Chapter 08: Bakat paling menjanjikan
9 Chapter 09: Berlaku terlalu cepat
10 Chapter 10: Tantangan tak terduga
11 Chapter 11: Kedalam tak terlihat
12 Chapter 12: Pembangunan Sekte
13 Chapter 13: Bandit Black Water
14 Chapter 14: Kengerian dalam hening
15 Chapter 15: Peresmian Sekte
16 Chapter 16: Paviliun Misi
17 Chapter 17: Tugas Kenaikan
18 Chapter 18: Blood Corpse Wolf
19 Chapter 19: Perubahan yang aneh
20 Chapter 20: Kekuatan pedang yang misterius
21 Chapter 21: Guntur Kesengsaraan
22 Chapter 22: Perubahan Besar
23 Chapter 23: Tindakan setelah lama tak terlihat
24 Chapter 24: Bakat yang telah jatuh?
25 Chapter 25: Hadiah ke orang yang tepat
26 Chapter 26: Membuat Kesepakatan
27 Chapter 27: Gui Tong
28 Chapter 28: Sebuah peringatan
29 Chapter 29: Kamar Pembentuk Otot
30 Chapter 30: Ambisi Zhao Yan
31 Chapter 31: Misi bersama
32 Chapter 32: Berantakan
33 Chapter 33: Penilaian buruk
34 Chapter 34: Misi Epic
35 Chapter 35: Sebelum kompetisi
36 Chapter 36: Membalas gertakan
37 Chapter 37: Awal yang heboh
38 Chapter 38: Penyelesaian yang semakin dekat
39 Chapter 39: Sebuah peringatan
40 Chapter 40: Lelucon untuk kemenangan
41 Chapter 41: Ye Xuanchen
42 Chapter 42: Upaya yang gagal
43 Chapter 43: Masalah terbuka
44 Chapter 44: Keluarga pedagang
45 Chapter 45: Kesepakatan dengan Hei Zaoyang
46 Chapter 46: Perkembangan terarah
47 Chapter 47: Acara pelelangan
48 Chapter 48: Sekte kelas 8
49 Chapter 49: Sekte Lily Flower
50 Chapter 50: Wu Yafei
51 Chapter 51: Racun misterius
52 Chapter 52: Wei Tianming
53 Chapter 53: Tantangan Sekte Holy Spring
54 Chapter 54: Sambutan 'Hangat'
55 Chapter 55: Senior Brother yang tangguh
56 Chapter 56: Tantangan satu tahun
57 Chapter 57: Pembagian murid
58 Chapter 58: Masalah perekrutan
59 Chapter 59: Jejak metode kuno
60 Chapter 60: Mengurusi kelompok pembunuh
61 Chapter 61: Ahli dari Rain Coat
62 Chapter 62: Master Python
63 Chapter 63: Master Sejati kelompok Rain Coat
64 Chapter 64: Sebuah tawaran
65 Chapter 65: Tambahan kekuatan
66 Chapter 66: Gelombang pendaftar, calon murid yang aneh
67 Chapter 67: Penilaian Murid Dalam
68 Chapter 68: Patriak Keluarga Hei
69 Chapter 69: Tantangan perang ke Sekte Red Dust Sword
70 Chapter 70: Dukungan yang lebih kuat
71 Chapter 71: Tantangan pertama
72 Chapter 72: Kembali membalas
73 Chapter 73: Dominasi para murid
74 Chapter 74: Kehilangan kesabaran
75 Chapter 75: Pertarungan Ranah Xiantian
76 Chapter 76: Perbedaan fondasi
77 Chapter 77: Masalah baru setelah keberhasilan
78 Chapter 78: Keterlibatan Keluarga Zhao
79 Chapter 79: Memulai dengan api
80 Chapter 80: Tekanan dari segala arah
81 Chapter 81: Ketertarikan Ma Xuanzong
82 Chapter 82: Wilayah Hutan Kematian
83 Chapter 83: Perburuan Binatang Buas
