Ting...
Pintu lift terbuka di lantai lima, bintang berjalan ke arah kamar Dua, Di depan kamar itu ada dua penjaga dengan pakaian serba hitam " Ko aku seperti kenal, tapi siapa ya " batin bintang
"Permisi tuan, saya mau memeriksa pasien nya dulu " Ijin Bintang kepada kedua penjaga itu
"Anda siapa kenapa bukan dokter yang bisa nya. ? " Tanya penjaga itu
"Maaf saya dokter bintang, tadi dokter Vani menyuruh saya untuk menggantikan nya karena beliau sedang ada urusan " Ucap ramah Bintang
Laki-laki itu menyeliksik "Baik lah, silahkan masuk " ucap penjaga itu sambil membukakan pintu "
Bintang masuk di ikuti dengan suster " Wah laki-laki itu tampan sekali padahal sedang keadaan tidur, Apa lagi bulu_bulu halus yang ada di rahang nya membuat gemes" Batin bintang mengagumi laki-laki yang sedang tertidur
"Dok " Kata suster, menyadarkan lamunan
"Eh ia Sus, ayo kita periksa " Ajak bintang, ia pun mulai memeriksa pasien
* Seperti nya aku pernah dengar suara ini* Batin si pasien yang masih terpejam, namun lambat laun ia pun mencoba membukakan mata nya "Ka..mu" kata laki-laki itu
"Iyah tuan" jawab Bintang " Apa ada yang sakit.? " tanya Bintang
Bintang mengingat-ingat laki-laki yang ada di hadapan nya ini, benar saja ia merasa kenal sama orang-orang yang ada di depan ternyata setelah wajah nya di bersihkan dia sangat tampan, Bahkan ia mengagumi nya
Karena kemarin ketika Bintang mengobati Luka tembak, wajah nya tertutup oleh darah makanya bintang tidak terlalu mengenali nya
"Tidak " jawabnya
"Baiklah tuan, jika tidak ada yang sakit, saya permisi dulu " Pamit Bintang ramah, lalu ia pergi keluar di ikuti dengan suster
Bintang pun meninggalkan ruangan VVIP itu lalu ia berjalan ke arah kantin karena teman-teman nya masih nunggu di sana" Sus saya langsung ke kantin ya, apa suster mau ikut gabung.? " tanya bintang
"ah tidak Dok, saya sudah ada janji makan siang dengan teman saya " Tolak halus suster itu
"Ah baik lah kalo gitu, saya ke kantin dulu ya, dan jangan lupa kasih hasil pemeriksaan nya ke dokter Vani " Bintang pun berjalan ke Arah kantin, ia melihat teman-teman nya sudah menunggu
"Maaf lama " Kata bintang sambil duduk
"Iyah tidak apa-apa " jawab mereka berdua serempak
"Wis kompak banget " Ledek bintang
"Sudah jangan banyak basa basi ceritakan apa yang terjadi kemarin.? " tanya Dela
"Bentar, aku pesan dulu makan, perutku sudah keroncongan " kata Bintang sambil mengelus perut nya
"Is menyebalkan, tenang saja sudah aku pesan tuh, tinggal kamu makan saja " balas Sisil
"Kalian memang teman yang pengertian " kata Bintang sambil mengambil makanan yang sudah di pesan oleh kedua teman nya
Setelah makan, bintang langsung menceritakan apa yang terjadi pas ia mendatangi rumah kedua orang tua Hadi, tanpa sedih atau pun menangis, bintang menceritakan nya dengan santai " Apa kamu tidak sedih bin? " tanya sisil
"kenapa.? "
"Kamu bercerita seperti yang tidak ada beban dan rasa sedih " jawab bela
"Awal nya aku nangis bahkan dada ku terasa sesak untuk bernapas saja rasanya susah, tapi besok nya aku bertekad kalo aku tidak akan menangisi lelaki seperti dirinya, buang-buang tenaga, laki-laki di luar sana masih banyak yang mau dengan aku " Balas Bintang sambil meminum jus mangga
"Kamu harus kuat ya bin, kami selalu ada untuk mu, lupakan masa lalu dan mulai lah membuka ternak buaya ha ha ha " ucap Sisil tertawa
"Is menyebalkan mana ada ternak buaya "
"Canda sayang " balas Sisil
Di ruangan Devan, ia menyuruh salah satu orang kepercayaan nya untuk mencari identitas Bintang, karena ia yakin kalo orang yang menolong nya adlah Bintang, walaupun waktu itu pandangan nya buram tapi ia mengenal suara nya.
DEVAN ANDERSON adalah ketua mafia yang berdarah dingin, mempunyai mata yang tajam seperti elang, dan pendengaran yang tajam ia juga banyak di takuti oleh para musuh nya, namun selain ia menjadi ketua mafia ia juga adalah CEO sekaligus pemilik rumah sakit tempat kerja Bintang, Di usia Devan yang menginjak 33 tahun ia mempunyai seorang anak laki-laki yang berusia empat tahun, Devan di tinggalkan oleh mantan istri nya karena ia ingin hidup bebas dan ingin mengejar karir nya ( Dasar wanita bodoh, di kasih suami tajir melintir malah milih untuk cari uang sendiri )
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 151 Episodes
Comments
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒋𝒅 𝑫𝒆𝒗𝒂𝒏 𝒊𝒕𝒖 𝒅𝒖𝒅𝒂 𝒂𝒏𝒂𝒌 𝟏
2024-06-14
0
Sandisalbiah
ya karna mantan istri Devan tau kalau Devan itu bakal jodohnya dokter Bintang 🤭🤭🤭
2024-06-01
1
Ainie Mahryan Jaya
dasar wanita bodoh tak tau di untung... lamun aing geus tinggal ongkang ongkang kaki aja...
2022-11-09
3