Pluviophile Girl(Gadis Pecinta Hujan)
BAB 12: Pluviophile Girl
Reyan
Amaya, kenapa kau malam-malam begini di sini? Apa kau tidak takut? Binatang buas bisa saja berkeliaran di malam hari!
Amaya
Aku hanya ingin mencari angin segar, angin malam sangat menenangkan. Suara air sungai yang mengalir dengan tenang, itu membuatku merasa betah di sini. Lagipula, aku tidak perlu takut hal itu
Amaya
Jika binatang buas datang, aku hanya perlu melompat ke dalam sungai itu saja.
Reyan
Ehh? Ahahaha, kau benar-benar lucu! (Tertawa)
Amaya
Aku berkata sejujurnya
Reyan
Apa kau tidak merasa kedinginan, aku membawakan mantel untukmu, ambillah!
Amaya
Terima kasih, Rey! Terima kasih juga telah menyelamatkan ku. (Melirik sambil tersenyum)
Reyan
Sama-sama! (Membalas senyum)
Amaya
Aku baru tau ternyata ada tempat yang indah ini di dalam hutan, apa semua orang tau? Mereka pasti akan berwisata ke tempat ini, itu sangat bagus.
Reyan
Aku tidak tau, yang pasti belum ada yang pernah ke tempat ini. Buktinya, mereka tidak meninggalkan jejak apapun, baik itu camping di sini.
Lion
Bahkan jika mereka hanya kebetulan lewat saja, mereka tidak lupa mengambil foto bersama dan mengunggah di internet, kan!
Reyan
Kenapa kau ke sini? Menganggu saja.
Lion
Ahaha, maaf menganggu malam indah kalian. Tapi, aku ke sini hanya untuk memberitahu kalian kalau makan malam sudah siap!
Amaya
Jangan berpikir seperti itu, ini tidak seperti yang kau lihat. (Menatap Lion dengan wajah datar)
Lion
Ehhh? Itu, aku akan segera kembali. Sepertinya di sini sangat dingin sekali, bye-bye! (Alasan yang tepat)
Lion
Oh ya, ingat jangan lupa untuk kembali makan malam!
Reyan
Iya, kami akan segera kembali. Amaya, ayo pergi!
Amaya
Aku tidak lapar, kamu pergi lah makan, aku sudah makan siang tadi.
Reyan
Makan siang saja tidak cukup, kamu terlihat lemas, seharian tidak makan apa-apa. Jangan membantah!
Amaya
Rey benar, aku akan jatuh sakit, nenek pasti akan sedih. (Berkata dalam hati)
Reyan
Syukurlah, ayo! (Mengulurkan tangan)
Amaya
Aku bisa sendiri, terimakasih!
Micky
Aku pikir gadis itu tidak akan kembali lagi
Amaya
...(Menatap ke arah Micky)
Dian
A-apa yang kau ka-katakan, Ky?
Micky
Bukankah bagus kalau dia seharusnya tidak ikut dengan kita? Kita sangat kerepotan
Lion
Heh kau ini, bilang saja kau khawatir padanya, kan? (Mengeledek)
Micky
Hen-hentikan Lion! Si-siapa juga yang cemas padanya, lebih bagus kalau dia hilang saja. (Berpaling dengan pipi yang memerah)
Amaya
Tapi, sayangnya itu sudah terlambat, karena aku sudah disini!
Micky
Kalian...Berhenti tertawa!
Lion
Sudah-sudah, semuanya mari makan!
Reyan
Amaya, ayo kita makan!
Lion
Selamat makan semuanya!
Reyan
Amaya, ambil ikan panggang ini untukmu! (Memberi)
Lion
Ekhmm...ehemm. Aku butuh air minum! (Mengelas)
Micky
Hei gadis, kau mengambil daging ku.
Amaya
Apa isi daging ini tertulis namamu?
Dian
Hahaha, kau benar-benar lucu sekali Amaya!
Amaya
Maaf, aku hanya bercanda. Ini ambillah! (Memberi kepada Micky)
Micky
Ehh? Ti-tidak perlu, ambil saja punyaku!
Amaya
Kau sudah memberinya padaku, aku tidak akan menolak. Terimakasih!
Reyan
Amaya aku akan memperkenalkan padamu, mereka semua teman kelas ku.
Lion
Aku Lion, senang bisa bertemu dengan gadis manis seperti mu Amaya! (Menggoda)
Dian
Hehe, kau masih ingat!
Micky
Ba-bagaimana kau bisa tau namaku?
Reyan
Mereka semua teman baikku
Amaya
Kau sangat beruntung, Rey!
Reyan
Heh, Kenapa kau berkata seperti itu?
Amaya
Hidup terlalu menyedihkan, dianggap membosankan, di campakkan bahkan di kucilkan. (Berkata dalam hati)
Reyan
Amaya, kenapa kau melamun?
Micky
Jangan sering melamun, nanti bisa kerasukan. Kita yang akan repot!
Lion
Apa yang kau katakan, dasar bodoh?!
Dian
A-aku sudah selesai makan, aku akan ke tenda, ingin tidur! Se-selamat malam semuanya!
Lion
Aku juga sudah selesai, aku akan tidur dengan Dian. Kalian bereskan sisanya!
Micky
Aku juga sudah selesai, kalian berdua bereskan saja. Aku ingin tidur, selamat malam semuanya!
Comments
Gong ou suami saya
Micky untukku aja
2022-07-11
0