Chapter 14: Kengerian dalam hening

Selama pengalaman hidupnya sebagai bandit yang berkuasa di wilayah ujung Sungai Qingyang, Zhen Xu selalu percaya diri meskipun menghadapi lawan yang level kultivasinya lebih tinggi darinya.

Dengan latar belakang yang sangat kuat di Kota Qingyang, dia hanya perlu datang untuk membereskan lawan-lawan yang tidak bisa ia atasi sendiri. Namun sekarang dihadapan sosok yang tidak begitu dia kenal, Zhen Xu dapat merasakan bahwa sabit dewa kematian sedang siap untuk menyanyat lehernya.

‘Apa-apaan dengan Qi Essence miliknya itu?! Orang tua sialan itu tidak memberitahukan aku tentang hal ini!’ Zhen Xu yang tidak berdaya hanya bisa terduduk sembari melihat gelombang kekuatan mengerikan dari Xie Yan.

“Khuakk!”

“Aku tidak bisa bernafas....”

“Tuan Zhen... tolong kami!”

Situasi menjadi semakin menakutkan saat semua orang yang hadir didalam mulai kehilangan kemampuan bernafas mereka, dan anehnya hanya kelompok dari pemuda Profound Heaven Sect yang tidak terpengaruh.

“Aku sangat kesal, benar-benar sangat kesal atas kejadian ini... aku sangat ingin mencincang kalian untuk dijadikan makanan binatang buas. Tapi aku tarik kembali pemikiran tersebut, dan membuat kalian semua mati dalam rasa takut yang tidak pernah kalian rasakan.” Xie Yan yang terlihat geram semakin memperkuat keluaran Qi Essence miliknya.

Xie Yan secara bertahap melangkah kedepan, setiap langkahnya akan menyebabkan badai yang ada dalam gua menjadi semakin kuat, tapi itu tidak menimbulkan keributan dan hanya terasa seperti angin sepoi-sepoi yang lembut.

“H-Hey... bagaimana kalau kita bicarakan hal ini terlebih dahulu?” Zhen Xu yang merasa nyawanya semakin terancam mengumpulkan keberanian untuk bernegosiasi.

“Menyedihkan... kau harusnya tau rumor selama event perekrutan di Kota Qingyang dan masih berani mencari masalah denganku? Lalu, setelah semua ini terjadi kau ingin bernegosiasi?” Xie Yan merasa api yang terbentuk dalam hatinya terasa seperti tersiram minyak.

Selama lima tahun dia hidup di dunia ini setelah bertransmigrasi, Xie Yan benar-benar merasakan kemarahan yang tidak pernah ia bayangkan, bahkan dengan berbagai cobaan dan masalah yang dilalui olehnya sangat jarang dia menunjukkan emosi dengan begitu jelas.

Namun Xie Yan paham bahwa membangun sebuah sekte akan memberikan ikatan tak langsung yang dapat menjadi pematik dari emosi yang berapi-api. Saat dia melihat salah satu muridnya terbunuh dengan cara yang kejam dan tak terduga, kemarahan entah dari mana muncul dan meledak dalam hatinya.

‘Aku harus terbiasa, karena kejadian ini akan sering terjadi selama Profound Heaven Sect berdiri, tapi rasanya....’ Xie Yan mengerahkan banyak tenaga untuk menekan emosi berapi-api pada dirinya.

Setelah tenang Xie Yan menatap kearah Zhen Xu yang bergerak hebat karena ketakutan, dia sedikit mengangkat tangannya dengan gaya mencekik.

Wushhh....

“Apa yang... khuak–”

Kumpulan angin mulai berputar-putar disekitar Zhen Xu yang mengangkatnya keatas udara sembari memblokir akses pernafasannya, terlihat bahwa aliran angin dengan ganas memasuki tubuhnya melalui mulut.

“Aku akan memberimu kesempatan, katakan padaku siapa dan kenapa kau menargetkan ku,” ucap Xie Yan dengan suara yang sangat dingin dan berkesan acuh tak acuh.

‘Habis aku! habis aku!’ Zhen Xu merasakan sensasi mati rasa ketika ketakutan yang tak pernah ia pikirkan merasuki seluruh tubuhnya.

-

-

Dibawah tekanan mengerikan Xie Yan, dia menekan seluruh kelompok bandit didalam gua dengan elemen anginnya. Dimana selain membuat mereka tidak bisa bergerak, fungsi pernafasan mereka juga terganggu sehingga tubuh mereka mengalami sensasi yang menyakitkan.

