Selama satu setengah jam berlarian di hutan yang tidak mereka ketahui, mereka masih dalam pengejaran. Wang Yi sudah hampir mencapai batasnya, ia terengah-engah karena lelah berlarian selama satu jam setengah.
Tempat mereka berada sekarang dekat dengan lautan, dan bangunan sebelumnya berada di atas bukit datar, tempat kontainer bekas di simpan.
Dan mereka tengah menuruni bukit tersebut menuju lautan.
"Qin Chen ... Aku tidak sanggup berlari lagi, aku sudah tidak sanggup lagi." Wang Yi tersengal-sengal, ia tidak sanggup untuk bergerak lagi. "Tinggalkan aku saja, pergilah selamatkan dirimu sendiri, aku tidak ingin melibatkan orang lain karenaku."
Qin Chen yang mendengar itu, ia merasa kesal karena ia sudah sejauh ini dan ingin menyerah begitu saja? "Berhentilah bicara, aku akan membawamu kembali ke rumah. Jangan berpikir yang tidak-tidak, aku akan mencari jalan keluarnya."
"Tapi—" Qin Chen langsung menutup bibirnya dengan jarinya. "Jangan bicara lagi, aku sudah berjanji membawamu kembali dan kamu cukup tahu itu."
Dia mengendongnya, itu membuat Wang Yi khawatir dengan kondisi Qin Chen. Bagaimanapun dia sudah menerima beberapa pukulan di kota, dan kini mengendongnya.
Tatapan mata Qin Chen sangat tajam, dia tidak memberikan penurunan pada kewaspadaannya. Qin Chen bergerak menuruni bukit dengan melewati tempat-tempat bahaya.
Sementara di atasnya, orang-orang itu masih mengejarnya. Jaraknya cukup jauh, tetapi mereka bisa saja tertangkap sewaktu beristirahat, dan tidak ada tempat persembunyian. Semuanya hutan sepanjang mata memandang, dan ada bebatuan di tutupi lumut.
Sepanjang jalan, Wang Yi menandingi Qin Chen yang masih mengendongnya. Tidak ada kata yang bisa dia ungkapkan sekarang, terimakasih? Bahkan dia membahayakan dirinya untuk menyelamatkannya.
"Dia di sana! Cepat kejar!"
Qin Chen langsung menoleh kebelakang, mereka berada di puncak bebatuan melihatnya yang ada di bawah sana, suaranya terdengar keras sampai terdengar ketempat Qin Chen.
"Gawat, mereka sudah menemukan kita!" Qin Chen buru-buru membawanya, ia mempercepat langkah kaki.
Wang Yi merasa khawatir karena tempat ini sangat licin, dan mereka dapat saja terperosok hingga kebawah. Qin Chen mengetahui itu, karena itu ia mempercayakan semuanya pada kemampuan "Golden Eye's."
Beberapa saat kemudian, ia menemukan tempat yang cukup aman untuk beristirahat. Tempat tersebut berada di kedalaman hutan tropis, tepatnya di bebatuan tua yang di selimuti lumut dan rumput merambat di atasnya.
Qin Chen terduduk dengan napas terengah-engah, ia kehilangan banyak tenaga dan kakinya terasa akan patah karena mengendong Wang Yi selama pelarian dari orang jahat.
Tempat mereka sangat jauh dengan kota, dan membutuhkan waktu setidaknya 3-6 jam perjalanan menggunakan mobil dan berjalan kaki selama 3 hari.
Setengah jam kemudian, ia meminta Wang Yi untuk menutup mulutnya. Qin Chen merasakan orang-orang itu sudah dekat dengan mereka, dan sekarang berdiri beberapa meter di belakangnya.
"Sialan! Kemana mereka menghilang? Tempat ini sangat luas untuk mencari dua orang itu, dan lagi akan ada banyak bahaya saat malam harinya." Ucap salah satu pria tersebut dengan kesal mengetahui mereka kehilangan jejak Qin Chen.
"Bos, bagaimana kita cari beberapa meter lagi ke depan. Jika tidak menemukannya, kita kembali dan besoknya melanjutkan pencarian, tempat ini akan sangat berbahaya saat malam."
"Cepat berpencar, cari bocah itu. Setelah satu jam tidak ada hasil, kita kembali sebelum malam!"
"Baik!"
Suara langkah kakinya terdengar di atas kepala Qin Chen, untungnya lubang masuk kedalam cukup kecil sehingga tidak akan mudah di temukan. Mereka berpencar mencari Qin Chen dan Wang Yi yang menghilang di tempat tersebut.