84 Chapter 84: Harimau Gelap tingkat lima
85 Chapter 85: Adu kecepatan
86 Chapter 86: Bergerak dengan cepat
87 Chapter 87: Kadal Lahar Panas
88 Chapter 88: Upaya putus asa
89 Chapter 89: Mengambil tindakan
90 Chapter 90: Hadiah yang menanti
91 Chapter 91: Keuntungan bagus lainnya
92 Chapter 92: Binatang Buas yang bermutasi
93 Chapter 93: Kemampuan yang merepotkan
94 Chapter 94: Level yang berbeda
95 Chapter 95: Berbagi Hadiah, dan kondisi dunia
96 Chapter 96: Penyergapan kelompok perampok
97 Chapter 97: Menara Pengalaman
98 Chapter 98: Hal bagus yang terlambat muncul
99 Chapter 99: Black Hwak Hall bergerak
100 Chapter 100: Mengambil tindakan segera
101 Chapter 101: Menarik musuh
102 Chapter 102: Bantuan tiba
103 Chapter 103: Menerobos lebih jauh
104 Chapter 104: Poison Lantern
105 Chapter 105: Lawan alami
106 Chapter 106: Zhu Wangzhi
107 Chapter 107: Demon Poison
108 Chapter 108: Xue Fei tiba
109 Chapter 109: Bukit yang membeku
110 Chapter 110: Hadiah yang terpicu
111 Chapter 111: Persyaratan kenaikan
112 Chapter 112: Peningkatan Baru
113 Chapter 113: Tugas Perekrutan
114 Chapter 114: Bagaimana harus menghadapi
115 Chapter 115: Kualifikasi terpenuhi
116 Chapter 116: Hadiah melimpah
117 Chapter 117: Ambang batas potensial
118 Chapter 118: Evaluasi khusus
119 Chapter 119: Potensi kelas satu
120 Chapter 120: Konflik tersembunyi
121 Chapter 121: Persiapan sebelum badai
122 Chapter 122: Menghadapi masalah untuk keuntungan
123 Chapter 123: Ranah Sacred
124 Chapter 124: Bersiap untuk berkunjung
125 Chapter 125: Sekte Holy Spring dan para tamu
126 Chapter 126: Kedatangan yang heboh
127 Chapter 127: Siap untuk dipermalukan?
128 Chapter 128: Awal yang mudah
129 Chapter 129: Suasana yang meningkat
130 Chapter 130: Kemenangan yang berarti
131 Chapter 131: Bakat yang kembali menyala
132 Chapter 132: Cara yang ganas
133 Chapter 133: Kemenangan mudah lainnya
134 Chapter 134: Tantangan Penatua Wang Liufeng
135 Chapter 135: Masih disembunyikan
136 Chapter 136: Master Sekte Huang Tuo
137 Chapter 137: Bloodly Serpent Fist
138 Chapter 138: Crimson Mountain Mirror
139 Chapter 139: Tebasan yang meninggalkan bekas
140 Chapter 140: Kemenangan megah lainnya
141 Chapter 141: Mengatur hadiah yang diperoleh
142 Chapter 142: Xiantian Essence Pill
143 Chapter 143: Sekte Martial Demon
144 Chapter 144: Master Istana Xi Xuan
145 Chapter 145: Keramahan yang tulus
146 Chapter 146: Tinju Naga Iblis, Jiang Xie
147 Chapter 147: Tamu keras kepala
148 Chapter 148: Sosok panas telah menetas
149 Chapter 149: Garis keturunan Naga Api
150 Chapter 150: Dominasi tanpa pendekatan
151 Pengumuman penting!
Episodes

Updated 151 Episodes

1
Chapter 01: Sect Leader System
2
Chapter 02: Rencana awal
3
Chapter 03: Xue Fei
4
Chapter 04: Murid pertama
5
