Menolong Adik Feng May

Ibu Suri melihat raja Yun kembali dengan tangan kosong hanya bisa mengerutkan dahi, ini bukan sifat putranya. Jika dia memang berniat untuk berburu, maka dia tidak akan pernah kembali sebelum mendapatkan hasil buruan. Namun kali ini dia menyaksikan wajah Raja Yun yang setengah marah, entah apa yang sebenarnya telah terjadi saat keberangkatan menuju hutan.

"Salam yang mulia," ucap Ibu suri begitu raja Yun melangkahkan kakinya di koridor istana.

"Salam ibu," jawab raja Yun, namun melihat dari wajahnya, dia sama sekali tidak ingin berbicara dengan ibu Suri, sehingga membuat wanita itu langsung berpamitan untuk kembali menuju paviliunnya.

Dia sudah mengenal baik bagaimana karakter sang putra, sehingga tanpa perlu raja Yun mengungkapkan apa yang ada di dalam hati dan juga pikirannya, dengan cepat wanita itu pun segera pergi.

"Baiklah, ibu akan kembali menuju paviliun," ucap Ibu Suri sambil melangkahkan kakinya diikuti oleh beberapa orang pelayan setia.

"Ibu suri," Panggil salah seorang pelayan.

"Ada apa?"

"Bukankah tadi anda ingin duduk di taman? Tapi kenapa malah kembali ke paviliun?" tanya pelayan itu sambil menundukkan kepalanya.

Tidak banyak yang mengetahui tindak tanduk Ibu suri, kecuali para pelayan pribadinya. Bahkan beberapa orang pelayan baru tidak diperbolehkan untuk melayani Ibu Suri, agar tidak terjadi masalah. Karena sejak dulu Ibu Suri adalah wanita yang manipulatif, dia bahkan sanggup tersenyum meskipun hatinya benar-benar sangat benci terhadap seseorang.

"Raut wajah Raja sedang tidak ingin diganggu oleh siapapun, kirim seorang pelayan untuk mencari tahu permasalahan apa yang saat ini mengganggu yang mulia!" ucap Ibu Suri yang langsung diangguki oleh pelayannya.

Salah seorang di antara mereka langsung memisahkan diri, kemudian kembali menuju ke arah aula istana, untuk menguping pembicaraan antara raja dengan jenderal.

"Sepertinya putraku saat ini mengalami masalah, buka lebar-lebar mata dan telinga kalian, bagaimanapun caranya cari tahu tentang hal ini!" ucap Ibu suri sambil menunjuk satu persatu pelayanannya.

"Baik Ibu Suri, pelayan ini pasti akan mendapatkan informasi untukmu," ucap mereka dengan serentak. Akhirnya Ibu Suri pun sampai di paviliun, dia segera memasuki kamar tidur untuk beristirahat, sementara para pelayan tetap berdiri untuk berjaga.

.

.

.

Tidak jauh dari paviliun yang ditempati oleh ibu suri, terlihat dua sosok berpakaian hitam saat ini tengah mengendap-ngendap, seolah takut ketahuan. Keduanya berlari dengan sangat cepat menuju sebuah paviliun paling besar yang ada di sana. Itu adalah paviliun mawar tempat di mana ratu Huang Lin Mei beserta pelayannya tinggal.

Krieet...

Pintu terbuka, tak lama masuklah kedua orang misterius berpakaian hitam itu, mereka langsung mendudukkan diri di atas kursi, kemudian mengambil cangkir dan mengisinya dengan teh. Meskipun minuman itu terasa dingin, namun mereka tetap menikmatinya dengan penuh sukacita.

"Bagaimana petualangan tadi menurutmu?" tanya salah seorang berpakaian hitam.

"Ini sangat menyenangkan, yang mulia. Ternyata bertarung itu benar-benar membuat adrenalin kita meronta-ronta."

"Jika ingin membuat dirimu lebih kuat, maka mulai saat ini bersiaplah untuk bertempur dengan siapapun," jawabnya sambil membuka topeng dan juga penutup kepala.

"Baiklah yang mulia, pelayan ini akan selalu setia mendengar perintah dari yang mulia," ucap rekannya yang juga turut membuka topeng dan penutup kepala.

Ternyata itu adalah ratu Huang Lin Mei beserta Feng May pelayannya, keduanya baru pulang dari hutan untuk berpetualang. Namun tanpa sengaja menemukan raja Yun yang dalam kondisi terdesak, sehingga mau tak mau kedua orang wanita itu pun turun tangan untuk membantunya.

