Keesokan harinya, hal yang sama juga dilakukan oleh Xue Yunlei dan juga Xue Bang, dan hal itu terus berlanjut selama dua tahun berjalan.
Xue Yunlei sendiri semakin sering bertemu dengan Shang Mingmei.
Hati Chen Kaibo serta Xue Zhao makin panas dan semakin tidak tertahankan lagi.
Disuatu hari, pada saat sesi duel, Xue Bang segera mengundang Chen Kaibo untuk menjadi lawannya.
Chen Kaibo yang merasa sangat jengkel kepada Xue Bang karena selalu berada di samping Xue Yunlei dengan cepat segera naik ke atas panggung arena pertarungan.
"Aku ingin memberikan pelajaran kepada Si Gendut ini agar tidak lagi bisa untuk selalu bersama dengan Si Sampah itu!" Gumam Chen Kaibo.
Chen Kaibo sendiri adalah jenius peringkat dua di akademi itu, sehingga jika Xue Bang bisa mengalahkannya, remaja gendut itu akan di hormati juga serta tidak akan di pandang sebelah mata oleh Xue Zhao yang adala jenius pertama.
"Ternyata kamu punya nyali juga untuk menantang diriKu, baiklah, aku akan melayaniMu" ucap Chen Kaibo dengan menganggap remeh Xue Bang.
"Tidak perlu banyak bicara, ayo buktikan kepada semua orang bahwa kamu itu adalah seorang jenius atau seorang pecundang!" Kata - kata yang dilontarkan oleh Xue Bang.
Mendengar tanggapan yang Xue Bang berikan, Chen Kaibo langsung menyerangnya dengan pukulan tinjunya yang dikombinasikan dengan tendangan.
Xue Bang hanya sedikit bergerak kesamping dan langsung memukul titik lemah yang berada di paha dan di pangkal lengannya.
Serangan itu dieksekusi oleh Xue Bang dengan cepat dan tidak terlihat begitu berarti bagi para murid yang melihatnya.
Namun serangan tersebut diketahui oleh para guru pembimbing.
Serangan tersebut karena Xue Bang memiliki tubuh yang besar sehingga tidak terlalu lincah untuk menghindar atau pun menyerang.
Jadi, dirinya harus memanfaatkan setiap kelemahan musuh agar menjadikan hal itu sebagai momentum yang tepat untuk melakukan serangan.
Dan karena Chen Kaibo telah meremehkannya, sehingga momentum serangan yang tidak memperhitungkan kelemahan itu segera di manfaatkan dengan baik oleh Xue Bang.
Hanya tiga gerakan saja yang bisa di keluarkan oleh Chen Kaibo.
Kuda - kuda Chen Kaibo pun langsung goyah setelah melakukan serangan kepada Xue Bang.
Remaja berusia 14 tahun itu tidak menyangka, hanya dalam waktu 2 tahun saja, Xue Bang yang dianggap pecundang itu mampu untuk melumpuhkannya hanya dalam sekejab saja.
Tidak hanya Chen Kaibo yang merasa sangat terkejut, akan tetapi semua murid junior dan murid senior yang melihat kejadian itu pun merasa sangat terkejut, tidak terkecuali dengan Xue Zhao.
"Sial! Aku ternyata terlalu menganggap remeh Si Gendut ini".
"Aku tidak menyangka perkembangannya dalam dua tahun ini begitu pesat".
Chen Kaibo hanya bisa menggerutu meratap apa yang saat ini telah di perbuat oleh Xue Bang kepadanya.
"Mengapa kamu tidak menyerangKu lagi? Apa yang kamu pikirkan?" Tanya Xue Bang berpura - pura tidak tahu apa yang dia lakukan.
Mendengar perkataan Xue Bang yang menurut Chen Kaibo adalah kata - kata hinaan kepadanya, tidak menanggapinya.
Remaja itu segera menggunakan ilmu meringankan tubuh dan turun dari atas panggung arena serta langsung duduk kembali di tempatnya semula.
Melihat sikap Chen Kaibo, semuanya hanya bisa terdiam.
"Apakah masih ada yang mau duel denganKu?" Tanya Xue Bang mengundang murid yang lain untuk naik ke atas panggung arena.
Undangan tersebut tidak di tanggapi oleh para murid junior.
Xue Yunlei hanya tersenyum saat melihat sahabatnya kini penuh dengan rasa percaya diri untuk menantang murid yang lain.
"Jika tidak ada dari kalian yang mau melakukan duel denganKu, aku harap senior Xue Ge mau memberikan sedikit petunjuk kepadaKu".
Pinta Xue Bang kepada salah satu murid senior yang berusia 19 tahun yang memiliki tubuh lebih tinggi sedikit darinya, namun kemampuannya berada di peringkat 30-an.
Undangan itu pun segera di terima oleh murid senior tersebut.
Xue Yunlei hanya bisa menggelengkan kepalanya menanggapi langkah berani yang diambil oleh Xue Bang.
Shang Mingmei yang memperhatikan sikap Xue Bang yang sesekali menatap ke arah Xue Yunlei, langsung bisa memahami, bahwa peningkatan remaja gendut itu disebabkan karena Xue Yunlei yang selalu bersama dengannya.
Gadis itu pun langsung tersenyum dan juga sesekali menatap ke arah Xue Yunlei.
Xue Ge pun segera melesat naik ke atas panggung untuk bertarung dengan Xue Bang.
"Senior Ge, bukannya junior ini memandang rendah kemampuan yang senior miliki, akan tetapi aku membutuhkan tantangan agar bisa lebih meningkatkan lagi kemampuanKu!" Ujar Xue Bang sambil menangkupkan tangannya.
