saat dia memejamkan mata nya,sebuah suara dari pintu yang terbuka terdengar,dia menoleh ke arah pintu dan melihat kedua anak itu.
Carlos dan aysel...
"ibu.. ternyata ibu di sini?"ujar aysel mencoba menghampiri Reyna.
Reyna melirik mereka berdua dan berkata "kenapa kalian mencari ku?"tanya Reyna dengan mengerutkan keningnya.
sontak saja gadis kecil yang imut itu terkejut melihat ekspresi wajah milik Reyna yang ketus,anak itu tidak berani mendekati Reyna.
namun Carlos melihat nya dan mendorong punggung aysel dengan lembut "kami sedari tadi mencari ibu."ujar anak itu lagi lagi mengulangi perkataan aysel.
Reyna mengerut kan alisnya dan berkata "alasan nya."tanya Reyna melirik Carlos.
Carlos tidak menjawab nya dan menarik aysel untuk duduk di samping nya , dengan tatapan yang berani carlos berkata "apakah ada alasan untuk kami Mencari ibu kami"ujar carlos dengan menatap tajam ibu nya.
mata milik Carlos dengan mata ungu nya seolah olah bersinar dengan indah dan rambut nya di sinari matahari yang hampir terbenam....
benar benar waktu berlalu sangat cepat.
"hm.. terserah ."ujar Reyna membaca buku sejarah sekali lagi meskipun dia harus mengulangi nya.
berjam jam waktu berputar, matahari terbenam mereka bertiga masih membaca buku di perpustakaan.
Reyna membaca berbagai buku dan jenis di perpustakaan yang besar itu, meskipun dia harus menaiki tangga untuk mengambil buku yang ingin dia baca.
"ibu..aysel ingin buku yang di atas ibu,aysel ingin membaca nya"ucap aysel kepada Reyna yang sedang menaiki tangga perpustakaan.
Reyna melirik buku yang di katakan aysel dan memalingkan wajahnya "tidak boleh,ini sudah mulai malam Mata mu akan sakit jika terus membaca"ujar Reyna turun dari tangga.
"t-tapi kakak bisa membaca buku hingga larut malam "ujar aysel.
Reyna menatap carlos dan berkata dengan tegas"aysel aku tidak tahu apa yang kau pikirkan,kenapa kau mendekati ku .. kenapa kau berusaha menarik perhatian ku ,aku tidak memahami nya terutama kau carlos..kau sangat mirip dengan tuan duke , seorang pria menyebalkan dan tidak tahu malu."ungkap Reyna secara dingin dan meletakkan buku nya di rak yang tidak beraturan,Reyna pergi begitu saja meninggalkan mereka berdua dan tidak menoleh.
hubungan ibu dan anak ini.. sangat sangat rumit...
walaupun demikian Reyna mengatakan dengan tegas dan dingin, sebenarnya Reyna sedang berpura pura untuk meniru sikap pemilik tubuh sebelum nya.
tetapi jangan lupa bahwa Reyna adalah artis terkenal kelas atas , dengan rumor bahwa dia wanita yang sulit untuk di pahami dan wanita yang menyembunyikan hati hangatnya di suatu tempat yang seorang pun tidak mengetahui nya.
Reyna pergi dengan pelayan yang menjaga pintu masuk Perpustakaan dan tidak bertanya apapun ,dia hanya mengikuti Reyna dari belakang hingga ke kamar nya.
"Nyonya saya akan menyiapkan keperluan mandi anda."ujar pelayan itu.
"tidak perlu aku bisa membersihkan diriku sendiri.keluarlah"ujar Reyna melirik dengan tajam.
pelayan itu pergi perlahan-lahan Dan Reyna melakukan apa yang di katakan nya ..dia mampu membersihkan diri nya tanpa seorang pelayan.
++-----
ruangan yang megah,kamar tidur yang luar , setiap sudut ruangan berisikan bunga mawar dan aroma yang harum.
"aku lapar."gumam nya begitu saja
"aku harus mencari makanan di mana?harus kah aku mencari makan di dapur?"tanya nya kepada dirinya sendiri
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 42 Episodes
Comments