Feng May, siapkan air! Aku ingin membersihkan diri," ucap Ratu Huang Lin Mei.

"Baik yang mulia, pelayan ini akan segera melaksanakan perintah anda." jawabnya sambil bergegas keluar dari kamar itu, kemudian masuk ke sebuah kamar yang lain untuk berganti pakaian, sebelum akhirnya melaksanakan tugas dari sang majikan.

Setelah membersihkan diri dan berganti pakaian, Ratu Huang Lin Mei mengajak Feng May untuk jalan-jalan keluar dari istana, dia ingin sekali melihat kesibukan rakyat sehari-hari. Setelah memastikan kereta yang akan mereka gunakan siap, akhirnya Feng May dan Ratu Huang Lin Mei segera meninggalkan istana.

Kereta berjalan dengan kecepatan sedang, namun meski begitu rakyat yang berlalu lalang sama sekali tidak mengindahkan keberadaan kereta itu, Ratu Huang Lin Mei ternyata sangat tidak dihormati, bukan hanya oleh raja atau pun selir, namun rakyat jelata pun seolah tidak menyukainya.

"Ayo beli... Ayo beli..."

Tiba-tiba saja terdengar suara lonceng yang digerakkan oleh seseorang, Ratu Huang Lin Mei melirik ke arah Feng May untuk mengetahui hal itu.

"Ada apa sebenarnya? Apa yang dilakukan oleh pria itu, Feng May? Kenapa dia harus menggoyangkan loncengnya, jika memang hanya ingin menarik para pembeli?" tanya Ratu Huang Lin Mei.

"Yang mulia, dia adalah seorang penjual budak," ucap Feng May.

Ratu Huang Lin Mei langsung menganggukan kepala, tak lama kemudian dia pun segera menyuruh agar kusir menghentikan keretanya, untuk melihat bagaimana cara jual beli budak di zaman itu.

"Ayo ayo... Siapa yang mau beli budak ini? Mereka masih sangat muda dan juga bisa mengerjakan apapun," ucap seorang pria yang memiliki perut buncit sambil terus menggoyangkan loncengnya.

Di belakangnya terlihat sepasang lelaki dan perempuan dalam keadaan dirantai, mereka menggunakan pakaian yang compang-camping, bahkan seluruh tubuhnya dipenuhi bekas cambukan.

Air mata Feng May tiba-tiba saja keluar, hal itu menarik perhatian Ratu Huang Lin Mei, sehingga dia segera bertanya kepada pelayannya. "Ada apa, Feng May? Kenapa kau menangis?"

"Yang mulia... Mereka adalah adik hamba," ucap Feng May sambil menutup wajahnya, terdengar suara tangis tertahan yang membuat Ratu Huang Lin Mei langsung merasa kasihan.

"Ayo pergi.." ajak ratu Huang Lin Mei.

Feng May kembali berjalan di belakang majikannya, meski saat ini dunianya seakan runtuh melihat keadaan kedua adiknya yang begitu mengenaskan.

"Berapa harga mereka berdua?" tanya Ratu Huang Lin Mei sambil menatap pria buncit yang saat ini menjual kedua adik Feng May itu.

"Salam yang mulia Ratu, hamba tidak akan mencari untung banyak jika memang anda menginginkannya. Ba*ar saja 30 koin emas untuk kedua orang budak itu," jawab si penjual sambil menunjukkan senyuman liciknya.

Semua orang yang hadir di sana terlihat kaget melihat kelakuan orang itu, bagaimana bisa dia menjual dengan harga 30 koin emas? Padahal selama ini seorang budak hanya dihargai tiga koin emas ataupun paling mahal 5 koin emas. Namun dia seolah memanfaatkan keadaan, sehingga memeras dari seorang Ratu dengan meminta 30 keping koin emas.

"Baiklah, aku akan membeli mereka." ucap Ratu Huang Lin Mei sambil melemparkan 30 koin emas kepada pria itu.

Akhirnya kedua orang budak langsung dilepaskan, bahkan pria buncit itu segera membawa kelengkapan surat-surat perbudakan, namun Ratu Huang Lin Mei langsung merobek surat itu di hadapan semua orang, baginya saat ini tidak ada yang jauh lebih penting dibandingkan kebahagiaan seorang Feng May.

