[- Golden Eye's : Ketrampilan mata ini mempunyai sembilan kemampuan unik di dalamnya, selama penggunanya mengasah ketrampilan mata ini, di masa depan akan dapat menguasai industri batu giok terbesar di dunia. -]
[- Harga : 100 PS. -]
Misteri dunia akan terungkap dengan mata emas ini, itu mengandung hal spiritual kedepannya. Sebagai mantan pegawai industri, ia sangat tertarik dengan mata emas yang dapat menembus benda dan menganalisa sebuah object secara keseluruhan tanpa meninggalkan satupun kekurangan di dalamnya.
[Apa tuan akan melakukan perubahan mata?]
[Terima/Tidak.]
Qin Chen menekan, [Terima.] Setelah melakukan transaksi, ia merasakan matanya berdenyut nyeri, ia menutup matanya dan kedua tangannya menggenggam sudut meja menahan rasa sakit melakukan perubahan pada mata lamanya dengan yang baru.
Setelah beberapa saat kemudian, ia merasakan nyeri di matanya menghilang. Perasaan yang aneh terasa, meskipun matanya di tutup ia masih dapat melihat dengan sangat jelas.
[Perubahan mata, selesai.]
[Selamat atas perubahan mata baru, tuan.]
"Ya, ini sungguh hebat! Aku tidak dapat percaya bahwa ini adalah mimpi, karena ini tampak nyata dibandingkan halusinasi." Ucapnya dengan gembira, ia kegirangan sampai-sampai ia melupakan bahwa ia tengah menutup matanya.
Dengan berani membuka matanya, ia secara perlahan-lahan membukanya dan melihat bagian depan. Sebelum matanya sepenuhnya terungkap, cahaya emas terang bersinar seperti bola lampu menerangi ruangan.
Qin Chen terdiam dan mengedipkan matanya, ia melihat warna pupilnya berwarna emas. "Bagus, untuk sekarang ini sudah cukup, aku akan kembali ke kelas karena alarm kelas sudah di bunyikan." Ucapannya, dia buru-buru keluar kamar mandi menuju kelasnya.
Didalam kelas, ia duduk dengan tenang meskipun teman sekelasnya menatapnya dengan khawatir. "Teman sekelas, Chen. Apa keadaan kamu sudah membaik? Jika belum, aku dapat mengantarmu ke ruangan UKS untuk beristirahat. Setelah kelas usai, kita mempunyai kerja kelompok."
"Aku cukup baik, terimakasih banyak atas perhatiannya. Aku akan menjaga diriku sendiri." Qin Chen membalasnya, dia mengerti kekhwatiran wanita di depan bangkunya.
Wang Yi, 18 tahun sama seperti Qin Chen. Dia berasal dari keluarga terpandang di kota Canglin, dan Qin Chen tahu semua tentang keluarganya dikarenakan ia dari masa depan. Selepas semua itu, dia hanya wanita kaya yang hidup bahagia dari uang keluarganya meskipun di masa depan dia akan menjadi CEO wanita yang hebat.
"Seluk-beluk sebab dan akibat benar-benar rumit, karena aku kembali ke masa lalu, aku akan menikmati hidup dengan mengubah segalanya!"
[Ding!]
[- Tugas (1) : Keselamatan teman sekelas, Wang Yi dalam bahaya. Selamatkan teman sekelas dari bahaya. -]
[- Hadiah : Ketrampilan Bertarung Profesional + 10.000 Yuan + 100 PS. -]
[- Tugas Gagal : Kematian Wang Yi. -]
Sesuatu di depan matanya muncul memberikannya tugas perdananya, ia tertegun setelah melihat tugas yang akan ia selesaikan sekarang. "Keselamatan Wang Yi, dalam bahaya? Apa maksudmu sistem, apa dia akan di culik." Batinnya bertanya kepada sistem.
[Apapun yang berhubungan dengan tugas, sistem tidak dapat membocorkannya. Tuan lah yang harus mencari tahu sendiri dan selesaikan tugas dengan baik.]
Tch!
Qin Chen mengertak dengan penasaran, ia menatap Wang Yi dengan serius dan berspekulasi di bawah sadarnya berjam-jam sembari mendengarkan pelajaran guru di depannya.
Selama kelas berlangsung ia hanya mendapatkan dua kemungkinan yang dapat menyangkut keselamatan Wang Yi dalam bahaya. Pertama, karena dia putri orang kaya dan akan ada banyak kriminal memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan uang dari keluarganya. Kedua, karena perselisihan antara perusahaan dan musuh keluarganya menggunakan Wang Yi untuk menekan perusahaan keluarganya.
"Teman sekelas, bisa kita kumpul untuk membicarakan tentang tugas tengah semester?" Wang Yi seorang wanita ramah dia usianya sekarang, tetapi berubah dingin sewaktu menjadi CEO wanita terhebat sepanjang masa, itu dikarenakan kematian ibunya menyangkut perselisihan perusahaan.
