"Ini benar-benar namanya kekuatan, aku bisa tak terkalahkan jika menggunakan gulungan legendaris ini, hahahaha!" Akira tertawa sambil memegang gulungan Tenshiryu. "Ryujin transfer dan sinkronisasi!"
[Ding]
[Baik, host]
[Sistem akan mentransfer pengetahuan gulungan Tenshiryu dalam otak host dan mensinkronisasikan pengetahuan itu pada tubuh host. Transfer pengetahuan dan sinkronisasi di mulai dalam 3 ... 2 ... 1 ...]
[0%]
[20%]
[40%]
[60%]
[80%]
[100%]
[Transfer pengetahuan gulungan Tenshiryu berhasil. Kekuatan mata ryugan sepenuhnya sudah bangkit. Penggunaan chakra pada ninjutsu, genjutsu, kinjutsu, kenjutsu dan fuinjutsu dikurangi 50%. Penggunaan sharingan ditingkatkan sampai 7 tomoe, penggunaan mata byakugan ditingkatkan 10 kali lipat. Penggunaan ninjutsu, kinjutsu, genjutsu, maupun fuinjutsu tanpa perlu merapal segel tangan]
[Semua medical ninjutsu dari gulungan langka bisa digunakan]
[Status]
[Nama : Ryutsuki Akira
Umur : 5 tahun
Level : genin 5 (0/500)
Bloodline : Klan Ryutsuki
Skill : Kiri no shinobigatana sichinin shu no jutsu (teknik 7 pendekar pedang dari desa kabut), medical ninjutsu.
Inventori : 10 kertas peledak, 10 pil chakra, 9 pil hiringu, 100 batu akaryu, batu enenra, 2 kotak perunggu, 30 daun Ashitaba, 30 daun Puranasaouru
Saldo : -97.990]
"Dengan begini aku bisa lulus lebih awal, lebih baik aku pulang. Ini sudah malam, esok hari aku masih harus belajar," gumam Akira, tubuhnya berkedip keluar dari gua dan sampai di perbatasan hutan Ryuakuma dengan desa Kirigakure. "Shunsin no jutsu milikku pun sudah jauh perpindahannya. Aku harus mendapatkan teknik perpindahan yang sangat cepat, musuh-musuhku di masa depan pasti sangat hebat dan kuat. Agar aku bisa mengalahkannya aku harus mendapatkan kekuatan yang jauh lebih kuat dari mereka."
***
Keesokan paginya.
Akira bangun jam 4 pagi dan mulai melakukan misi harian yang sudah ia anggap sebagai latihan wajib di pagi hari, tujuannya tentu untuk menjadi lebih kuat dari kemarin. Setelah selesai ia bergegas membersihkan diri, untuk berangkat ke akademi.
[Ding]
[Selamat host menyelesaikan misi harian]
[Misi harian : Lakukan latihan berlari 1 kali keliling desa Kirigakure, Squat jump 100 kali, push up 100 kali, dan pull up 100 kali.
Hadiah : 10 ryo dan 10 poin pengalaman
Batas waktu : -
Hukuman : -]
[Hadiah uang 10 ryo sudah ditransfer ke inventori sistem, dan 10 poin pengalaman sudah dimasukan ke dalam status host]
Semua siswa berada di halaman akademi, hari ini mereka belajar teori pelepasan elemen. "Baik, aku akan mempraktikan satu pelepasan elemen. Untuk memahami pelepasan elemen kalian harus paham, pertama elemen dasar kalian, perapalan segel tangan, dan tentu saja pengaliran chakra, contohnya seperti ini! Suiton : mizukyu no jutsu!" Yazihiko merapal segel tangan lalu melepaskan semburan air yang cukup besar dari dalam mulutnya.
Swush!
Byur!
"Wow! Keren sensei!" semua murid matanya berbinar-binar melihat Yazihiko, tapi tidak dengan Akira melihatnya biasa saja. "Kami, mau mencoba sensei!"
"Ya silahkan! Sekarang pegang kertas yang sudah aku bagikan, dan salurkan chakra kalian pada kertas itu, untuk menentukan jenis chakra yang kalian miliki!" seru Yazihiko.
Semua siswa mencoba menyalurkan chakra mereka ke kertas selembar yang sudah dibagikan Yazihiko. Ada yang mempunyai elemen tanah, air, api, petir, dan juga angin. Tapi kebanyakan dari total 40 siswa 25 siswa berelemen dasar air, 5 angin, 3 api, 2 petir, 3 tanah, Yuki Aina angin dan air atau elemen es, sedangkan Akira tidak melakukannya.
Yazihiko melihat Akira tidak menyalurkan chakranya ke kertas menegurnya. "Akira! Kenapa kau tidak melakukannya?" tanya Yazihiko dengan sedikit menyeringai kesal.