Lagi pula tidak masalah untuknya jika menambah dua orang pelayan lagi, dia memiliki kekayaan yang cukup banyak di istana, meskipun dirinya hanyalah seorang Ratu yang tidak diinginkan.

"Salam yang mulia," ucap kedua orang budak itu sambil membungkuk di hadapan Ratu Huang Lin Mei.

"Aku akan mengajak kalian untuk tinggal bersamaku di istana, namun sebelum itu kalian harus membersihkan diri dan berganti pakaian," ucap Ratu Huang Lin Mei sambil melirik ke arah Feng May.

Feng May segera memeluk kedua adiknya, mereka bertiga menangis bersama. "Terima kasih yang mulia, anda telah menolong kedua adik hamba," ucap Feng May dengan suara bergetar.

"Kita pergi ke toko baju agar kedua adikmu bisa berganti pakaian dan membersihkan diri," ucap Ratu Huang Lin Mei sambil berjalan, diikuti oleh ketiga bersaudara itu.

Terpopuler

Comments

nurliana

nurliana

🙃🙃🤔🤔 🥰🥰🥰

2024-05-01

1

Biva Nurhuda

Biva Nurhuda

ratu berhati baik

2024-02-25

1

Fifid Dwi Ariyani

Fifid Dwi Ariyani

trussehst

2024-02-09

2

lihat semua
Episodes
1 Awal Mula
2 Kesembuhan Sang Ratu
3 Mulai Berlatih
4 Kekesalan Selir Han Jiali
5 Persiapan Pesta
6 Adu Bakat
7 Tarian Perang Dan Drama
8 Kekalahan Selir Han Jiali
9 Perseteruan Dengan Raja Yun
10 Penyusup
11 Bandit Hutan
12 Pria Bertopeng Melawan Para Bandit
13 Menolong Adik Feng May
14 Pencarian
15 Kemunculan Pria Berpakaian Hitam
16 Hadiah Dan Berita Menghilangnya Ratu
17 Ibu Suri Dan Selir Han Jiali
18 Ibu Suri Licik
19 Rencana Jahat
20 Latihan Pertama Dan Gulungan surat
21 Munculnya Pembunuh Bayaran
22 Hukuman
23 Hukuman 2
24 Rencana Ibu Suri
25 Pelayan
26 Feng Lin Yang Cerdik
27 Tiga Bersaudara
28 Para Pejabat dan Pembesar Istana
29 Penawaran Kerja Sama
30 Kedatangan Bangsawan Wu
31 Kedatangan Bangsawan Wu 2
32 Kecantikan Nona Muda Wu
33 Kemarahan Dan Ambisi Selir
34 Penuh Drama
35 Latihan Dan Jaminan Keselamatan
36 Adu Domba
37 Penculikan Selir Wu
38 Dejavu Dan Kecemasan Pria Berpakaian Hitam
39 Menyelamatkan Selir Wu
40 Benarkah Itu Raja Yun?
41 Perubahan Raja Yun Dan Rahasia Sang Ratu
42 Gulungan Rahasia Yang Di Curi
43 Penggeledahan 1
44 Penggeledahan 2
45 Penggeledahan 3 Dan Rencana Ratu
46 Jauh Dari Dugaan
47 Paviliun Melati Dan Perseteruan
48 Kecurigaan Raja Yun Dan Ibu Suri
49 Rahasia Raja
50 Kemarahan Bangsawan Wu Dan Hadiah Selir Han
51 Raja Yun Jatuh Cinta?
52 Pasukan Bercadar VS Pasukan Bertopeng
53 Formasi Rahasia
54 Menyerah
55 Nasib Kelompok Pria Bercadar
56 Penyelamatan
57 Para Prajurit Mulai Frustasi
58 Bukan Raja, Tapi Ratu
59 Selir Liu Dan Pangeran
60 Mencuri
61 Hanya Ratu Yang Bisa Melakukannya
62 Pertemuan Pangeran Dan Bawahannya
63 Penyakit Gatal
64 Drama Selir Han
65 Kesedihan Selir Han
66 Ratu Huang Lin Mei Keracunan
67 Interogasi
68 Surat Dari Perbatasan
69 Serangan
70 Pertempuran
71 Pertempuran 2
72 Tertangkap
73 Hukuman Dan Penangkapan
74 Tuan Besar Gong Dan Kusir
75 Warga Desa
76 Kedatangan Anggota Keluarga Wu
77 Ratu Adalah Dalangnya
78 Ratu Di Tahan
79 Pembelaan Ibu Suri Dan Selir Han
80 Hukuman Mati