“Sangat menarik sekali, aku mendapatkan anak itu karena keberuntungan dan sekelompok orang tua kolot itu melakukan hal semacam ini karena terlukanya harga diri mereka?” Xie Yan hampir tertawa geram dengan perkataan Zhen Xu barusan.

Setelah mengintrogasi Zhen Xu, Xie Yan mendapatkan beberapa informasi penting dari mulut pemimpin Bandit Black Water ini. Ada beberapa yang sudah ia tebak setelah kejadian di event perekrutan lalu, tapi dia cukup terkejut dengan banyak pihak yang terlibat.

“Aku sudah mengatakan semuanya... tolong ampuni nyawaku, bahkan jika kau membunuh semua anak buah ku aku tidak peduli alasan kau melepaskan ku,” ucap Zhen Xu yang nampak memelas dengan putus asa.

Xie Yan yang mendengar itu sedikit memalingkan wajahnya melihat keluar, dia dapat merasakan bahwa para murid sudah melarikan diri semua beberapa saat lalu, dan terasa melalui inderanya bahwa mereka sedang menunggunya diluar.

“Ini sudah bagus, tapi sayangnya....” Xie Yan menunjukkan tatapan yang sangat dingin dan Qi Essence seketika meledak dalam jumlah besar.

Wushhh!!

Kali in, bayangan elemen angin yang menghantui ruangan gua menjadi liar dan tidak menunjukkan tanda-tanda akan berhenti, dan sebaliknya semua bandit yang sebelumnya meronta-ronta ingin bernafas mulai berguling-guling dengan liar.

“!!!!”

Walaupun suara mereka tidak terdengar, ditengah badai angin didalam gua terdapat teriakan hening yang menggema.

“Aku masih ingat dengan cara kalian memperlakukan orang-orang sekteku, maka dari itu aku ingin kalian merasakan hal yang sama.” Xie Yan tiba-tiba melepaskan cengkraman anginnya dan melambaikan dengan kuat.

Wushhh!!

“Kau ib–”

Zhen Xu ingin berteriak namun suaranya tiba-tiba hilang dan nafasnya secara mengejutkan langsung terhenti, tubuhnya lemas dan sensasi menyakitkan dalam tubuhnya seakan sedang terpukul membuatnya ingin berteriak, tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa selain melihat Xie Yan yang berbalik pergi.

‘Iblis... kalian para orang tua bangka sialan membuatku harus menghadapi hal semacam ini.’

Xie Yan berjalan pelan kearah mayat murid sektenya yang terbunuh, dia menutup matanya selama beberapa saat dan mengangkatnya dengan aliran angin yang lembut. Ditengah badai yang mengamuk dalam gua tempat para Bandit Black Water berada, Xie Yan melewatinya untuk keluar dari gua tersebut dengan tatapan dingin.

”Jangan pernah bermain dengan api jika takut terbakar....” Xie Yan melirik kebelakang dengan kelompok Bandit Black Water dan Zhen Xu yang sudah sekarat.

Slasshh!

Ketika Xie Yan keluar dari gua, suara yang sangat halus terdengar dan getaran dari elemen angin menjadi cepat dalam sekejap. Tidak tau apa yang terjadi, tetapi suara penolakan dari sekelompok orang didalam sana secara misterius menghilang dalam hening.

Sementara itu Xie Yan yang keluar membawa jasad murid sektenya segala terkejut melihat beberapa murid yang sebelumnya ia minta untuk pergi masih menunggu, dan terlihat jejak rasa khawatir dari tatapan serta ekspresi wajah mereka.

“Kenapa kalian masih ada disini? Bukankah aku sudah meminta kalian pergi sejauh mungkin atau langsung menuju Profound Heaven Sect?” Xie Yan bertanya dengan sura yang agak tinggi.

“I-Itu... kami khawatir dengan anda yang berurusan dengan mereka, dan jumlah kelompok Bandit Black Water didalam gua sangat banyak.” Salah satu murid menjadi dengan gugup saat melihat ekspresi dingin Xie Yan.

Mendengar itu Xie Yan menjadi cukup kesal dan ingin memarahi mereka, tapi melihat keadaan mereka yang compang-camping dan terluka cukup parah, hatinya sedikit melembut serta kagum dengan ketahanan mental mereka cukup kuat untuk mengkhawatirkan orang lain dengan kondisi mereka.

