Pagi-pagi sekali line wisuda bersiap ingin pergi ke perusahaannya untuk menandatangani sudah perjanjian jual beli dan menerima uang hasil penjualan perusahaan.
Tiket pesawat juga telah dipesan pada jam sebelas pagi. Jadi linwei bergegas tidak ingin melewati waktu untuk pergi ke jepang.ini adalah hal penting pertama yang harus dilakukannya.
Pertemuan dengan para investor telah dijadwalkan jam sembilan. Setelah selesai dengan kesepakatan penjualan perusahaan maka Linwei akan langsung pergi ke bandara tidak lagi pulang ke apartemen. Sekarang masih ada waktu untuk mengemas segala sesuatu yang diperlukan di jalan.
Linwei memang memiliki ruang angkasa sekarang, tapi perlu sesuatu untuk menutupi mata banyak orang, salah satunya adalah Lana sang babysitter .
Jadi sebagai kamuflase ,dia membawa satu tas besar yang nantinya akan dibawa ke bandara. masukkan tas ke dalam bagasi mobil dan tunggu lana datang.
Sebelum pergi linwei masih sempat bercanda dengan lin you sepuasnya. Rencananya dia hanya akan pergi selama dua hari tapi sepertinya dia akan merindukan bocah kecil ini seumur hidup.
Bayi kecil mungil yang malang.
Setelah selesai sarapan, lana si babysitter akhirnya datang. Linwei mencium pipi Lin you sebelum pergi. Dia pasti akan merindukan nya.
Lin You sudah terbiasa di tinggal pergi jadi dia tidak menangis sama sekali. Sempat juga melambai kan tangan kecilnya kearah LinYou dengan gembira.
Karena masih tidak berdaya,linwei berpaling dan menciumnya lagi dan lagi.Youyou tertawa kegelian.
Dia jelas suka dengan fakta bahwa ibunya mencintai nya begitu besar.Tapi dia masih bayi kecil yang belum mengerti jika ibunya akan pergi untuk dua hari.
Jadi ketika linwei masuk lagi ke mobil nya,dia melambaikan lagi tangan nya dengan harapan sang ibu masih akan datang untuk mencium nya lagi seperti tadi. Tapi tidak begitu, mobil ibu segera menjauh pergi.Youyou tiba tiba menangis dengan keras.
Tapi linwei tidak lagi mendengar tangisan sedih bayi mungil itu.Dia sedang mengemudi ke arah kantor pengacara Gu.
Sampai saja di lokasi dia sudah di tunggu oleh seseorang. Tuan zhang yuyu, putri pertama dari klan zhang pemilik perusahaan S P.
Sebenarnya antara perusahaan mereka dan perusahaan linwei bisa di katakan sebagai saingan berat.Berapa banyak tender berharga triliun yang semangat mereka inginkan tapi pada akhirnya jatuh ke tangan Linwei.
Nona Zhang yang kerap menangani masalah tender dan selalu kalah dari nya.Mungkin mereka adalah musuh dalam bisnis. Seingat Linwei,dia tidak pernah melihat nona Zhang tersenyum ramah.
Mereka marah tapi itu dulu.Sekarang ketika akan bertemu lagi linwei,secara sadar dia telah mengembangkan senyum manis.
Mereka jelas adalah saingan tapi sekarang pihak S P adalah mesin uang untuk Linwei jadi dia harus membuat senyum yang paling indah.
Karena sama-sama profesional ,mereka bisa menghilangkan kecanggungan dalam sekejap.Masih berbincang hangat menunggu beberapa saksi datang.
Beberapa menit kemudian akhirnya orang yang di tunggu datang.Beberapa rutinitas di lakukan dan akhirnya perjanjian jual beli berhasil di tanda tangan.
Linwei segera menerima notifikasi pembayaran dari pihak Nona Zhang sebanyak yang telah di sepakati.
Terlihat sekali jika mereka berdua sama sama senang. Sama sama puas tapi sebuah kepuasan yang berbeda.
