senyuman penuh arti.

suara burung berkicau bersahutan,menambah betapa pagi ini, pagi yang sangat ceria.dinginnya udara pagi, menyatu dengan hangat nya panas matahari yang perlahan menampakkan dirinya, menyinari alam semesta ini.

Renita Khadijah nampak sibuk dengan keperluan nya sendiri.gadis 28 tahun itu, walaupun umurnya sudah menginjak angka 28 tapi penampilan dan raut wajah cantik nya tidak menampakkan kalau dia sudah berumur 28 tahun, wajah yang mungil, tinggi 165 cm, body ramping dan berisi. menjadi kan penampilan Renita nampak lebih muda dari usia nya.

gadis itu nampak tergesa gesa memasukkan segala keperluan nya ke dalam tas kecilnya.hari ini Senin pertama dia berada di Jakarta, Dan hari ini, hari pertama dia akan mengajar sebagai dosen IT di salah satu universitas swasta di jakarta.setelah satu tahun dia mengajukan beberapa lamaran di beberapa universitas yang ada di Jakarta dan jogja, akhirnya dia mendapatkan tanggapan dari lamaran nya di salah satu universitas swasta terbaik di Jakarta.

dia tidak membayangkan akan mengajar di Jakarta, karena sebelumnya dia merasa pesimis, karena persaingan yang sangat ketat,apa lagi yang namanya Jakarta, dan salah satu universitas terbaik di ibu kota negara ini.tentu tidak salah kalau Renita sempat pesimis.karena pasti banyak dosen terbaik yang mampu mengajar di universitas itu.

makanya dia berpikir lebih mengharapkan mengajar di Jogja,dan tinggal dengan ibunya di sana.

tapi ternyata keberuntungan ikut berpihak pada dirinya.setelah beberapa kali melalui tes,dan interview secara online, akhirnya dia di terima mengajar di salah satu universitas swasta terbaik di Jakarta.

dan mata kuliah yang di ambil pun tidak banyak untuk seorang dosen perempuan, karena kebanyakan untuk jurusan yang akan dia ajar ini, kebanyakan di pegang oleh dosen pria.

karena memang sejak masih sekolah dasar, dirinya sudah ada ketertarikan pada dunia IT yang umum banyak di geluti oleh kaum Adam.

dan selama dia tinggal di Jakarta, Renita tinggal dengan kakak lelaki nya yang bernama Adam Prakoso.yang sudah mempunyai seorang istri cantik dan satu anak perempuan berumur tujuh tahun.Adam bekerja sebagai PNS sebagai staf di kantor walikota Jakarta Selatan.

"sudah selesai semua nya, tidak ada yang ketinggalan,Yap! semangat Renita!" gadis itu bermonolog diri nya sendiri.kemudian dia pun keluar dari kamar nya.menuju ruang tengah yang menjadi satu dengan ruang makan.

"selamat pagi keponakan aunty yang cantik...muach!"

Renita langsung menyapa dan memberikan kecupan manis di pipi tembem ponakan nya yang menggemaskan itu,apa lagi dengan kunciran nya yang tinggi menjulang seperti Monas, dengan karet kuncir bewarna warni.

Renita langsung menarik kursi yang ada di dekat meja makan untuk sarapan pagi nya.

"iiih,tante... nempel deh lipstik nya di pipi Mila"keluh gadis itu wajah nya cemberut, satu tangan mungil nya mengusap usap pipi yang tadi di cium Renita.

"nggak lah sayang.. lipstik tante, lipstik yang mahal.. tidak gampang nempel" sanggah Renita.

sedangkan Mila terus menggosok pipinya.tidak percaya ucapan Tante nya itu.

"kamu hari ini mulai mengajar Ren?"

tanya sela, kakak ipar nya.

"iya mba" sahut Renita dengan mulut yang penuh dengan roti.

sela tersenyum, dan menggeleng pelan kepala nya melihat tingkah adik ipar nya yang masih seperti anak anak.

"seperti nya kamu harus cepet cepet menikah Ren,biar tambah dewasa"

"lah,boro boro menikah, pacar ajah nggak punya"keluh Renita wajah nya di bikin memelas menatap kakak ipar nya itu.

"mau Aku jodohin hm!?" ucap sela dengan wajah yang serius.

"ih, nggak, nggak, ngapain.biar semua nya alami datang sendiri,tanpa ada paksaan"

"umur mu itu sudah cukup untuk berumah tangga Renita.." ucap sela ada nada khawatir di ucapan nya.menatap sendu Adik iparnya itu.

"sudah ah mba, nggak usah bahas tentang jodoh, aku mau berangkat dulu, nanti takut telat"

lalu Renita meraih punggung tangan kakak ipar nya itu dan mencium nya.

tak lupa dia kembali mencium pipi tembem keponakan nya.