81 Eksekusi
82 Bukan Ratu?
83 Siapa Yang Bertanggung Jawab?
84 Ruang Rahasia
85 Penjelasan
86 Cabang Terowongan
87 Huang Xin Rui
88 Selir Han Gila
89 Informasi Penting
90 Jendral Muda Dan Ratu Huang Lin Mei
91 Awal Pemberontakan
92 Penyelamatan Dan Pesta Rusa Bakar
93 Perang 1
94 Perang 2
95 Perang 3
96 Akhir Dari Perang
97 Kematian Selir Han
98 Kesedihan Raja Yun
99 Perseteruan Perdana Mentri Han Dan Ibu Suri
100 Serangan Jantung
101 Rapat 1
102 Rapat 2
103 Rumor Dan Penyerangan
104 Pemakaman Selir Han
105 Hilangnya Gundik Dan Rencana Baru
106 Dimana Yang Mulia?
107 Kematian Ibu Suri
108 Kotak Hitam
109 Kedatangan Tamu
110 Pertemuan Dan Melepas Rindu
111 Cerita Sebenarnya
112 Mata-mata
113 Telah Di Mulai
114 Yang Mulia Ratu Paling Cantik
115 Kedatangan Raja Yun
116 Kedatangan Raja Yun
117 Perseteruan
118 Pertarungan Di Mulai
119 Melanjutkan Pertarungan
120 Terompet Perang
121 Munculnya Pasukan Bercadar Dan Bercaping
122 Adik Yang Mulia Raja
123 Payung Besi
124 Perang 1
125 Perang 2
126 Perang 3
127 Perang 4
128 Pertarungan Raja dan Ratu
129 Pertarungan Raja Dan Ratu 2
130 Akhir Kehidupan Raja Yun
131 Keadilan Sang Ratu
132 Kemakmuran Dan Rasa Iri
133 Rencana Ratu Huang Lin Mei
134 Berkah Sang Ratu Dan Kedatangan Pasukan Khusus
135 Berkelit
136 Perdebatan Ratu Dan Para Selir
137 Ratu Dan Para Selir Raja Xu
138 Pemikiran Pejabat Dan Petinggi Istana.
139 Silsilah Keluarga Han
140 Kelakuan Pejabat Dan Petinggi Istana
141 Huang Feng May
142 Prajurit Mulai Turun Gunung
143 Pangeran Yang Shui Dan Pembunuh Bayaran
144 Anggota Pembunuh Bayaran
145 Kejeniusan Sang Ratu
146 Bawahan Selir Liu
147 Melatih Prajurit Rahasia Dan Prajurit Tersembunyi
148 Ayo Kita Bersenang-Senang
149 Empat Jendral Muda Dan Prajurit Rahasia
150 Pasukan Hantu
151 Kematian Para Pembunuh Bayaran
152 Mengunjungi Istana Kerajaan Yang
153 Hadiah Untuk Pangeran Yang Shui
154 Perdebatan 3 Pangeran
155 Pangeran Han Pangzi Tidak Bersalah
156 Kematian Pangeran Yang Kun Dan Pangeran Yang Bin
157 Pangeran Han Pangzi Mulai Menunjukkan Diri
158 Kematian Pangeran Yang Shui
159 Perintah Pangeran Han Pangzi
160 Pertarungan Melawan Prajurit Kerajaan Xu
161 Tiga Jenderal VS Tiga Jenderal Muda
162 Kekalahan Raja Xu
163 Pangeran Xuan Wei Hao
164 Kibarkan Bendera Putih
165 Bendera Putih Dan Sebuah Permintaan
166 Wilayah Yang Maju Dan Masakan Modern
167 Kebodohan Ketiga Jendral
168 Prajurit Rakus
169 Melamar Feng Lin
170 Kerusuhan Di Istana Kerajaan Xuan
171 Hukuman Untuk Pangeran Xuan Wei Hao
172 Raja Bai Dan Raja Yu
173 2 Gulungan Surat
174 Kunci Seluruh Pintu Dan Jendela!
175 Terkepung
176 Tiga Pertarungan Berbeda
177 Tarian Sensual
178 Pertarungan Raja Bai Dan Raja Yu
179 Kondisi Para Prajurit Kerajaan Bai
180 Pasukan Khusus Dan Prajurit Elit
181 Kedatangan Feng Lin
182 Bukti Kejahatan
183 Pengakuan Tabib Dan Pelayan
184 Selir Die Terpojok
185 Huang Feng May VS Pangeran Xuan Xie Xing
186 Huang Feng May Dan Feng Lin
187 Akhir Hidup Para Penghianat
188 Racun Di Lawan Racun
189 Kesembuhan Raja Xuan