"Mohon senior memberikan petunjuk kepada junior ini" tutup Xue Bang.
"Baiklah, aku tidak akan sungkan lagi kepadaMu, aku sangat menghormati keberanianMu itu!" Balas Xue Ge.
Perbedaan 5 tahun kualitas usia tulang, kecepatan serta tingkat kultivasi, adalah suatu kerugian besar bagi Xue Bang.
Remaja itu hanya bisa mengimbangi bobot kekuatan yang dia miliki, selain dari itu, dapat dilihat, Xue Bang tidak bisa untuk bersaing dengan Xue Ge.
Saat keduanya hendak memulai pertarungan, seorang guru pembimbing menghentikannya.
"Hal ini tidak bisa dilanjutkan, sebab tingkat kultivasi kalian berdua sangat berbeda!" Ujar guru pembimbing tersebut.
"Guru! Berikan aku kesempatan untuk bisa membuktikan bahwa aku sanggup untuk melindungi seorang sahabat dari keusilan orang - orang" pinta Xue Bang.
"Guru! Aku akan membatasi pemakaian energi Qi milikKu!" Sambung Xue Ge meyakinkan.
Akhirnya keduanya pun dipersilahkan untuk melanjutkan pertarungan.
"Junior, silahkan menyerang".
"Tidak senior, aku ingin berlatih untuk bertahan, sehingga biarlah senior yang lebih dulu menyerangKu".
"Pintar juga, untuk keuntungannya, dia meminta senior Xue Ge untuk menyerangnya" gumam Xue Yunlei dalam hatinya sambil tersenyum.
Permintaan Xue Bang itu memang agar dirinya bisa melihat kelemahan lawannya yang bisa dia manfaatkan untuk balik melepaskan serangan.
Namun yang tidak dia pertimbangkan bahwa kecepatannya berbeda jauh dari kecepatan serangan Xue Ge.
Serangan yang dilepaskan oleh Xue Ge tidak sanggup dihindari oleh Xue Bang, dirinya hanya bisa memblokir serangan itu dengan kedua tangannya.
"Sangat cepat, aku harus meningkatkan kecepatanKu, jika tidak, aku hanya akan menjadi bulan - bulanan senior Xue Ge" gumam Xue Bang dalam hatinya.
Tidak lama kemudian, Xue Bang mencoba melakukan serangan pengalihan agar sasaran yang diinginkannya menjadi terbuka.
Pukulan tinju Xue Bang yang memiliki kecepatan maksimum itu, tidak memiliki bobot.
Karena serangan Xue Bang yang memiliki bobot, gerakannya sedikit lebih lambat.
Serangan pengalihan Xue Bang segera di tangkis oleh Xue Ge, namun serangan susulan dari tendangan kaki kanan Xue Bang kini sudah mengara ke rusuk bagian bawah milik Xue Ge.
Serangan itu pun masih sempat di bendung oleh tangan kiri Xue Ge dengan melipat tangan dan menempelkan ditubuhnya.
Akan tetapi serangan tersebut membuat tubuh Xue Ge pun terdorong ke samping.
"Ternyata dia masih sempat membendungnya, baiklah, aku akan menggunakan trik lain yang di ajarkan oleh Xue Yunlei" pikir Xue Bang yang kembali melancarkan serangannya.
"Sial, sungguh merepotkan juga, jika aku tidak menggunakan sedikit lebih banyak energi Qi milikKu, tangan kiriKu bisa patah oleh serangannya itu!" Gerutu Xue Ge saat tangan kirinya merasa kebas akibat memblokir serangan Xue Bang.
Keduanya kembali saling bertukar serangan, kini Xue Ge sudah menggunakan lebih banyak energi Qi yang dia miliki, hal itu mulai menyebabkan Xue Bang mengalami kesulitan untuk menghadapinya.
Para guru pembimbing yang menyaksikan pertarungan itu telah menyadari apa yang Xue Ge lakukan.
Setelah sudah bertukar ratusan jurus, akhirnya Xue Ge mampu membuat Xue Bang terjatuh dari atas panggung.
Xue Bang pun berdiri dan langsung mengakui kekalahannya.
"Ternyata dia ini jenius juga, aku tidak menyangka dia bisa menyulitkan Xue Ge!" Pikir seorang guru pembimbing.
Sebagian murid senior merasa takjub dengan kemampuan yang Xue Bang miliki.
Akan tetapi murid senior yang lain tetap mengeluarkan kata - kata umpatan kepada Xue Bang.
Beberapa pertarungan pun kembali terjadi, dimana Xue Zhao terus mengalahkan para jenius yang berada di peringkat 10 besar.
Begitu juga dengan Shang Mingmei, gadis remaja berusia 12 tahun itu tidak bisa di kalahkan oleh setiap lawannya.
Namun Xue Zhao tidak mau untuk bertarung dengan Shang Mingmei.
Alasannya ialah, tidak ingin menyakiti gadis cantik itu.
Akhirnya sesi duel hari itu pun telah berakhir.
Ada banyak kejutan yang terjadi saat itu, dan semua kejutan itu tidak sanggup menandingi kejutan yang Xue Bang tunjukkan, sehingga topik pembicaraan semua murid adalah Xue Bang.
~Bersambung~
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 328 Episodes
Comments
chiming
mc nya si xue bang ya
2023-12-05
3
Kereeeeen
2023-10-17
0
Mr. jooosss
jooosss
2022-12-24
0