"aku pergi dulu mba, assalamualaikum..

"waallaikumu sallam.. jawab sela.

lalu Renita melangkah keluar rumah.menghampiri motor Scoopy bewarna putih milik nya yang terparkir di halaman rumah.

_____________

butuh 25 menit Renita tiba di halaman parkir kampus tempat dia akan mengajar.setelah Renita memarkirkan motor nya.wanita cantik yang berstatus sebagai calon dosen di kampus x itu, berjalan keluar dari area parkiran

menuju gedung di mana harus menghadap kepala yayasan untuk mengurus legalitas segala berkas yang menetap kan status nya selama menjadi dosen di kampus ini.

dia pun berjalan menelusuri koridor kampus itu menuju kantor sang kepala yayasan.penampilan nya yang cantik tak luput dari mulut usil para mahasiswa yang kebetulan berpapasan dengan nya.

tak lama Renita tiba di depan pintu yang bertuliskan nama "RUANG PIMPINAN YAYASAN"

sesaat Renita menghela nafasnya, mempersiapkan diri nya untuk bertemu dengan pimpinan yayasan.lalu merasa dirinya sudah siap,Renita mengetuk pelan pintu itu.

tok

tok

dua kali Renita mengetuk pelan pintu itu

"ya, masuk!"

suara berat di balik pintu itu mempersilakan Renita masuk.lalu perlahan dia menarik handle pintu dan membuka nya.dan ketika pintu itu terbuka, wajah cantik itu sedikit terkejut, melihat seorang pria yang duduk di balik meja kerja itu.

"silahkan duduk, kenapa masih berdiri di situ?" ucap pria itu santai.hanya menggerakkan dagunya mempersilakan Renita duduk.

"oh iya,maaf" lalu Renita dengan ragu melangkah mendekati kursi yang ada di hadapan pria yang pernah dia kenal walaupun sebentar.

masih dengan wajah terkejut nya Renita celingukan seperti mencari sesuatu.

"cari apa kamu?"

"ah, itu pak, apa saya salah masuk ruangan ya?"

"maksud mu?"

"ya, saya kesini mau bertemu kepala yayasan"ucap Renita sedikit gugup,merasa dirinya salah masuk ruangan, karena dia berpikir kalau namanya ketua yayasan itu pasti orang yang sudah berumur,bukan pria muda dan tampan seperti pria yang ada di depan nya sekarang ini.Renita benar benar bingung.dan mata nya menatap dan membaca sebuah papan kayu dengan bentuk memanjang bertuliskan nama sang pimpinan yayasan.

Anggara pramuja Subianto.,

"oh ini namanya"gumam nya pelan setelah membaca papan nama yang ada di bagian depan meja kerja nya.

pria yang bertemu di bandara Adisucipto Yogyakarta, yang menemukan KTP diri nya.yang akhirnya dia bisa tiba di Jakarta dengan selamat.tidak hanya itu, bahkan duduk di baris yang sama,di pesawat yang sama.dan sekarang? dirinya akan menjadi dosen di yayasan yang di pimpin oleh pria muda yang bernama Anggara pramuja Subianto.ya ampun apa ini semua nya hanya kebetulan? batin nya berkata.

"bicara apa kamu" ucap Pria itu yang ternyata Anggara.

"eh, maksud saya, apa benar ini ruangan kepala yayasan?"

"benar" ucap pria itu santai tapi tatapan nya menatap tajam pada Renita.

"apa bapak pimpinan yayasan nya?"tanya Renita masih ada keraguan.

"menurut mu? apa saya di sini salah masuk ruangan gitu? tentu karena saya pimpinan yayasan..maka sekarang saya di sini!"

"ooo.. gitu ya, kalau begitu, saya mau menyerahkan berkas yang di minta Yayasan sebagai pelengkap akhir untuk saya bisa mengajar di kampus ini" ucap Renita dengan senyum ramah nya.memberikan sebuah map coklat pada Anggara.

kemudian Anggara membuka map coklat itu dan mengeluarkan beberapa lembar kertas dari dalam map itu dan dengan seksama Anggara mengecek kembali semua data yang tercetak di setiap lembaran itu.lalu tak lama dia memberikan tanda tangan pada setiap lembar kertas yang di berikan oleh Renita.

"baik lah, selamat buat kamu, mulai hari ini kamu akan bergabung, menjadi dosen di universitas ini di bawah naungan yayasan yang saya pimpin" ucap Anggara dengan suara yang tegas.

Renita tersenyum lebar dan mengangguk kan kepalanya tanda menghargai pria muda yang ada di hadapannya yang menjadi pimpinan yayasan.

