Pagi ini Kania sudah siap untuk berangkat kerja ia pun sudah berpamitan kepada Lisa, Sesampai nya di halte bus ia pun duduk sambil menunggu bus datang " Semangat Kania " ucap Kania kepada diri sendiri, tak lama kemudian bus pun datang ia pun segera menaiki nya, tak butuh waktu lama untuk ke perusahaan cukup 20 menit aja
Sesampainya tempat kerja ia pun menghampiri Bela dan berkenalan dengan Bela, namun bukan sapaan balik Bela malah memalingkan mata nya ke arah lain " Sabar Kania " batin Kania sambil mengelus dada
Kania memulai aktivitas nya ia pun tidak segan untuk bertanya kepada Bela, ya walaupun jawaban Bela agak gimana gitu tapi itu tidak membuat Kania putus asa
Kania heran kenapa Orang-orang pada lari ke arah pintu lobby bahkan Bela pun ikut berdiri " Berdiri kamu bentar lagi CEO kita datang, mau kena semprot! " ucap Bela dengan nada judes
Kania pun ikut berdiri, Kania berdiri dengan senyum manis nya, tak lama kemudian CEO mereka pun datang dan berjalan dengan gagah ke arah Lip namun ia sempat berhenti di dekat resepsionis dan melihat bagian resepsionis " Cantik " Batin Affandra tanpa ekspresi, ia pun melanjutkan jalan nya
" mba Bela, Bos ganteng banget ya " Ucap Kania polos
Bela sontak melihat ke arah Kania yang masih mengagumi bos nya itu " Jangan macam_macam kamu, Kerja yang benar " Ucap Bela ketus
Kania yang masih mengagumi bos nya itu, sontak ia berubah ekspresi karena dapat ancaman dari teman nya itu " Ia mba, Maaf " jawab Kania lesu
Sedangkan di ruangan CEO Affandra masih mengagumi senyum gadis yang ia liat tadi " Davanka " panggil Affandra
Davanka pun seketika langsung datang ke ruangan bos nya itu " ia ada apa tuan.? " tanya Davanka
" Apa saja jadwal ku hari ini? " tanya Affandra
" Hari ini Tuan ada pertemuan dengan perusahaan X dan setelah itu anda ada jadwal Makan siang dengan Perusahaan S , setelah itu jadwal anda kosong tuan" Jawab Davanka
" Hem " ucap Affandra sambil memeriksa berkas_berkas " Oh iya, Tolong kamu cari data resepsionis yang di bawah tadi " titah Affandra
" Ia baik tuan " Davanka pun langsung keluar dari ruangan bos nya " Tumben si tuan minta data resepsionis " batin davanka
Tak lama kemudian Davanka masuk ke ruangan Affandra, ia pun memberikan data resepsionis " Nama nya Kania, Cantik " ucap pelan Affandra setelah membaca data milik kania, padahal si situ ada beberapa data resepsionis namun Affandra lebih tertarik ke data kania
" Apa tuan.? " tanya Davanka polos
" Tidak " Elak Affandra " Disni dia lulusan sekertaris tapi kenapa dia jadi resepsionis.? " tanya Affandra
" Oh itu, kebetulan kemarin di perusahaan kita hanya ada lowongan menjadi resepsionis tuan " jawab Davanka seolah ia tau siapa yang sedang di bicarakan
" Coba kamu tes ulang dia, kalo hasil nya bagus pindahkan dia menjadi sekertaris pribadi saya " ucap Affandra yang masih membaca data Kania
" Baik tuan " Davanka pun keluar dan ia pun melaksanakan tugas nya
" Kamu akan menjadi milik ku " Batin Affandra yang masih memandangi Foto Kania
Sedangkan di resepsionis Bela mengangkat telpon dari Davanka ia menyuruh Kania untuk datang keruangan nya " Kania di panggil tuh sama Tuan Davanka keruangan nya " ucap Bela judes, selama Bela bekerja di sini ia tidak pernah masuk keruangan Davanka di lirik juga enggak pernah
" Ada apa.? ko aku di panggil sama tuan Davanka.? " tanya Kania bingung " Apa aku melakukan kesalahan ya? " di otak Kania saat ini banyak pertanyaan, masa ia di hari pertama ia bekerja sudah di pecat
" Tanyain saja sendiri "
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 157 Episodes
Comments
Isabela Devi
maju trus kania
2024-05-26
0
Warijah Warijah
Smg nasibmu bagus y Kania..
2024-05-14
0
Komang Restu
lnjut aku suka apik ceritanya
2022-11-17
0