190 Ketidaksukaan Feng Lin
191 Rencana Penyerangan
192 Mulai Bergerak
193 Mulai Bergerak 2
194 Kabar Dari Kerajaan Xuan
195 Gadis Yang Cerdik
196 Langkah Sang Ratu
197 Kedatangan Ratu Huang Lin Mei
198 Runtuhnya Istana Kerajaan Xuan
199 Raja Xuan Dan Ratu Mengetahui Alasannya
200 Kebahagiaan Raja Xuan Dan Ratunya
201 Melepaskan Rindu
202 Menginap Di Hutan
203 Yun Xuexi
204 Posesifnya Pangeran Liu Shang Xin
205 Orang Tua Feng Bersaudara
206 Menyelamatkan Ayah Feng Bersaudara
207 Pertemuan Feng Lin Dengan Ibunya
208 Kekhawatiran Raja Yang
209 Kemunculan Prajurit elit
210 Identitas Penyerang
211 Aksi Balas Dendam
212 Aksi Balas Dendam 2
213 Rakyat Kerajaan Yang
214 Kedatangan Yun Xuexi
215 Kekhawatiran Yun Xuexi
216 Kekhawatiran Yun Xuexi 2
217 Penjelasan Yun Xuexi
218 Ternyata Bajingan Juga
219 Melamar Huang Feng May
220 Permintaan Huang Feng May
221 Dekapan Pria Asing
222 Feng Lin Cemburu
223 Rencana Para Raja Dari Kerajaan Barat
224 Lamaran Untuk Ratu Huang Lin Mei
225 Rencana Busuk
226 Penangkapan Perdana Mentri Han
227 Hukuman Rakyat
228 Pengakuan Ratu Huang Lin Mei
229 Aku Mencintaimu
230 Penolakan Ratu Huang Lin Mei
231 Paksaan
232 Mengungsikan Rakyat
233 Protes rakyat Xu
234 Kekhawatiran Para Petinggi Dan Pejabat Kerajaan Xu
235 Kedatangan Prajurit Dari Kerajaan Barat
236 Pasukan Raja Arthur
237 Serangan Lawan
238 Di Kelilingi Api
239 Kemarahan Raja Rudolf
240 Penyusup
241 Ternyata Teman Lama
242 Raja Carlos Tiba Di Kerajaan Xu
243 kekacauan Di Penginapan
244 Kekesalan Raja Carlos
245 Serbuk Pelumpuh
246 Penyelamatan Tuan Muda Huang
247 Serangan Balik
248 Pertarungan Sesama Jenderal
249 kedatangan Raja Andreas
250 Kau Ratuku
251 Keteguhan Hati Feng Jiu
252 Raja Terdahulu VS Feng Jiu
253 Bocah Bodoh
254 Kekesalan Raja Andreas
255 Raja Biadab
256 Awal Kekalahan
257 Panah Garam
258 Lepaskan Mereka
259 Tunduk
260 Menjadi Budak
261 Feng Jiu VS Raja Andreas
262 Gelang Ini?
263 Mengambil Alih Kekuasaan
264 Dimana Gelangmu?
265 Permintaan Raja Andreas
266 Identitas Tuan Besar Feng
267 Kembalinya Raja Andreas
268 Rasa Sakit Dan Rencana Melarikan Diri
269 Kunjungan Raja Andreas
270 Penuh Tanya
271 Tiba Di Benua Timur
272 Desa Terkutuk
273 Menyembuhkan Warga
274 Racun Dan Penyerangan
275 Aksi 3 Feng Bersaudara
276 Hukuman Dari 3 Feng Bersaudara
277 Pernikahan 1
278 Pernikahan 2
279 Makanlah!
280 Kebaikan Putri Ameera
281 Penghianat
282 Kembalinya Empat Tuan Muda Huang
283 Kecemburuan Putri Ameera
284 Huang Xin Rui Jatuh Cinta
285 Will You Marry Me?
286 Raja Yun Luxian Dan Putri Ariana
287 Persiapan Pernikahan Raja Yun Luxian
288 Menuju Benua Utara
289 Bertemu Raja Han Yao
290 Kelicikan Gao Fang Fang
291 Pertengkaran
292 Huang Xin Rui Patah Hati
293 Singa YangTerluka
294 Sayembara
295 Huo Lin
296 Calon Istri Huang Xin Rui
297 Raja Rudolf Memaksa
298 Bunuh Aku!
299 Pangeran Han Pangzi Datang
300 Jebakan
301 Pasukan Pembuka
302 Silahkan Pilih
303 Seratus Ribu Pasukan Turun
304 Putaran Belati Sang Ratu
305 Kematian Pangeran Han Fangzi
306 THE END
Episodes