"baik Terima kasih, atas kesempatan yang di berikan kepada saya untuk bisa mengajar di universitas ini"

Lalu Renita berdiri dari duduknya.

"kalau begitu saya permisi,saya akan mulai mengajar besok"

lalu Renita Balik badan dan melangkah ke luar ruangan itu.

ada senyuman terulas di wajah Anggara, senyuman aneh, senyuman yang penuh arti? ketika Renita sudah meninggal kan ruangan nya.

"

"

to be continued.

Terpopuler

Comments

Pujiati

Pujiati

Ujian Kesetiaan hadir lagi kak

2022-06-04

0

lihat semua
Episodes
1 jogjakarta.
2 Renita Khadijah dan Henderson
3 senyuman penuh arti.
4 sok tahu,sok ikut campur!
5 mie ayam pak Dudung.
6 tidak akan menyerah.
7 keserempet mobil.
8 tanggung jawab.
9 karena cinta mati.
10 To the poin.
11 Melamar seorang gadis.
12 Mengikuti kata hati.
13 Juwita ku.
14 hari pertama mengajar.
15 pemaksaan!
16 calon istri.
17 cemburu?
18 pria ber netra biru.
19 kita berangkat sayang..
20 calon suami.
21 Dosen baru.
22 makan siang.
23 toilet wanita.
24 salah paham.
25 selembar kertas.
26 Sisi lain Anggara.
27 mengusir hama.
28 blusukan di kampus.
29 Datang meminang.
30 Datang meminang 2
31 tamu tak di undang.
32 harus halal Dulu.
33 bawahan manut ajah.
34 kelewat mesum.
35 penolakan Anggara.
36 gara-gara Anita.
37 sikap nekat Anggara.
38 ke egoisan, Restoran.
39 saling cemburu.
40 bukan pacarmu Renita!
41 ragu dan takut.
42 stok Sabar Renita.
43 sembilan puluh persen.
44 met bobo ya sayang..
45 HOT
46 tidak berselera.
47 pulang ke Jakarta.
48 nggak sabar ingin segera sah.
49 maaf, bapak Anggara yang terhormat.
50 Apartemen Anggara, dan kopi.
51 menenangkan diri.
52 Drama steak ayam.
53 menyulut gairah.
54 Naluri lelaki.
55 tutug oncom.
56 saya memang calon suami Renita.
57 Aunty Verra.
58 Rapat dadakan.
59 Rahman yang berubah.
60 kisah yang terulang.
61 Ruang Dosen.
62 tolong jaga wibawa anda.
63 penuh cinta dan memuja.
64 pria Dewasa, anak kecil?
65 Bucin akut.
66 kakak tampan ku!
67 untung, aku cinta..
68 setuju atau resign?
69 kamu pake pelet apa?
70 Anggara bucin banget!
71 seperti paranoid.
72 Aura menegangkan..
73 aku masih waras, tidak berbuat yang meresahkan.
74 OM, KEREN!
75 Real, only one.
76 ayo, kita serius!
77 keresahan hati Renita.
78 Rangkulan maut.
79 Maaf Raga..
80 Natasha kim.
81 pernikahan part 1.
82 pernikahan part 2
83 apa kamu ingin merugi?
84 miliki seutuhnya.
85 tidak segampang itu Abang ku sayang..
86 aku bergerak ya sayang..
87 istri ku sayang..
88 sang pencipta, pemilik segala kehidupan.
89 sempurna dan luar biasa.
90 balas dendam Anggara.
91 surga ku ada pada diri mu.
92 apa kamu baik-baik saja?
93 hari pertama.
94 ini semua karena kamu!
95 kedatangan Rahman.
96 sejak aku memiliki mu.
97 istri kedua?
98 cinta pertama?
99 makanan via online.
100 tumbuh subur dan bergairah.
101 karena keegoisan.
102 seperti di khianati.
103 pertalian darah.
104 babak baru.
105 kunjungan pertama Anggara.
106 kekecewaan Anggara.
107 demi Anggara
108 Aisyah Fatma.
109 Surabaya.
110 jenis buaya rawa.
111 pengagum rahasia.
112 kepanikan Anggara.
113 kegilaan Andreas.
114 tantangan Andreas.
115 Senggigi beach..lombok.
116 kerinduan..
117 cerita lama.
118 lamunan cinta.
119 rayuan pohon kelapa.
120 gadis kurang ajar.
121 sarapan bersama. bubur ayam.
122 pertemuan Anggara dan Salma.
123 kata hati dan perasaan Anggara.
124 cemburu bang?
125 akibat Renita...
126 happy nice day.
127 cantik dan bening.
128 pertemuan part 1
129 pertemuan part 2.
130 obat lucknut
131 pengaruh gairah part 1
132 pengaruh gairah part 2
133 madu dunia.
134 tak kunjung hadir.
135 gara-gara perkara sambel!
136 cemburu
137 khawatir vs Bahagia.
138 emosi jiwa
Episodes

