Dan ya Zergan kembali pulang dengan lemas serta seperti tak memiliki tenaga sedikit pun. Namun ternyata Zergan tak kembali pulang dia malah pergi ke suatu tempat yang ternyata Zergan pergi ke Makam seseorang.
"Buk kenapa sih setelah Zergan ketemu sama keluarga kandung Zergan semua orang yang Zergan sayang berubah. apakah Zergan salah bertemu dengan orang tua Zergan? Apakah Zergan gak boleh bahagia. Zergan pengen sesekali merasakan bahagia!" Zergan mengucapkan kalimat tersebut dengan airmata yang mengalir deras melewati pipi.
Tiba tiba terdengar suara...
"Mereka hanya ingin kamu kuat. mereka menguji apakah kamu bisa bersama keluargamu selamanya. ibu harap kamu bisa menjaga adikmu dan keluarga mu. jangan menyerah dengan apa yang membuatmu sakit. anggap itu sebagai cobaan! ibu pergi dulu ya!"
Ucapan tersebut membuat Zergan terbangun dari tidurnya, yang ternyata setelah bercerita di makam seorang yang Zergan panggil ibu Zergan tertidur seakan akan memeluk ibu itu. yang padahal dia hanya memeluk batu nisan nya.
...****************...
waktu telah menunjukkan pukul 5 sore, Zergan tetap saja duduk di samping makam itu, Zergan mendengar langkah kaki dari balik badan nya, saat dia menoleh betapa kagetnya yang datang adalah ibunya. "Loh ibu kok kesini?"
Ibu nya pun juga kaget melihat anaknya berada di makan ini dengan air mata yang berlinang. "Ibu mau jenguk kakak ibuk nak?"
Zergan sontak kaget. dan bertanya kembali untuk memastikan nya bahwa dia tak salah. " apakah Bu Sari ini kakak ibuk?" Ibunya mengangguk dan kembali mengatakan.
"Kakak ibu meninggal karena dulu sempat menyelamatkan seorang anak dari kebakaran di panti asuhan milik beliau:)" Seketika raut wajah ibunya berubah.
"Ibu maafin Zergan ya sebenarnya anak yang Bu Sari selamatkan itu adalah Zergan!" Mendengar ucapan Zegan ibunya langsung memeluk Zergan dan berkata
"Makasihh mbak makasihh udah selamatkan anak aku:("
Zergan tak menyangka bahwa ibunya bakalan menerima apa yang sebenarnya terjadi dan dia semakin sayang kepada Zergan. ibunya melepaskan pelukan untuk Zergan dan mengajak Zergan untuk berdoa kepada Bu Sari agar Bu sari di berikan ketenangan.
Setelah berdoa mereka berdua memutuskan untuk pulang bersama,
di perjalanan mereka berdua berbincang bincang hingga tertawa terbahak bahak, entah apa yang mereka bicarakan, Sampai suatu saat di lampu merah ibu Zergan nyeletuk,
"Siapa sebenarnya yang melakukan pembunuhan di sekolah kamu?"
Zergan terdiam mendengar ibunya berkata demikian karena Zergan sedang tak mau membahas itu, namun terpaksa lagi Zergan harus membahas ini lagi.
"Iya ma.. sebenarnya yang membunuh teman Zergan itu adalah Dian, Sahabat Zergan dari panti asuhan yang sangat Zergan cintai. Dia janji kepada Zergan gak akan melakukan hal kayak gitu dan mau nunggu Zergan buat kembali ke dia. namun dia seakan akan gak mau menunggu hingga melakukan hal tersebut dengan alasan ingin menjaga Zergan bu."
Mendengar itu ibunya mengangguk dan berfikir sebentar dan menjawab pernyataan itu. "Kalau ibu jadi Dian ibu juga pasti akan melakukan hal yang sama! karena ibu juga gak mau ayah kamu kenapa kenapa, karena dulu ayah kamu berpacaran dengan seorang wanita yang notabene nya adalah seorang anak mafia! ibu sih setuju sama dia ."
"tapi ibu Zergan sama temen Zergan sekedar teman sebatas idola dan fans, kenapa harus sejahat itu kenapa dia melakukan itu,"
Melihat mood anaknya yang sudah memburuk ibunya menyuruh dia untuk cepat pulang, dan sesampainya di rumah ibunya langsung menyuruh Zergan untuk istirahat.
...****************...
TO BE CONTINUE
Tunggu part selanjutnya besok ya saat author tidack sibukk
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 45 Episodes
Comments
MBAK CANTIK
maaf ya jarang up soalnya lagi sibuk banget
2023-01-12
0