Updated 306 Episodes

1
Awal Mula
2
Kesembuhan Sang Ratu
3
Mulai Berlatih
4
Kekesalan Selir Han Jiali
5
Persiapan Pesta
6
Adu Bakat
7
Tarian Perang Dan Drama
8
Kekalahan Selir Han Jiali
9
Perseteruan Dengan Raja Yun
10
Penyusup
11
Bandit Hutan
12
Pria Bertopeng Melawan Para Bandit
13
Menolong Adik Feng May
14
Pencarian
15
Kemunculan Pria Berpakaian Hitam
16
Hadiah Dan Berita Menghilangnya Ratu
17
Ibu Suri Dan Selir Han Jiali
18
Ibu Suri Licik
19
Rencana Jahat
20
Latihan Pertama Dan Gulungan surat
21
Munculnya Pembunuh Bayaran
22
Hukuman
23
Hukuman 2
24
Rencana Ibu Suri
25
Pelayan
26
Feng Lin Yang Cerdik
27
Tiga Bersaudara
28
Para Pejabat dan Pembesar Istana
29
Penawaran Kerja Sama
30
Kedatangan Bangsawan Wu
31
Kedatangan Bangsawan Wu 2
32
Kecantikan Nona Muda Wu
33
Kemarahan Dan Ambisi Selir
34
Penuh Drama
35
Latihan Dan Jaminan Keselamatan
36
Adu Domba
37
Penculikan Selir Wu
38
Dejavu Dan Kecemasan Pria Berpakaian Hitam
39
Menyelamatkan Selir Wu
40
Benarkah Itu Raja Yun?
41
Perubahan Raja Yun Dan Rahasia Sang Ratu
42
Gulungan Rahasia Yang Di Curi
43
Penggeledahan 1
44
Penggeledahan 2
45
Penggeledahan 3 Dan Rencana Ratu
46
Jauh Dari Dugaan
47
Paviliun Melati Dan Perseteruan
48
Kecurigaan Raja Yun Dan Ibu Suri
49
Rahasia Raja
50
Kemarahan Bangsawan Wu Dan Hadiah Selir Han
51
Raja Yun Jatuh Cinta?
52
Pasukan Bercadar VS Pasukan Bertopeng
53
Formasi Rahasia
54
Menyerah
55
Nasib Kelompok Pria Bercadar
56
Penyelamatan
57
Para Prajurit Mulai Frustasi
58
Bukan Raja, Tapi Ratu
59
Selir Liu Dan Pangeran
60
Mencuri
61
Hanya Ratu Yang Bisa Melakukannya
62
Pertemuan Pangeran Dan Bawahannya
63
Penyakit Gatal
64
Drama Selir Han
65
Kesedihan Selir Han
66
Ratu Huang Lin Mei Keracunan
67
Interogasi
68
Surat Dari Perbatasan
69
Serangan
70
Pertempuran
71
Pertempuran 2
72
Tertangkap
73
Hukuman Dan Penangkapan
74
Tuan Besar Gong Dan Kusir
75
Warga Desa
76
Kedatangan Anggota Keluarga Wu
77
Ratu Adalah Dalangnya
78
Ratu Di Tahan
79
Pembelaan Ibu Suri Dan Selir Han
80
Hukuman Mati
81
Eksekusi
82
Bukan Ratu?
83
Siapa Yang Bertanggung Jawab?
84
Ruang Rahasia
85
Penjelasan
86
Cabang Terowongan
87
Huang Xin Rui
88
Selir Han Gila
89
Informasi Penting
90
Jendral Muda Dan Ratu Huang Lin Mei
91
Awal Pemberontakan
92
Penyelamatan Dan Pesta Rusa Bakar
93
Perang 1
94
Perang 2
95
Perang 3
96
Akhir Dari Perang
97
Kematian Selir Han
98
Kesedihan Raja Yun
99
Perseteruan Perdana Mentri Han Dan Ibu Suri
100
Serangan Jantung
101
Rapat 1
102
Rapat 2
103
Rumor Dan Penyerangan
104
Pemakaman Selir Han
105
Hilangnya Gundik Dan Rencana Baru
106
Dimana Yang Mulia?
107
Kematian Ibu Suri
108
Kotak Hitam
109
Kedatangan Tamu
110
Pertemuan Dan Melepas Rindu
111
Cerita Sebenarnya
112