Updated 138 Episodes

1
jogjakarta.
2
Renita Khadijah dan Henderson
3
senyuman penuh arti.
4
sok tahu,sok ikut campur!
5
mie ayam pak Dudung.
6
tidak akan menyerah.
7
keserempet mobil.
8
tanggung jawab.
9
karena cinta mati.
10
To the poin.
11
Melamar seorang gadis.
12
Mengikuti kata hati.
13
Juwita ku.
14
hari pertama mengajar.
15
pemaksaan!
16
calon istri.
17
cemburu?
18
pria ber netra biru.
19
kita berangkat sayang..
20
calon suami.
21
Dosen baru.
22
makan siang.
23
toilet wanita.
24
salah paham.
25
selembar kertas.
26
Sisi lain Anggara.
27
mengusir hama.
28
blusukan di kampus.
29
Datang meminang.
30
Datang meminang 2
31
tamu tak di undang.
32
harus halal Dulu.
33
bawahan manut ajah.
34
kelewat mesum.
35
penolakan Anggara.
36
gara-gara Anita.
37
sikap nekat Anggara.
38
ke egoisan, Restoran.
39
saling cemburu.
40
bukan pacarmu Renita!
41
ragu dan takut.
42
stok Sabar Renita.
43
sembilan puluh persen.
44
met bobo ya sayang..
45
HOT
46
tidak berselera.
47
pulang ke Jakarta.
48
nggak sabar ingin segera sah.
49
maaf, bapak Anggara yang terhormat.
50
Apartemen Anggara, dan kopi.
51
menenangkan diri.
52
Drama steak ayam.
53
menyulut gairah.
54
Naluri lelaki.
55
tutug oncom.
56
saya memang calon suami Renita.
57
Aunty Verra.
58
Rapat dadakan.
59
Rahman yang berubah.
60
kisah yang terulang.
61
Ruang Dosen.
62
tolong jaga wibawa anda.
63
penuh cinta dan memuja.
64
pria Dewasa, anak kecil?
65
Bucin akut.
66
kakak tampan ku!
67
untung, aku cinta..
68
setuju atau resign?
69
kamu pake pelet apa?
70
Anggara bucin banget!
71
seperti paranoid.
72
Aura menegangkan..
73
aku masih waras, tidak berbuat yang meresahkan.
74
OM, KEREN!
75
Real, only one.
76
ayo, kita serius!
77
keresahan hati Renita.
78
Rangkulan maut.
79
Maaf Raga..
80
Natasha kim.
81
pernikahan part 1.
82
pernikahan part 2
83
apa kamu ingin merugi?
84
miliki seutuhnya.
85
tidak segampang itu Abang ku sayang..
86
aku bergerak ya sayang..
87
istri ku sayang..
88
sang pencipta, pemilik segala kehidupan.
89
sempurna dan luar biasa.
90
balas dendam Anggara.
91
surga ku ada pada diri mu.
92
apa kamu baik-baik saja?
93
hari pertama.
94
ini semua karena kamu!
95
kedatangan Rahman.
96
sejak aku memiliki mu.
97
istri kedua?
98
cinta pertama?
99
makanan via online.
100
tumbuh subur dan bergairah.
101
karena keegoisan.
102
seperti di khianati.
103
pertalian darah.
104
babak baru.
105
kunjungan pertama Anggara.
106
kekecewaan Anggara.
107
demi Anggara
108
Aisyah Fatma.
109
Surabaya.
110
jenis buaya rawa.
111
pengagum rahasia.
112
kepanikan Anggara.
113
kegilaan Andreas.
114
tantangan Andreas.
115
Senggigi beach..lombok.
116
kerinduan..
117
cerita lama.
118
lamunan cinta.
119
rayuan pohon kelapa.
120
gadis kurang ajar.
121
sarapan bersama. bubur ayam.
122
pertemuan Anggara dan Salma.
123
kata hati dan perasaan Anggara.
124
cemburu bang?
125
akibat Renita...
126
happy nice day.
127
cantik dan bening.
128
pertemuan part 1
129
pertemuan part 2.
130
obat lucknut
131
pengaruh gairah part 1
132
pengaruh gairah part 2
133
madu dunia.
134
tak kunjung hadir.
135
gara-gara perkara sambel!
136
cemburu
137
khawatir vs Bahagia.
138
emosi jiwa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!