Pluviophile Girl(Gadis Pecinta Hujan)
BAB 10: Pluviophile Girl
Micky
Apa kau mencurigai kami?
Amaya
Bukan curiga, aku hanya merasa was-was. Untuk itu perlu siap siaga.
Micky
Jika kau merasa was-was dan harus waspada pada kami, lalu kenapa kau tidak merasa curiga pada gadis yang bersama mu itu?
Amaya
Aku tidak bisa menebaknya, dia mengecoh ku dengan berpura-pura baik.
Reyan
Hentikan! Ayo pergi Amaya, kau terlihat pucat dan kedinginan.
Micky
Cehh, benar-benar merepotkan.
Dian
A-Amaya, apa aku boleh berteman denganmu?
Amaya
Dian terlihat sangat berbeda dari teman-temannya, satu frekuensi denganku. (Berkata dalam hati)
Amaya
Tentu saja! (Tersenyum)
Reyan
Baju mu kotor, kenakan jaket ku! (Memakaikan jaketnya pada Amaya)
Amaya
Terima kasih telah membantuku, Reyan!
Reyan
Jangan bersikap informal, kau bisa memanggilku nama singkatku saja!
Reyan
...(Berpaling dengan wajah memerah)
Dian
A-ada apa denganmu, Rey? Apa kau tidak enak badan?
Reyan
Tidak ada, aku baik-baik saja.
Lion
Jangan lama-lama, langsung saja kita melanjutkan perjalanan!
Reyan
Akhirnya sampai juga
Micky
Aku akan segera memasang tenda!
Amaya
Ini tempat yang ingin kalian kunjungi, Rey? (Terpesona sambil tersenyum)
Reyan
Iya, ini tempat yang ingin kami datangi. Kami akan camping di sini sampai besok!
Amaya
Itu artinya aku harus bermalaman dengan mereka di sini. (Berkata dalam hati)
Micky
Oyy gadis, butuh berapa lama lagi kau hanya termenung memandangi sungai itu terus?
Amaya
Aku memiliki nama yang diberikan orang tua dari kecil, namaku Amaya bukan gadis.
Lion
Pffft ahahaha, kena mental gak tuh.
Micky
Diam, kalian jangan menertawai ku! Lagipula siapa juga yang peduli orang tuamu memberikan nama itu padamu, sangat jelek.
Amaya
Teman Reyan memiliki sifat-sifat yang berbeda, sedangkan dia (Micky) orangnya blak-blakan. (Berkata dalam hati)
Micky
Kenapa kau terus menatapku?
Micky
A-Apa yang kau lakukan, menjauhlah dari pandangan ku! (Pipi memerah)
Amaya
Fiuhh~ (Meniup rambut Micky)
Micky
Arghhh!! (Berteriak)
Dian
Wahh, ternyata seperti ini tawanya Amaya, sangat menggemaskan. (Kagum)
Reyan
Pertama kali aku melihatnya tertawa dan tersenyum, dia gadis yang spesial. (Berkata dalam hati sambil mendirikan tenda)
Lion
Aku pikir kau terlihat gadis yang berparas dingin karena tatapan mu itu, ternyata aku baru melihat yang sesungguhnya. (Memuji)
Micky
Cehh, bi-biasa saja! (Berpaling)
Amaya
Aku akan membersihkan tubuhku, sangat kotor dan tidak nyaman.
Reyan
Baiklah, kau bisa pergi tapi hati-hatilah!
Dian
Se-sepertinya Rey menyukai A-Amaya! (Berkata dalam hati)
Comments