Setelah di rasa tidak ada lagi yang harus di lakukan,nona Zhang harus kembali. Begitu juga dengan Linwei yang harus bergegas ke bandara.
Tapi sebelum pergi tuan Gu kembali menariknya dan berkata jika dua viila yang harga nya ini,bisa membuat mulut orang miskin terngaga ,sudah di tawar orang.
Iinwei masih bersyukur, harganya masih masuk akal dan dia mau melepaskan ini.Jadi serahkan saja kepada tuan Gu. Linwei akan menerima bersih nya saja.
Tak mau terlambat,Linwei akhirnya tiba di bandara dan berangkat ke jepang beberapa waktu kemudian.
Begitu tiba di bandara jepang ,linwei segera memesan taksi dan pergi ke hotel yang dia tunjuk sebelum nya.
Istirahat dua jam di hotel sebelum pergi ke area pertemuan .
Harus di jelaskan sebelum nya. Pertemuan yang di hari ini oleh Linwei adalah pertemuan antara negara negara besar lainnya dengan tema dasar, "teknologi terbaru dan inovatif .
Ada banyak orang yang datang dengan undangan resmi, orang kaya dan berbakat.
Linwei bahkan tidak layak untuk mendapatkan sebuah undangan.Justru karena ada seseorang yang asalnya akan membahas bisnis dengan nya di sini.
Mereka akan bertemu di gedung yang sama dengan gedung pertemuan . Mengapa pertemuan di adakan di gedung yang sama,ini karena orang itu adalah salah satu peneliti produk di sana.Dia akan pergi menghadiri nya.Memikirkan itu kenapa tidak mengundang linwei sekalian ke sana.
Jadi sebuah undangan meluncur di depan pintu apartemen Linwei di satu sore.
Itulah yang terjadi , hanya saja pertemuan yang harus terjadi tidak terjadi di kehidupan sebelumnya.
Rekanan yang mengundang tiba tiba membatalkan acara sehari sebelumnya. Karena berpikir jika dia tidak ada hubungan nya dengan pertemuan antara negara besar itu,jadi Linwei juga tidak pergi ke sana.
Hanya sekarang Linwei,mengertak kan giginya untuk pergi karena dia membutuhkan sesuatu yang istimewa.
Sesuatu yang bisa membantunya bertahan hidup bersama dengan bayi tersayang. Paling tidak harus lah lebih lama dari kehidupan yang terakhir.
Mengenai kenapa dia tau " benda " itu ini karena disetiap undangan akan di sertakan dengan sebuah brosur kecil.
Setelah mengalami hal yang tidak masuk akal di hari hari kiamat, akhirnya Linwei menyadari betapa bagusnya barang itu.Jika saja dia punya waktu untuk membelinya,dia tidak harus khawatir dan berlari ke sisi keluarga Shen.
barang itu memang prioritas utama tapi beberapa mesin yang dia tulis di daftar juga ada di sana.
Sekarang para peneliti teknologi telah membuat beberapa inovasi baru dan mereka beberapa juga tertarik untuk membuat inovasi-inovasi berbasis teknologi lama tapi hadir dalam bentuk mini. Meskipun ukurannya kecil terkadang mereka lebih kuat dari yang berukuran besar.
Contohnya saja handphone, lihatlah teknologi ini di saat awal, mereka besar dan berat.Tapi makin lama ,handphone menjadi makin kecil dan makin tipis. Kegunaannya pun semakin banyak.
Jika dulu orang hanya akan menggunakan nya untuk menelpon seseorang tahu dengan ya sekarang, orang bahkan bisa pergi jauh hnya dengan tetap di rumah.
Begitu lah teknologi berkembang.
Linwei sedikit gugup ketika dia berdiri di depan gedung yang akan dia hadiri..Sekarang dia sudah menggengam uang yang tidak sedikit .Hati linwei berharap harap cemas,semoga saja uang di tangannya cukup untuk membelinya.
Teknologi lain bisa menunggu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 179 Episodes
Comments