Sampai beberapa menit berlalu, ia tidak merasakan kehadiran mereka. Qin Chen mendekati pintu masuk, ia mengecek kondisi di luar sangat sepi. Kemudian dia kembali ketempat Wang Yi berada sekarang, di mana ia tengah meringkuk ketakutan dan gemeteran.
Malamnya tiba, di dalam gua itu tidak mempunyai penerang. Qin Chen di sana masih dapat melihat dengan jelas di kegelapan karena matanya, tetapi tidak dengan Wang Yi.
Qin Chen menyentuh pundaknya. "Jangan khawatir, aku ada di sampingmu."
"Te- terimakasih."
Wang Yi mendekat ke sampingnya, dia ketakutan di kegelapan. Bahkan tanpa sadar, dia memeluk Qin Chen dengan erat seolah-olah tidak ingin Qin Chen meninggalkannya. Tetapi tiba-tiba, ia mendengar suara keroncongan.
"Apa kamu lapar?" Qin Chen bertanya.
"Tidak, aku dapat menahannya. Jangan khawatirkan aku." Wang Yi membalasnya, meskipun ia sangat kelaparan sekarang tetapi tempat ini sangat berbahaya saat malam-malam keluar.
"Aku akan tidur duluan." Wang Yi mencoba menahan rasa laparnya dengan tidur, dengan begitu ia tidak akan merasakan kelaparan di tengah malam.
Tiba-tiba hujan deras turun mengguyur hutan, suasana di dalam gua semakin dingin karena tidak mempunyai kayu bakar untuk membuat penghangat. Wang Yi yang berada di sampingnya kedinginan, tidak tega melihatnya, ia memberikan satu-satunya pakaiannya.
"Wang Yi. Maafkan aku tidak sopan, bisa kamu mendekati denganku? Agar suhu tubuh kita menjadi hangat."
Wang Yi yang mendengar itu membalasnya. "Tidak apa-apa." Katanya, ia tidak dapat menolaknya, karena cuacanya sangat dingin dan mereka tidak mempunyai api unggun untuk menghangatkan gua.
Semalaman mereka berdua tidur bersama di dalam gua, di mana Wang Yi berada dalam pelukan Qin Chen untuk saling membagi kehangatan. Mereka bukan melakukan hubungan badan, melainkan tidur dengan posisi berpelukan untuk menghangatkan tubuh.
"Tentang semalam, aku minta maaf karena tidak ada cara lain. Aku tidak bermaksud mencari kesempatan." Ucap Qin Chen.
"Aku mengerti, itu hanya untuk mendapatkan kehangatan, kan? Ada beberapa cara untuk menghangatkan tubuh dengan cara berpelukan, aku tidak mempermasalahkan hal tersebut, kamu sudah banyak membantuku."
Qin Chen mengangguk, "Ayo kita keluar sebelum mereka kembali mencari kita, tujuan kita adalah lautan. Lalu menyebrang ke daratan sebelah depan perahu, aku melihat perahu di tepian yang bisa kita gunakan untuk menyebrang."
"Aku mengerti."
Keduanya keluar dari tempat tersebut, mereka meninggalkan gua itu dan melanjutkan perjalanan menuju lautan. Sebelum ia menyelamatkan Wang Yi, ia melihat satu perahu di tepian yang bisa digunakan untuk menyeberang.
Daratan tempat mereka membentuk huruf, "U." Dimana jarak untuk mencapai jembatan sangat jauh, dan hanya dapat mengandalkan perahu untuk memotong jalur pelarian. Dan kemungkinan besar sudah ada orang yang menjaga jembatan untuk menahannya.
Dipertengahan pelarian mereka, Wang Yi mendapatkan masalah. Pergelangan kakinya keseleo, itu membuatnya tidak dapat bergerak mengikuti Qin Chen.
Qin Chen memutuskan untuk mengendongnya lagi, mereka berdua menuruni bukit yang bergelombang hingga beberapa jam berlalu, mereka tiba di tepian lautan di mana perahu yang Qin Chen maksud berada di depannya.
Sebelum mereka keluar hutan, Qin Chen mengamati sekitarnya dari hutan itu. Karena tempat tersebut cukup terang sampai bisa di amati dari ketinggian menggunakan teropong.
...
*Bersambung ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 60 Episodes
Comments
rifkyfaraa
👣👣👣
2023-06-22
0
Hades Riyadi
Lanjutkan Thor 😀💪👍👍👍
2023-06-18
0
Hades Riyadi
Selalu tinggalkan jejak petualang baca 👣👣👣😀💪👍
2023-06-18
0