Di dalam kamar bintang masih menahan tangis nya, rasa kecewa dan sakit hati karena sudah di bohongi oleh Kekasih yang selama ini ia bangga-banggakan, yang bintang pikir ia akan setia dengan hatinya, Janji janji manis yang selalu Hadi ucapkan untuk nya,tapi nyatanya hanya sebuah bualan semata
Pintu kamar bintang terbuka "Bintang.... " panggil orang itu
Bintang yang tau siapa yang masuk " bahkan kamu sekarang sudah melupakan panggilan mu kepadaku " Batin bintang
"Aku tidak butuh penjelasan mu, aku sudah melihat nyata ada nya siapa dirimu, selama ini aku selalu percaya padamu, aku menaruh sepenuh nya hatiku untuk mu, bahkan aku tidak pernah terkecoh dengan laki-laki lain selain dirimu, karena aku percaya kepadamu, walupun teman teman ku selalu ngomongin yang tidak tidak tentang mu tapi aku tidak pernah mendengarkan mereka karena aku yakin laki-laki yang aku Pacari adalah laki-laki setia ha ha ha... ternyata aku bodoh selama ini mau saja di kadalin, Aku menemani mu dari Nol aku sabar menemani mu karena aku percaya dengan ucapan kamu jika suatu saat nanti kalo sudah bekerja di kantoran kamu akan menikahi ku dan membangun istana untuk kita hahah.... aku memang bodoh " Kata Bintang lalu menatap Hadi " Pantas saja hampir satu tahun ini kamu selalu susah di hubungi bahkan sebelum jam 9malam no mu sudah tidak aktif ternyata ini jawaban nya, Terimakasih Hadi, terimakasih untuk semua nya, mulai detik ini juga aku tidak sudi bertemu dengan mu jadi jangan pernah kamu datang lagi padaku, dan menemui aku " Ucap Bintang, tidak ada air mata di pipinya ia menahan rasa sakit hati nya karena ia tidak ingin menjadi wanita lemah
"Bin... " ucap Hadi terhenti karena Nia masuk ke kamar bintang dengan membawa raka
"Sayang ternyata kamu di sini " kata Nia, sambil melirik ke arah bintang
"Maaf ya Nia tadi aku ngobrol sebentar karena aku berencana akan pulang sekarang " kata Bintang sambil tersenyum
"Ia ada apa.? " tanya Hadi
"Ini aku mau menitipkan raka karena aku mau mandi, bibi sedang cuci piring " Kata Nia kepada suami nya " ia tidak apa-apa, kenapa sudah mau pulang lagi kan baru sampai semalam sampai, kita belum bercerita banyak" Kata nia
"Ia maaf aku tidak bisa lama-lama karena ada hal yang lebih penting yang harus aku urus " Tegas bintang.
"Heum baik lah, nanti kapan-kapan main lah ke rumah baru kami ya, rumah nya lumayan besar loh apa lagi suami ku menggunakan uang tabungan nya sendiri "
. "Diam lah Nia " tegur Hadi
"Benar kah, selamat ya atas rumah baru nya " jawab Bintang sambil melirik ke arah Hadi senyum kecut yang ia berikan
"Maaf aku terlalu banyak omong, kalo gitu lanjutkan lah, aku mau mandi dulu " Nia pun pergi keluar kamar Bintang, Bintang pun tidak ingin tinggal terlalu lama di rumah ini, ia segera pergi tanpa pamit ke pemilik rumah
"Bin... Maaf " lirih hadi sambil menggendong raka
Bintang tidak bergeming dengan ucapan hadi,Bintang berjalan melewati hadi begitu saja, seolah tidak melihat hadi di sana, bahkan bintang menepis tangan hadi yang mau meraihnya
Hadi hanya bisa menatap punggung bintang yang sudah mulai menjauh, Untung tangisan raka membuyarkan lamunan nya
Bintang meratapi nasib percintaan nya yang naas, Tujuh tahun bintang menunggu Hadi tapi ini balasan dari nya, penghianatan " Bodoh kamu bintang kenapa kamu tidak pernah percaya dengan omongan teman mu, jika saja kamu percaya dengan ucapan teman mu maka ini semua tidak akan senaas ini " gerutu Bintang di dalam hati nya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 151 Episodes
Comments
Sintia Dewi
lahh jngan2 itu tabungan bersama aduhhhh sial 2 kali dong bintang klok bener/Sweat/
2024-05-23
1