”Apakah kalian tidak tau betapa bodohnya tindakan kalian saat ini? Tidak hanya melanggar perintah, kalian dengan percaya diri berniat membantu saat kondisi kalian seperti ini, apakah tidak terlintas dipikiran kalian apa yang terjadi jika kalian datang dan menjadi beban?” Xie Yan segera memarahi mereka dengan serius.

“Itu....” Mereka segera tertunduk diam tanpa berani mengangkat kepala.

Xie Yan menghela dan segera memimpin jalan didepan, “Sudahlah, anggap ini sebagai pelajaran untuk kalian. Jadi ayo kita kembali, aku akan mengawal kalian secara langsung untuk sekarang.”

“Baik Master Sekte!”

“Tapi... bagaimana dengan keadaannya?”

Mendengar pertanyaan itu Xie Yan melirik jasad murid sektenya yang sudah dia tutupi kain dengan tatapan rumit.

“Dia tidak dapat diselamatkan, bajing*n yang menghabisi nyawanya benar-benar niat melakukannya. Tapi, aku sudah memberikan bayar yang layar agar dia berisitirahat dengan tenang.” Xie menjawab pertanyaan itu dengan perasaan enggan, tapi ada ketetapan yang membuat para murid lainnya kagum.

____________________________________________

•> Catatan kecil: untuk sekarang, Ranah Kultivasi yang diketahui ada 6, yakni; Basic Forging, Houtian, Xiantian, Sacred, Demigod, dan Deity. Masing-masing Ranah memiliki sub-level/tingkatan kecil yang terdiri dari tingkat 1 sampai 10, dan sistem tingkatan kecil dari sebuah Ranah sama.

Selain itu, Akar Roh yang menjadi dasar Kultivasi dibagi berdasarkan kualitas, yakni: Rendah, Standar, Tinggi, Unggul, Saint, Langit, dan Ilahi sebagai yang tertinggi.

