Setelah beberapa waktu mencari tempat yang tepat untuk digunakannya, Xue Yunlei pun akhirnya menemukan sebuah goa.
Aura energi qi yang keluar dari mulut goa itu sangat tebal, sehingga hanya dengan mengikuti sumber dari aura energi qi yang dia rasakan, Xue Yunlei bisa menemukan goa itu.
Remaja itu pun mulai meningkatkan persepsinya untuk bisa merasakan apakah ada makhluk yang menghuni goa itu atau tidak.
Sebab Xue Yunlei tidak ingin bertindak ceroboh untuk memasuki goa itu.
Karena seperti biasa, jika suatu tempat memiliki energi qi yang tebal, sudah pasti ada makhluk hidup yang menempati tempat itu.
Jadi Xue Yunlei harus memastikan terlebih dahulu apakah goa itu aman untuk dia gunakan atau tidak.
Setelah memastikan tidak ada makhluk yang menghuni goa tersebut, Xue Yunlei segera memasukinya.
Saat Xue Yunlei memasuki goa itu, dirinya langsung disambut oleh suara yang berasal dari seorang pria tua.
"Siapa kamu? Mengapa memasuki goa ini?".
Mendapatkan pertanyaan dari sosok yang tidak bisa dilihatnya itu, Xue Yunlei pun segera menjawab.
"NamaKu adalah Xue Yunlei, aku kesini agar bisa menggunakan goa ini sebagai tempat untuk berkultivasi". Jawab remaja itu.
"Hmm, jadi namaMu adalah Xue Yunlei!?".
"Tetapi bagaimana kamu bisa datang ke tempat ini?". Tanya suara itu.
Suara itu terdengar merasa sangat heran dengan kemunculan remaja itu.
Sebab untuk bisa turun ke dasar jurang itu, sekurang - kurangnya adalah seorang pendekar langit.
Meskipun demikian, tidak ada seorang manusia pun yang bisa memasuki dasar jurang itu.
Hal itu disebabkan karena jurang tersebut telah di pasang formasi pembatas agar tidak bisa dimasuki oleh para pendekar langit.
"Oh, mengenai hal itu, aku hanya mengetahuinya bahwa diriKu saat itu berada dalam pengaruh ilusi".
"Dan aku juga tidak mengetahui siapa yang menyerangKu dengan teknik ilusi tersebut sehingga aku bisa jatuh kejurang ini".
"Hei Bocah! Melihat basis kultivasiMu, kamu hanya sebagai seorang pendekar di ranah ahli tingkat dasar, karena baru mengumpulkan energi qi sebayak 50 lingkaran, mana mungkin kamu bisa selamat saat terjatuh ke jurang ini?".
Mendengar rasa penasaran yang tergambar dari pertanyaan suara tersebut, Xue Yunlei pun langsung menjelaskan kronologi mengapa dirinya bisa selamat saat terjatuh ke jurang itu.
Mendapatkan penjelasan dari Xue Yunlei, suara yang terdengar seperti milik dari seorang pria tua rentah itu langsung tertawa.
"Ternyata langit masih berpihak kepadaMu, sehingga kita bisa berjodoh denganKu seperti ini". Tanggapan yang diberikan oleh sosok yang tidak terlihat tersebut.
"Mohon maaf atas kelancanganKu, tetapi jika aku boleh tahu, siapa kakek sebenarnya? Dan mengapa tidak menampakkan diri kepadaKu?".
Kata - kata yang terlontar dari mulut Xue Yunlei karena merasa penasaran dengan sosok pemilik suara tersebut.
"Ha...ha...ha...ha...ha...apakah kamu benar - benar ingin melihat wujudKu? Baiklah, aku akan menunjukkan wujudKu kepadaMu, tetapi apakah kamu sudah siap untuk melihatnya?". Tutur suara dari sosok yang misterius itu bertanya kepada Xue Yunlei.
"Iya! saya sudah siap untuk melihatnya!". Jawab Xue Yunlei dengan penuh keyakinan.
Dalam sekejab mata, sosok pria paruh baya berjubah putih serta memiliki rambut, janggut dan kumis panjang serta berwarna putih itu muncul dihadapan Xue Yunlei.
Akan tetapi wujud Sang Kakek itu tidak terlihat dengan jelas oleh Xue Yunlei.
"Kakek, mengapa wujudMu tidak terlihat jelas olehKu?". Tanya remaja itu dengan nada suara yang penasaran.
"Masih untung kamu bisa melihatKu, jika kita tidak berjodoh, sampai matipun kamu pasti tidak akan bisa melihat wujudKu ini". Jawab pria paruh baya itu.
"Mengapa bisa seperti itu?". Tanya Xue Yunlei lagi.
"Bocah! Ternyata kamu begitu cerewet juga, serta rasa ingin tahuMu begitu besar".
"Baiklah, aku akan memberitahukan kepadaMu siapa aku sebenarnya".
"Ribuan tahun yang lalu, aku ini adalah seorang dewa yang tinggal di alam lagit, akan tetapi karena aku telah membuat kesalahan yang besar, sehingga aku terbunuh, dan rohKu melarikan diri dari alam langit agar tidak mendapatkan hukuman dari Kaisar Langit".
"Jadi, mengapa wujudKu terlihat hanya seperti ini, itu karena aku saat ini tidak lagi memiliki tubuh, dan apa yang kamu lihat ini hanyalah rohKu saja".
