Paginya, keduanya berada di tengah hutan dengan keadaan beristirahat di mana Qin Chen tengah tidur. Wang Yi di samping Qin Chen telah bangun, ia memandang Qin Chen dengan perasaan kagum.
Bagaimanapun di matanya sekarang, Qin Chen adalah hero. Tidak hanya membantu menyelamatkannya dari penculikan, ia bahkan membantunya dari berbagai masalah yang datang.
Dua kesan itu menciptakan perasaan kagum, tidak lama dari itu Qin Chen terbangun dari tidurnya. Wang Yi tersenyum menyapanya. "Bagaimana dengan tidurmu, apa sudah cukup dengan beberapa menit waktu tidurmu?" Tanya Wang Yi penasaran.
"Sudah dari cukup."
Qin Chen mengamati sekitarnya. Semuanya seperti hutan di kota. "Sepertinya tempat ini dekat dengan kota, kita sudah dua hari di hutan dan seharusnya besok pagi kita sudah sampai di kota. Setibanya di sana, aku akan membawamu ke rumah sakit untuk memeriksa kesehatan."
"Jangan khawatir, aku baik-baik saja sekarang. Dan tidak demam seperti sebelumnya, aku sangat sehat."
"Meskipun kamu sehat sekarang, itu hanya meredakan rasa sakit untuk sementara. Setelah penawarannya habis, kamu akan merasakan rasa sakit yang lebih dari sebelumnya. Aku sarankan untuk melakukan pemeriksaan, dengan adanya penanganan dari dokter, kondisimu akan membaik lebih cepat." Jelasnya.
"Kamu sudah mengatakannya, aku akan menurut untuk ini."
Qin Chen tersenyum membawa Wang Yi melanjutkan perjalanan menuju kota. Selama perjalanan menuju kota, ia menggendong Wang Yi sepanjang pelariannya.
Jika Wang Yi dapat bergerak, pelarian mereka akan membutuhkan waktu 2 hari untuk sampai ke kota. Karena dia mendapatkan luka dalam pelarian, ia merepotkan Qin Chen untuk menggendongnya.
Jika tidak, mereka akan tertangkap basah, dan pada saat itu juga apa yang terjadi pada mereka selanjutnya tidak dapat di prediksi. Wang Yi sebelumnya mencoba untuk berjalan sendiri, tetapi kakinya keseleo dan belum sembuh sepenuhnya.
Saat ia memaksakan dirinya untuk berjalan, lukanya akan semakin parah dan semua itu akan menghambat pelarian mereka menuju kota.
Qin Chen tidak merasakan pegerakan orang-orang sebelumnya, ia membuat spekulasi bahwa mereka tengah mencarinya di suatu tempat. Qin Chen dapat bernapas lega, ia sudah di kejar-kejar selama berhari-hari dari orang yang menculik Wang Yi.
Untungnya mereka dapat lolos meskipun banyak cobaan yang menghalanginya pelarian mereka. Qin Chen sebenarnya sangat kelelahan, dan tenaganya sudah mencapai batas, bahkan tangannya gemetaran sepanjang jalan.
Tapi ia menyembunyikan semua itu dari Wang Yi mengingat keadaan mereka. Jika dia gemetaran di hadapan Wang Yi, semangat Wang Yi untuk hidup akan turun dan ia akan merasa bersalah membawa Qin Chen masuk kedalam masalahnya.
Dengan keadaannya sekarang tidak mengizinkan Qin Chen untuk beristirahat cukup, ia mencoba yang terbaik terlihat tenang di depan Wang Yi.
Qin Chen menurunkan Wang Yi di atas bebatuan, ia beristirahat. Qin Chen menunduk karena dia hampir mencapai batasnya. Selama berhari-hari membawa Wang Yi membuatnya kelelahan.
Adapun mengalami pengejaran, itu membuatnya membakar tenaga dan usahanya untuk kabur. Sekarang, ia kelelahan dan bahkan sangat lelah dibandingkan orang lain.
"Teman sekelas, Chen. Jangan memaksakan dirimu, aku tidak keberatan untuk berjalan kaki menuju kota, kamu sudah banyak membantuku. Aku tidak tahu harus bagaimana membalasnya."
Wang Yi memandang Qin Chen dengan khawatir, dan tulus. Matanya tidak memberikan keraguan apapun untuk membalas semua jasa Qin Chen, itu membuktikan bahwa dia tulus.
"Tidak apa-apa, aku hanya kelelahan." Qin Chen meregangkan tubuhnya. "Ayo bergerak lagi sebelum matahari terbenam."
Qin Chen membawanya kembali ke suatu tempat di depan sana untuk berlindung sebelum malam.