Chapter 05: Sebuah perbedaan
6
Chapter 06: Langkah berikutnya
7
Chapter 07: Kota Qingyang
8
Chapter 08: Bakat paling menjanjikan
9
Chapter 09: Berlaku terlalu cepat
10
Chapter 10: Tantangan tak terduga
11
Chapter 11: Kedalam tak terlihat
12
Chapter 12: Pembangunan Sekte
13
Chapter 13: Bandit Black Water
14
Chapter 14: Kengerian dalam hening
15
Chapter 15: Peresmian Sekte
16
Chapter 16: Paviliun Misi
17
Chapter 17: Tugas Kenaikan
18
Chapter 18: Blood Corpse Wolf
19
Chapter 19: Perubahan yang aneh
20
Chapter 20: Kekuatan pedang yang misterius
21
Chapter 21: Guntur Kesengsaraan
22
Chapter 22: Perubahan Besar
23
Chapter 23: Tindakan setelah lama tak terlihat
24
Chapter 24: Bakat yang telah jatuh?
25
Chapter 25: Hadiah ke orang yang tepat
26
Chapter 26: Membuat Kesepakatan
27
Chapter 27: Gui Tong
28
Chapter 28: Sebuah peringatan
29
Chapter 29: Kamar Pembentuk Otot
30
Chapter 30: Ambisi Zhao Yan
31
Chapter 31: Misi bersama
32
Chapter 32: Berantakan
33
Chapter 33: Penilaian buruk
34
Chapter 34: Misi Epic
35
Chapter 35: Sebelum kompetisi
36
Chapter 36: Membalas gertakan
37
Chapter 37: Awal yang heboh
38
Chapter 38: Penyelesaian yang semakin dekat
39
Chapter 39: Sebuah peringatan
40
Chapter 40: Lelucon untuk kemenangan
41
Chapter 41: Ye Xuanchen
42
Chapter 42: Upaya yang gagal
43
Chapter 43: Masalah terbuka
44
Chapter 44: Keluarga pedagang
45
Chapter 45: Kesepakatan dengan Hei Zaoyang
46
Chapter 46: Perkembangan terarah
47
Chapter 47: Acara pelelangan
48
Chapter 48: Sekte kelas 8
49
Chapter 49: Sekte Lily Flower
50
Chapter 50: Wu Yafei
51
Chapter 51: Racun misterius
52
Chapter 52: Wei Tianming
53
Chapter 53: Tantangan Sekte Holy Spring
54
Chapter 54: Sambutan 'Hangat'
55
Chapter 55: Senior Brother yang tangguh
56
Chapter 56: Tantangan satu tahun
57
Chapter 57: Pembagian murid
58
Chapter 58: Masalah perekrutan
59
Chapter 59: Jejak metode kuno
60
Chapter 60: Mengurusi kelompok pembunuh
61
Chapter 61: Ahli dari Rain Coat
62
Chapter 62: Master Python
63
Chapter 63: Master Sejati kelompok Rain Coat
64
Chapter 64: Sebuah tawaran
65
Chapter 65: Tambahan kekuatan
66
Chapter 66: Gelombang pendaftar, calon murid yang aneh
67
Chapter 67: Penilaian Murid Dalam
68
Chapter 68: Patriak Keluarga Hei
69
Chapter 69: Tantangan perang ke Sekte Red Dust Sword
70
Chapter 70: Dukungan yang lebih kuat
71
Chapter 71: Tantangan pertama
72
Chapter 72: Kembali membalas
73
Chapter 73: Dominasi para murid
74
Chapter 74: Kehilangan kesabaran
75
Chapter 75: Pertarungan Ranah Xiantian
76
Chapter 76: Perbedaan fondasi
77
Chapter 77: Masalah baru setelah keberhasilan
78
Chapter 78: Keterlibatan Keluarga Zhao
79
Chapter 79: Memulai dengan api
80
Chapter 80: Tekanan dari segala arah
81
Chapter 81: Ketertarikan Ma Xuanzong
82