Terpopuler

Comments

Penjaga Gerbang

Penjaga Gerbang

hmmm ok

2024-05-26

2

Anonim

Anonim

first comment

2024-05-06

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01: Sect Leader System
2 Chapter 02: Rencana awal
3 Chapter 03: Xue Fei
4 Chapter 04: Murid pertama
5 Chapter 05: Sebuah perbedaan
6 Chapter 06: Langkah berikutnya
7 Chapter 07: Kota Qingyang
8 Chapter 08: Bakat paling menjanjikan
9 Chapter 09: Berlaku terlalu cepat
10 Chapter 10: Tantangan tak terduga
11 Chapter 11: Kedalam tak terlihat
12 Chapter 12: Pembangunan Sekte
13 Chapter 13: Bandit Black Water
14 Chapter 14: Kengerian dalam hening
15 Chapter 15: Peresmian Sekte
16 Chapter 16: Paviliun Misi
17 Chapter 17: Tugas Kenaikan
18 Chapter 18: Blood Corpse Wolf
19 Chapter 19: Perubahan yang aneh
20 Chapter 20: Kekuatan pedang yang misterius
21 Chapter 21: Guntur Kesengsaraan
22 Chapter 22: Perubahan Besar
23 Chapter 23: Tindakan setelah lama tak terlihat
24 Chapter 24: Bakat yang telah jatuh?
25 Chapter 25: Hadiah ke orang yang tepat
26 Chapter 26: Membuat Kesepakatan
27 Chapter 27: Gui Tong
28 Chapter 28: Sebuah peringatan
29 Chapter 29: Kamar Pembentuk Otot
30 Chapter 30: Ambisi Zhao Yan
31 Chapter 31: Misi bersama
32 Chapter 32: Berantakan
33 Chapter 33: Penilaian buruk
34 Chapter 34: Misi Epic
35 Chapter 35: Sebelum kompetisi
36 Chapter 36: Membalas gertakan
37 Chapter 37: Awal yang heboh
38 Chapter 38: Penyelesaian yang semakin dekat
39 Chapter 39: Sebuah peringatan
40 Chapter 40: Lelucon untuk kemenangan
41 Chapter 41: Ye Xuanchen
42 Chapter 42: Upaya yang gagal
43 Chapter 43: Masalah terbuka
44 Chapter 44: Keluarga pedagang
45 Chapter 45: Kesepakatan dengan Hei Zaoyang
46 Chapter 46: Perkembangan terarah
47 Chapter 47: Acara pelelangan
48 Chapter 48: Sekte kelas 8
49 Chapter 49: Sekte Lily Flower
50 Chapter 50: Wu Yafei
51 Chapter 51: Racun misterius
52 Chapter 52: Wei Tianming
53 Chapter 53: Tantangan Sekte Holy Spring
54 Chapter 54: Sambutan 'Hangat'
55 Chapter 55: Senior Brother yang tangguh
56 Chapter 56: Tantangan satu tahun
57 Chapter 57: Pembagian murid
58 Chapter 58: Masalah perekrutan
59 Chapter 59: Jejak metode kuno
60 Chapter 60: Mengurusi kelompok pembunuh
61 Chapter 61: Ahli dari Rain Coat
62 Chapter 62: Master Python
63 Chapter 63: Master Sejati kelompok Rain Coat
64 Chapter 64: Sebuah tawaran
65 Chapter 65: Tambahan kekuatan
66 Chapter 66: Gelombang pendaftar, calon murid yang aneh
67 Chapter 67: Penilaian Murid Dalam
68 Chapter 68: Patriak Keluarga Hei
69 Chapter 69: Tantangan perang ke Sekte Red Dust Sword
70 Chapter 70: Dukungan yang lebih kuat
71 Chapter 71: Tantangan pertama
72 Chapter 72: Kembali membalas
73 Chapter 73: Dominasi para murid
74 Chapter 74: Kehilangan kesabaran
75 Chapter 75: Pertarungan Ranah Xiantian
76 Chapter 76: Perbedaan fondasi
77 Chapter 77: Masalah baru setelah keberhasilan