***
Tengah malam terdengar hujan deras mengguyur hutan, dan cuaca berangin membuat gua tersebut semakin dingin. Keduanya tidur bersama seperti sebelumnya, di mana mereka tidak dapat membuat api unggun karena akan memancing hewan buas.
Ditengah malam itu, Wang Yi tidak dapat tidur karena kedinginan. "Aku sudah banyak merepotkanmu selama ini, dan bahkan membawamu dalam bahaya. Jika ada yang bisa aku bantu, aku akan membantumu." Ucap Wang Yi.
Wang Yi berada di depan Qin Chen tengah merasakan pelukannya. "Aku akan mengatakannya sewaktu aku membutuhkan bantuan darimu. Untuk sekarang aku tidak membutuhkan apapun, terpenting kita dapat keluar hutan ini hidup-hidup."
"Ummm ... Aku akan menantinya." Wang Yi tersenyum, ia menunggu permintaan Qin Chen di masa depan. "Apa benar kita akan sampai ke kota besok? Aku bukannya tidak percaya denganmu, tapi kita sudah bertahan hidup dari kejaran penjahat di dalam hutan selama ini—"
Qin Chen menghentikannya bicara, "Seharusnya besok kita sampai ke kota tanpa halangan. Tapi sebelum itu, bisa kamu tidak memberikan gerakan yang mencolok? Jika tidak, aku tidak mungkin tidak dapat menahan rangsangan yang datang menggodaku." Ucap Qin Chen.
Saudaranya mendapatkan rangsangan di bawah sana, itu karena Wang Yi mundur kebelakang lebih dekat dengan Qin Chen karena kedinginan.
"Aku tahu, tapi aku sangat kedinginan dan mencoba sedekat mungkin denganmu untuk tidak kedinginan, apa ada masalah? Sekalipun kamu mau, aku tidak keberatan untuk memberikannya."
Wang Yi dengan serius mengatakannya, Qin Chen mengerutkan keningnya. "Aku tidak membawa pengaman untuk melakukan itu, akan sangat berbahaya kalau sampai kelepasan."
Selepas mengatakan itu, Keduanya tertawa bersama, mereka melontarkan candaan untuk membuatnya berjaga. Walaupun Qin Chen menahan godaan itu, ia tetap memandang Wang Yi sebagai teman dan wanita untuk membedakan dua hal.
Wang Yi membalikkan badannya ke arah Qin Chen, Keduanya saling memandang satu sama lain begitu dekat. Dia merasa malu berhadapan dengan Qin Chen, wajahnya memerah tetapi ia tidak dapat menahan perasaannya di saat ini.
Ia menutup matanya, dan perlahan keduanya saling berciuman mesra di tengah badai dan hujan deras mengguyur. Wang Yi yang tidak tahan, lalu keduanya bercinta di tengah malam mengabaikan tempat dan suasana sekarang.
Paginya— hujan semalam membuat hutan semakin rawan, Qin Chen dan Wang Yi bergerak sebelum fajar sebelum orang-orang itu menyusul. Keadaan mereka berdua canggung, karena semalaman mereka bercinta.
Qin Chen mengendong Wang Yi menuju jalan raya untuk mendapatkan sinyal dan memesan taxi untuk menjemputnya. Untungnya jaraknya sudah dekat dan membuat mereka dapat tenang.
Wang Yi yang tengah menyederkan kepalanya di pundak Qin Chen memandanginya.
"Apa kita akan keluar hutan?"
"Sebentar lagi kita akan keluar dari hutan, aku akan memesan taxi sewaktu di luar untuk menjemput kita. Beristirahatlah, saat tiba di kota aku langsung membawamu ke rumah sakit." Qin Chen membalasnya.
"Terimakasih banyak."
Qin Chen meliriknya, ia membawa Wang Yi keluar hutan dengan selamat. Keduanya menuruni tebing dengan hati-hati hingga melangkahkan kakinya di jalan raya, ia membuka handphonenya dan mendapatkan beberapa sinyal untuk menghubungi taxi online menjemputnya.
...
*Bersambung ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 60 Episodes
Comments
Hades Riyadi
Lanjutkan Thor 😛😀💪👍👍🙏
2023-06-26
0
Hades Riyadi
Di tengah cuaca yang dingin, dibawah hujan badai dua insan yang saling berpelukan dan berciuman, akhirnya bermandikan keringat juga dengan adegan bercinta...mo gimana lageeee... keadaan laahh...yang mendukung hal itu terjadi, sayangnya tidak digambarkannya dengan lebih terinci....😛😀💪👍👍👍
2023-06-26
1
rifkyfaraa
maksud dari bercinta itu apa nih?
2023-06-22
0