3. Akan Merusak Hari-Harinya

Tanjung tak menyangka ia masih hidup setelah merasa akan mati.

Seluruh tubuhnya mati rasa, bau darah menyengat di sekitarnya telah hilang, digantikan dengan bau antiseptik.

Rumah sakit? Tidak. Bukan rumah sakit. Ini—

"Sudah sadar?"

Tanjung spontan menoleh, meraih kasar leher seorang pria yang mendekat padanya. "Lo siapa?" tanyanya penuh antisipasi.

"Tenanglah. Ini saya, Dokter Moris." Pria itu terlihat tegang karena lilitan lengan Tanjung di lehernya. "Dokter Moris. Saya pernah ngobatin kamu."

Dokter Moris?

Berkat hal itu, Tanjung melepaskan leher Dokter Moris. Membuat dia langsung menghela napas lega.

"Perempuan yang nyelametin kamu dan nelepon saya," jelas dokter itu.

"Siapa?"

"Bukan seseorang yang mengancam."

Dokter Moris menunjuk seorang perempuan tengah berbaring di tempat tidur lipat dekat ranjang ia berbaring.

"Namanya Suri. Dia kebetulan ngeliat kamu, tapi dia punya masalah pribadi sama polisi, jadi dia enggak mau bawa kamu ke rumah sakit. Omong-omong, dia juga mendonorkan darah buat kamu."

Kenapa seseorang mau melakukan hal seperti itu?

"Tanjung." Dokter Moris memanggilnya. "Kamu butuh bantuan saya pergi dari sini?"

Pandangan Tanjung tertuju pada perempuan itu lagi, berpikir banyak hal di kepalanya.

"Kondisimu sangat buruk. Saya bahkan enggak percaya saya lagi bicara sama kamu sekarang."

Tanjung menutup matanya lagi. "Jangan ngomong apa-apa."

Itu adalah isyarat tidak usah memberitahu siapa pun, entah gadis itu, atau seseorang yang mungkin akan mencari Tanjung nantinya.

Fisiknya lelah, mentalnya lelah. Tanjung hanya ingin beristirahat untuk sekarang.

"Baik. Saya enggak akan terlibat. Akan saya anggap pertemuan ini enggak pernah terjadi."

Itu lebih baik.

...*...

Seseorang pernah berkata pada Suri, menolong orang lain itu pekerjaan yang tidak mudah.

Nyatanya benar.

Pagi-pagi ia bangun, mandi dan bersiap untuk kerja, Suri merasa berat harus pergi ketika ada orang asing berbaring di kasurnya.

Berbagai pertanyaan muncul di kepala Suri. Kenapa ia harus tidur di kasur cadangan karena orang ini? Kenapa ia harus merawat dia padahal mereka tidak kenal? Kenapa Suri harus melakukannya?

Tapi pada akhirnya Suri kalah oleh rasa kemanusiaan.

Tatapan Suri sempat tersita oleh dompet pria itu. Uangnya banyak. Padahal sudah diambil sebagian oleh Dokter Moris, dompetnya masih tebal.

Kalau Suri ambil sebagai biaya perawatan, seharusnya tidak masalah.

Sayangnya Suri tidak melakukan, ingat pesan seseorang.

Dia bilang kalau mencuri, nanti kita juga akan dicuri.

Maka Suri berangkat kerja seperti biasa.

Pertama, mampir ke toko hewan untuk bekerja sebagai tukang bersih-bersih, lalu siangnya menuju kafe tempat ia menjadi salah satu pelayan sampai sore. Malamnya Suri menuju tempat Ayudia, membayar kewajiban sekaligus menemani dia membuat kue.

Ayudia adalah pembuat kue pesanan untuk ulang tahun juga pernikahan. Atau lebih tepatnya, dia desainer kue sementara Suri bertugas membuat adonannya untuk dipanggang.

"Lo enggak istirahat dulu, Ri? Mau langsung pulang?"

"Iya, nih." Suri mengikat tali sepatunya buru-buru. "Ada urusan. Duluan, Yu."

"Eh, enggak ngambil barang dulu?"

"Besok aja."

Suri menatap jamnya berulang kali, tak sadar sekarang sudah pukul setengah dua. Niatnya mau pulang cepat, kenapa malah jadi lebih lambat?

Tempat Ayudia dan apartemen Suri berjarak dekat, jadi bisa dicapai dengan berjalan kaki. Tapi seharian ini Suri capek, tadi hanya makan roti dan minuman kaleng manis, plus ia berlari karena khawatir dirampok.

Apa boleh buat, kan? Segala sesuatu bisa terjadi di kota ini.

Tapi untungnya saat membuka pintu, manusia yang ia tolong masih berada di tempat sama, berada di posisi yang sama pula.

Cuma, Suri harus buru-buru mengganti infusnya yang sekarat juga, sebelum akhirnya bisa tepar di lantai.

Siialan. Suri berusaha mengatur napas dan terpejam risi. Ia lapar. Gatal. Gerah. Intinya capek.

