"Papa, mbak Ricka, Pa. Mbak Ricka ... "
"Apa yang terjadi pada Ricka? Ricka kenapa?" seru Pak Harjanto dengan jantung yang sudah berdegup semakin kencang.
"Mbak Ricka ... Mbak Ricka sudah pergi, Pa. Mbak Ricka sudah pergi untuk selamanya. Mbak Ricka sudah meninggalkan kita," ujar Rani membuat mata Pak Harjanto membeliak dengan jantung yang bagai diremas tangan-tangan tak kasat mata. Rasanya begitu menyakitkan.
"Nggak. Nggak. Itu nggak mungkin. Ricka nggak mungkin pergi," seru Pak Harjanto sambil menggelengkan kepalanya cepat. Ia tidak bisa mempercayai apa yang barusan anaknya itu ucapkan.
"Tapi apa yang Rina ucapkan itu benar, Pa. Dokter baru saja menyatakan kalau ... "
"Berhenti bicara, Rani! Ricka nggak mungkin pergi. Dia nggak mungkin meninggalkan Papa. Tidak," sentak Pak Harjanto dengan dada yang bergemuruh. Ia lantas mendorong pelan tubuh Rina yang masih memeluknya. Ia menerobos ruangan dimana Ricka berada. Tampak seorang beberapa perawat hendak melepaskan alat-alat penopang kehidupan yang menempel di tubuh Ricka. Pak Harjanto berteriak. Ia melarang mereka melepaskan alat-alat medis tersebut.
"Berhenti! Jangan coba-coba kalian melepaskan alat-alat medis itu! Anakku belum mati. Dia masih hidup," bentak pak Harjanto yang tidak mempercayai kalau Ricka sudah pergi meninggalkannya.
Rina ingin menyusul masuk ke dalam. Namun Rina memekik membuat Rina menoleh. Matanya membulat saat melihat sang ibu yang pingsan di sana. Sepertinya ia terlalu syok dengan kabar yang baru saja dokter sampaikan.
"Dokter, tolong! Tolong mama saya!" pekik Rina membuat beberapa nakes yang ada di sana bergegas memberikan bantuan. Bu Maena pun segera dibawa ke UGD untuk mendapatkan penanganan.
Rina dan Rani menangis histeris melihat segala kekacauan yang terjadi siang itu.
Sementara itu, di dalam ruangan Ricka, perawat akhirnya terpaksa menghentikan pekerjaan mereka. Melihat raut wajah Pak Harjanto yang terlihat menyeramkan pun tatapan tajam Wira membuat mereka akhirnya menghentikan pergerakan…
Kulepas Kau Dengan Bismillah
Bonchap RW 15
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 143 Episodes
Comments
mimief
😭😭😭😭
bacanya ikutan nyesek Ama ngilu
kyk hati kita ikutan teriris iris
2025-06-22
0
M akhwan Firjatullah
ish jadi nangis juga ...ini siapa yg naro bawang segunung...
2025-06-19
0
Vera Wilda
Berikan lah kesempatan Ricka dan Wira Thor
2025-06-26
0