Ayana melakukan sarapan pagi seperti biasanya,pak Haris yang baru datang lalu duduk di seberang putri semata wayangnya itu,
"tumben..kamu jak segini sudah sarapan ay..."
"aku ada kunjungan ke mall Gochu..." jawab ayana singkat
"bagaimana dengan kekasih mu itu... katanya kamu sudah memiliki kekasih... katakan kepada ayah ..."
"tidak perlu aku katakan...ayah juga tidak akan mengerti tentang rumitnya hubungan ku dengan dia.... selagi ayah masih dalam dunia politik yang lebih mementingkan orang lain dari pada keluarga sendiri terutama anak.... mending ayah tidak usah menanyakan kepribadian ku...."ucap Ayana dengan ketus
"Aya!!!!! setidaknya hargai ayahmu ini jika kamu berbicara tidak sopan kepada ayah seperti itu!!!" teriak pak haris yang mulai marah
"terus aku harus berbicara apa ayah....sejak aku masuk sekolah menengah pertama...dan disaat itulah ayah terjun di dunia politik...ayah tidak lagi berkumpul keluarga bersama aku dan ibu... tidak pernah menanyaiku sudah makan atau belum, bagaimana sekolah ku,dan disaat aku sakit dan dirawat dirumah sakit ayah tidak pernah menjenguk ku...ayah tidak pernah hadir dalam rapat disekolah,ayah bahkan memiliki dunia sendiri...!!! sampai sekarang pun begitu....aku lulus kuliah dengan kemampuan ku.mencari pekerjaan pun dengan usahaku sendiri... mungkin aku telah melupakan sesuatu.. karena semua biaya tetaplah dari ayah!!! tapi kalau boleh memilih....aku lebih ingin ayah tidak membiayai kehidupan ku,jika pada akhirnya ayah hanya memberikan materi kepada ku tapi bukan kasih sayang!!!!" ucap ayana kemudian pergi meninggalkan meja makan
pak Haris merasa memang dirinya telah salah, karena tidak pernah memperhatikan anaknya sendiri.tapi bagaimana pun yang dia lakukan adalah untuk dimasa tua dan juga masa depan anaknya
Ayana sampai di salah satu mall tempat kunjungan nya,ia bertugas memberikan materi kepada karyawan baru yang ditempatkan di mall terbesar itu.pengarahan demi pengarahan yang ia berikan mampu diserap oleh beberapa karya dan dapat diterima dengan baik.
setelah selesai, Ayana yang bersama Sasa mengecek data beberapa karyawan juga OJT mereka.
"ini sudah jam makan siang..kita cari food court di sini saja..lalu balik kekantor..." ucap Sasa yang berjalan berdampingan dengan Aya
"yahh.. kamu benar.... bekerja di weekend seperti ini memang harus bisa mencuri waktu untuk bisa memanjakan diri .." kata Ayana yang diliputi senyum merekah nya.
sesampainya di food court Ayana mencari tempat makan yang ingin sekali ia makan,sasa menunjuk beberapa makanan tapi sepertinya Ayana tidak cocok kepada selera Sasa
"kita kesana... seperti nya itu enak..." ucap Aya yang menunjuk resto Jepang
"daebakkkk....!!! kalau ini aku setuju....cuzzzz" ujar Sasa
mereka saat ini sudah duduk disalah satu kursi, setelah selesai memesan makanan Sasa sedang asyik memainkan ponselnya, sedangkan Ayana melihat situasi restoran yang sangat mementingkan konsep.
Ayana kaget karena ia mendapati seseorang yang sangat ia kenal, hatinya merasa bergemuruh dan deru nafasnya sudah tidak senyaman tadi
'Erick '
dan tanpa diduga Erick pun melihat kearahnya, pandangan mereka bertemu dalam diam.ingin hati menghampiri Ayana kekasih gelapnya itu,tapi di sisi lain ada Risma disebelah nya yang sedang mengajaknya mengobrol
Ayana yang tahu jika Erick bersama istrinya begitu sakit, entah mengapa dirinya seperti ini.seharusnya ia tahu dari awal jika erick sudah memiliki istri,dan seharusnya ia sadar diri akan hal itu
"mas...!!!mas ...!!!" bentak Risma yang melihat jika suaminya itu telah melamun
Risma menoleh kearah tempat pandangan suaminya dan melihat ada wanita yang pernah ia temui saat di pusat perbelanjaan tempo lalu.
"mas...!!mas...!!!"
"ah..iya dek...."
"mas lihatin apa sihh..."
"tidak kok...."
di arah jauh, Ayana tahu jika Erick sedang mengetahui posisi dirinya dan tampak menghindari tatapan matanya.seperti sedang kepergok selingkuh, Erick tampak pucat saat aya melihat nya dengan tajam
aya juga melihat jika istri Erick menoleh kearahnya,dan sadar jika istri Erick adalah wanita yang pernah ia temui di pusat perbelanjaan beberapa waktu yang lalu.aya pun menyadari sesuatu jika gantungan ponsel yang dipakai wanita itu adalah miliknya.berarti Erick tidak mengembalikannya kepada dirinya malah memberikan itu ke istrinya.sungguh ironis.padahal gantungan ponsel itu sangat berarti bagi Aya karena atas pencapaian kerja kerasnya,ia mendapatkan piagam penghargaan dan gift berupa gantungan ponsel tersebut
sungguh ini sangat menyakitkan bagiku, Erick!!! kamu menyakiti hatiku!!!,batin Ayana
.
.
gimana nihhh .. apa yang akan terjadi? apa yang Aya lakukan setelah ini?🥺🥺
Instagram eunhyeayu90
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 84 Episodes
Comments
Dewi Rez
lah di ulang lagi...ga seru Thor...
2023-02-08
2
Meiliani Pelangi
kok diulang lagi thor?
bab 18 dan 19 ceritanya sama.
2023-01-22
1