78 Chapter 78: Keterlibatan Keluarga Zhao
79 Chapter 79: Memulai dengan api
80 Chapter 80: Tekanan dari segala arah
81 Chapter 81: Ketertarikan Ma Xuanzong
82 Chapter 82: Wilayah Hutan Kematian
83 Chapter 83: Perburuan Binatang Buas
84 Chapter 84: Harimau Gelap tingkat lima
85 Chapter 85: Adu kecepatan
86 Chapter 86: Bergerak dengan cepat
87 Chapter 87: Kadal Lahar Panas
88 Chapter 88: Upaya putus asa
89 Chapter 89: Mengambil tindakan
90 Chapter 90: Hadiah yang menanti
91 Chapter 91: Keuntungan bagus lainnya
92 Chapter 92: Binatang Buas yang bermutasi
93 Chapter 93: Kemampuan yang merepotkan
94 Chapter 94: Level yang berbeda
95 Chapter 95: Berbagi Hadiah, dan kondisi dunia
96 Chapter 96: Penyergapan kelompok perampok
97 Chapter 97: Menara Pengalaman
98 Chapter 98: Hal bagus yang terlambat muncul
99 Chapter 99: Black Hwak Hall bergerak
100 Chapter 100: Mengambil tindakan segera
101 Chapter 101: Menarik musuh
102 Chapter 102: Bantuan tiba
103 Chapter 103: Menerobos lebih jauh
104 Chapter 104: Poison Lantern
105 Chapter 105: Lawan alami
106 Chapter 106: Zhu Wangzhi
107 Chapter 107: Demon Poison
108 Chapter 108: Xue Fei tiba
109 Chapter 109: Bukit yang membeku
110 Chapter 110: Hadiah yang terpicu
111 Chapter 111: Persyaratan kenaikan
112 Chapter 112: Peningkatan Baru
113 Chapter 113: Tugas Perekrutan
114 Chapter 114: Bagaimana harus menghadapi
115 Chapter 115: Kualifikasi terpenuhi
116 Chapter 116: Hadiah melimpah
117 Chapter 117: Ambang batas potensial
118 Chapter 118: Evaluasi khusus
119 Chapter 119: Potensi kelas satu
120 Chapter 120: Konflik tersembunyi
121 Chapter 121: Persiapan sebelum badai
122 Chapter 122: Menghadapi masalah untuk keuntungan
123 Chapter 123: Ranah Sacred
124 Chapter 124: Bersiap untuk berkunjung
125 Chapter 125: Sekte Holy Spring dan para tamu
126 Chapter 126: Kedatangan yang heboh
127 Chapter 127: Siap untuk dipermalukan?
128 Chapter 128: Awal yang mudah
129 Chapter 129: Suasana yang meningkat
130 Chapter 130: Kemenangan yang berarti
131 Chapter 131: Bakat yang kembali menyala
132 Chapter 132: Cara yang ganas
133 Chapter 133: Kemenangan mudah lainnya
134 Chapter 134: Tantangan Penatua Wang Liufeng
135 Chapter 135: Masih disembunyikan
136 Chapter 136: Master Sekte Huang Tuo
137 Chapter 137: Bloodly Serpent Fist
138 Chapter 138: Crimson Mountain Mirror
139 Chapter 139: Tebasan yang meninggalkan bekas
140 Chapter 140: Kemenangan megah lainnya
141 Chapter 141: Mengatur hadiah yang diperoleh
142 Chapter 142: Xiantian Essence Pill
143 Chapter 143: Sekte Martial Demon
144 Chapter 144: Master Istana Xi Xuan
145 Chapter 145: Keramahan yang tulus
146 Chapter 146: Tinju Naga Iblis, Jiang Xie
147 Chapter 147: Tamu keras kepala
148 Chapter 148: Sosok panas telah menetas
149 Chapter 149: Garis keturunan Naga Api
150 Chapter 150: Dominasi tanpa pendekatan
151 Pengumuman penting!
Episodes