Kenapa pula gue nolongin orang, yah? Perasaan waktu sekolah gue enggak ngambil kelas belajar menolong sesama manusia enggak dikenal.

Memang rada gila dirinya ini. Sudah susah, malah tambah menyusahkan dirinya sendiri.

Sambil mendumel di hatinya, Suri pun terlelap capek.

Tak memerhatikan mata seseorang yang kedepannya akan merusak hari-hari damai Suri.

*

Episodes
1 1. Awal Pertemuan
2 2. Siapa Dia?
3 3. Akan Merusak Hari-Harinya
4 4. Tidak Mau Bicara
5 5. Tidak Mengerti Kenapa
6 6. Cara Mengatur Orang Lain
7 7. Bakar Uang
8 8. Penyiksaan Adalah Bantuan
9 9. Menjemput Anak Hilang
10 10. Dosanya Pasti Banyak
11 11. Uang Ya Uang
12 12. Idol Nyasar
13 13. Orang Ganteng Aneh
14 14. Introgasi
15 15. Mohon-Mohon
16 16. Tolong Pulanglah
17 17. Orang Nyebelin
18 18. Kebodohan Lucu
19 19. Entah Namanya Siapa
20 20. Sensitif Kayak Bayi
21 21. Jadi Namanya Tanjung
22 22. Nyawanya Sedang Terancam Hilang
23 23. Takut
24 24. Makan Duit
25 25. Tidak Bisa Bernapas
26 26. Jadi Pengen Mancing
27 27. This Is Indonesia
28 28. Hidup Berasa Mau Mati
29 29. Lo Suka Sama Gue, Yah?
30 30. Mau Dimakan Hiu
31 31. The Thing You Called Life
32 32. Bos Berbaju Hitam Hilang
33 33. Yang Nyuruh Siapa?
34 34. Mau Nelanjangin
35 35. Berbakat Jadi Jelek
36 36. Fix Dia Nyepet!
37 37. Rapat Dengan Diri Sendiri
38 38. Menyerah Pada Keadaan
39 39. Siapa Tau Balik Modal
40 40. Ganti Rugi
41 41. Jangan Main Kasar
42 42. Diamnya Tanjung Adalah Iya
43 43. Menunggu Dia Pulang
44 44. Rumah Buat Tanjung
45 45. Sultan Yang Enggak Sadar Diri
46 46. Sebenarnya Sugarbaby
47 47. Secercah Kebenaran
48 48. Yakin Diem?
49 49. Menerobos Ala Dayan
50 50. Yakin Dia Suka?
51 51. Enggak Tau Apa-Apa
52 52. Tebak-Tebakan
53 53. Cuma Pura-Pura
54 54. Sudah Mati
55 55. Status Kita Apa?
56 56. Status Itu Apa?
57 57. Mau Dinikahin
58 58. Besok Kita Nikah
59 59. Siap Punya Kelemahan
60 60. Orak Peduli
61 61. Rasanya Punya Keluarga
62 62. Santai
63 63. Tanjung Adalah Tanjung
64 64. Malu
65 65. Cinta Itu Buta
66 66. Karena Alergi
67 67. Bakat Ketahuan Bohong
68 68. Kapan Anaknya Keluar?
69 69. Polosnya Tanjung
70 70. Serba Salah
71 71. Memperbaiki Otak
72 72. Belajar Ngomong
73 73. Sudah Bahagia?
74 74. Akan Lebih Damai
75 75. Ulang tahun Tanjung
76 76. Surprise!
77 77. Surprise Yang Gagal
78 78. Lupakan Soal Dia
79 79. Dua Harapan Berbeda
80 80. Masih Berpura-Pura Tuli
81 81. Tidak Akan Siap
82 82. Memilih Pergi
83 83. Namanya Rana
84 84. Kecil dan Manis
85 85. Bisa Menangis
86 86. Hmnya Tanjung
87 87. Secarik Kertas
88 88. Pesan Dari Teguh
89 89. Mendadak Takut
90 90. Curiga
91 91. Nostalgia Atau Rahasia?
92 92. Candaan Tak Lucu
93 93. Sepuluh Menit
94 94. Tahu Semuanya tapi Diam
95 95. Berpisah
96 96. Dibuang Di Sini
97 97. Sangat Membencinya
98 98. Balas Dendam
99 99. Siapa Tanjung?
100 100. Cuma Mainan
101 101. Anjing Liar
102 102. Tanjung yang Dulu, Tanjung yang Sekarang
103 103. Bos VS Mantan Bos
104 104. Manis-Manis Gurih
105 105. Datang Menjemput Suri
106 106. Harus Ketemu Tanjung
107 107. Oke Deal
108 108. Sama-Sama Kesepian
109 109. Pertikaian
110 110. Harga Diri Harga Mati
111 111. Dia Pikir Dia Tuhan?
112 112. Pacarnya Arul
113 113. Yes or Nah?
114 114. Sangat Merindukan
115 115. Buat Apa?
116 116. It's A Peace of Cake
117 117. The Real Revenge
118 118. Mati Saja
119 My Handsome CEO : I Love You, Pak
Episodes

