Kania bangun dari tidur nya, ia melihat jam di handphone nya, jam menunjukan baru jam 06:10 , tidak banyak pikir Kania pun bangun dari tempat tidur nya lalu ia masuk ke dalam kamar mandi, Setelah membersihkan tubuh nya Kania pun segera siap_siap tak lupa untuk merias tipis wajah nya dan berangkat kerja
Kania pun berjalan keluar untuk sarapan sambil menenteng tas nya " tumben sudah bangun " Tanya lisa
Kania pun tersenyum " Ia dong kan, kan ini hari kedua aku menjadi sekertaris tuan Affandra " Jawab Kania dengan bangga
Lisa hanya geleng-geleng melihat teman nya ini " Yasudah ayu sarapan dulu nanti kita telat " Ajak lisa
Hari ini lisa berangkat bareng bersama Kania karena lisa masuk sip pagi, mereka pun berjalan ke halte bus mereka menaiki bus
" Tuan apa sudah boleh jalan sekarang.? " Tanya sang supir
Affandra menyuruh sang supir untuk menjalankan mobil nya, Affandra sedari tadi sudah menunggu Kania di dekat halte bus, ia sengaja berangkat pagi_pagi sekali dari rumah karena ia ingin melihat pujaan hatinya
Kania dan lisa sudah sampai di tempat kerja, Kania langsung naik ke lip karyawan ia tidak menghiraukan tatapan karyawan kepada nya, menurut Kania masa bodoh mereka mau beranggapan seperti apa kepada nya yang penting ia tidak melakukan hal yang di tuduhkan kepada nya
Sesampai nya di meja kerja, Kania b melihat kalo Tuan nya belum datang " hem.. mungkin masih di jalan " gumam Kania, ia pun melakukan aktivasi nya " Ko aku merasa merinding ya "
Tak lama kemudian Affandra datang dengan di ikuti oleh Davanka dari belakang
" Selamat pagi tuan " ucap Kania sambil berdiri
" Hmm.. " jawab Affandra dan di balas dengan anggukan oleh Davanka
" is pantesan merinding ternyata ada raja hantu datang hahah " ucap Kania sambil tertawa
Kania langsung ke pantry untuk menyiapkan kopi dan juga cemilan untuk Affandra
Sedangkan di ruangan Affandra ia sedang uring_uringan karena mendengar ucapan Kania " Apa aku se menyeramkan itu sehingga dia sampai merinding? " tanya Affandra kepada Davanka
Davanka hanya tersenyum tipis " apa tuan tidak sadar kalo anda sangat menyeramkan " batin Davanka
" Tidak tuan " jawab Davanka mencari aman
" berarti memang dia nya saja yang menyebalkan " dengus Affandra
tok.. tok... tok...
" Masuk "
" Tuan ini kopi dan juga cemilan nya " ucap Kania, ia pun menaruh kopi dan cemilan nya di meja kerja Affandra
"Hm... " jawab Affandra cuek
" is kenapa lagi dia " batin Kania
" Tuan saya permisi keluar " pamit Kania
" Tunggu "
"Iyah tuan " jawab Kania
" Apa saja jadwal saya hari ini .? " tanya Affandra
" Hah, apa.? " Kania merasa bingung soalnya Kania belum tau jadwal Affandra hari ini
" Apa kamu budek "
" Enggk Tuan, cuman saya belum tau jadwal tuan hari ini " Jawab Kania pelan
Affandra menatap Kania dengan tatapan mencurigakan " Yasudah saya maafkan, Tapi... " ucapan Affandra terhenti
" Tapi apa tuan. ? Jangan memecat saya tuan saya mohon " ucap Kania dengan memohon " saya janji akan memperbaiki semua nya "
" kenapa dia memikirkan bakaln di pecat " Batin Affandra " Selama satu bulan, kamu harus makan malam denganku "
" Hah... " ucap Kania dan juga Davanka bersamaan
" Sepertinya tuan sudah jatuh cinta kepada nona Kania " batin Davanka sambil tersenyum tipis
" Apa gak salah tuan.? " tanya Kania tidak percaya karena ia sangka tuan nya balan memecat dia
" Iya, kalo tidak mau silahkan keluar dari perusahaan saya " ucap Affandra tegas
" Saya mau tuan, asal jangan pecat saya, kalo saya di pecat kasian teman sekamar saya harus terus memberi saya makan dan merepotkan nya " ucap Kania polos
Affandra tersenyum dan menggelengkan kepala nya, wanita macam apa yang sedang ada di depan nya ini tidak ada jaim_jaim nya..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 157 Episodes
Comments
Isabela Devi
ada ada aja tuan affandra
2024-05-26
0
Qaisaa Nazarudin
LIFT thor,bukan LIP.😄
2024-05-24
0
Warijah Warijah
Disenyumin aja Thor...
2024-05-14
2