Eps-17

"marquess Lionel?hm.."ucap batin asley.

"saya adalah asley Agrhine"ucap asley tersenyum cerah.

anak itu Richie memerah dan menunduk malu"i-iya.."

perkenalan yang singkat namun mungkin di masa depan mereka akan menjadi Teman yang erat, seluruh anak bangsawan saling berkenalan.

apa mungkin karena mereka bagsawan banyak anak anak mengerti artinya membangun relasi atau orang tua mereka mengajarkan nya.

"hei.. Carlos aku tidak melihat duchess "ucap seorang anak kecil berambut pirang dan mata biru yang indah seperti laut.

"ah....ibu memiliki beberapa urusan?"ucap Carlos .

pangeran itu tersentak dan berpikir dalam batin"sebagai anak yang terkurung dari dunia luar dia memiliki tata perilaku yang baik dan anak kecil yang seumuran ku ini dia sangat baik dalam beralasan."ucap pangeran ke-lima.

"pesta minum teh ini tidak lain bertujuan untuk memperkenalkan putra dari Agrhine..siapa yang tidak tahu hal ini.jika keluar dari gerbang ini,yang artinya anak anak ini bisa menceritakan seperti apa penerus keluarga Duke Agrhine.ha.. benar benar seperti kata ayah mereka sangat cerdik."ucap anak itu yang di sebut Pangeran ke lima.

"begitu kah.. bisakah aku berkeliling di mansion Agrhine?"ucap pangeran ke-lima dengan senyum kecil.

carlos menatap pangeran secara langsung dan bersmirk"tentu saja pangeran..anda bisa melakukan apapun yang anda inginkan?"ucap Carlos.

pangeran ke-lima berpaling pergi dan berkata saat berjalan"terima kasih."ucap pangeran itu tanpa berpaling.

 

mansion Agrhine benar benar sangat besar,kau tidak dapat membayangkan betapa besar nya dan megah nya Mansion itu.

seluruh sudut mansion berisikan penjaga dan di kelilingi taman yang sangat indah.

"taman ini melebihi Taman istana."ucap batin pangeran itu

pangeran itu berhenti dan berkata "tapi aku ada di mana sekarang?"ucap batin anak itu dengan polos nya dan celingak-celinguk.

saat dia celingak-celinguk dia melihat sebuah taman kaca yang sangat berbeda dari taman kaca tempat mereka berkumpul.

setiap sudut taman kaca ditanami oleh bunga bunga Lotus dan mawar,di kelilingi oleh danau kecil dan seorang wanita yang sangat cantik yang tidak lain adalah asley.

"aneh..siapa kakak cantik itu?"ucap anak itu berjalan terus hingga sampai di jembatan rumah kaca.

"hm?siapa kau nak?"tanya wanita itu yang tidak lain adalah Reyna.

anak itu tersentak dan berkata "ehemm..saya hanya asal lewat saja "ucap pangeran itu.

Reyna menatap mata anak itu dan berkata "wahh.. apakah kau tahu nak,jika kau di sana kau akan jatuh ke danau.danau itu sangat dalam."ucap reyna menutup mulutnya dengan tawa kecil ala ala seorang wanita bagsawan.

"heh..kakak.. apakah kakak pikir saya ini bodoh?jelas sekali danau ini sangat pendek, bahkan itu tidak sampai untuk menenggelamkan saya."ucap pangeran ke-lima dengan mata nya yang tajam dan tegas.

Reyna tertegun dan berkata "yah ampun..apakah anak zaman sekarang sangat pintar ~aigoooo~~"ucap Reyna memegang sapu tangan.

namun pangeran itu tidak bergeming dan membuat suasana menjadi canggung,lalu reyna berpikir dalam batin nya"anak ini sangat pintar..dia memang layak di sebut sebagai pangeran ke-lima yang di berkati oleh dewa..!!"ucap Reyna menyulam sapu tangan.

"ha..aku tidak pernah menyulam selama aku hidup, kenapa aku harus menyulam?ck.ini pasti karena aku merasa bosan."ucap reyna memejamkan mata nya.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!