Updated 119 Episodes

1
1. Awal Pertemuan
2
2. Siapa Dia?
3
3. Akan Merusak Hari-Harinya
4
4. Tidak Mau Bicara
5
5. Tidak Mengerti Kenapa
6
6. Cara Mengatur Orang Lain
7
7. Bakar Uang
8
8. Penyiksaan Adalah Bantuan
9
9. Menjemput Anak Hilang
10
10. Dosanya Pasti Banyak
11
11. Uang Ya Uang
12
12. Idol Nyasar
13
13. Orang Ganteng Aneh
14
14. Introgasi
15
15. Mohon-Mohon
16
16. Tolong Pulanglah
17
17. Orang Nyebelin
18
18. Kebodohan Lucu
19
19. Entah Namanya Siapa
20
20. Sensitif Kayak Bayi
21
21. Jadi Namanya Tanjung
22
22. Nyawanya Sedang Terancam Hilang
23
23. Takut
24
24. Makan Duit
25
25. Tidak Bisa Bernapas
26
26. Jadi Pengen Mancing
27
27. This Is Indonesia
28
28. Hidup Berasa Mau Mati
29
29. Lo Suka Sama Gue, Yah?
30
30. Mau Dimakan Hiu
31
31. The Thing You Called Life
32
32. Bos Berbaju Hitam Hilang
33
33. Yang Nyuruh Siapa?
34
34. Mau Nelanjangin
35
35. Berbakat Jadi Jelek
36
36. Fix Dia Nyepet!
37
37. Rapat Dengan Diri Sendiri
38
38. Menyerah Pada Keadaan
39
39. Siapa Tau Balik Modal
40
40. Ganti Rugi
41
41. Jangan Main Kasar
42
42. Diamnya Tanjung Adalah Iya
43
43. Menunggu Dia Pulang
44
44. Rumah Buat Tanjung
45
45. Sultan Yang Enggak Sadar Diri
46
46. Sebenarnya Sugarbaby
47
47. Secercah Kebenaran
48
48. Yakin Diem?
49
49. Menerobos Ala Dayan
50
50. Yakin Dia Suka?
51
51. Enggak Tau Apa-Apa
52
52. Tebak-Tebakan
53
53. Cuma Pura-Pura
54
54. Sudah Mati
55
55. Status Kita Apa?
56
56. Status Itu Apa?
57
57. Mau Dinikahin
58
58. Besok Kita Nikah
59
59. Siap Punya Kelemahan
60
60. Orak Peduli
61
61. Rasanya Punya Keluarga
62
62. Santai
63
63. Tanjung Adalah Tanjung
64
64. Malu
65
65. Cinta Itu Buta
66
66. Karena Alergi
67
67. Bakat Ketahuan Bohong
68
68. Kapan Anaknya Keluar?
69
69. Polosnya Tanjung
70
70. Serba Salah
71
71. Memperbaiki Otak
72
72. Belajar Ngomong
73
73. Sudah Bahagia?
74
74. Akan Lebih Damai
75
75. Ulang tahun Tanjung
76
76. Surprise!
77
77. Surprise Yang Gagal
78
78. Lupakan Soal Dia
79
79. Dua Harapan Berbeda
80
80. Masih Berpura-Pura Tuli
81
81. Tidak Akan Siap
82
82. Memilih Pergi
83
83. Namanya Rana
84
84. Kecil dan Manis
85
85. Bisa Menangis
86
86. Hmnya Tanjung
87
87. Secarik Kertas
88
88. Pesan Dari Teguh
89
89. Mendadak Takut
90
90. Curiga
91
91. Nostalgia Atau Rahasia?
92
92. Candaan Tak Lucu
93
93. Sepuluh Menit
94
94. Tahu Semuanya tapi Diam
95
95. Berpisah
96
96. Dibuang Di Sini
97
97. Sangat Membencinya
98
98. Balas Dendam
99
99. Siapa Tanjung?
100
100. Cuma Mainan
101
101. Anjing Liar
102
102. Tanjung yang Dulu, Tanjung yang Sekarang
103
103. Bos VS Mantan Bos
104
104. Manis-Manis Gurih
105
105. Datang Menjemput Suri
106
106. Harus Ketemu Tanjung
107
107. Oke Deal
108
108. Sama-Sama Kesepian
109
109. Pertikaian
110
110. Harga Diri Harga Mati
111
111. Dia Pikir Dia Tuhan?
112
112. Pacarnya Arul
113
113. Yes or Nah?
114
114. Sangat Merindukan
115
115. Buat Apa?
116
116. It's A Peace of Cake
117
117. The Real Revenge
118
118. Mati Saja
119
My Handsome CEO : I Love You, Pak

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!