Mata-mata
113
Telah Di Mulai
114
Yang Mulia Ratu Paling Cantik
115
Kedatangan Raja Yun
116
Kedatangan Raja Yun
117
Perseteruan
118
Pertarungan Di Mulai
119
Melanjutkan Pertarungan
120
Terompet Perang
121
Munculnya Pasukan Bercadar Dan Bercaping
122
Adik Yang Mulia Raja
123
Payung Besi
124
Perang 1
125
Perang 2
126
Perang 3
127
Perang 4
128
Pertarungan Raja dan Ratu
129
Pertarungan Raja Dan Ratu 2
130
Akhir Kehidupan Raja Yun
131
Keadilan Sang Ratu
132
Kemakmuran Dan Rasa Iri
133
Rencana Ratu Huang Lin Mei
134
Berkah Sang Ratu Dan Kedatangan Pasukan Khusus
135
Berkelit
136
Perdebatan Ratu Dan Para Selir
137
Ratu Dan Para Selir Raja Xu
138
Pemikiran Pejabat Dan Petinggi Istana.
139
Silsilah Keluarga Han
140
Kelakuan Pejabat Dan Petinggi Istana
141
Huang Feng May
142
Prajurit Mulai Turun Gunung
143
Pangeran Yang Shui Dan Pembunuh Bayaran
144
Anggota Pembunuh Bayaran
145
Kejeniusan Sang Ratu
146
Bawahan Selir Liu
147
Melatih Prajurit Rahasia Dan Prajurit Tersembunyi
148
Ayo Kita Bersenang-Senang
149
Empat Jendral Muda Dan Prajurit Rahasia
150
Pasukan Hantu
151
Kematian Para Pembunuh Bayaran
152
Mengunjungi Istana Kerajaan Yang
153
Hadiah Untuk Pangeran Yang Shui
154
Perdebatan 3 Pangeran
155
Pangeran Han Pangzi Tidak Bersalah
156
Kematian Pangeran Yang Kun Dan Pangeran Yang Bin
157
Pangeran Han Pangzi Mulai Menunjukkan Diri
158
Kematian Pangeran Yang Shui
159
Perintah Pangeran Han Pangzi
160
Pertarungan Melawan Prajurit Kerajaan Xu
161
Tiga Jenderal VS Tiga Jenderal Muda
162
Kekalahan Raja Xu
163
Pangeran Xuan Wei Hao
164
Kibarkan Bendera Putih
165
Bendera Putih Dan Sebuah Permintaan
166
Wilayah Yang Maju Dan Masakan Modern
167
Kebodohan Ketiga Jendral
168
Prajurit Rakus
169
Melamar Feng Lin
170
Kerusuhan Di Istana Kerajaan Xuan
171
Hukuman Untuk Pangeran Xuan Wei Hao
172
Raja Bai Dan Raja Yu
173
2 Gulungan Surat
174
Kunci Seluruh Pintu Dan Jendela!
175
Terkepung
176
Tiga Pertarungan Berbeda
177
Tarian Sensual
178
Pertarungan Raja Bai Dan Raja Yu
179
Kondisi Para Prajurit Kerajaan Bai
180
Pasukan Khusus Dan Prajurit Elit
181
Kedatangan Feng Lin
182
Bukti Kejahatan
183
Pengakuan Tabib Dan Pelayan
184
Selir Die Terpojok
185
Huang Feng May VS Pangeran Xuan Xie Xing
186
Huang Feng May Dan Feng Lin
187
Akhir Hidup Para Penghianat
188
Racun Di Lawan Racun
189
Kesembuhan Raja Xuan
190
Ketidaksukaan Feng Lin
191
Rencana Penyerangan
192
Mulai Bergerak
193
Mulai Bergerak 2
194
Kabar Dari Kerajaan Xuan
195
Gadis Yang Cerdik
196
Langkah Sang Ratu
197
Kedatangan Ratu Huang Lin Mei
198
Runtuhnya Istana Kerajaan Xuan
199
Raja Xuan Dan Ratu Mengetahui Alasannya
200
Kebahagiaan Raja Xuan Dan Ratunya
201
Melepaskan Rindu
202
Menginap Di Hutan
203
Yun Xuexi