Sosok pria paruh baya itu terus menjawab serta memberikan penjelasan kepada Xue Yunlei mengenai identitasnya dan apa yang dia lakukan.
Setelah mendengar dengan seksama setiap penjelasan yang diberikan oleh sosok itu, Xue Yunlei pun kini sudah mengerti.
"Jadi, apakah aku boleh menggunakan tempat ini untuk bisa berkultivasi?". Tanya Xue Yunlei untuk mendapatkan ijin dari sosok itu.
"Bocah, melihat keistimewaan tubuh yang kamu miliki ini, sepertinya kamu bisa menampung energi sebesar apa pun".
"Akan tetapi hal itu harus dibarengi juga dengan meningkatkan kualitas tulang dan juga kualitas ototMu".
"Jika tidak, meskipun ruang dantian yang kamu miliki itu sangat luas, pasti akan hancur lebur saat menyerap suatu energi yang sangat besar jika kualitas tulang dan ototMu masih seperti itu".
"Jadi aku harus bagaimana?". Tanya Xue Yunlei penasaran.
"Kamu harus terus meningkatkan kualitas tulang dan ototMu terlebih dahulu, agar kamu bisa menerima energi qi yang banyak".
"Tetapi dari mana asalnya energi qi yang banyak itu?". Xue Yunlei kembali lagi bertanya.
"Kamu tidak perlu memikirkan hal itu, yang perlu kamu pikirkan adalah berusaha untuk terus meningkatkan kualitas tulang dan ototMu itu". Jawab sosok paruh baya tersebut.
"Kakek, apakah aku boleh bertanya suatu hal kepadaMu?". Tanya remaja itu lagi.
"Hal apa yang ingin kamu tanyakan?". Ucap pria tua itu menanggapi pertanyaan Xue Yunlei.
"Apakah aku bisa keluar dari tempat ini?". Tanya Xue Yunlei.
"Ha...ha...ha...ha...ha...mengapa pertanyaanMu tidak berkualitas seperti itu? Apakah tidak ada pertanyaan yang lain?". Tanggapan yang diberikan oleh roh itu.
"Aku bertanya seperti itu karena, aku sedang memikirkan keadaan guruKu saat ini, jika aku tidak kembali, dia akan merasa sangat khawatir".
"Untuk itu aku berharap agar bisa segera keluar dari dasar jurang ini".
Xue Yunlei memberikan alasan mengapa dia melontarkan pertanyaan tersebut.
Sosok pria paruh baya itupun langsung tersenyum mendengar penjelasan Xue Yunlei.
"Murid yang sangat berbakti".
"Bocah! Kamu ini sangat menarik, bagaimana jika aku menjadi guruMu? Apa kamu mau?". Tutur sosok pria paruh baya itu memberikan tawaran kepada Xue Yunlei.
"Mengetahui identitasMu, siapa yang tidak ingin untuk menjadi muridMu, akan tetapi aku sudah memiliki seorang guru, jadi aku harus meminta ijin terlebih dahulu dari guruKu jika aku ingin menjadi muridMu". Jawab Xue Yunlei dengan polos.
"Baiklah, aku memahami pemikiranMu itu, jadi aku tidak akan memaksaMu untuk menjadi muridKu".
"Tetapi, jika kamu mau keluar dari dasar jurang ini, itu tidak akan mungkin dengan basis kultivasiMu saat ini".
"Sehingga kamu harus meningkatkan terlebih dahulu kultivasiMu hingga ke ranah Pendekar Langit, agar kamu bisa keluar".
"Apakah Kakek bisa membantuKu untuk bisa keluar dari jurang ini?". Tanya Xue Yunlei penuh harap.
"Baiklah, aku akan membantuMu, jadi, jika kamu mau berkultivasi, kamu bisa melakukannya didalam goa ini". Tutur sosok itu yang langsung menghilang dari pandangan Xue Yunlei.
"Terima kasih Kakek!". Balas Xue Yunlei.
Remaja itu pun segera memilih tempat yang tepat untuk berkultivasi.
Setelah mendapatkannya, remaja itu pun segera kembali ke mulut goa hendak membuat segel pembatas untuk menutupi mulut goa tersebut.
Namun, saat dirinya memperhatikan mulut goa itu, dia langsung bisa melihat seperti sudah ada dinding transparan dengan kilatan - kilatan kecil memanjang yang telah menutupi mulut goa itu.
"Siapa yang melakukannya? Apakah kakek itu yang melakukannya?". Pikir Xue Yunlei.
Merasakan bahwa keamanannya sudah terjamin, remaja itupun segera berbalik ketempat semula yang telah dia pilih.
Xue Yunlei pun segera duduk bersila dan segera mengambil batu permata milik ular piton.
Dia segera menggerakkan kedua tangannya untuk mengaktifkan sebuah teknik agar bisa menyerap energi yang terkandung didalam batu permata tersebut.
Setelah sudah selesai mengaktifkan teknik penyerapan energi, Xue Yunlei pun langsung memusatkan konsentrasinya untuk berkultivasi dan mulai menyerap energi batu permata serta energi alam yang ada di sekitarnya.
~Bersambung~
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 328 Episodes
Comments
Darwito
free RF
2024-02-21
2
Queen
knp gak di ambil tubub ular itu, kan bgs untuk kultivasi
2023-08-27
1
Baryodo A'Man
Terima kasih atas saran dan kritikan yang membangun 🙏🙏🙏
2023-03-03
1