"Hahahaha, mungkin dia malu sensei karena tak punya elemen, hahahaha!" teman-teman Akira mengejek dan menertawakan Akira.
"Sudahlah sensei, mana bisa monster sampah itu melakukannya. Dia itu sampah tak seharusnya berada di akademi! Hahahaha!" timpal Rai.
"Kamu salah Rai, justru Kagetsu terluka parah sewaktu menyerang Akira semalam. Sekarang pun belum siuman, dan kami kesulitan untuk mengetahui informasi Akira dari Kagetsu. Setingkat Anbunin 5 saja Akira bisa membuatnya tak terpedaya apalagi jonin 9 atau chunin," batin Yazihiko.
"Kalau tidak bisa melakukannya lebih baik, pulang saja ke ketiak ibumu, hahahaha!"
Akira hanya diam dihina oleh satu kelas teman-temannya kecuali Aina, "Diam kau Rai! Buktikan saja siapa yang lebih kuat? Kamu atau Akira? Bukannya di pelajaran shuriken no jutsu kemarin, praktik kamu paling buruk, Rai!" ledek Aina menyeringai kesal pada Rai.
"Sudah saatnya aku tak bisa diremehkan lagi," gumam Akira, lalu menautkan tangan dan mengalirka chakranya pada telapak tangan. "Ryuton : Doryuheki!"
Tap!
Grag!
Muncul dinding tanah setinggi sepuluh meter dan panjang 10 meter di halaman akademi. Akira kembali menautkan tangan, "Ryuton : goukakyu no jutsu!" Akira menyemburkan bola api yang sangat besar ke dinding tanah.
Swush!
Akira belum selesai kembali menautkan tangan, "Ryuton : Chidori nagashi!" petir keluar dari tangan Akira dan terus menyebar lalu menghantam dinding tanah, membentuk sebuah goresan panjang serta menimbulkan beberapa ledakan kecil.
Zrrt!
Clash
Glegar!
Akira kembali menautkan tangan, ia menunjukan betapa kuat dirinya. "Ryuton : Suidan ha!" Akira melepaskan air berbentuk pedang dan memotong dinding tanah menjadi dua.
Srash!
Slash!
Kali ini Akira kembali menautkan tangan, "Ryuton : Renkuudan!" Akira melepaskan ratusan peluru angin bertubi-tubi dan sangat cepat, dinding tanah yang sangat tebal itu ambruk serta roboh. Setelah di hantam ratusan hingga ribuan peluru angin seperti tembakan gatling gun.
Shua!
Shua!
Brug!
Teman-teman Akira dan Yazihiko membulatkan mata, rahang mereka semua terjatuh. Jurus yang digunakan Akira membuat mereka takjub, Akira yang masih berumur lima tahun sudah mampu melepaskan lima elemen sekaligus. "Bagaimana apakah aku masih termasuk ciri-ciri pecundang dan sampah?" Akira menyunggingkan senyumnya.
"Hebat kamu Akira!" Yazihiko mengelus lembut rambut Akira. Teman-teman Akira pun termotivasi untuk meningkatkan kekuatan mereka, tapi tidak bagi Rai yang masih tetap benci pada Akira.
Setelah melihat potensi Akira, hati Yazihiko bimbang. Yazihiko harus membunuh Akira atau mendukung Akira, bagaimana pun juga Akira masih anak kecil dan harus diberi kasih sayang, karena Akira anak yatim piatu.
"Sensei! Setelah pulang, aku ingin berbicara sesuatu dengan sensei secara pribadi, boleh?" pinta Akira.
"Boleh, aku tunggu di ruanganku ya!" balas Yazihiko.
"Tidak sensei, aku mau kita bertemu di restoran Yakiniku Burotsuki. Aku ingin mentraktir sensei makan, sekaligus ada sesuatu hal penting yang ingin aku bicarakan," tolak Akira.
"Baiklah, tapi tunggu aku pulang sekitaran jam dua. Aku akan menemuimu disana!" Yazihiko tersenyum lebar, dan tak ada prasangka buruk sedikit pun pada Akira.
"Lihatlah tuan Karaguchi, Akira anak yang lucu, imut, dan sangat tampan. Apakah dia pantas dibunuh?"
Nama: Akiara Reina
Umur: 5 tahun (Efek segel karma Ryuko no juin menjadi gadis berumur 17 tahun)
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 248 Episodes
Comments
𝐀⃝🥀Jinda🤎Team Ganjil❀∂я🧡
rajin banget si Akira jam 4 dah bangun kalo itu aku ya tentu masih didalam mimpi hihi
2023-03-13
1
𝐀⃝🥀Jinda🤎Team Ganjil❀∂я🧡
bocah sakti umur 5 tahun kekuatannya dah banyak
2023-03-13
0
🔵🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣh❤️⃟Wᵃf࣪𓇢𓆸
aduh Akira jangan terlalu sombong seperti itu
2023-03-13
0