"Kemana kita akan berkumpul? Restoran atau taman, aku mempunyai tempat yang bagus untuk berkumpul membicarakan tentang tugas tengah semester." Seorang wanita periang bicara di hadapan Wang Yi, dan dua wanita lainnya mengangguk ikut pertemuan kelompok.
Hanya Qin Chen satu-satunya laki-laki di kelompok tersebut, karena semua teman sekelasnya tidak menariknya kedalam kelompok mereka dan hanya Wang Yi yang bersedia menariknya. Dan sekarang, mereka berlima tengah berjalan bersama-sama menuju tempat yang di rekomendasikan Zhi Yun.
"Teman sekelas, Chen. Apa kamu keberatan karena aku yang menarikmu masuk kedalam kelompok ini?" Wang Yi bertanya, dia merasa bersalah karena sudah menariknya masuk kedalam kelompok dengan memaksa.
"Tidak, aku berterimakasih karena kau membawaku masuk kedalam kelompok." Balasnya, dia ramah tetapi matanya sangat dingin memandang mata Wang Yi.
"Ah! Baguslah, aku mengira kamu keberatan. Tahun ini adalah tahun terakhir kita bersama, karena tahun depan adalah kelulusan kita untuk masuk ke jenjang yang lebih tinggi lagi, aku ingin membuat kesan baik kepada teman sekelas." Ucapannya.
"Jangan dipikirkan, jika dia menolak kebaikanmu, aku akan memukulnya lebih dulu dan memaksanya untuk minta maaf padamu secara langsung." Sahut Cai Yang'er dengan tegas.
"Apa yang di katakan Yang'er ada benarnya, aku akan membantunya untuk menyeret Qin Chen kedepanmu." Sahut Pang Rong.
"Sudah-sudah."
Keempat wanita itu tertawa bersama di sepanjang jalan, sedangkan Qin Chen yang tengah bersantai itu merasakan niat buruk mendatanginya. Dia menoleh ke segalah tempat mencari sesuatu yang mencurigakan baginya.
Dan ia menemukan satu Van Hitam dengan enam orang berbadan besar tengah mengintai Wang Yi. Kendaraan itu melaju kencang mendekatinya, Qin Chen yang ada di belakangnya begegas kedepan menghalangi orang tersebut.
"Wang Yi cepat lari dari sini!" Teriaknya dengan keras, dia membuat keempat wanita itu kebingungan, tetapi tidak lama setelah itu lima orang turun dari mobil membawa senjata.
"Cepat tangkap dia! Dan sisanya urus bocah ini sekarang!" Ucap pria di depannya, ia seperti ketua di kelompok mereka meminta bawahannya untuk menghajar Qin Chen bersama-sama.
Qin Chen menghindari pukulan pertamanya, ia melawan tiga orang bertubuh besar dan dua lainnya menyergap Wang Yi yang bersama dengan teman-temannya. Qin Chen sudah berusaha keras melawan, tetapi kemampuan bertarungnya masih kelas berandalan sekolah.
Dan bukannya kemampuan profesional yang hebat dalam bertarung jarak dekat, satu tongkat mengenai punggungnya, ia memuntahkan seteguk darah. Wang Yi melihat hal tersebut langsung berteriak. "Teman sekelas, Chen!"
"Lepaskan! Lepaskan dia! Bawa aku, dan jangan lukai dia!" Ucapannya dengan keras, itu membuat teman-temannya yang di sergap menggelengkan kepalanya untuk tidak menyerah, tetapi pria itu tertawa terbahak-bahak.
"Hahahaha! Bagus nona, bawa dia masuk kedalam, dan—" Dia memberikan kode untuk menghabiskan Qin Chen secepatnya tanpa sepengetahuan dia.
Wang Yi di bawa masuk kedalam mobil, dan teman-temannya di buat pingsan tanpa sepengetahuan. Sementara Qin Chen tengah babak belur melawan orang-orang bertubuh kekar, napas Qin Chen terengah-engah sekarang.
Terduduk lemas di depan tiga pria bertubuh besar, mereka meninggalkan Qin Chen dan yang lainnya di pinggiran jalan. Orang-orang yang melihatnya tidak mempunyai simpati untuk membantu, mereka lebih memilih merekamnya dibandingkan menolongnya.
Ugh!
"Sialan!"
...
*Bersambung ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 60 Episodes
Comments
Inyoman Raka
pertama kalah dulu dan mati gitu kan thor
2025-02-25
0
nath_e
eeh kok kalah duluan but its ok kan nti juga pinter blm berkembang MC nya bukan begitu kak Thor😁🙈
2023-06-27
0
Yoni Hartati
sistem kl kasih tugas mestinya kasih dulu ilmu bela diri dong
2023-06-19
0