Setelah sampai di toko wedding organizer W milik sahabatnya itu Zoya terkejut dengan kedatangan seseorang tetapi Zoya sangat senang karena bisa bertemu dengannya lagi.
"Zoya.."Panggil seorang pria ketika melihat kedatangan Zoya.
"Rio". Panggil Zoya dengan sangat senang lalu mereka pun saling berpelukan dan membuat beberapa karyawan lain yang ada di sana menatap iri dengan kedekatan mereka berdua ini.
Rionino Dirgantara adalah adik dari pemilik WO W tempat mereka kerja.Rio sangat tampan dan juga sangat ramah terhadap siapa pun apalagi Rio adalah seorang Dokter.Jika Rio memberikan kesempatan kepada para kaum hawa menjadi kekasihnya pasti tidak akan ada yang mau menolak kesempatan itu kecuali Zoya tentu saja ia tidak seperti para kaum hawa yang lain ,oleh karena itulah membuat Rio merasa Zoya sangat berbeda dengan wanita lain dan itu juga membuat Rio semakin mencintainya.
"Bagaimana dengan kabar mu ,Zoya."Tanya Rio setelah Rio melepaskan pelukan mereka.
"Baik.. Seperti yang kamu lihat."Ucap Zoya.
"Trus..Apa kabar mu,Rio."Tanya balik Zoya kepada Rio.
"Baik juga.. Seperti yang kamu lihat." Ucap Rio lalu mereka berdua pun tersenyum.
"Kapan kamu kembali ke sini."Tanya Zoya kepada Rio ketika mereka sudah duduk di sofa yang ada di sana.
"Semalam aku sudah pulang hanya saja ada beberapa hal yang harus aku selesaikan dulu di rumah sakit jadi baru sekarang bisa bertemu dengan mu."Ucap Rio.
"Terus,, bagaimana dengan pekerjaan mu,,apa Kak Winnie mempersulitkan mu."Tanya Rio ,karena ia tahu kakak kandungnya itu super duper cerewet.
"Santai saja,, Walaupun kakak mu itu super duper cerewet ia tidak akan berani mempersulitkan Ku kok karena ia tidak akan tahan dengan adeknya yang ini lebih super duper bra bra bra..."Ucap Zoya dengan tersenyum dan Rio pun ikut tersenyum.
"Bagus lah jika begitu,,Kalau ia mempersulit mu jangan segan memberitahukan kepada Ku."Ucap Rio dan Zoya hanya membalasnya dengan tersenyum.
"Hari ini kamu pulang jam berapa."Tanya Rio.
"Seperti biasa jam 8 malam."
"Bolehkah malam ini makan malam bersama ku anggap saja merayakan kepulangan Aku ."Tanya Rio lagi.
"Tentu saja boleh..."Ucap Zoya.
"Benarkah.."Tanya Rio lagi dengan pasti.
"Iya."
"Kalau begitu nanti malam aku jemput kamu di sini."Ucap Rio dan di angguk oleh Zoya
"Baiklah..Kalau begitu aku pergi dulu karena ada janji dengan sahabat Ku."Ucap Rio dan di angguk oleh Zoya lagi.Lalu Rio pun segera pergi dari sana.
.
.
"Bagaimana dengan kabar mu ,bro."Tanya Rio kepada sahabatnya itu setelah ia sudah berada di Perusahaan sahabatnya itu.
"Baik...Seperti yang kamu lihat sekarang."Ucap Josfano Saputra yang adalah sahabat Rionino Dirgantara.
"Aku dengar kamu sudah mau menikah."Tanya Rio kepada Fano.
"Ya... Pernikahan yang sangat tidak ku inginkan.Kamu sendiri tahu bagaimana nya Aku itu."Ucap Fano dengan santai.
"Kenapa tidak ingin pernikahan itu,, emangnya kamu di jodohkan oleh ibu mu."Tanya Rio dan di angguk oleh Fano.
"Kalau begitu terima aja deh,Aku yakin pilihan orang tua selalu paling tepat untuk anaknya."Ucap Rio sok bijak.
"Kalau begitu nanti Aku akan meminta tante menjodohkan mu juga aku percaya pilihan tante pasti sangat tepat untuk mu.."Goda Fano.
"Sialan Lo..."Ucap Rio.Lalu mereka berdua pun tertawa bersama.
"Makanya jangan sok bijak."Ledek Fano kepada Rio.
"Hehehe...Tetapi kenapa kamu tidak mau coba terima wanita itu..Atau...Ada wanita lain di hati mu."Tanya Rio karena selama ini Rio tidak pernah tahu bahwa sahabatnya ini pernah mencintai seorang wanita tetapi wanita itu meninggalkannya demi uang yang di berikan oleh ibunya kepadanya.
"Ya..Dia yang selalu ada di hati ku walaupun dia pernah menyakitiku begitu dalam."Ucap Fano.
"Maksudnya.."Tanya Fano tidak mengerti.
"Dia lebih memilih uang yang ibu kasih kepadanya lalu meninggalkan aku dari pada mempertahankan cinta kami dan berjuang bersama."Ucap Fano dengan tersenyum sedih.
"Kalau begitu lupakan lah dia,mungkin dia bukan jodoh terbaik mu,Bro."Ucap Rio.
"Sudah lah,, Jangan mengobrol tentang Aku lagi,bagaimana dengan diri mu.Apakah sudah ada tabatan hatimu."Tanya Fano mengalihkan pembicaraan tentang dia.