204
Posesifnya Pangeran Liu Shang Xin
205
Orang Tua Feng Bersaudara
206
Menyelamatkan Ayah Feng Bersaudara
207
Pertemuan Feng Lin Dengan Ibunya
208
Kekhawatiran Raja Yang
209
Kemunculan Prajurit elit
210
Identitas Penyerang
211
Aksi Balas Dendam
212
Aksi Balas Dendam 2
213
Rakyat Kerajaan Yang
214
Kedatangan Yun Xuexi
215
Kekhawatiran Yun Xuexi
216
Kekhawatiran Yun Xuexi 2
217
Penjelasan Yun Xuexi
218
Ternyata Bajingan Juga
219
Melamar Huang Feng May
220
Permintaan Huang Feng May
221
Dekapan Pria Asing
222
Feng Lin Cemburu
223
Rencana Para Raja Dari Kerajaan Barat
224
Lamaran Untuk Ratu Huang Lin Mei
225
Rencana Busuk
226
Penangkapan Perdana Mentri Han
227
Hukuman Rakyat
228
Pengakuan Ratu Huang Lin Mei
229
Aku Mencintaimu
230
Penolakan Ratu Huang Lin Mei
231
Paksaan
232
Mengungsikan Rakyat
233
Protes rakyat Xu
234
Kekhawatiran Para Petinggi Dan Pejabat Kerajaan Xu
235
Kedatangan Prajurit Dari Kerajaan Barat
236
Pasukan Raja Arthur
237
Serangan Lawan
238
Di Kelilingi Api
239
Kemarahan Raja Rudolf
240
Penyusup
241
Ternyata Teman Lama
242
Raja Carlos Tiba Di Kerajaan Xu
243
kekacauan Di Penginapan
244
Kekesalan Raja Carlos
245
Serbuk Pelumpuh
246
Penyelamatan Tuan Muda Huang
247
Serangan Balik
248
Pertarungan Sesama Jenderal
249
kedatangan Raja Andreas
250
Kau Ratuku
251
Keteguhan Hati Feng Jiu
252
Raja Terdahulu VS Feng Jiu
253
Bocah Bodoh
254
Kekesalan Raja Andreas
255
Raja Biadab
256
Awal Kekalahan
257
Panah Garam
258
Lepaskan Mereka
259
Tunduk
260
Menjadi Budak
261
Feng Jiu VS Raja Andreas
262
Gelang Ini?
263
Mengambil Alih Kekuasaan
264
Dimana Gelangmu?
265
Permintaan Raja Andreas
266
Identitas Tuan Besar Feng
267
Kembalinya Raja Andreas
268
Rasa Sakit Dan Rencana Melarikan Diri
269
Kunjungan Raja Andreas
270
Penuh Tanya
271
Tiba Di Benua Timur
272
Desa Terkutuk
273
Menyembuhkan Warga
274
Racun Dan Penyerangan
275
Aksi 3 Feng Bersaudara
276
Hukuman Dari 3 Feng Bersaudara
277
Pernikahan 1
278
Pernikahan 2
279
Makanlah!
280
Kebaikan Putri Ameera
281
Penghianat
282
Kembalinya Empat Tuan Muda Huang
283
Kecemburuan Putri Ameera
284
Huang Xin Rui Jatuh Cinta
285
Will You Marry Me?
286
Raja Yun Luxian Dan Putri Ariana
287
Persiapan Pernikahan Raja Yun Luxian
288
Menuju Benua Utara
289
Bertemu Raja Han Yao
290
Kelicikan Gao Fang Fang
291
Pertengkaran
292
Huang Xin Rui Patah Hati
293
Singa YangTerluka
294
Sayembara
295
Huo Lin
296
Calon Istri Huang Xin Rui
297
Raja Rudolf Memaksa
298
Bunuh Aku!
299
Pangeran Han Pangzi Datang
300
Jebakan
301
Pasukan Pembuka
302
Silahkan Pilih
303
Seratus Ribu Pasukan Turun
304
Putaran Belati Sang Ratu
305
Kematian Pangeran Han Fangzi
306
THE END

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!