Ayana sampai dikantornya dan melakukan tugasnya,Salah satu tugas HRD yang cukup penting melakukan training and development. Fungsinya agar karyawan mampu memberikan hasil yang terbaik bagi perusahaan.
Pelatihan dan pengembangan (pendidikan) hal penting yang perlu dilakukan perusahaan. Karyawan perlu meningkatkan kemampuan sehingga memberikan dampak positif bagi perusahaan.
saat ini Ayana di hadapkan dengan beberapa karyawan magang salah satunya adalah Radit temannya,
"Dari serangkaian proses mulai dari administrasi, tes psikologi, hingga wawancara. Dengan memilih SDM yang tepat, perusahaan akan terbantu dan tidak akan mengalami kesulitan untuk mengembangkan potensi hingga mempersiapkan estafet kepemimpinan. Jika tidak bisa melakukan hal tersebut,saya akan merasa kesulitan melakukan pengembangan potensi.jadi saya berharap kalian bisa bekerjasama dengan baik agar memperoleh hasil yang memuaskan, kalian mengerti...!!!" ucap Ayana
"siap,kami mengerti!!!"ucap serentak para karyawan magang
"baiklah, kalian bisa kembali ketempat kalian bekerja." ucapan akhir Ayana menggerakkan semua karyawan kembali ketempat kerja mereka
Radit yang dalam barisan belakang kemudian menghampiri Ayana
"wah ... temanku benar-benar keren... ternyata kau sangat tegas dan bijaksana .. mengingat dulu di sekolah kau sangat lemah dan mudah tertindas..."
"jaga ucapan mu!!!" ucap Ayana dengan menatap Radit dengan tajam
Radit meringis tanpa dosa, "terimakasih ya ...kamu sudah membantu ku,aku akan menikah malah kena PHK sama tempat perusahaan ku dulu bekerja..."
"ya... itulah hidup..kamu juga sering membantu ku saat aku ingin bolos sekolah..."
"kau masih mengingat jaman kita saat Badung dulu,hey...Tuan Putri!!!!aku sampai melupakan sesuatu tentang Tuan Putri seperti mu..anak walikota yang menutup identitas, hehehehe"
"Radit .kau bisa tutup mulutmu ..dasar sahabat bermulut cabe...!!!awas saja ya kalo kamu mengumbar berita ini..."
"oke-oke...siap!!!aman lah...."
Ayana pergi meninggalkan Radit yang dari tadi sangat menyebalkan menganggu mood nya,
di mobil kedinasan pak Haris sedang melakukan perjalanan menuju tempat diadakannya pembukaan sekolah untuk penyandang disabilitas, beliau didampingi oleh beberapa ajudan juga pengawalan ketat dari intansi kepolisian juga TNI, pikiran nya saat ini sedang menjurus ke Ayana putri nya
"ambilkan aku minum .." ucap pak Haris
ajudan tampan bernama Erick itu mengambil minuman dan memberikan nya kepada pak Haris,
"terimakasih" ucap pak haris kemudian meminumnya
"ini.." ucap pak Haris memberikan lagi ke Erick
Erick dengan patuh mengambilnya dan menyimpan lagi,
"apakah anda menginginkan sesuatu?? seperti nya anda tidak sehat"ucap Erick
"tidak... tidak...aku baik baik saja,aku hanya memikirkan putriku Ayana..."
Erick terdiam,dia memang tidak pernah berinteraksi langsung dengan putri walikota, karena dia baru ditugaskan menjadi ajudan baru minggu kemarin.dari berita dikalangan ajudan juga pengawal bahwa putri dari walikota menutup diri dari kegiatan sosial sang ayah, apalagi sang putri memiliki kepribadian yang katanya emosional.
Di malam harinya Ayana pulang seperti biasanya dan ia bertemu Erick yang baru saja keluar dari rumahnya,Ayana memandang terpesona,ia tidak pernah menemui laki-laki seperti Erick,tampan, tubuh atletis tinggi proposional kulit nya putih bersih dan juga wangi.iya wangi karena ia sedang berhadapan langsung dengan pria itu
Erick hanya menunduk segan dan kembali berjalan lagi, Ayana hanya bengong dan memutar tubuhnya untuk melihat langkah Erick
"ini pengecualian... kenapa ada laki-laki sesempurna itu??ini bukan di negeri dongeng bukan ..ini sudah diabad 21, yang didominasi orang-orang dengan menggunakan kantong Doraemon...."ucap ayana tersenyum geli dengan ucapan konyol nya.
ayana kembali masuk kedalam rumah dengan tersenyum bahagia
"kamu sudah pulang...??"tanya pak Haris
Ayana kaget jika ayahnya ternyata sudah dibalik pintu,
"ayah....iiy-iya....." ucap Ayana yang tergagap karena ayahnya ternyata sudah dibalik pintu, apakah ayahnya mendengar apa yang dibicarakannya ya?
"yasudah, cepat masuk kamar mu..." ucap pak Haris
Ayana berjalan kearah kamarnya dan menutup kamarnya perlahan,tak seperti biasanya ia menjadi gugup seperti ini.
pak Haris terduduk diam melihat kearah luar , melihat penjagaan yang ketat dari beberapa keamanan yang ada, dengan mengingat ucapan anaknya tadi saat didepan pintu. ya pak haris mendengar semua yang diucapkan Ayana
.
.
hello gengs...masih stay tune kan.. bagaimana bagaimana...masih lanjut???
Instagram eunhyeagu90
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 84 Episodes
Comments