Dengan tersenyum Rio berkata "Tentu saja ada,,tetapi..."
"Tetapi kenapa...Jangan-jangan dia tidak mencintai mu yang jelek ini hahaha..."Ledek Fano.
"Sialan Lo...Orang gini tampan ,jeleknya dari mana coba."Ucap Rio membanggakan ketampanan yang ia miliki.
"Serius...Tetapi kenapa.."Tanya Fano dengan serius.
"Aku belum berani mengungkapkan perasaan ku kepadanya."Ucap Rio dengan jujur.
"Astagaaa...Apa mau tunggu wanita itu sudah di rebut oleh pria lain kamu baru mau mengeluarkan sikap jantan mu itu."Ucap Fano gemas dengan sikap sahabatnya ini.
"Dia tidak seperti wanita lain yang begitu mudah menerima cinta dari seseorang, bro."Ucap Rio.
"Yang benar saja,apa kurangnya sahabat ku ini,tampan,mapan dan seorang dokter lagi.Masa iya tidak akan menerima cinta mu itu..Gak pede kali kamu, bro."Ucap Fano.
"Trus kamu sendiri,,Tampan,mapan dan juga seorang pengusaha besar masa iya wanita itu demi uang yang di berikan oleh ibu mu itu lalu meninggalkan mu."
"Jangan samakan aku dengan mu, cerita kita itu beda,jika dia mempertahankan cinta kami dan memilih ku maka Aku di coret oleh keluarga ku dan pada akhirnya aku tidak memiliki apa-apa oleh karena itu dia tidak mau hidup miskin bersama ku ,jadi ya begitu lah lebih baik dia memilih menerima uang dari ibu ku itu dari pada hidup miskin dengan ku."Ucap Fano panjang lebar.
"Mungkin saja dia punya alasan lain menerima uang dari ibu mu itu, walaupun Aku tidak pernah melihat wanita itu seperti apa tapi Aku tahu sahabat ku ini tidak mungkin sembarangan memilih seorang wanita yang akan menjadi istrinya dan ibu dari anak-anaknya kelak."Ucap Rio dan tiba-tiba Fano sadar akan hal itu.
Benar apa yang di katakan oleh Rio,Fano sangat jeli melihat sikap seorang wanita dan Fano juga sangat sulit mendekati wanita lain.Jika tidak merasa nyaman Fano tidak akan mendekati wanita itu seperti Sophia entah kenapa Fano tidak merasa nyaman saat bersamanya tidak seperti saat ia bersama Zoya.
"Kenapa,,,Apa yang Aku katakan itu benar."Tanya Rio kepada Fano ketika melihat sahabatnya ini hanya diam saja.
"Aku tidak selalu benar dalam sesuatu hal, manusia itu tidak luput dari suatu kesalahan dan itu termasuk aku yang juga bisa salah memilih seorang wanita yang pernah ku cintai."Ucap Fano dengan nada sedih.
"Sudahlah jangan di pikirkan lagi mungkin ini memang jalan yang terbaik untuk mu."Ucap Rio ketika mendengar nada sedih dari sahabatnya ini.
"Jadi sekarang apa kamu akan tetap menjalani pernikahan ini walaupun kamu tidak ingin menjalani pernikahan ini."Ucap Rio lagi.
"Mau bagaimana lagi ,jika aku tidak ingin menjalani pernikahan ini ibu akan melakukan ancamannya dengan menyiksa dirinya menahan lapar."Ucap Fano dengan nada pasrah.
"Sungguh prihatin sahabat ku ini,baru 2 tahun tidak bertemu nasib mu begitu menyedihkan.Di tinggal wanita yang di cintai oleh mu lalu menikah dengan seorang wanita yang tidak kamu inginkan.. Sepertinya kamu harus lebih banyak beramal lagi agar nasib mu bisa berubah menjadi semakin baik."Ucap Rio sok bijak lagi.
"Sialan Lo..Jangan sok bijak." Ucap Fano melempar kotak tisu yang ada di mejanya kepada Rio dan Rio bukannya marah mendapat serangan dari sahabatnya itu Rio malah ketawa mengejek sahabatnya itu .
.
.
Sesuai dengan janjinya Rio akan kembali menjemput Zoya di toko kakak nya.
"Bagaimana,apakah Semuanya sudah siap."Tanya Rio kepada Zoya ketika ia sudah sampai di toko WO W kakaknya.
"Sudah, tinggal kunci pintu saja."Ucap Zoya lalu setelah mengunci pintu toko mereka berdua pun pergi dari sana.
Setelah sampai di sebuah cafe mereka berdua pun memesan beberapa hidangan dan saling mengobrol.
"Apakah kamu masih ingat besok adalah hari apa."Tanya Rio tiba-tiba kepada Zoya dan di angguk oleh Zoya.
"Ingat..Mana mungkin aku bisa lupa."Ucap Zoya.
"Bolehkah besok aku ikut dengan mu.. Kebetulan kali ini aku ada di sini."Tanya Rio lagi.
"Tentu saja boleh."Ucap Zoya.
"Kalau begitu besok pagi biar aku yang menjemput mu setelah itu aku langsung antar kamu ke toko kakak."Ucap Rio dan di angguk oleh Zoya.
Up sampai 4 EP dulu ya..Nanti baru Author lanjutin...Entah kapan author gak janji ..Tapi jangan lupa masukkan ke Favourite dulu jika suka dengan novel ini 😁😁
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 46 Episodes
Comments