Mendengar nama belakangnya dipanggil secara gamblang membuat Freya segera menutup dan menahan pintu dengan tubuhnya.
"Mau apa kau kemari?" tanya Freya dengan kemarahan yang nyata.
Ellen berdiri dari tempat duduknya, dia berjalan santai ke arah Freya. Matanya menelisik perempuan itu, perempuan yang telah berani mencelakai dan mengambil posisinya.
"Bukankah seharusnya aku yang bertanya seperti itu?" Ellen mengelus rambut Freya kemudian secara cepat dia menarik anting dan kalung yang perempuan itu kenakan dengan sekali tarik. "Ini semua seharusnya milikku!"
Tidak sampai disitu, mantel bulu beruang kebanggaan Freya, Ellen tarik dan buang di lantai.
"Kau tidak pantas memakai itu!" teriak Ellen.
Freya memiringkan senyumnya, dia tidak akan goyah sedikitpun atas kedatangan Ellen.
"Kau sangat terlambat, aku sudah menjadi istri sah dari King Draco De Servant. Kau hanyalah jalaang yang dipungut suamiku, nikmatilah itu sementara waktu karena sebentar lagi kau pasti akan benar-benar mati!" ucap Freya dengan nada ancaman yang kental.
"Oh iya? Kita lihat saja nanti, siapa yang akan dipercayai oleh King Draco. Jalaang sepertiku atau kau istri palsunya," tantang Ellen tidak takut.
Sepertinya sudah cukup, Freya langsung tahu apa tujuan Ellen. Sebelum perempuan itu bertindak lebih jauh, Freya akan menyingkirkannya.
Freya kemudian pergi ke kamar Draco berada. Dia ingin menemui suaminya yang tega membawa wanita lain di istana itu.
"Drac, aku ingin bicara!" teriak Freya di depan pintu kamar suaminya.
Sudah beberapa kali Freya menggedor pintu tapi tak kunjung dibuka.
"Drac..." Freya kembali menggedor pintu, bersamaan dengan itu badannya terhuyung ke depan karena pintu tiba-tiba terbuka.
Beruntung Draco menangkap Freya jadi perempuan itu terjatuh di pelukan suaminya.
"Ada apa? Kau begitu berisik!" kesal Draco yang langsung mendorong pelan tubuh Freya.
"Kau memang suami brengsekk, Drac! Kau berlaku dingin dan selalu menghindariku tapi sekarang kau justru membawa selir di istana ini. Kau menginjak-nginjak harga diriku!" protes Freya dengan lelehan air mata.
"Kau berpikir terlalu jauh, kau boleh melakukan apapun pada perempuan itu!" sahut Draco acuh. Lelaki itu sedang tidak berselera memikirkan masalah pribadinya karena ada misi penting yang harus dia jalankan.
Tanpa melanjutkan kalimatnya yang ambigu itu, Draco pergi begitu saja meninggalkan Freya. Dia bahkan tidak peduli dengan isak tangis sang istri.
Hal itu tentu dilihat oleh Ellen yang mengikuti Freya diam-diam sedari tadi.
"Jadi, hubungan Freya dan Draco tidak sedekat itu," komentar Ellen setelah melihat interaksi keduanya. "Aku harus mencari banyak lagi informasi!"
"Waktunya mencari sekutu di istana ini!"
Ellen kemudian mencari cara supaya bisa mengorek informasi lebih jauh. Benar kata Enzo sebelumnya, Ellen akan sendirian, oleh karena itu dia harus mencari orang-orang yang akan berpihak padanya.
Membuang rasa malu dan takutnya, Ellen berkeliling istana mafia De Servant seorang diri.
Dan tanpa sengaja, Ellen melihat ada seorang pelayan istana yang tengah dirundung oleh pelayan lain di istana mafia itu.
Pelayan itu tampak menangis sembari memunguti baju yang baru dia cuci. Sudah seharian ini pelayan itu bolak balik mencuci baju para anak buah Draco tapi kerja kerasnya tidak dihargai oleh para pelayan lain.
"Kau tidak apa-apa?" tanya Ellen yang mencoba membantu memunguti cucian.
"Saya tidak apa-apa, anda siapa?" tanya pelayan itu ragu. Buru-buru gadis itu menyeka air matanya.
"Namaku Ellen, aku adalah wanita simpanan king Draco. Ah, lebih tepatnya aku selingkuhannya." Ellen jadi bingung sendiri menjelaskan statusnya sekarang. "Pokoknya aku orang yang ingin merebut posisi Queen di istana ini!"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 106 Episodes
Comments
☠ᵏᵋᶜᶟηєтα Rєηαтα 📴
weh gerak cepat nich ellen
2023-12-22
1
Melya Siena Siena
wahhh keren banget kalu Len👏👏👏sudah ada diujung lidah musuh tapi percaya dirimu luarbiasa tingginya😁😁😁yg bgini memang cocok jadi pendamping si kejar Darco🤭🤭🤭mau adu selir dan istri sah
2023-12-09
0
Lyn
ellen keren bangwt sih nda da takut2nya beda dari yg lain, dia juga gamblang banget ngucapin dia siapa dan tujuannya apa, tapi tdk ke draco.
2023-05-15
0