Seorang pria dengan nafas tersengal-sengal menghampiri kediaman seorang wanita yang akan menjadi calon bosnya
Tok
Tok
Tok
"permisi, apakah ini kediaman Sherly Cornelius?" tanya Juna sembari melihat kembali alamat di kartu kecil berwarna putih yang terselip nama sang empunya
"benar, ini adalah kediaman non Sherly. sihlahkan masuk" ucap bi Ningsih
"terima kasih, bi" ucap Juna
"mau bibi buatkan minuman apa, den?" tanya bi Ningsih
"Air putih saja, bi" ucap Juna
"yasudah, bibi ke dalam dulu untuk buatkan aden minuman, aden bisa tunggu di ruang tamu ini sambil menunggu non Sherly ke sini" ucap bi ningsih
"oke, bi. makasih" ucap juna
*******
"maaf, lama menunggu" ucap seorang wanita dengan suara lembutnya mengangetkan pria yang sedang duduk termenung seorang diri
"eh, nggak apa_pa non" ucap Juna
"kamu bawa lamaran kerjanya?" tanya Sherly
"ini, non," ucap Juna sambil menyerahkan amplop berwarna cokelat berisi dokumen mengenai indentitas dirinya
"baiklah, saya akan periksa dulu. Kamu duduk dulu saja," ucap Sherly yang membuka amplop berwarna cokelat tersebut dengan hati-hati
"ternyata aku salah memang dia bukan Johan, di sini kartu indentitasnya pun bernama Arjuna Kusuma" gumam sherly dengan sendu
"Juna, saya sudah pelajari berkas-berkas kamu dan saya memutuskan untuk menerima kamu sebagai supir pribadi saya. Mulai hari ini kamu juga boleh tinggal di paviliun bersama pekerja lain" ucap Sherly
"terima kasih banyak, non Sherly sudah mau menerima saya bekerja di sini" ucap Juna
"sama-sama, kamu juga sudah menolong saya tempo hari" ucap Sherly
"hmmm, i-iya non" ucap Juna
"ini kunci mobil saya, kamu bisa memanaskan mobil terlebih dulu sebelum kita pergi ke kantor" ucap Sherly
"siap, non" ucap Juna
flashback on
2 tahun lalu
"sebenarnya siapa orang ini, papa? apa dia seorang mafia? sampai dia terdampar di negara asing seperti ini" ucap savira kusuma
"papa juga nggak mengenal orang ini karena papa tidak menemukan dompet atau handphonenya"ucap pak Brata
ketika mereka sedang berbincang-bincang, suara dari dalam ruangan rawat bergema sampai ruang tunggu
"si- siapa kalian?" tanya Johan yang sudah sadar dari tidur panjangnya selama 6 bulan
"saya yang menolong kamu saat tenggelam di laut rugen"ucap Brata
"lalu si- siapa saya?" tanya Johan sambil mencengkram erat kepalanya yang kesakitan
"saya akan berikan kamu nama Arjuna Kusuma sebagai pengganti kakak Savira kusuma yang meninggal satu tahun lalu serta kartu identitasnya" ucap Brata kusuma
"te-terima kasih pak. kalau boleh tau kenapa Arjuna anak bapak bisa meninggal?" tanya Johan
"anak saya itu dulunya suka balapan motor liar, jadi mulai sekarang kamu bisa memanggil saya dengan sebutan papa brata!" ucap brata
"ba-baiklah, pak. eh, maksud saya papa"ucap johan
flashback off
*
*
*
*
📱kring!!!
📞"where are you?" said Brata Kusuma
📞"in Indonesia, dad" said Juna
📞"what are you doing??" said brata
📞"sorry, papa. aku hanya ingin mencari tau mengenai siapa diriku sebenarnya" ucap Juna
📞"tidak perlu kamu mencari tau siapa dirimu yang jelas kamu anak papa" ucap Brata
📞"maafin Juna, pah tapi aku harus mengetahui tentang keluargaku di Indonesia" ucap Juna
📞"kalau begitu papa akan pindah ke Indonesia demi membantumu menemukan keluargamu" ucap Brata
📞"benarkah, pah?!"kaget Juna
📞"tentu, papa akan bantu kebahagiaanmu, tapi ingat kamu tetap akan jadi anak papa sampai kapan pun juga" ucap Brata
📞"tentu, pah. aku tunggu papa sama Paulina datang ke Indonesia" ucap Juna
Tut
bersambung
...don't forget to like each episode, vote as much as possible, and add it to the bookshelf as a Favorite...
...Thank you for stopping by at this work, I hope it can entertain all of you...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 122 Episodes
Comments