part 14

jam kantor sudah selesai, Ayana keluar dari kantornya dan melangkah terburu-buru menuju parkiran,ia kemudian membuka salah satu mobil yang ia kenal.

"maaf menunggu ku lama..." kata Ayana sembari menutup pintu mobil

Erick tersebut dan menghamburkan pelukannya ke tubuh Ayana, "tidak apa-apa....aku merindukan mu..."

Ayana tersenyum dalam pelukan Erick,tak dipungkiri ia juga sangat merindukan Erick.entah bagaimana nanti yang jelas saat ini hanya Erick yang memiliki chemistry yang baik kepada hatinya.

"baiklah... kita kemana hari ini .." tanya erick sembari melepaskan pelukannya

"kemana saaja...yang penting bersama mu..."

"baiklah..." ucap Erick kemudian

mobil mereka melaju meninggalkan parkiran kantor Ayana,dan dari situlah sosok Radit melihat jika ayana dijemput oleh orang yang sama saat di resepsi pernikahannya

Radit mengulum senyum, bagaimana ia tak bahagia melihat teman baiknya kini menemukan tambatan hatinya kembali setelah menjomblo 2 tahun.

"semoga yang ini ...bisa membawa Ayana sampai ke jenjang yang lebih serius..." gumam Radit

Ayana dan Erick memutuskan untuk melepas kerinduan disebuah hotel, sebelum Erick memasuki kamarnya, Erick mengajak Ayana makan di restoran yang ada di dalam hotel itu.

"makan yang banyak..." ujar Erick kemudian tersenyum kearah Ayana

"kami menyuruhku makan yang banyak.. baiklah..."kata ayana sambil tersenyum gemas kearah Erick

mereka menikmati makan mereka dengan lahap, sesekali mereka mencuri-curi pandang kemudian tersenyum satu sama lain. seperti dimabuk kasmaran mereka tampak menikmati momen ini.

setelah selesai makan Erick menggandeng Ayana kesebuah kamar hotel yang sudah ia pesan, Ayana masuk kedalam kamar itu dengan tersenyum.meski bukan hotel berbintang 5 tapi kamar ini menurutnya sangat nyaman karena memiliki balkon yang menghadap ke laut.sungguh romantis bukan, ketika di sore hari melihat sunset bersama dengan orang yang paling kita cintai.batin ayana

Erick kemudian memberikan pelukan hangat dari belakang, Ayana begitu kaget dengan tindakan Erick yang tiba-tiba

"kamu mengagetkan ku..." kata Ayana

"maaf.. karena aku membawa mu ketempat yang seperti ini ...dan bukan hotel berbintang 5..."

"ini bagus kok... kamar nya luas bersih wangi,dan juga memiliki balkon...ini sudah standard apartemen... kita juga dapat bonus bisa melihat pantai lebih dekat seperti ini..."

"syukurlah..kalo kamu suka....aku bingung harus mengajak mu kemana... karena status ku, yang harus berhati-hati ketika berpergian dengan seorang wanita yang bukan istri ku..."

Ayana tersenyum miris,ia baru menyadari jika dirinya hanyalah selingkuhan Erick ajudan ayahnya sendiri.entah ia begitu bodoh karena telah menerima cinta Erick,tapi kenyamanan hatinya lebih penting dari segalanya.tak apa meski ia sekarang menjadi selingkuhan Erick,

"tidak masalah...aku mencintaimu, karena aku tahu tentang ada apanya kamu... tentang mu yang memiliki istri...ini tidak mudah bagiku... karena aku harus berbagi cinta dengan wanita lain...tapi,aku harap kau juga memiliki perasaan yang sama dengan ku..."

"aku pun begitu...aku merasa sangat jahat telah mengkhianati istriku...tapi,dari lubuk hatiku ternyata aku lebih nyaman dengan mu...jika dulu kita terlebih dahulu dipertemukan... mungkin aku akan memilih mu untuk menjadi istri ku..."

Ayana berbalik menghadap Erick pandangan matanya berkaca-kaca,ia begitu terharu dengan ucapan Erick tanpa pikir panjang Ayana berjinjit dan mengecup hangat bibir Erick dan melepaskannya

. Erick tersenyum dengan tingkah Ayana yang telah mengecup nya terlebih dahulu, Erick kemudian menarik tengkuk leher Ayana kemu mencium bibir Ayana dengan mesra.

dengan disaksikan oleh deburan ombak juga angin laut,tak lupa suara burung-burung yang telah melewati masa senja yang kini menelan sang mentari.

Erick menggiring ciuman hangatnya dengan Aya berjalan sampai di ranjang dan merebahkan tubuh ayana, Erick berhasil mengukung tubuh aya, dengan masih bertautan bibir, mereka berdua tampak diliputi gelora asmara yang berkabut.

Erick kemudian melepaskan ciuman nya untuk memberikan ruang udara yang masuk,dia melihat ayana mencoba untuk mencari sisa sisa oksigen yang telah hilang,

pandangan mereka bertemu, tatapan mata Erick tampak berbeda melihat Ayana, tatapan hawa nafsu sudah menutup mata Erick untuk melakukan sesuatu yang lebih kepada Ayana.

"bolehkah aku melakukannya..."

.

.

nah.. nah..nah...nah....gimana ini.....aduuhhh😅😅🔨

Instagram eunhyeayu90

Terpopuler

Comments

Bintang kecil

Bintang kecil

apapun klo suka sama suka setan yg ketiga

2023-12-09

1

erwin heristanto

erwin heristanto

waduhhhh😁

2023-04-13

1

Meiliani Pelangi

Meiliani Pelangi

oh dasar penjahat kelamin

2023-01-22

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!