"ugh.. kekuatan apa ini!? semua orang mengatakan Duchess keluarga Agrhine hanya sebuah patung..! bagaimana bisa duchess yang dikatakan sebagai boneka dapat memiliki kekuatan seperti ini!!"ucap komandan komplotan penyusup
pertarungan itu benar benar sengit,suara pedang yang kuat memenuhi seluruh koridor hingga terdengar di tempat Xavier berada
"ah.. seperti nya kita harus menyelesaikan ini..!! aku tidak punya banyak waktu untuk mengurusi mu..!jadi beritahu kepada raja Yama..bahwa dia harus mengurusi satu semut..!"ucap reyna dengan menebaskan pedangnya ke leher pembunuh itu ,dalam sekejap mata pembunuh itu mati
"siapa raja Yama!!"ucap batin pembunuh itu sebelum tebasan pedang milik Reyna mengenai nya.
"hei.. beritahu aku dimana Duke?"ucap reyna mengusap wajah nya yang terkena percikan darah.
Reyna tersadar bahwa dia sudah menakuti kedua anak itu"carlos jaga adik mu."ucap reyna yang ingin pergi.
namun saat dia ingin pergi, Xavier tiba tiba muncul"kenapa kau keluar dari kamar "ucap Xavier.
sontak saja Reyna terkejut,dia kaget bahwa dia tidak dapat merasakan keberadaan Xavier.
"apa yang terjadi di sini?"ucap Xavier.
"itu.."
sejak hari itu kejadian malam itu seluruh keamanan di mansion semakin di perhatikan.
Xavier yang melihat reyna memegang sempat curiga melihat nya,saat di ruangan kerja ian menceritakan semua nya kecuali saat asley ketakutan melihat ibu nya membunuh dengan bengis.
--di ruangan kerja -
"apa kau yakin ian?"tanya Duke.
"benar yang mulia.saya tidak akan keliru yang jelas itu bukan mimpi."ucap Ian masih terkejut memikirkan nya.
di sisi lain....
di rumah kaca yang berisikan bunga mawar yang akan mekar membuat banyak aroma mawar yang tersebar di seluruh rumah kaca.
Reyna duduk di kursi dengan meminum teh mawar dan perasaan deja vu muncul dalam hatinya.
Di rumah kaca,reyna menatap bunga bunga dan berpikir apakah dia seperti bunga mawar yang berduri atau Langit yang memiliki langit nya sendiri.
jarak Reyna Dan bunga mawar sangat dekat sehingga dia dapat memetik nya dengan mudah,may yang berada pada saat itu tidak berkata kata dan memiliki ekspresi biasa aja namun ketika dia mengingat nya dia merasa itu tidak mungkin
pintu kaca terbuka dan suara langkah kaki yang familiar,reyna melirik nya
"seperti nya kau menyukai bunga."ucap Xavier yang datang ke rumah kaca
reyna berhenti dan menoleh"tidak juga..karena anda mengatakan nya saya jadi tidak menyukai nya."ucap reyna kembali meminum teh nya dan meletakkan tangkai bunga mawar yang ia petik di atas meja
pelayan itu langsung menunduk saat xavier tiba ,namun pria itu sangat marah dan kesal dia hanya bertanya secara baik baik namun Reyna menjawab nya secara tidak menyenangkan
"kalian bisa keluar,aku ingin berbicara dengan duchess"ucap xavier melambaikan tangan seperti mengusir dengan halus.
"baik Duke"ucap mereka dan sedikit melirik Reyna.
Reyna hanya mengangguk kan kepalanya dan menandakan bahwa dia mengerti dari tatapan pelayan nya.
Xavier menarik kursi dan duduk tepat di depan nya.
Reyna mengerutkan kening nya dan mata nya menjadi sangat malas ketika melihat Duke.
"apa yang membuat anda datang kemari Duke."ucap reyna
Xavier melirik bunga mawar dan berkata"ini mansion ku,apa salah nya aku mengunjungi nya."ucap Duke.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 42 Episodes
Comments