Ck kamu mau diam saja di situ ha!! (Kesal melihat Ayira malah diam saja)
Ayira Rahelia Cindranita
(Geleng" kepala lalu mengikuti bosnya masuk)
Waw itu kata pertama yang Ayira ucapkan ketika melihat dekorasi Restaurant
Waiter
Selamat datang Tuan, Nyonya ingin di tempat umum atau privat?
Gilbert Carlos Wilson
Privat!❄️ (Memberikan kartunya)
Waiter
Baik Tuan, mari saya antar
Waiter itu pun mengantar Gilbert dan Ayira ke dalam ruangan privat yang ada di Restaurant tersebut
Merekapun memesan makanan, awalnya Ayira ragu ingin memesan karena makanan disini sangat" mahal bisa" habis uangnya padahal uangnya akan digunakannya untuk adiknya berobat
Tapi saat Gilbert bilang dia yang akan membayarnya, Ayira pun memesan itupun hanya satu makanan karena merasa tidak enak
Gilbert Carlos Wilson
Kembali ke topik❄️
Gilbert Carlos Wilson
Kenapa kamu nggak bisa ikut aku besok ke Surabaya?!❄️
Ayira Rahelia Cindranita
Maaf Tuan, tapi adik saya harus di operasi besok jadi saya tidak bisa ikut dengan Tuan untuk ke Surabaya (Menunduk merasa bersalah)
Tapi mau bagaimana lagi, bagi Ayira lebih penting adiknya daripada pekerjaannya karena adiknya adalah keluarga satu"nya yang dimilikinya saat ini
Gilbert Carlos Wilson
(Mencari kebohongan di wajah Ayira)
Gilbert Carlos Wilson
Hah baiklah saya akan berikan toleransi!! saya beri kamu waktu tiga hari setelah itu kamu wajib ikut saya ke Surabaya!!❄️
Ayira Rahelia Cindranita
(Senang) Baik Tuan, tapi (Tiba" teringat kalau tidak ada yang bisa menjaga adiknya di rumah sakit)
Gilbert Carlos Wilson
Kamu tenang saja, aku akan suruh orang buat jadi adikmu itu baik"!!❄️❄️
Ayira Rahelia Cindranita
Baiklah Tuan (Mengangguk setuju)
Ayira Rahelia Cindranita
[Uang yang aku dapatkan di Perusahaan ini lumayan banyak, kalau aku sampai harus di pecat kan kasihan sekolahnya Jakson]
Ceklek
Waiter
Ini Tuan Nyonya makanannya (Merapikan makanan di meja)
Waiter
Selamat makan Tuan Nyonya😊
Ayira Rahelia Cindranita
Makasih😊
Gilbert Carlos Wilson
Hmm makan dulu baru pulang!!❄️❄️
Ayira Rahelia Cindranita
Baik Tuan, terimakasih😊
Ayira Rahelia Cindranita
(Menatap Tuannya) [Hah aku baru tau kalau Tuan ada sisi baiknya tidak mulu nyeselin dan arrogant]
Ayira Rahelia Cindranita
(Makan dengan senang apalagi makanannya enak)
Gilbert Carlos Wilson
(Melihat Ayira makan dengan lahap)
Gilbert Carlos Wilson
Makan pelan" aja kali😒
Gilbert Carlos Wilson
Kaya tidak pernah makan di Restaurant saja😒❄️
Ayira Rahelia Cindranita
Mwemwang swaywa bwelwum pwernwah mwakwan dwi rwestworwan (Menjawab dengan makanan yang penuh dimulut)
Gilbert Carlos Wilson
Ck jangan bicara kalau lagi penuh!! bagaimana saya bisa tau bahasa alienmu😒❄️
Ayira Rahelia Cindranita
(Menelan) Hehe maksud saya memang saya belum pernah makan di restoran 😅 (Menggaruk" tengkuknya yang tidak gatal)
Gilbert Carlos Wilson
Apa?😱 (Kaget)
Gilbert Carlos Wilson
Kamu beneran tidak pernah makan di restoran?🤨
Gilbert Carlos Wilson
Manusia apa kamu belum pernah makan di restoran? (Tanyanya heran)
author : uhuk aku tersinggung loh😒
Gilbert Carlos Wilson
Bukankah gaji dari Perusahaan lumayan?🤨
Ayira Rahelia Cindranita
Hmm, tapi untuk apa makan yang mahal" kalau ada yang murah (Cengengesan)
Padahal uang yang selamanya ini Ayira dapatkan Ayira selalu menabungnya untuk kebutuhan adiknya sehari", sekolah adiknya, dan untuk biaya pengobatan adiknya Ayira benar" harus irit bahkan berfikir banyak kali kalau mau makan di luar
Gilbert Carlos Wilson
Ckck memang dasarnya kamu pelit sama diri kamu sendiri😒
Ayira Rahelia Cindranita
(Hanya cengengesan)
Setelah makan Gilbert pun mengantar Ayira pulang ke rumahnya
Ayira Rahelia Cindranita
Tuan turunkan disini saja
Gilbert Carlos Wilson
Kenapa nggak sampai depan rumah kamu?❄️ (Tanyanya heran)
Ayira Rahelia Cindranita
Soalnya rumah saya masuk di lorong sempit itu Tuan, mobil Tuan tentu saja tidak bisa masuk
Ayira Rahelia Cindranita
Kalau begitu permisi Tuan, makasih banyak tumpangan dan makannya😊 (Pergi)
Gilbert Carlos Wilson
(Mengernyitkan alisnya melihat lorong yang sempit dan bahkan bau sampah pun menyengat sampai ke dalam mobilnya terasa) Bisa"nya dia tinggal di tempat seperti ini
Gilbert Carlos Wilson
Hah gila bener yang bisa tinggal di tempat kumuh seperti ini (Geleng" kepala)
Comments