Chapter 82: Wilayah Hutan Kematian
83
Chapter 83: Perburuan Binatang Buas
84
Chapter 84: Harimau Gelap tingkat lima
85
Chapter 85: Adu kecepatan
86
Chapter 86: Bergerak dengan cepat
87
Chapter 87: Kadal Lahar Panas
88
Chapter 88: Upaya putus asa
89
Chapter 89: Mengambil tindakan
90
Chapter 90: Hadiah yang menanti
91
Chapter 91: Keuntungan bagus lainnya
92
Chapter 92: Binatang Buas yang bermutasi
93
Chapter 93: Kemampuan yang merepotkan
94
Chapter 94: Level yang berbeda
95
Chapter 95: Berbagi Hadiah, dan kondisi dunia
96
Chapter 96: Penyergapan kelompok perampok
97
Chapter 97: Menara Pengalaman
98
Chapter 98: Hal bagus yang terlambat muncul
99
Chapter 99: Black Hwak Hall bergerak
100
Chapter 100: Mengambil tindakan segera
101
Chapter 101: Menarik musuh
102
Chapter 102: Bantuan tiba
103
Chapter 103: Menerobos lebih jauh
104
Chapter 104: Poison Lantern
105
Chapter 105: Lawan alami
106
Chapter 106: Zhu Wangzhi
107
Chapter 107: Demon Poison
108
Chapter 108: Xue Fei tiba
109
Chapter 109: Bukit yang membeku
110
Chapter 110: Hadiah yang terpicu
111
Chapter 111: Persyaratan kenaikan
112
Chapter 112: Peningkatan Baru
113
Chapter 113: Tugas Perekrutan
114
Chapter 114: Bagaimana harus menghadapi
115
Chapter 115: Kualifikasi terpenuhi
116
Chapter 116: Hadiah melimpah
117
Chapter 117: Ambang batas potensial
118
Chapter 118: Evaluasi khusus
119
Chapter 119: Potensi kelas satu
120
Chapter 120: Konflik tersembunyi
121
Chapter 121: Persiapan sebelum badai
122
Chapter 122: Menghadapi masalah untuk keuntungan
123
Chapter 123: Ranah Sacred
124
Chapter 124: Bersiap untuk berkunjung
125
Chapter 125: Sekte Holy Spring dan para tamu
126
Chapter 126: Kedatangan yang heboh
127
Chapter 127: Siap untuk dipermalukan?
128
Chapter 128: Awal yang mudah
129
Chapter 129: Suasana yang meningkat
130
Chapter 130: Kemenangan yang berarti
131
Chapter 131: Bakat yang kembali menyala
132
Chapter 132: Cara yang ganas
133
Chapter 133: Kemenangan mudah lainnya
134
Chapter 134: Tantangan Penatua Wang Liufeng
135
Chapter 135: Masih disembunyikan
136
Chapter 136: Master Sekte Huang Tuo
137
Chapter 137: Bloodly Serpent Fist
138
Chapter 138: Crimson Mountain Mirror
139
Chapter 139: Tebasan yang meninggalkan bekas
140
Chapter 140: Kemenangan megah lainnya
141
Chapter 141: Mengatur hadiah yang diperoleh
142
Chapter 142: Xiantian Essence Pill
143
Chapter 143: Sekte Martial Demon
144
Chapter 144: Master Istana Xi Xuan
145
Chapter 145: Keramahan yang tulus
146
Chapter 146: Tinju Naga Iblis, Jiang Xie
147
Chapter 147: Tamu keras kepala
148
Chapter 148: Sosok panas telah menetas
149
Chapter 149: Garis keturunan Naga Api
150
Chapter 150: Dominasi tanpa pendekatan
151
Pengumuman penting!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!