Di satu tempat yang jauh.
Satu tim yang ketika pergi berjumlah hampir ratusan orang sekarang hanya kembali dengan jumlah tidak sampai dua puluhan saja.
Meski kali ini masih berhasil kembali dalam keadaan hidup-hidup tapi tidak ada raut wajah senang pada setiap orang yang kembali.
Mereka kembali dengan membawa beban besar di pundak masing-masing dan cerita pilu untuk keluarga yang di tinggalkan.
Seperti Shen You yang bertugas membawakan kalung tag nama para prajurit yang gugur,baginya itu adalah peti mati. Mereka adalah saudara tanpa hubungan darah.Saudara yang bersama mu di dalam keadaan hidup dan mati.
Ada satu prajurit yang baru bergabung di tim. Masih muda sekali dan pertama kalinya pergi menarik misi.Tapi itu juga misinya yang terakhir karena yang kembali hanya kalung tag nama nya saja.
Bagaimana tidak sedih, dia adalah sosok yang ceria dan sangat njudah bergaul.Dalam sekejap menjadi bagian yang saling menghangat kan suasana di barak.
Berapa beratnya beban tag yang dia bawa pulang.Jika bisa posisi ini di ubah pasti dia rela.
Setelah melewati beberapa prosedur yang rumit semua orang kembali ke barak masing masing.
Karena sudah kembali dari medan perang,mereka akan di izinkan pulang ke rumah keluarga yang menanti dengan penuh harapan.
Hari ini adalah hari kesekian setelah kepulangan itu. Hanya ada beberapa orang di barak,sisanya sudah pulang terlebih dulu.Masing masing mendapatkan liburan selama tiga bulan penuh sebelum kembali ke barak.
Dan kapten baru saja kembali dari rumah duka yang dia hadiri dengan enggan.Wajah nya murung sepanjang hari tanpa senyum sedikit pun dia bibir nya yang berkumis tebal.
Jangankan kumis brewok pun mereka bahkan belum mencukur nya.bagaimana bisa merawat diri dikala teman sehidup semati mu , pergi begitu saja tanpa jasad yang bisa di bawa pulang. Ini bukan satu atau dua tapi puluhan orang yang gugur dalam satu waktu ,bayangkan itu.
Ketika mereka berangkat pergi ke medan perang barak ini begitu penuh dengan rekan satu tim yang tertawa menyegarkan suasana barak.Tapi sekarang lihatlah lagi dan anda akan mendapati berapa ruangan itu kosong dan hampa.
Shen You mendekati kapten yang duduk dengan posisi menghadap tembok.Ini ada kebiasaan sang kapten jika dia sedang galau. Kapten sesekali membenturkan kepalanya di dinding dengan pelan seolah-olah dengan menerapkan ini kepalanya yang pusing akan sedikit mereda.
Ketika dia merasakan kehadiran Shen You yang datang, dia tiba-tiba menoleh kearah nya. Matanya kapten memerah yang pasti karena terbawa emosi.Dia yang paling terpukul karena musibah ini.
Sebagai seorang kapten adalah tanggung jawabnya membawa prajurit nya kembali dalam keadaan hidup-hidup. Tapi dia jelas gagal bahkan kehilangan lebih dari empat puluh orang sekaligus.
Yang paling memilukan adalah dia harus mendengar dan melihat langsung keluarga mereka , yang menangis dan meratap seolah olah bertanya kepadanya kenapa ini harus terjadi.
"Xiou You, pulang dan temukan istri mu,aku baru saja pulang dari rumah Dyun jang dia baru saja bertunang yang seharusnya akan menikah sebentar lagi.Dia tidak sempat menikah kau tau, tapi kau..uhh" samping keselnya dia meninju dinding berkali-kali sampai tangannya turut terluka.
Beberapa anak buahnya yang gugur rata-rata adalah bujangan tua yang belum mengenal cinta. Inilah yang menyebabkan para anak buahnya ini selalu menertawakan keberadaan istri yang tidak dianggap dari prajurit kecil ini.
Sebenarnya mereka bukan ingin menertawakan tapi menasehati kepada prajurit kecil agar menghargai sesuatu yang ada di tanganmu. Buang saja semua masalah dan hadapi dengan berani jangan lari seperti ini.
Mereka bilang ini di adalah hal yang paling pengecut yang pernah dilakukan oleh seorang prajurit pemberani di medan perang.
" kapten aku... aku...." Shen You tidak dapat melanjutkan perkataannya karena dia tahu dia memang salah di posisi ini .Sebagai lelaki sejati apalagi seorang prajurit tidak seharusnya dia berpaling ketika ada masalah.
Alih-alih menghadapinya dia malah lari sebagai pengecut besar.
" Pulanglah Xiou you, para teman satu tim mu yang gugur pasti mengharapkan kau menghadapi semua masalahmu dengan lapang dada. Jika kamu masih tidak suka maka lepaskan,pulang lah, ini perintah " kata nya dengan mata merahnya.Dia telah menyesali beberapa orang yang telah berkorban tanpa meninggalkan satu anak sebagai pewaris mereka.
Dirinya sudah berkeluarga dan memiliki dua orang putra yang berusia belasan tahun. Jadi dia tidak akan ragu untuk mengorbankan diri di medan perang berbeda jauh dengan yang lain.
" Siap kapten " jawab Shen You tegas ,sekali ini dia benar-benar akan menghadapi semuanya tidak peduli apa yang dikatakan oleh keluarga terdekatnya.
Dia telah mendapatkan pelajaran dari apa yang telah dilewati di medan perang.
Tunggu aku kembali.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 179 Episodes
Comments
adie_izzati
👍👍👍
2024-07-05
0
Rama Fitria Sari
hallo...ayo tinggal kan jejak juga di novel ku
"kau, aku dan kenangan kita" dan "sebening kasih"
2022-05-30
1
anusa
😚😚
2022-05-30
2