Hasna terlihat meringis, Reza memegang tangannya dengan erat, mukanya menjadi panik. Perlahan ia melihat Hasna mengedurkan pegangannya, terlihat mulai bisa mengatur nafas dengan normal.
“Hehehe udah hilang kontraksinya, Mas kita ke rumah sakit sekarang, kontraksinya udah menetap lima menit sekali. Ayo jangan makan dulu” Reza menatap Hasna dengan tatapan tidak percaya, jangankan untuk makan, untuk minum pun ia sudah tidak berminat. Tangannya berkeringat dan gemetar.
“Mas...Mas… bisa nyetir gak?” Hasna mengguncang tangan Reza yang tampak masih belum sadar sepenuhnya. “Rara… aku...aku kaget… kamu gak apa-apa?” Reza mulai tampak siuman dari rasa terkejutnya. Hasna tersenyum getir rupanya suaminya mengalami serangan panik. Masih ada 2 menit menjelang kontraksi lagi, “Mas minum dulu” Hasna langsung menyodorkan air putih dan diteguk oleh Reza dalam satu tarikan nafas.
“Pak Agus bisa ditelepon? Atau siapa yang lain?” Hasna menyadari kalau Reza saat ini tidak bisa berpikir dengan jernih. Reza menggelengkan kepala, Pak Agus tadi ijin mau menengok keluarganya ke Bogor. Aswin…. Dia ..damn… dia sedang ke Singapura mewakili Reza yang menolak berangkat karena Hasna sudah menjelang masa melahirkan, ia tidak ingin mengulangi kejadian yang dulu bersama Mitha.
Bagaimana nanti kalau saat menyetir Hasna mengalami kontraksi lagi. Ia belum pernah melihat perempuan mengalami kontraksi akan melahirkan karena saat Mitha dulu selalu menjalani dengan c section. Arkhaan.. Dia pasti masih di kantor karena harus menyiapkan data untuk Aswin. Melihat Reza yang tampak termenung berpikir, Hasna menggelengkan kepala kesal, terlalu lama dalam mengambil keputusan ia sudah menghitung sebentar ia akan mengalami serangan kontraksi lagi. Hasna segera berdiri, Reza langsung terkejut rok Hasna tampak basah.
“Raa... roknya basah..” Hasna melirik ke arah roknya, ia sudah tidak peduli. Tangannya memanggil waiters.
“Mbak… saya mau melahirkan, maaf kursinya jadi kotor, mohon dibersihkan. Untuk billnya nanti Bapak…
Ibu Untuk Anakku
Jangan di Skip-Jangan di Skip.. Episode Terakhir Mau Lewat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 198 Episodes
Comments
Mimi Yoh
tas perlengkapan untuk lahiran sudah disimpen di mobil papi, tetep aja perginya pake mobil kang arkhan 😁😁
2026-06-11
0
Tien Doang
novel pertama yg saya baca 6 thn lalu, dan sekarang saya kembali lagi karena rindu sama kisah mereka
2026-08-29
0
Siti Yii Nafsiyah
ternyata novel ini sudah 6 tahun yg lalu saya baca..
dan hari ini saya ulang2 lagii...
masihvttap saya... senyum, tangis tawa mengikuti cerita
2026-07-26
2