Dina menangis tersedu-sedu. Dadanya terasa sesak setelah mengetahui kalau ibu tercintanya telah tiada. Tiada pernah ia sangka, terakhir sebelum ia pergi merupakan kali terakhir pula bagi dirinya untuk melihat sosok sang ibu. Meskipun sang ibu kerap melimpahkan kekesalannya pada dirinya, tapi ia yakin, dalam sudut hati terdalam, ibunya pasti amat sangat mencintai dan menyayanginya.
"Ibu ... Ini nggak mungkin. Ibu nggak mungkin pergi meninggalkan aku begitu saja. Bulik pasti bohong 'kan? Ibu masih marah sama Dina 'kan, makanya ibu minta Bulik bohong sama Dina. Katakan saja, Bulik! Jangan bohong? Kalau memang ibu nggak mau ketemu Dina lagi, Dina nggak papa. Yang penting saat ini Dina tau kalau ibu baik-baik saja. Yang penting Dina tau kalau ibu masih ada meskipun ibu masih marah dan nggak mau bertemu dengan Dina. Dina mohon, Bulik, jangan bohongi Dina! Jangan!" lirih Dina dengan air mata berderai.
Bulik Sri yang melihat Dina menangis pun ikut menangis. Air matanya bercucuran dengan begitu derasnya. Tak kalah deras dari air mata Dina.
Danang bisa melihat kejujuran di netra Bulik Sri. Ia pun ikut merasakan kesedihan yang Dina rasa.
Danang lantas mengusap punggung Dina dengan lembut.
"Din .... "
"Mas, Bulik Sri pasti bohong 'kan! Dina yakin, ibu Dina masih hidup. Mas, tolong bilang ke Bulik Sri untuk nggak bohongi Dina!"
"Tapi Bulik nggak bohong, Din. Ibumu sudah meninggal beberapa tahun yang lalu," ucapnya sembari mengusap kasar pipinya yang basah.
Kepala Dina tertunduk pilu. Nafasnya terasa sesak karena hantaman berita yang tak disangka-sangkakannya ini. Dina lebih baik mendengar caci maki sang ibu, daripada berita yang membuatnya menyesal teramat sangat seperti ini.
Hatinya semakin sakit. Dendam dan kebencian semakin menyala-nyala.
"Ini gara-gara si brengsekkk itu. Seandainya si brengsekkk itu tidak berbuat seperti ini, ibu pasti masih ada di sini. Dan kalaupun ibu pergi, ibu akan pergi di depan mataku. Tidak seperti ini, pergi tanpa sepengetahuan ku," lirih Dina pelan…
Kulepas Kau Dengan Bismillah
106
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 143 Episodes
Comments
ⰼ⃞☪🌹Erna 🤭
ternyata ibunya Dina udah meninggal, kirain pindah. Trus tuh Nyonya,camer yg gagal ituh yaa
2024-11-04
0
Siti Mutrikah
apa yg disebut nyonya itu ibunya ari yg ngebuntingin Dina
2025-03-13
0
Ds Phone
ada saja yang jahat
2026-04-21
0