Updated 151 Episodes

1
Chapter 01: Sect Leader System
2
Chapter 02: Rencana awal
3
Chapter 03: Xue Fei
4
Chapter 04: Murid pertama
5
Chapter 05: Sebuah perbedaan
6
Chapter 06: Langkah berikutnya
7
Chapter 07: Kota Qingyang
8
Chapter 08: Bakat paling menjanjikan
9
Chapter 09: Berlaku terlalu cepat
10
Chapter 10: Tantangan tak terduga
11
Chapter 11: Kedalam tak terlihat
12
Chapter 12: Pembangunan Sekte
13
Chapter 13: Bandit Black Water
14
Chapter 14: Kengerian dalam hening
15
Chapter 15: Peresmian Sekte
16
Chapter 16: Paviliun Misi
17
Chapter 17: Tugas Kenaikan
18
Chapter 18: Blood Corpse Wolf
19
Chapter 19: Perubahan yang aneh
20
Chapter 20: Kekuatan pedang yang misterius
21
Chapter 21: Guntur Kesengsaraan
22
Chapter 22: Perubahan Besar
23
Chapter 23: Tindakan setelah lama tak terlihat
24
Chapter 24: Bakat yang telah jatuh?
25
Chapter 25: Hadiah ke orang yang tepat
26
Chapter 26: Membuat Kesepakatan
27
Chapter 27: Gui Tong
28
Chapter 28: Sebuah peringatan
29
Chapter 29: Kamar Pembentuk Otot
30
Chapter 30: Ambisi Zhao Yan
31
Chapter 31: Misi bersama
32
Chapter 32: Berantakan
33
Chapter 33: Penilaian buruk
34
Chapter 34: Misi Epic
35
Chapter 35: Sebelum kompetisi
36
Chapter 36: Membalas gertakan
37
Chapter 37: Awal yang heboh
38
Chapter 38: Penyelesaian yang semakin dekat
39
Chapter 39: Sebuah peringatan
40
Chapter 40: Lelucon untuk kemenangan
41
Chapter 41: Ye Xuanchen
42
Chapter 42: Upaya yang gagal
43
Chapter 43: Masalah terbuka
44
Chapter 44: Keluarga pedagang
45
Chapter 45: Kesepakatan dengan Hei Zaoyang
46
Chapter 46: Perkembangan terarah
47
Chapter 47: Acara pelelangan
48
Chapter 48: Sekte kelas 8
49
Chapter 49: Sekte Lily Flower
50
Chapter 50: Wu Yafei
51
Chapter 51: Racun misterius
52
Chapter 52: Wei Tianming
53
Chapter 53: Tantangan Sekte Holy Spring
54
Chapter 54: Sambutan 'Hangat'
55
Chapter 55: Senior Brother yang tangguh
56
Chapter 56: Tantangan satu tahun
57
Chapter 57: Pembagian murid
58
Chapter 58: Masalah perekrutan
59
Chapter 59: Jejak metode kuno
60
Chapter 60: Mengurusi kelompok pembunuh
61
Chapter 61: Ahli dari Rain Coat
62
Chapter 62: Master Python
63
Chapter 63: Master Sejati kelompok Rain Coat
64
Chapter 64: Sebuah tawaran
65
Chapter 65: Tambahan kekuatan
66
Chapter 66: Gelombang pendaftar, calon murid yang aneh
67
Chapter 67: Penilaian Murid Dalam
68
Chapter 68: Patriak Keluarga Hei
69
Chapter 69: Tantangan perang ke Sekte Red Dust Sword
70
Chapter 70: Dukungan yang lebih kuat
71
Chapter 71: Tantangan pertama
72
Chapter 72: Kembali membalas
73
Chapter 73: Dominasi para murid
74
Chapter 74: Kehilangan kesabaran
75
Chapter 75: Pertarungan Ranah Xiantian
76
Chapter 76: Perbedaan fondasi
77
Chapter 77: Masalah baru setelah keberhasilan
78
Chapter 78: Keterlibatan Keluarga Zhao
79
Chapter 79: Memulai dengan api
80
Chapter 80: Tekanan dari segala arah
81
Chapter 81: Ketertarikan Ma Xuanzong
82
Chapter 82: Wilayah Hutan Kematian
83
Chapter 83: Perburuan Binatang Buas
84
Chapter 84: Harimau Gelap tingkat lima
85
Chapter 85: Adu kecepatan
86
Chapter 86: Bergerak dengan cepat
87
Chapter 87: Kadal Lahar Panas
88
Chapter 88: Upaya putus asa
89
Chapter 89: Mengambil tindakan
90
Chapter 90: Hadiah yang menanti
91
Chapter 91: Keuntungan bagus lainnya
92
Chapter 92: Binatang Buas yang bermutasi
93
Chapter 93: Kemampuan yang merepotkan
94
Chapter 94: Level yang berbeda
95
Chapter 95: Berbagi Hadiah, dan kondisi dunia
96
Chapter 96: Penyergapan kelompok perampok
97
Chapter 97: Menara Pengalaman
98
Chapter 98: Hal bagus yang terlambat muncul
99
Chapter 99: Black Hwak Hall bergerak
100
Chapter 100: Mengambil tindakan segera
101
Chapter 101: Menarik musuh
102
Chapter 102: Bantuan tiba
103
Chapter 103: Menerobos lebih jauh
104
Chapter 104: Poison Lantern
105
Chapter 105: Lawan alami
106
Chapter 106: Zhu Wangzhi
107
Chapter 107: Demon Poison
108
Chapter 108: Xue Fei tiba
109
Chapter 109: Bukit yang membeku
110
Chapter 110: Hadiah yang terpicu
111
Chapter 111: Persyaratan kenaikan
112
Chapter 112: Peningkatan Baru
113
Chapter 113: Tugas Perekrutan
114
Chapter 114: Bagaimana harus menghadapi
115
Chapter 115: Kualifikasi terpenuhi
116
Chapter 116: Hadiah melimpah
117
Chapter 117: Ambang batas potensial
118
Chapter 118: Evaluasi khusus
119
Chapter 119: Potensi kelas satu
120
Chapter 120: Konflik tersembunyi
121
Chapter 121: Persiapan sebelum badai
122
Chapter 122: Menghadapi masalah untuk keuntungan
123
Chapter 123: Ranah Sacred
124
Chapter 124: Bersiap untuk berkunjung
125
Chapter 125: Sekte Holy Spring dan para tamu
126
Chapter 126: Kedatangan yang heboh
127
Chapter 127: Siap untuk dipermalukan?
128
Chapter 128: Awal yang mudah
129
Chapter 129: Suasana yang meningkat
130
Chapter 130: Kemenangan yang berarti
131
Chapter 131: Bakat yang kembali menyala
132
Chapter 132: Cara yang ganas
133
Chapter 133: Kemenangan mudah lainnya
134
Chapter 134: Tantangan Penatua Wang Liufeng
135
Chapter 135: Masih disembunyikan
136
Chapter 136: Master Sekte Huang Tuo
137
Chapter 137: Bloodly Serpent Fist
138
Chapter 138: Crimson Mountain Mirror
139
Chapter 139: Tebasan yang meninggalkan bekas
140
Chapter 140: Kemenangan megah lainnya
141
Chapter 141: Mengatur hadiah yang diperoleh
142
Chapter 142: Xiantian Essence Pill
143
Chapter 143: Sekte Martial Demon
144
Chapter 144: Master Istana Xi Xuan
145
Chapter 145: Keramahan yang tulus
146
Chapter 146: Tinju Naga Iblis, Jiang Xie
147
Chapter 147: Tamu keras kepala
148
Chapter 148: Sosok panas telah menetas
149
Chapter 149: Garis keturunan Naga Api
150
Chapter 150: Dominasi tanpa pendekatan
151
Pengumuman penting!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!