"Freya, apa nyonya sudah bangun?" tanya Alex kepada Freya yang telah sampai ke mansion kedua nya di tempat Aisyah yang berada sekarang.
"Belum tuan" jawab Freya dengan hormat.
Ceklekk..
Alex masih melihat Aisyah masih tertidur pulas seketika amarah yang membuncah nya sirna.
Alex memeluk Aisyah dan mengendus aromanya yang kini kian membuat Alex jadi merasa candu.
"Aku tidak akan mengulangi hal yang sama" gumam Alex menatap wajah Aisyah yang terasa damai sekali.
"Aku benar-benar telah jatuh cinta kepada mu wahai Aisyah ku" Alex mencium bibir Aisyah.
"Aku mencintaimu" Alex langsung menyusul Aisyah ke alam mimpi.
Jam sudah menunjukkan pukul lima sore, Aisyah terbangun dari tidurnya dan tersentak wajah Alex sangat dekat dengan wajahnya dan kaki Alex juga menimpa kakinya.
Aisyah menatap wajah Alex yang benar-benar sempurna apalagi di saat tidur, pria ini sangat tampan. Perlahan jari Aisyah menyentuh hidung Alex yang sudah seperti perosotan sangking manjung nya membuat Aisyah jadi gemas sendiri.
Aisyah segera tersadar, ini sudah sore. la harus segera melaksanakan ibadah nya.
"Kenapa berhenti." tanya alex, tapi masih dalam mata yang tertutup.
"Tuan sudah bangun?" Aisyah jadi malu tersendiri telah terporgoki oleh Alex.
"Tuan, saya mau sholat dulu" ujar Aisyah tapi Alex malah memeluk Aisyah dengan erat.
"Tuan!! lepas ihh... Aisyah mau sholat dulu, waktu nya hampir habis tuan.." rengek Aisyah.
"Hmmm..." Alex lalu melepaskan pelukannya dan segera bangun. Lalu, ia menggendong Aisyah ke kamar mandi karena Aisyah masih belum bisa berjalan.
Alex memperhatikan bagaimana Aisyah sholat. Hatinya tersentuh. lstrinya terlalu sempurna agamanya di banding kan ia yang sudah seperti iblis jahannam.
Alex jadi merasa inscure kepada aisyah.
Setelah selesai sholat, Aisyah perlahan untuk berdiri tapi dengan sigap alex kembali menggendong Aisyah dan kembali meletakkan Aisyah di tempat tidur.
"Tuan!!" ucap Aisyah dengan mengadahkan tangannya membuat Alex menyerhit tidak mengerti.
"Kamu butuh uang." tanya Alex.
Aisyah lalu mengambil tangan Alex dan mencium nya dengan hikmat.
Cupp...
Deg...
"Kata Ayah dulu, kalau ibu selesai sholat, maka ibu akan mencium tangan Ayah." jelas Aisyah. Seulas senyum timbul di bibir Alex. Aisyah menjelaskan seperti anak kecil.
Cupp...
Alex membalas dengan mencium Aisyah tepat di keningnya .Alex sangat senang, hanya perlakuan kecil Aisyah sudah bisa membuat hatinya berbunga-bunga.
Dirinya tidak salah menikahi wanita seperti Aisyah. Dirinya yakin, pasti hari-harinya akan lebih berwarna kedepannya.
Dada Aisyah berdetak lebih cepat dari ritme biasanya. la tidak pernah merasakan hal seperti ini.
"Tuan, Aisyah boleh bicara."
"Tentu saja, boleh katakan lah."
"Tuan, Aisyah mohon jangan tinggalkan Aisyah,. Aisyah tidak punya siapa-siapa lagi kecuali tuan" ucap Aisyah dengan menundukkan kepalanya dan meremas jari jari tangannya.
"Aisyah janji akan jadi istri yang lebih baik." lirih Aisyah. Dirinya takut, jika suatu saat Alex bosan kepada nya maka Alex akan meninggalkan.
Alex langsung memeluk Aisyah dengan erat dan mencium kening Aisyah berkali kali.
"Tidak akan dan itu tidak akan pernah terjadi." jawab Alex dengan tegas membuat mata Aisyah berkaca-kaca.
"Terimakasih tuan, terimakasih." tangis Aisyah pecah mendengar jawaban dari alex. la berharap perkataan Alex benar-benar tidak akan meninggalkan nya.
"Jangan menangis." ujar Alex lalu menghapus air mata Aisyah yang sudah jatuh di pipi chubby nya.
Kulit Aisyah benar-benar lembut seperti bayi.
Aisyah segera menghapus air matanya dengan cepat dan mengangguk kan kepalanya.hal itu membuat Alex terkekeh.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hay hay...teman teman semua maaf jika masih typo saya harap para pembaca maklum karena author masih pemula terimakasih telah membaca di novel wanita cadar milik Sang mafia.
ig : melian1554.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 169 Episodes
Comments
🍒⃞⃟🦅🟡Rivana84
manjung=>mancung thoorrr
2024-10-05
0
Sumiatik Spd
suka dgn sikap Alek yg seperti nya bukan mafia
2024-10-01
0
Putri Kirana Saldin P
Alhamdulillah
2024-09-12
0